Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

5 Makanan Khas Blitar yang Wajib Dicoba Wisatawan

Erma Kumala Dewi oleh Erma Kumala Dewi
27 Agustus 2022
A A
Kuliner Khas Blitar yang Wajib Dicoba Wisatawan (Unsplash.com)

Kuliner Khas Blitar yang Wajib Dicoba Wisatawan (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Dibandingkan Malang dan Surabaya, Blitar memang relatif lebih tenang. Namun, jangan salah, kota ini sudah cukup modern dengan kehadiran bioskop dan mall. Mau wisata gunung atau laut? Semuanya ada. Bagaimana dengan makanan khas Blitar? Tentu saja ada.

Izinkan saya menceritakannya buat kamu.

#1 Es Drop Cap Betet

Es Drop Cap Betet ditahbiskan sebagai es potong legendaris asal Blitar. Kabarnya, makanan khas Blitar ini sudah ada sejak 1937. Di tengah modernisasi zaman yang masif, es drop tetap setia kepada kemasannya yang jadul, yaitu ditusuk pakai stik bambu silindris dan dibungkus selongsong kertas. 

Es drop juga terkenal dengan para pengasong paruh baya yang menjajakan makanan khas Blitar ini di dalam termos merah ikoniknya. Mereka akan mengayuh sepeda sambil membunyikan lonceng kuningan jadul kayak yang dipegang tokoh “Ibu” di Pengabdi Setan. Dulu, es ini sering dijumpai di dalam bus Malang-Kediri dan Kereta Dhoho-Penataran.

Harga es drop ini sangat murah. Seingat saya cuma Rp5 ribuan. Cocok untuk menemani hari-harimu di Blitar yang panas.

Makanan khas Blitar ini mempunyai kekhasan di bagian penggunaan santan. Jadi, kamu nggak akan menemukan rasa susu, tapi gurihnya santan di balik manisnya sepotong es drop. Tenang, es ini nggak gampang bikin batuk kok,  asal nggak kebanyakan. 

Saya paling merekomendasikan rasa kacang hijau dan ketan hitam. Tapi, ada juga rasa buah-buahan standar ala es jadul seperti melon, cokelat, stroberi, durian, dan lain sebagainya.

Saat ini, penjual Es Drop Cap Betet bisa dijumpai di pusat-pusat keramaian seperti Alun-Alun, Kebon Rojo, dan makam Bung Karno. Kalau malas mengantre, kamu bisa langsung mengunjungi pabriknya di Jl. Anggrek No. 51. Minimal pembelian 10 tusuk ya kalau langsung ke pabriknya.

Baca Juga:

Kapok Naik Bus Harapan Jaya Surabaya-Blitar, Niat Bepergian Nyaman Berakhir Berdesakan karena Sopir Maruk Angkut Penumpang Sebanyak-banyaknya

Jalur Wlingi-Karangkates, Penghubung Blitar dan Malang yang Indah tapi Mengancam Nyawa Pengguna Jalan

#2 Pecel

Pecel adalah salah satu jenis makanan yang sangat mudah ditemui di Jawa Tengah dan Timur. Khususnya di daerah plat AG, popularitas pecel sebagai menu sarapan itu tinggi banget. Bumbu pecel khas Jawa Timur memang terkenal memiliki cita rasa lebih gurih ketimbang bumbu yang beredar di Jawa Tengah. Apalagi rasa kencur dan daun jeruknya yang menonjol banget. 

Nah, pecel sendiri adalah tentu saja termasuk salah satu makanan khas Blitar. Tentu, pecel di Blitar punya sedikit perbedaan dibandingkan daerah lain, yaitu kacangnya digiling sampai halus. 

Kalau untuk isiannya sih mirip. Ada nasi, sayuran, dan lauk yang nggak jauh-jauh dari peyek dan tahu tempe, diguyur bumbu pecel. Tapi ada juga beberapa pedagang yang menambahkan serundeng kelapa yang menjadikan pecel Blitar berbeda dari daerah lainnya. Hayo, penasaran, kan? Pecel pakai serundeng. Terbayang gurihnya.

#3 Soto Bok Ireng

Soto yang satu ini rasa-rasanya sudah jadi kuliner ikonik dan jadi makanan khas Blitar yang kerap jadi jujukan wisatawan. Kabarnya, soto ini sudah ada sejak zaman Jepang. 

Berbeda dari soto Blitar pada umumnya yang pakai kuah santan bumbu kuning dengan kaldu yang lembut, soto Bok Ireng mengadaptasi gaya soto madura. Soto di sini disajikan dalam mangkuk-mangkuk kecil ala Soto Kudus, jadi nggak usah malu buat nambah.

Seporsi soto Bok Ireng dibanderol Rp10.000 dengan isian nasi, daging sapi campur jeroan, tauge kecil, seiris jeruk nipis, daun kucai, kecap dan sambal yang ditambahkan oleh peraciknya, lalu diguyur kuah kaldu sapi yang pekat. Konon, selain kuahnya yang sedap, kecap yang digunakan juga menjadi kunci kelezatan. Mereka pakai kecap lokal yang nggak dijual di luar kota. Tapi, kalau nggak suka manis, kalian boleh banget kok minta kecapnya dikurangi atau nggak usah pakai sekalian.

#4 Olahan iwak uceng

Tunggu dulu, kamu harus tahu ini: huruf “e” di kata uceng dibaca seperti “e” pada apel. Oke, paham, ya.

Nah, iwan uceng adalah salah satu jenis ikan air tawar yang ukurannya kecil-kecil seperti teri. Paling enak kalau digoreng kering, soalnya bisa dicemilin atau jadi pendamping nasi hangat dan sambal. Sekarang ini, iwan uceng sudah aman masuk kategori makanan khas Blitar.

Masyarakat Blitar sendiri mengolah iwak uceng menjadi banyak menu. Misalnya pepes, botok, dioseng, dijadikan peyek, dan lain sebagainya. Kalau tertarik menjadikan iwak uceng sebagai buah tangan, kamu bisa membelinya yang sudah dikemas dalam mika atau plastik.

#5 Es pleret

Untuk menutup wisata kuliner kita di Blitar, kalian harus coba es pleret. Es pleret adalah adonan tepung beras, sedikit tepung kanji, air, dan sejumput garam. Sebagaimana es tradisional Jawa pada umumnya, kuah es pleret cuma pakai santan dan juruh (sirup gula merah) lalu diberi es batu. Ada juga pedagang es pleret yang mengombinasikan pleret dengan dawet biar isiannya lebih ramai dan kenyang.

Harga makanan khas Blitar ini juga murah, nggak lebih dari Rp5.000. Pedagang es pleret bisa dijumpai di pusat-pusat keramaian. Es pleret bisa jadi pilihan yang baik untuk memadamkan dahaga setelah lelah berjalan-jalan seharian di Blitar.

Nah, itu dia rekomendasi makanan khas Blitar yang bisa kalian coba. Harganya murah-murah, enak lagi. Liburan ke Kota Patria dijamin ramah di kantong.

Penulis: Erma Kumala Dewi

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA Panduan Membaca Suasana Hati Orang Blitar dari Nada Peh yang Dipakai

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 27 Agustus 2022 oleh

Tags: blitares dropes pleretiwak ucengkuliner Blitarmakanan khas Blitarsoto bok ireng
Erma Kumala Dewi

Erma Kumala Dewi

Penggemar berat film kartun walaupun sudah berumur. Suka kulineran dan kekunoan.

ArtikelTerkait

Alun-Alun Kota Blitar, Tempat Indah di Kota Blitar yang Diteror (Kotoran) Burung Kuntul

Alun-Alun Kota Blitar, Tempat Indah di Kota Blitar yang Diteror (Kotoran) Burung Kuntul

7 Februari 2024
Pemburu Sound Horeg Blitar Insaf, Acara nir-Faedah dan Merusak (Pexels)

Curahan Hati Mantan Pemburu Sound Horeg Blitar yang “Insaf” karena Karnaval Horeg Merusak Kesehatan, Pemuda Mabuk-mabukan, dan Joget Erotis

27 Juli 2025
Bus Bagong, Bus Blitar-Malang Paling Yahud Penyelamat Orang-orang yang Kepepet

Bus Bagong, Bus Blitar-Malang Paling Yahud Penyelamat Orang-orang yang Kepepet

22 November 2023
Jalur Wlingi-Karangkates, Penghubung Blitar dan Malang yang Indah tapi Mengancam Nyawa Pengguna Jalan

Jalur Wlingi-Karangkates, Penghubung Blitar dan Malang yang Indah tapi Mengancam Nyawa Pengguna Jalan

17 Desember 2025
7 Objek Wisata Blitar (Unsplash.com)

7 Objek Wisata Blitar yang Selamanya Hits Nggak Cuma di 2022 Aja

27 September 2022
Mudik Lebaran Naik Kereta Api Kahuripan: Harga Tiket Memang Bersahabat, tapi Menderita Sepanjang Jalan

Pengalaman Mudik Lebaran Naik Kereta Api Kahuripan: Harga Tiket Memang Bersahabat, tapi Deritanya Sepanjang Jalan

10 April 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Hilangnya Estetika Kota Malang Makin Kelam dan Menyedihkan (Unsplash)

Di Balik Wajah Kota yang Modern: Kehidupan Kelam di Labirin Gang Sempit dan Hilangnya Estetika Kota Malang

29 Maret 2026
Bersyukur Gagal Naik PO Haryanto Magelang-Demak, Kehabisan Tiket Berujung Pengalaman Mudik yang Lebih Berkesan dan Hangat Mojok.co

Bersyukur Gagal Naik PO Haryanto Magelang-Demak, Kehabisan Tiket Berujung Pengalaman Mudik yang Lebih Berkesan dan Hangat

30 Maret 2026
Makanan Malang yang Membuat Saya sebagai Perantau Kecewa, Sebaiknya Jangan Pasang Ekspektasi Ketinggian Mojok.co

Makanan Malang yang Bikin Pendatang seperti Saya Kecewa, Memang Sebaiknya Jangan Pasang Ekspektasi Ketinggian

1 April 2026
5 Oleh-Oleh Khas Kebumen yang Belum Tentu Cocok di Lidah Semua Orang, Jadi Terasa Kurang Spesial Mojok.co

5 Oleh-Oleh Khas Kebumen yang Belum Tentu Cocok di Lidah Semua Orang, Jadi Terasa Kurang Spesial

30 Maret 2026
Orang Waras Pilih Toyota Agya Dibanding Honda Brio, Lebih Keren dan Bebas Julukan Aneh-aneh Mojok.co

Orang Waras Pilih Toyota Agya Dibanding Honda Brio, Lebih Keren dan Bebas Julukan Aneh-aneh

28 Maret 2026
Toyota Kijang Super, Mobil Tua Bangka yang Menolak Mati Mojok.co

Toyota Kijang Super, Mobil Tua Bangka yang Menolak Mati

31 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://youtu.be/AXgoxBx-eb8?si=Oj6cw-dcHSgky7Ur

Liputan dan Esai

  • Mencintai Musik Underground di Madura: Merayakan Distorsi di Tengah Kepungan Dangdut dan Tagihan Shopee PayLater
  • Ambisi Beli Mobil Keluarga sebelum Usia 30, Setelah Kebeli Tetap Gagal Senangkan Ortu dan Jadi Pembelian Sia-sia
  • Gelar Siswa Terpintar Tak Berarti buat Kuliah UB, Terdampar di UIN Malah Jadi Mahasiswa Goblok, Nyaris DO dan Lulus Tak Laku Kerja
  • Vario 160 Adalah Motor Buruk Rupa yang Menyalahi Kodrat Motor Honda, tapi Sejauh Ini Menjadi Matik Terbaik yang Tahan Siksaan
  • Resign dari Perusahaan Bergaji 3 Digit di Luar Negeri karena Tak Merasa Puas, Kini Memilih Kerja “Sesuai Passion” di Kampung Halaman
  • Punya Rumah Besar di Desa: Simbol Kaya tapi Percuma, Terasa Hampa dan Malah Iri sama Kehidupan di Rumah Kecil-Sekadarnya

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.