Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Ekonomi

Orang Ogah Punya m-Banking dengan Alasan Boros Itu Nggak Masuk Akal

Ahmad Arief Widodo oleh Ahmad Arief Widodo
28 April 2024
A A
Orang Ogah Punya m-Banking dengan Alasan Boros Itu Nggak Masuk Akal Mojok.co mbanking

Orang Ogah Punya m-Banking dengan Alasan Boros Itu Nggak Masuk Akal (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Baru-baru ini saya baca tulisan Mbak Dyan Arfiana Ayu Puspita dengan judul 5 Alasan Orang Ogah Punya m-Banking padahal Zaman Sudah Canggih di Terminal Mojok. Tulisan tersebut mengingatkan saya pada satu pertanyaan ketika sedang berkontemplasi. Apakah benar pakai m-Banking itu bikin boros?

Pada tulisan tersebut, orang-orang mengatakan m-Banking bikin boros karena menawarkan kemudahan membayar belanjaan di marketplace. Sekilas ini tampak benar ya. Akan tetapi, bagi saya, itu agak keliru. Sini-sini saya jelaskan beberapa alasannya. 

Boros atau tidak itu tergantung pengendalian diri seseorang, bukan m-banking

Menurut saya, kemudahan m-Banking bukan penyebab orang boros. Mau itu diduetkan dengan aplikasi marketplace atau tidak. Itu nggak berbahaya sama sekali.

Kalau ada orang yang boros gara-gara m-Banking, berarti pengendalian dirinya agak kurang. Dia nggak bisa menahan syahwat belanjanya. Nggak menginstall m-Banking di ponsel bukan menghilangkan syahwat belanja. Hanya menahan syahwat belanja untuk sementara.

Andai nggak bisa ditahan, syahwat belanjanya tetap harus disalurkan. Bisa dengan belanja online, lalu pembayarannya via toko ritel modern. Bisa juga disalurkan dengan belanja produk yang diinginkan di pasar luring. Jadi jatuhnya sama aja, toh?

Boleh belanja online dan jajan asal sesuai dengan kemampuan dan tujuan finansial

Berdasarkan ilmu perencanaan keuangan yang saya pelajari, kita itu bukan dilarang belanja atau jajan. Kita boleh jajan dan belanja asal sesuai dengan kemampuan dan tujuan finansial yang telah dicanangkan. Masa sudah capek-capek nyari uang nggak boleh menikmatinya? betul apa betul?

“Terus yang disebut boros itu gimana, Bang?”

Boros itu kalau belanja atau jajan melebihi anggaran yang sudah ditentukan setiap bulannya. Jadi bukan perkara dibayar via m-Banking atau tunai. Itu mah hanya cara pembayaran doang.

Baca Juga:

KlikBCA, Layanan Internet Banking Terbaik yang Perlu Dikritisi

BTN Membuat Saya Merasa seperti Nasabah Prioritas padahal Cuma Mahasiswa dengan Saldo Pas-pasan

m-Banking dapat menyelamatkanmu di saat genting

m-Banking tuh benar-benar penyelamat. Bukan, bukan sekadar membantu untuk bayar transaksi sehari-hari. Macam bayar listrik dan BPJS ya. Saya punya dua cerita m-Banking menyelamatkan saya di waktu genting.

Cerita pertama, kala ATM saya kadaluarsa. Tanpa saya sadari, ATM saya kadaluarsa saat libur lebaran kemarin. Tentu saya nggak bisa dong langsung mengganti baru ATM tersebut. Mengingat semua kantor bank tutup waktu libur lebaran.

Apesnya, saya nggak banyak memegang uang tunai ketika itu. Padahal lebaran sudah di depan mata. Kebutuhan uang cash juga tinggi guna ngasih THR ke orang tua dan sanak famili lainnya.

Syukurnya, m-Banking yang saya pakai menyediakan fasilitas tarik tunai tanpa kartu. Caranya pun sangat mudah. Jadi, untuk sementara waktu permasalahan kartu ATM kadaluarsa dapat teratasi.

Mulai banyak toko yang mensyaratkan pembayaran QRIS

Cerita kedua berkaitan dengan semakin banyak toko yang pembayarannya wajib pakai QRIS dan transfer. Kala itu, saya dan teman-teman kantor outing ke Jakarta. Kok outing ke Jakarta, Bang? maklum saja, kantor saya di pelosok Sulawesi. Jadi plesirannya lihat kota, kalau lihat alam dan pedesaan itu pemandangan sehari-hari.

Namanya outing kantor, tentu semua dilakukan bersama. Tak terkecuali perkara makan. Kala itu kami makan di salah satu tempat makanan khas Jakarta yang cukup fancy. Rekan kantor saya pada penasaran dengan rasa makanan khas Jakarta.

Selesai makan, terjadi sedikit permasalahan ketika mau membayar. Usut punya usut, ternyata pembayaran di tempat tersebut hanya bisa nontunai. Kalau tidak salah, pilihannya hanya dua, QRIS dan transfer. Sialnya, semua rekan saya nggak punya m-Banking.

Untungnya, saya punya m-Banking. Biar nggak terlalu banyak fafifu, saya langsung bayar tagihannya via QRIS di m-Banking. Pada momen tersebut, saya sangat bersyukur punya m-Banking. Andai nggak punya, kami semua sudah disuruh cuci piring. Awalnya mau outing, malah jadi pening.

Akhir kata, jangan lagi mengkambinghitamkan m-Banking sebagai penyebab kamu boros. Jika kamu boros itu salah dirimu sendiri yang tak mampu menahan syahwat belanja. m-Banking itu hanya alat, namanya juga alat ya tergantung penggunanya, mau dipakai untuk kebaikan atau keburukan.

Penulis: Ahmad Arief Widodo
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA 3 Mobile Banking Terbaik Bikin Nasabah Senang

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 28 April 2024 oleh

Tags: bankBelanja onlineborosM-Banking
Ahmad Arief Widodo

Ahmad Arief Widodo

Penulis lepas yang fokus membahas kedaerahan, dunia pemerintahan dan ekonomi. Stand like a hero and die bravely.

ArtikelTerkait

Dapat Diskon Saat Belanja Lewat Live Streaming, Yakin Lebih Hemat?

Dapat Diskon Saat Belanja Lewat Live Streaming, Yakin Lebih Hemat?

21 Agustus 2023
Bisnis Konter Pulsa: Dulu Primadona, Sekarang Merana

Bisnis Konter Pulsa, Bisnis yang Ajaibnya Masih Bisa Bertahan meski Opsi Beli Pulsa Sudah Kelewat Banyak

11 Oktober 2024
Ongkir J&T Economy, Disukai Sekaligus Dibenci Pembeli Online dari Luar Pulau Jawa Mojok.co

Ongkir J&T Economy, Disukai Sekaligus Dibenci Pembeli Online dari Luar Pulau Jawa

31 Desember 2023
Mewawancarai Satpam BCA soal Kenapa Pelayanan Mereka Dianggap Terbaik terminal mojok.co

Satpam BCA Dielu-elukan Netizen Tanda Profesi Ini Memang Krusial bagi Perusahaan

19 Mei 2020
Orang Ogah Punya m-Banking dengan Alasan Boros Itu Nggak Masuk Akal Mojok.co mbanking

Terkutuklah Kalian Orang yang Transfer ke Banyak Rekening Pakai ATM, Ada Teknologi Bernama m-Banking!

4 Oktober 2024
Mentang-mentang Gratis, Tisu di Rumah Makan Kadang Diambil Seenaknya. Hadeeeh terminal mojok.co

Mentang-mentang Gratis, Tisu di Rumah Makan Kadang Diambil Seenaknya. Hadeeeh

19 Oktober 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Growol, Makanan Khas Kulon Progo yang Sebaiknya Dipikirkan Dua Kali kalau Mau Dijadikan Oleh-Oleh Mojok.co

Growol, Makanan Khas Kulon Progo yang Sebaiknya Dipikirkan Dua Kali kalau Mau Dijadikan Oleh-Oleh

31 Maret 2026
ASN Rajin Adalah Tempat Sampah Buat Atasan (Shutterstock)

Kalau Kalian Masih Ingin Jadi ASN di Era Ini, Sebaiknya Pikir 2 Kali. Tidak, 3, 4, bahkan 100 Kali kalau Perlu

28 Maret 2026
3 Tempat yang Bikin Saya Merindukan Tangerang Selatan (Wikimedia Commons)

3 Tempat yang Bikin Saya Merindukan Tangerang Selatan

30 Maret 2026
Saya Kira Jadi PPPK Bikin Hidup Tenang, Ternyata Cuma Ganti Kecemasan yang Lain

Saya Kira Jadi PPPK Bikin Hidup Tenang, Ternyata Cuma Ganti Kecemasan yang Lain

2 April 2026
Gresik yang Dahulu Saya Anggap Biasa Aja, Sekarang Malah Bikin Kangen Mojok.co

Gresik yang Dahulu Saya Anggap Biasa Aja, Sekarang Malah Bikin Kangen

31 Maret 2026
5 Oleh-Oleh Khas Kebumen yang Belum Tentu Cocok di Lidah Semua Orang, Jadi Terasa Kurang Spesial Mojok.co

5 Oleh-Oleh Khas Kebumen yang Belum Tentu Cocok di Lidah Semua Orang, Jadi Terasa Kurang Spesial

30 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://youtu.be/AXgoxBx-eb8?si=Oj6cw-dcHSgky7Ur

Liputan dan Esai

  • Mencintai Musik Underground di Madura: Merayakan Distorsi di Tengah Kepungan Dangdut
  • Ambisi Beli Mobil Keluarga sebelum Usia 30, Setelah Kebeli Tetap Gagal Senangkan Ortu dan Jadi Pembelian Sia-sia
  • Gelar Siswa Terpintar Tak Berarti buat Kuliah UB, Terdampar di UIN Malah Jadi Mahasiswa Goblok, Nyaris DO dan Lulus Tak Laku Kerja
  • Vario 160 Adalah Motor Buruk Rupa yang Menyalahi Kodrat Motor Honda, tapi Sejauh Ini Menjadi Matik Terbaik yang Tahan Siksaan
  • Resign dari Perusahaan Bergaji 3 Digit di Luar Negeri karena Tak Merasa Puas, Kini Memilih Kerja “Sesuai Passion” di Kampung Halaman
  • Punya Rumah Besar di Desa: Simbol Kaya tapi Percuma, Terasa Hampa dan Malah Iri sama Kehidupan di Rumah Kecil-Sekadarnya

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.