Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

Luwak White Koffie Tarik Malaka, Kopi Sachet Enak yang Terlupakan

Wahyu Tri Utami oleh Wahyu Tri Utami
29 Mei 2025
A A
Luwak White Koffie Tarik Malaka, Kopi Sachet Enak yang Terlupakan

Luwak White Koffie Tarik Malaka, Kopi Sachet Enak yang Terlupakan (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Kalau kamu jalan ke minimarket, mampir ke rak minuman sachet, dan melihat deretan kopi instan yang warnanya mirip-mirip baju seragam anak STM, kamu mungkin bakal melewatkan satu nama ini: Luwak White Koffie Tarik Malaka.

Iya, Tarik Malaka. Bukan nama tokoh pahlawan atau peristiwa sejarah. Tapi varian kopi sachet yang entah kenapa jarang masuk sorotan influencer kopi atau reviewer kopi yang sekarang makin banyak jumlahnya di TikTok dan YouTube.

Padahal kalau soal rasa, Tarik Malaka ini bisa nyundul meja kopi kekinian yang disajikan pakai gelas bening, es batu rapi, dan kata-kata mutiara di dinding kafenya. Kopi susu kekinian yang biasanya dihargai paling murah 18 ribu per gelas itu, rasa dan aromanya bisa kamu dapatkan dari Tarik Malaka seharga 2 ribuan saja. Bahkan lebih murah dari parkir mall.

Lho… kok enak?

Pertama kali saya mencoba varian Luwak White Koffie Tarik Malaka, saya tidak ekspektasi apa-apa. Jujur saja saya ambil karena bungkusnya beda. Bukan karena branding, tapi karena saya bosan sama kopi sachet yang rasanya itu-itu saja. Kebanyakan terlalu manis, terlalu encer, atau terlalu bau jagung sangrai. Tapi begitu Tarik Malaka ini saya seduh dengan air panas dan saya tambahkan sedikit es batu, saya terdiam.

Ini… kok enak?

Rasanya creamy, manis, tapi nggak lebay. Tidak seperti beberapa kopi sachet yang manisnya kayak habis putus cinta dan balas dendam lewat gula. Kandungan gulanya? 11 gram saja. Cukup untuk membuat lidah bahagia, tapi tidak membuat insulin langsung panik.

Yang bikin Luwak White Koffie Tarik Malaka beda adalah balance-nya. Rasa kopinya ada, tapi tidak nendang sampai pahit. Susunya kerasa, tapi tidak sampai menutup rasa kopi. Ada aroma karamel tipis, dan kalau diminum dingin, sumpah ini rasanya nyerempet es kopi susu yang dijual di coffee shop kekinian.

Memang tidak untuk setiap hari, tapi sesekali bolehlah

Seperti semua hal enak di dunia ini, dari nasi Padang tengah malam sampai cinta satu arah, Tarik Malaka juga punya batasnya. Ini tetap kopi sachet instan, dan kandungan gula 11 gram itu tetap bukan sesuatu yang ideal dikonsumsi tiap hari. Kandungan krimernya juga tetap berbasis non-dairy creamer, yang kalau kamu konsumsi terus-menerus bisa bikin metabolisme kamu ngambek.

Baca Juga:

4 Rekomendasi Kopi Sachet Rendah Gula, Bikin Kamu Hidup (Sedikit) Lebih Sehat

Kopi Gadjah, Kopi Sachet yang Cocok buat Diet

Akan tetapi kalau kamu sedang craving kopi kekinian dan lagi bokek atau mager keluar, Luwak White Koffie Tarik Malaka ini adalah solusi yang tidak akan membuat kamu merasa bersalah secara ekonomi. Ia sah untuk diseduh saat hati sedang jenuh, dompet sedang sekarat, atau cuaca sedang panas-panasnya dan kamu butuh sesuatu yang creamy tapi dingin.

Anehnya, dengan rasa sebagus itu, kopi ini jarang muncul di konten-konten rekomendasi kopi sachet. Entah karena namanya tidak cukup catchy, atau karena brand-nya kurang menggencarkan promosi digital, atau mungkin karena tidak ada influencer yang mau minum kopi bernama “Tarik Malaka” sambil pamer aesthetic desk setup mereka.

Padahal dalam dunia kopi instan, ini bisa jadi hidden gem. Seperti warteg yang tidak masuk Google Maps tapi ramai karena rasanya jujur. Luwak White Koffie Tarik Malaka adalah versi kopi sachet dari teman SMA yang diem-diem ngertiin kamu, tapi kamu sibuk ngejar anak OSIS yang fotonya selalu pakai filter kuning.

Luwak White Koffie Tarik Malaka diam-diam jadi idola

Jadi kalau kamu belum pernah coba, cari deh di minimarket terdekat. Jangan heran kalau stoknya tinggal sedikit karena ternyata diam-diam sudah banyak yang tahu dan menyetok diam-diam. Minumlah dingin, tambahkan es batu, lalu pejamkan mata. Bayangkan kamu sedang duduk di kafe mahal, walaupun sebenarnya kamu lagi di kosan, pakai celana pendek dan kipas angin yang bunyinya sudah seperti motor RX-King.

Karena dalam hidup ini, kita tidak selalu bisa punya yang mahal. Tapi sesekali, kita bisa punya yang rasa mahal, meski dibeli dari rak sachet pinggir kasir. Dan namanya, Luwak White Koffie Tarik Malaka.

Penulis: Wahyu Tri Utami
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Luwak White Koffie Less Sugar: Kopi yang Jarang Dipuji, tapi Sering Dicari

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 29 Mei 2025 oleh

Tags: kopi sachetLuwak White Koffieluwak white koffie tarik malakarekomendasi kopi sachet
Wahyu Tri Utami

Wahyu Tri Utami

Pembaca buku, penonton film, penulis konten. Sesekali jadi penyelam andal (di internet, bukan di air).

ArtikelTerkait

Kalau Luwak White Koffie Ikut Jualan Gerobakan, Kelar Itu Nescafé!

Kalau Luwak White Koffie Ikut Jualan Gerobakan, Kelar Itu Nescafé!

22 Juni 2025
6 Rekomendasi Kopi Sachet Enak untuk Kalian yang Sedang Cut Gula  

6 Rekomendasi Kopi Sachet Enak untuk Kalian yang Sedang Cut Gula  

6 Desember 2024
Caffino Bold Dark Cappuccino, Kopi Sachet Terbaik yang Layak Dikenal Lebih Banyak Orang

Caffino Bold Dark Cappuccino, Kopi Sachet Terbaik yang Layak Dikenal Lebih Banyak Orang

7 Januari 2025
Kopi Excelso Sachet, Kopi Sachet dengan Kesan Premium, Takaran Praktis, dan Rasa yang Mewah

Kopi Excelso Sachet, Kopi Sachet dengan Kesan Premium, Takaran Praktis, dan Rasa yang Mewah

11 Maret 2025
9 Kopi Instan yang Bisa Jadi Pengganti Menu Starbucks  Mojok.co

9 Kopi Instan yang Rasanya Mirip Menu Starbucks

22 Desember 2023
Luwak White Koffie Less Sugar: Kopi yang Jarang Dipuji, tapi Sering Dicari

Luwak White Koffie Less Sugar: Kopi yang Jarang Dipuji, tapi Sering Dicari

8 Mei 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Tinggal di Rumah Dekat Gunung Itu Tak Semenyenangkan Narasi Orang Kota, Harus Siap Berhadapan dengan Ular, Monyet, dan Hewan Liar Lainnya

Tinggal di Rumah Dekat Gunung Itu Tak Semenyenangkan Narasi Orang Kota, Harus Siap Berhadapan dengan Ular, Monyet, dan Hewan Liar Lainnya

31 Januari 2026
Julukan “Blok M-nya Purwokerto” bagi Kebondalem Cuma Bikin Purwokerto Terlihat Minder dan Tunduk pada Jakarta

Purwokerto Memang Kota Wisata, tapi Wisatawan Tak Diberi Petunjuk dan Dibiarkan Bingung Mau ke Mana

5 Februari 2026
Stasiun Plabuan Batang, Satu-Satunya Stasiun Kereta Api Aktif di Indonesia dengan Pemandangan Pinggir Pantai

Bisakah Batang yang Dikenal sebagai Kabupaten Sepi Bangkit dan Jadi Terkenal?

1 Februari 2026
Andai Jadi Warga Tangerang Selatan, Saya Pasti Sudah Pusing Tujuh Keliling. Mending Resign Jadi Warga Tangsel!

Jangan Nilai Buku dari Sampulnya, dan Jangan Menilai Tangerang Selatan Hanya dari Bintaro, Alam Sutera dan BSD Saja

4 Februari 2026
Petaka Terbesar Kampus- Dosen Menjadi Joki Skripsi (Pixabay)

Normalisasi Joki Skripsi Adalah Bukti Bahwa Pendidikan Kita Memang Transaksional: Kampus Jual Gelar, Mahasiswa Beli Kelulusan

4 Februari 2026
Oleh-Oleh Khas Wonosobo yang Sebaiknya Kalian Pikir Ulang Sebelum Membelinya Mojok.co

Wonosobo Memang Cocok untuk Berlibur, tapi untuk Tinggal, Lebih Baik Skip

3 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Lasem Lebih Terkenal daripada Rembang tapi Hanya Cocok untuk Wisata, Tidak sebagai Tempat Tinggal
  • Mahasiswa KIP Kuliah Pertama Kali Makan di AYCE: Mabuk Daging tapi Nelangsa, Kenyang Sesaat untuk Lapar Seterusnya
  • Ormas Islam Sepakat Soal Board of Peace: Hilangnya Suara Milenial dan Gen Z oleh Baby Boomers
  • Kemensos “Bersih-Bersih Data” Bikin Nyawa Pasien Cuci Darah Terancam, Tak Bisa Berobat karena Status PBI BPJS Mendadak Nonaktif
  • Blok M, Tempat Pelarian Pekerja Jakarta Gaji Pas-pasan, Tapi Bisa Bantu Menahan Diri dari Resign
  • Derita Punya Pasangan Hidup Sandwich Generation sekaligus Mertua Toxic, Rumah Tangga bak Neraka Dunia

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.