Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup

Mandi Wajib Itu Nggak Asal Gebyur, Pahami Caranya

Dyan Arfiana Ayu Puspita oleh Dyan Arfiana Ayu Puspita
22 Desember 2022
A A
Mandi Wajib Itu Nggak Asal Gebyur, Pahami Caranya

Mandi Wajib Itu Nggak Asal Gebyur, Pahami Caranya (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Untuk niat yang dibaca, tergantung keadaan, ya, Akhi. Jika mandi wajibnya dilakukan karena mimpi basah, keluar mani atau setelah hubungan suami istri, maka niat yang dibaca saat mandi wajib, yaitu: 

نَوَيْتُ الغُسْلَ لِرَفْعِ الجِنَابَةِ  

ADVERTISEMENT

Nawaitul ghusla li raf’il janâbati. Artinya: “Saya berniat mandi untuk menghilangkan junub.”  

Sedangkan niat mandi wajib bagi bagi perempuan yang haid atau nifas adalah:

نَوَيْتُ اْلغُسْلَ لِرَفْعِ الْحَيْضِ\ لِرَفْعِ النِّفَاسِ  

Nawaitul ghusla li raf’il haidli” atau “li raf’in nifâsi. Artinya: “Saya berniat mandi untuk menghilangkan haid” atau “untuk menghilangkan nifas”.

Atau, baik yang junub maupun haid dan nifas bisa juga menggunakan niat berikut:

 نَوَيْتُ اْلغُسْلَ لِرَفْعِ اْلحَدَثِ الْأَكْبَرِ   

Baca Juga:

UIN Adalah Universitas Paling Nanggung: Menjadi Sumber Rasa Malu, Serba Salah, dan Tidak Pernah Dipahami

Saya Muslim, tapi Saya Enggan Tinggal Dekat Masjid dan Musala

Nawaitul ghusla li raf’il hadatsil akbari. Artinya:   “Saya berniat mandi untuk menghilangkan hadas besar”

Klir, ya, soal niat. Sekarang tentang rukun mandi wajib berikutnya, yaitu mengguyur seluruh bagian tubuh. Namanya juga “seluruh bagian tubuh”, ya, berarti tiap detail lekuk tubuh kita harus terkena guyuran air, termasuk lipatan-lipatan kulit, tak terkecuali rambut dan bulu-bulunya. Bahkan, area tersembunyi seperti kulit di balik kuku, kulit yang pecah pada luka, dan permukaan di balik kulup laki-laki juga tidak boleh luput dari guyuran air.

Khusus untuk bagian tubuh yang berambut atau berbulu, pastikan air harus bisa mengalir sampai ke kulit dalam dan pangkal rambut/bulu. Selengkapnya tentang tata cara bisa dibaca di bagian selanjutnya.

Tata cara

Berikut tata cara mandi wajib biar nggak asal gebyar-gebyur:

  1.     Masuk kamar mandi dengan mendahulukan kaki kiri.
  2.     Ambil air lalu basuh tangan terlebih dahulu hingga tiga kali.
  3.     Bersihkan segala kotoran atau najis yang masih menempel di badan.
  4.     Berwudu seperti saat hendak berwudu sebelum shalat.
  5.     Akhiri dengan menyiram kedua kaki.
  6.     Mulailah mandi wajib dengan mengguyur kepala sampai tiga kali sambil melafalkan niat mandi wajib.
  7.     Guyur bagian badan sebelah kanan hingga tiga kali, kemudian bagian badan sebelah kiri juga hingga tiga kali.
  8.     Jangan lupa menggosok-gosok tubuh, depan maupun belakang, sebanyak tiga kali. Sebaiknya hindarkan tangan dari menyentuh kemaluan. Kalaupun tidak sengaja tersentuh, sebaiknya berwudu lagi.
  9.     Keluar kamar mandi dengan mendahulukan kaki kanan.

Hayo ngaku, setelah membaca tulisan ini, kamu termasuk tipe orang yang mandi wajibnya sekadar gebyar-gebyur atau sudah sesuai tuntunan, nih?

Penulis: Dyan Arfiana Ayu Puspita
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Apa Hukum Mengganti Mandi Junub dengan Mandi Bola? Dan Pentingnya Bertanya Kreatif untuk Paham Logika Fikih

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.
Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 29 Desember 2022 oleh

Tags: hadasislammandi wajibrukuntata cara
Dyan Arfiana Ayu Puspita

Dyan Arfiana Ayu Puspita

Alumnus Universitas Terbuka yang bekerja sebagai guru SMK di Tegal. Menulis, teater, dan public speaking adalah dunianya.

ArtikelTerkait

muazin kenapa orang meninggal harus diazani mojok.co

Kenapa Orang Meninggal Harus Diazani?

9 September 2020
Bagi Pria Madura, Songkok Hitam Tak Sekadar Penutup Kepala

Bagi Pria Madura, Songkok Hitam Tak Sekadar Penutup Kepala

16 April 2022
Begini Rasanya Jadi Orang Islam di Jepang terminal mojok

Begini Rasanya Jadi Orang Islam di Jepang

21 Oktober 2021
konflik ahmadiyah minoritas dihina mojok

Masjid Ahmadiyah Dibakar, Prosesi Ibadah Agama Lain Dihina, Selanjutnya Apa Lagi?

7 September 2021
Sudah Nanggung, UIN Bikin Mahasiswa Menanggung Malu Pula (Unsplash)

UIN Adalah Universitas Paling Nanggung: Menjadi Sumber Rasa Malu, Serba Salah, dan Tidak Pernah Dipahami

16 November 2025
Mempelajari 6 Rukun Iman dalam Islam

Rukun Iman Ada 6, Wajib Dipelajari Umat Muslim

15 Januari 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Gagal Paham dengan Warlok Solo yang Ngebet Kuliah di Luar Kota Demi Kejar Gengsi Mojok.co

Gagal Paham dengan Warlok Solo yang Ngebet Kuliah ke Luar Kota Demi Kejar Gengsi

27 Juni 2026
Kutukan Cristiano Ronaldo: Kenapa Kita Harus Tahu Diri, sekalipun Menyakitkan

Kutukan Cristiano Ronaldo: Kenapa Kita Harus Tahu Diri, sekalipun Menyakitkan

28 Juni 2026
Pekerjaan Apa pun Itu, Dekat dengan Kematian, dan Kita Tidak Perlu Menambah dengan Risiko yang Tak Perlu

Pekerjaan Apa pun Itu, Dekat dengan Kematian, dan Kita Tidak Perlu Menambah dengan Risiko yang Tak Perlu

29 Juni 2026
Membayangkan Betapa Menderita Jadi Warga Perumahan yang Lingkungannya Dijadikan Pasar Kaget Tiap Pekan Mojok.co

Membayangkan Betapa Menderita Jadi Warga Perumahan yang Lingkungannya Dijadikan Pasar Kaget Tiap Pekan

26 Juni 2026
Pengalaman Naik Honda Win 100 di Tanah Rantau Adalah Mimpi Buruk, Hidup Tambah Repot Mojok.co

Bergantung pada Honda Win 100 di Tanah Rantau Adalah Mimpi Buruk, Hidup Tambah Repot

26 Juni 2026
Pejaten Park: Mall yang Kurang Dilirik Anak Jaksel, padahal Paling Nyaman

Pejaten Park: Mall yang Kurang Dilirik Anak Jaksel, padahal Paling Nyaman

30 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.