Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus Pendidikan

Mahasiswa Pascasarjana: Kuliah Santai, tapi Otak Serasa Dibantai

Andri Saleh oleh Andri Saleh
29 September 2023
A A
Mahasiswa Pascasarjana: Kuliah Santai, tapi Otak Serasa Dibantai

Mahasiswa Pascasarjana: Kuliah Santai, tapi Otak Serasa Dibantai (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Baca Juga:

7 hal yang sebaiknya diajarkan saat PKKMB, bikin atribut aneh dan tradisi nggak bermanfaat lain mending dihapuskan

Kuliah S2 itu cuma lanjutan, kualitas asli seseorang justru terlihat saat kuliah S1

Entah apa yang ada di pikiran saya waktu itu ketika memutuskan untuk melanjutkan studi di program pascasarjana. Niat awalnya sih sekadar mencari suasana baru, menambah ilmu, memperluas wawasan, dan mendapatkan pengalaman baru. Saya pikir, dengan menyandang status mahasiswa pascasarjana, hidup akan menjadi lebih berwarna, menyenangkan, bisa hangout ke sana-sini, atau haha-hihi di kantin kampus sebagaimana halnya mahasiswa sarjana. Oh ternyata, buat mahasiswa program pascasarjana, kuliah tidak sesederhana itu.

Kesibukan mahasiswa pascasarjana ternyata di luar ekspektasi dan cukup membuat saya mengalami culture shock. Meski jadwal perkuliahan tidak sepadat mahasiswa program sarjana, ada begitu banyak perbedaan dalam berbagai hal. Perbedaannya meliputi metode perkuliahan, tugas, ujian semester, hingga penyusunan tugas akhir yang cukup menguras darah, keringat, dan air mata. Aih.

Mahasiswa pascasarjana harus terbiasa belajar mandiri

Mahasiswa pascasarjana harus terbiasa dengan belajar mandiri, tidak melulu disuapi oleh dosen sebagaimana halnya mahasiswa program sarjana. Makanya jangan heran kalau dosen itu hanya memberikan pengantar, mengarahkan, serta memberikan referensi terkait dengan materi perkuliahan.

Ada juga sih beberapa dosen yang mengajar dan menyampaikan materi perkuliahan di dalam kelas, namun hanya sebatas gambaran umum saja. Sisanya ya itu tadi, mahasiswa belajar mandiri melalui buku-buku, seminar, jurnal, dan referensi lainnya. Kalau kamu tipe-tipe mahasiswa yang malas untuk belajar, kayaknya bakal pontang-panting deh untuk mengikuti perkuliahan.

Tugas yang banyak dengan effort yang besar

Selain harus terbiasa dengan belajar mandiri, mahasiswa pascasarjana juga punya tugas yang seabrek-abrek. Contoh tugas yang biasa diberikan dosen adalah membuat review beberapa jurnal internasional berbahasa Inggris, menyusun resume dari suatu kegiatan seminar dengan topik tertentu, melakukan mini research terhadap suatu fenomena dan menuliskannya ke dalam bentuk artikel ilmiah.

Tugas-tugas seperti itu kan tidak bisa diselesaikan dalam waktu sehari dua hari, tapi bisa berhari-hari bahkan berminggu-minggu. Jelas, butuh effort yang besar untuk bisa menyelesaikan tugas-tugas tadi.

Baca halaman selanjutnya: Diskusi dan presentasi jadi makanan sehari-hari…

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 30 September 2023 oleh

Tags: Kuliahkuliah magisterMahasiswapascasarjana
Andri Saleh

Andri Saleh

Humas di salah satu instansi pemerintah. Tukang liput kegiatan pimpinan, tukang bikin konten medsos, desain baliho dan flyer, serta kegiatan lainnya yang bikin kelihatan sebagai orang paling sibuk di kantor.

ArtikelTerkait

Kemampuan Mahasiswa Demak yang KKN di Kaliangkrik Magelang

Kemampuan yang Harus Dimiliki Mahasiswa Asal Demak Saat KKN di Kaliangkrik Magelang

6 Juli 2023
Tipe-tipe Manusia Ketika Mengerjakan Tugas Kelompok Berdasarkan Pemain MU terminal mojok.co

Tipe-tipe Manusia Ketika Mengerjakan Tugas Kelompok Berdasarkan Pemain MU

29 November 2020
Ormek Adalah Kumpulan Mahasiswa Gila Hormat yang Sebaiknya Diwaspadai Mojok.co

Ormek Lebih Cocok Disebut Kumpulan Mahasiswa Haus Pujian daripada Organisasi Mahasiswa

18 Juni 2025
Pengalaman Saya Menjadi Joki Skripsi yang Penghasilannya Nggak Main-main terminal mojok.co joki tugas

Kok Bisa Ada Mahasiswa yang Bangga Pakai Jasa Joki Tugas, Sehat, Bos?

5 Februari 2023
10 Tabiat Dosen yang Wajib Diwaspadai Mahasiswa Baru agar Selamat di Dunia Perkuliahan Mojok.co

7 Tabiat Dosen yang Wajib Diwaspadai Mahasiswa Baru agar Selamat di Dunia Perkuliahan

27 Agustus 2025
gap year adalah arti definisi maksud cara tips pengalaman bagaimana mojok

10 Tips Mengambil Gap Year — Tren Lumrah di Luar Negeri yang Dicibir Orang Indonesia

19 April 2020
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

Setahun merantau di Medan membuat saya bersyukur akhirnya bisa pulang ke Surabaya Mojok.co

Setahun merantau di Medan membuat saya bersyukur akhirnya bisa pulang ke Surabaya

21 Agustus 2026
7 hal yang sebaiknya diajarkan saat PKKMB, bikin atribut aneh dan tradisi nggak bermanfaat lain mending dihapuskan Mojok.co

7 hal yang sebaiknya diajarkan saat PKKMB, bikin atribut aneh dan tradisi nggak bermanfaat lain mending dihapuskan

21 Agustus 2026
Bali bisa kehabisan air, tapi tenang, kolam vila masih penuh (Unsplash)

Bali bisa kehabisan air, tapi tenang, kolam vila masih penuh

16 Agustus 2026
Tinggal di desa itu sulit, salah pakai baju langsung dicap nakal (Unsplash)

Tinggal di desa itu sulit, salah pakai baju sedikit saja langsung dicap nakal

15 Agustus 2026
Daerah Ngagel penuh coffee shop, menunjukkan minimnya ruang publik di Surabaya

Daerah Ngagel penuh coffee shop, menunjukkan minimnya ruang publik di Surabaya

16 Agustus 2026
iPhone HP bapak-bapak? Bapak-bapak nggak mampu beli iPhone! (Unsplash)

Kok bisa iPhone disebut hp bapak-bapak? Padahal banyak bapak-bapak yang nggak mampu beli iPhone

21 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=vCYB_q60eug


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.