Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Musik

Melodi Canon: Strategi Formulasi Lagu Anti Gagal yang Banyak Diikuti Musisi

Paula Gianita Primasari oleh Paula Gianita Primasari
29 April 2022
A A
Melodi Canon: Strategi Formulasi Lagu Anti Gagal yang Banyak Diikuti Musisi Terminal Mojok.co

Melodi Canon: Strategi Formulasi Lagu Anti Gagal yang Banyak Diikuti Musisi (Shutterstock.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Pernah dengan melodi Canon? Ia adalah salah satu formula musik yang banyak diikuti musisi dunia.

Baru-baru ini, industri musik di Indonesia digegerkan oleh perseteruan antara Andhika Mahesa dengan musisi asal Kota Gudeg, Tri Suaka. Pasalnya, menurut kabar yang beredar di jagat maya, Tri Suaka beserta Zinidin Zidan yang bersama dalam satu frame video, diduga memparodikan vokalis Kangen Band tersebut dengan cara kurang menyenangkan.

Terlebih, beberapa hari yang lalu, riders Tri Suaka bocor di platform Twitter yang kemudian merambah ke platform media sosial lainnya. Tak ayal, banyak warganet ikut mengomentari hal tersebut. Istilah bahasa gaulnya, dirujak oleh netizen.

Permasalahan kian bergulir dan merembet ke isu royalti. Beberapa musisi buka suara dan mengaku mengalami kerugian lantaran band asal Yogyakarta tersebut ditengarai meng-cover lagu tanpa izin dari pihak yang bersangkutan sebelumnya. Kalau sudah bersinggungan dengan hukum dan berkaitan dengan hak cipta, tentunya masalah ini akan semakin pelik. Di luar peselisihan tersebut, sepertinya memang masih banyak orang awam yang tidak mengerti tentang pentingnya memahami copy right sebelum melangkah lebih lanjut.

Di sini kita tidak akan membicarakan konflik antara pihak-pihak yang telah disebutkan di atas karena kapasitas tentang hal berbau hukum memang bukan ranah saya. Namun, yang jadi perhatian saya untuk dibahas kali ini adalah mengenai strategi marketing dalam industri musik.

Seperti yang kita tahu, hampir tidak ada yang namanya ide murni dari sebuah ciptaan. Yang namanya inspirasi, tentunya datang dari luar diri kreator. Sampai-sampai, ada istilah ATM yang merupakan kependekan dari amati, tiru, serta modifikasi. Tinggal sejauh mana si penemu gagasan tersebut mengembangkan, tidak menjiplak mentah-mentah sumber asli tempat ia menemukan inspirasi. Terlebih, bila ide awalnya sudah mempunyai hak paten, serta meminta izin pihak terkait agar tidak tersandung masalah di kemudian hari.

Apabila kita memundurkan ingatan ke era 2000-an, nama band Weslife tentu tidak asing lagi. Tak hanya kaum milenial yang mengenal band ini. Generasi berikutnya pun mungkin sudah tak asing lagi dengan grup musik yang digawangi oleh pemuda-pemuda asal Irlandia Utara tersebut. Hal ini disebabkan, banyak lagu Westilfe yang bersifat long lasting dan masih enak didengar hingga sekarang.

Westlife (Mr Pics/Shutterstock.com)

Bahkan, beberapa tahun lalu ketika mengadakan tur keliling dunia, termasuk Indonesia, konser mereka dipadati oleh pengunjung yang masih fasih menyanyikan lagu-lagu yang dibawakan Mark Feehly dan kawan-kawan. Artinya, base penggemar mereka cukup kuat, termasuk di tanah air.

Baca Juga:

Perihal Dangdut Koplo Cover Lagu: Apa Saja Batasannya dan Bagaimana Etikanya?

Narasi Membela Tri Suaka dan Kawan Pengamennya Itu

Namun, tahukah kamu kalau di tahun-tahun awal kemunculannya dulu, Westlife kerap dicibir karena sering membawakan lagu yang sudah terlebih dahulu populer beberapa tahun sebelumnya? Sejumlah lagu yang mendunia merupakan cover musisi lain dan terbilang sukses dibawakan oleh Westilfe antara lain adalah “I Have A Dream” yang melegenda milik grup ABBA, “More Than Words”, “You Raise Me Up”, “Season In The Sun”, “Uptown Girl”, dan “When You Tell Me That You Love Me”-nya Diana Ross. Lambat laun, ejekan terhadap boyband pencetak hits tersebut berangsur berubah menjadi pujian karena mereka sanggup membuktikan kualitas diri dan bisa bertahan sangat lama dari gerusan zaman.

ABBA (Massimo Todaro/Shutterstock.com)

Di luar seluk beluk jalur hukumnya, strategi marketing seperti ini sudah banyak dilakukan. Siapa yang tidak kenal Canon Pachelbel? Kalau belum mengerti, setidaknya sekali dalam hidup kita pasti pernah mendengar nada syahdunya yang mendunia. Melodi Canon diduga diciptakan untuk mengiringi prosesi pernikahan ini dibuat oleh Johann Pachebell. Sejak pertama kali dipublikasikan pada 1919, lagu Canon menjadi sangat terkenal dan sering dimainkan di event wedding. Saking fenomenalnya, Canon menjadi banyak inspirasi bagi para musisi hingga saat ini.

Melihat kesuksesan Canon, kunci utama dari menciptakan lagu adalah menimbulkan eargasm yaitu euphoria serta perasaan menyenangkan yang menyeruak ketika mendengarkan sebuah lagu. Di samping itu, sinyal pencapaian lain sebuah lagu adalah bisa menimbulkan earworms. Ini adalah istilah yang menggambarkan di mana sebuah lagu yang baru saja didengarkan akan terngiang-ngiang di telinga meskipun lagu tersebut sudah tidak diputar.

Canon memiliki kedua kekuatan tersebut. Tak heran jika band tersohor sekelas Maroon 5 pun turut menyisipkan melodi Canon dalam lagu mereka yang bertajuk “Memories“. Sesuai dugaan, lagu tersebut pun meledak di pasaran dan banyak diputar di berbagai tempat seperti pusat perbelanjaan.

Maroon 5 (s_bukley/Shutterstock.com)

Selain Maroon 5, Shane Filan yang merupakan pentolan Westlife turut menyertakan nuansa music Canon pada single-nya yang berjudul “Beautiful In White”. Akibatnya, lagu yang berlirik pujian terhadap pasangan tersebut kerap kali dimainkan dalam momen pernikahan.

Jauh sebelum Adam Levine dan Shane Filan menyanyikan lagu dengan sentuhan Canon, seorang penyanyi asal Amerika bernama Collen Ann telah menggunakan Canon untuk lagu yang dibawakannya. Penyanyi perempuan dengan nama panggung Vitamin C tersebut meraih kesuksesan dengan lagu “Graduation” (Friends Forever) yang menyelipkan melodi Canon.

Melihat ketiga musisi di atas lantas timbul pertanyaan dalam benak kita. Apakah mereka tersandung masalah hukum? Entahlah. Apakah mereka sukses dan bertahan dalam industri musik? Jelas. Di luar kontroversi yang beredar, ketiga penyanyi internasional tersebut mampu membawa Canon dengan ciri khas dan nuansa yang berbeda-beda.

Maroon 5 menceritakan tentang kehilangan seseorang dalam hidup. Shane Fillan menggambarkan kegembiraan dalam pernikahan. Sedangkan Vitamin C mengisahkan tentang persahabatan. Lebih dari itu, mereka semua sanggup menunjukkan totalitas, konsistensi, serta kualitas di bidang yang ditekuninya.

Penulis: Paula Gianita Primasari
Editor: Audian Laili

BACA JUGA Narasi Membela Tri Suaka dan Kawan Pengamennya Itu

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 29 April 2022 oleh

Tags: CoverMaroon 5Melodi Canon
Paula Gianita Primasari

Paula Gianita Primasari

Mahasiswa doktoral UNDIP jurusan Manajemen Pemasaran asal Semarang.

ArtikelTerkait

Narasi Membela Tri Suaka dan Kawan Pengamennya Itu Terminal Mojok.co

Narasi Membela Tri Suaka dan Kawan Pengamennya Itu

26 April 2022
Perihal Dangdut Koplo Cover Lagu Orang: Apa Saja Batasannya dan Bagaimana Etikanya?

Perihal Dangdut Koplo Cover Lagu: Apa Saja Batasannya dan Bagaimana Etikanya?

25 Januari 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pro Tips Bikin Sate Taichan Jadi Lebih Enak (Wikimedia Commons)

Pro Tips Bikin Sate Taichan Jadi Lebih Enak: Sebuah Usaha Menghapus Cap Makanan Nggak Jelas dari Jidat Sate Taichan

7 Februari 2026
Petaka Terbesar Kampus- Dosen Menjadi Joki Skripsi (Pixabay)

Normalisasi Joki Skripsi Adalah Bukti Bahwa Pendidikan Kita Memang Transaksional: Kampus Jual Gelar, Mahasiswa Beli Kelulusan

4 Februari 2026
Banting Setir dari Jurusan Manajemen Jadi Guru PAUD, Dianggap Aneh dan Nggak Punya Masa Depan Mojok.co jurusan pgpaud

Jurusan PGPAUD, Jurusan yang Sering Dikira Tidak Punya Masa Depan

5 Februari 2026
Rumah Lelang Memang Murah, tapi Banyak Risiko Tersembunyi yang Membuntuti Mojok.co

Rumah Lelang Memang Murah, tapi Banyak Risiko Tersembunyi yang Membuntuti

9 Februari 2026
Purworejo Tak Butuh Kemewahan karena Hidup Aja Pas-pasan (Unsplash)

Purworejo Tidak Butuh Kemewahan, Apalagi soal Makanan dan Minuman karena Hidup Aja Pas-pasan

6 Februari 2026
Andai Jadi Warga Tangerang Selatan, Saya Pasti Sudah Pusing Tujuh Keliling. Mending Resign Jadi Warga Tangsel!

Jangan Nilai Buku dari Sampulnya, dan Jangan Menilai Tangerang Selatan Hanya dari Bintaro, Alam Sutera dan BSD Saja

4 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Lawson Slamet Riyadi Solo dan Sekutu Kopi: Jadi Tempat Ngopi, Jeda selepas Lari, dan Ruang Berbincang Hangat
  • Rayakan 20 Tahun Asmara, Ruzan & Vita Rilis Video Klip “Rayuanmu” yang Bernuansa Romansa SMA. Tayang di Hari Valentine!
  • Nasi Bekal Ibu untuk Saya yang Balik ke Perantauan adalah Makanan Paling Nikmat sekaligus Menguras Air Mata
  • Media Online Tak Seharusnya Anxiety pada AI dan Algoritma 
  • Pengangguran Mati-matian Cari Kerja, Selebritas Jadikan #OpenToWork Ajang Coba-coba
  • Orang Nggak Mau Dijuluki “Sinefil” karena Tahu Itu Ejekan, tapi Tetap Banyak yang Mengaku “Si Paling Film”

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.