Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Liverpool yang Juara, Kenapa MU yang Dihina? Norak!

Nasrulloh Alif Suherman oleh Nasrulloh Alif Suherman
27 Juni 2020
A A
mo salah real madrid seto nurdiantoro Liverpool manchester united manchester city mojok.co
Share on FacebookShare on Twitter

Liverpool juara, euforia di mana-mana, tapi lebih banyak di dunia maya. Selamat deh selamat, namanya juara mah senang aja bawaannya sekarang. Terakhir kali juara Liverpool kalau nggak salah 30 tahun lalu, kan? Pada masa Liverpool, katanya, dinobatkan sebagai (((tim terbaik))) abad 20.

Padahal yang mendapat penghargaan FIFA Club of the Century kan Real Madrid, wqwqwq.

Kepastian juara kemarin terjadi setelah Chelsea menekuk Manchester City 2-1. Dengan ini, Citizen nggak ada harapan (sukurin) buat jadi juara, karena sisa pertandingan tidak akan bisa menyalip poin Liverpool. Kemenangan Liverpool tahun ini penuh dengan rekor baru. Mulai dari sisa tujuh pertandingan, yang mana adalah rekor di sejarah Liga Inggris.

Kemenangan beruntun kandang 23 kali melewati rekor Manchester City, Kemenangan Liverpool dengan 1-0 atas Tottenham Hotspur pada 11 Januari menghadirkan rekor poin (61) hasil dari 21 laga pertama di lima liga top Eropa, lalu menang 18 beruntun menyamai City dan masih banyak lagi yang lainnya. Hebat memang, Jurgen Klopp memang berhasil, setelah musim kemarin menang di Liga Champions.

Tapi yang saya bingungkan, Liverpool yang juara dan merayakan, kenapa jadi Manchester United yang dihina? Bangsat.

Kenapa harus ada yang dihina setelah Liverpool juara? Dan kenapa lagi-lagi harus Manchester United? Jangan mentang-mentang baru juara, bisa slengean begitu. Padahal fans MU pada santai semua. Baru juga kemarin senang setelah hattrick dari Martial, ini malah dihina-dina. Padahal, yang mau mengejar poin itu kan Manchester City.

Saya sebagai seorang yang mendambakan Manchester United sebenarnya lebih respek ke Liverpool. Dibandingkan dengan klub lain, apalagi Manchester City yang cuman modal duit, kami mah santai saja ke Liverpool. Nggak suka sih iya, benci boleh jadi. Tapi kami bukan hati batu yang nggak bisa ucapin selamat. Lho, ini belum diucapkan selamat malah pada nyerang medsos MU, katanya jangan ucapin selamat.

Saya kasih tahu ya, kaya gitu biar apaan sih, Bang jago? Senang boleh, goblok jangan dong. Mau apa sih banggain gelar juara sampai harus ngatain MU? Halah, yang pantas merayakan itu cuman para Kopites tua yang boleh jadi seumuran orang tua kalian. Terakhir kali itu 30 tahun, coy. Kalian belum lahir, orang tua saja belum tentu mikirin kalian. Sok asik banget merasa “nostalgia” juara, preettt.

Baca Juga:

Sejak MU Menang Terus, Dunia Jadi Penuh Setan, Lebih Kejam, dan Sangat Suram bagi Fans Liverpool

Persamaan Kontroversi Feodalisme Pondok Pesantren dan Liverpool yang Dibantu Wasit ketika Menjadi Juara Liga Inggris

Mungkin karena baru merasakan melihat klub kebanggaan menang pertama kali ya? Uuus ayang, baru lihat klubnya menang ya. Nang ning nung, ning nang ning nung sini tak nenenin pakai piala Liga Inggris, norak banget. Kebanyakan yang pada nyerang MU itu cuman orang-orang iri yang merasa “puas” karena akhirnya juara. Setelah sekian purnama MU juara terus dan akhirnya menyalip kalian ya? wqwqwq.

Benar saja, menang kali ini saja baru 18 gelar saja. Semangat bos, masih dua gelar lagi. Habisin dulu noraknya, sadar juga kalau juara dengan jalur covid-19 bukan sesuatu yang waw banget. Harusnya fokus saja untuk merayakan, merayakan kemenangan yang palingan cuman sebulan habis rasanya. Nikmati aja, santai dulu. Ribet amat malah nyerang Manchester United. Kurang kerjaan, ya?

Hati-hati, penyakit norak menang biasanya nanti malah jadi sakit hati ke depannya. Pantau terus itu tim kesayangannya, lihat terus pemainnya apakah akan konsisten tidak di Liverpool. Salah sama Van Dijk diawasi, biasanya penyakit di sepak bola gitu. Saat lagi bagus, diincar sama klub kaya eh ternyata tergiur dan pindah.

Bukannya apa-apa ini, pemain Liverpool yang jago-jago kebanyakan bukan lulusan Liverpool. Bukan akademi Liverpool, belum tentu punya loyalitas. Kan bisa saja diambil klub lain, nggak ada yang tahu toh? Makanya jangan bangga dulu, kaya Leicester abis juara pemainnya banyak yang pindah, wqwqwq. Nggak seperti MU, yang kebanyakan juaranya dari pemain akademi. Mohon maaf, ini mah sekadar mengingatkan saja buat Kopites. Bola itu bundar, Broouw.

Udah sana, rayakan euforia kalian para pendukung bocah yang baru pertama kali juara. Sekali lagi, saya fans Manchester United ucapkan selamat buat Liverpool yang (baru) juara lagi. Glory Glory Man United!

BACA JUGA Percampuran Budaya Sunda dan Betawi di Pernikahan Orang Bekasi dan tulisan Nasrulloh Alif Suherman lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 27 Juni 2020 oleh

Tags: Liverpool
Nasrulloh Alif Suherman

Nasrulloh Alif Suherman

Alumni S1 Sejarah Peradaban Islam UIN Jakarta. Penulis partikelir di selang waktu. Sangat menyukai sejarah, dan anime. Kadang-kadang membuat konten di TikTok @waktuselang.

ArtikelTerkait

Napoli Hanya Butuh Konsistensi

Napoli Hanya Butuh Konsistensi

15 Oktober 2022
buruh pabrik kuli bangunan ideologi kiri buruh mojok

3 Klub Sepak Bola Penganut Ideologi Kiri yang Masih Eksis Hingga Kini

22 Juli 2020
Sebaiknya Liverpool Tidak Memperlakukan Atletico Madrid Seperti Barcelona

Sebaiknya Liverpool Tidak Memperlakukan Atletico Madrid Seperti Barcelona

10 Maret 2020
ole pemain underrated fans bola fans Manchester United MU jesse lingard manchester united liverpool Real Madrid #GlazersOut Gini doang nih grup neraka? MOJOK.CO

Liverpool Itu Norak? Mungkin Fans Manchester United Ada Benarnya

3 Juli 2020
Liverpool

Liverpool yang Arogan, Lupa Diri dan Berpotensi Jadi Leicester City Jilid 2

27 Juli 2020
Sulitnya Jadi Fans Liverpool, Menang atau Kalah Tetap Jadi Bahan Olokan

Sulitnya Jadi Fans Liverpool, Menang atau Kalah Tetap Jadi Bahan Olokan

13 Maret 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Harusnya Anak PNS Dapat UKT yang Standar, Bukan Paling Tinggi, sebab Tidak Semua PNS Kerja di Kementerian dan Pemda Sultan!

Harusnya Anak PNS Dapat UKT yang Standar, Bukan Paling Tinggi, sebab Tidak Semua PNS Kerja di Kementerian dan Pemda Sultan!

4 April 2026
7 Indikator Purwokerto Salatiga Daerah Terbaik di Jawa Tengah (Unsplash)

Purwokerto Memang Penuh Cerita dan Keresahan, Makanya Dibicarakan Berulang-ulang dan Hampir Tanpa Jeda

10 April 2026
Suzuki Access 125 Motor Paling Kasihan: Tampilan Retro Elegan dan Fitur Lengkap, tapi Masih Aja Kalah Saing dari Skuter Matic Lain Mojok.co

Suzuki Access 125 Motor Paling Kasihan: Tampilan Retro Elegan dan Fitur Lengkap, tapi Masih Aja Kalah Saing dari Skuter Matic Lain

6 April 2026
Aturan Tidak Tertulis Punya Motor di Sidoarjo, Hindari Warna Putih kalau Tidak Mau Repot Mojok.co

Aturan Tidak Tertulis Punya Motor di Sidoarjo, Hindari Warna Putih kalau Tidak Mau Repot 

6 April 2026
Warung Makan Padang di Jawa Banyak yang Ngawur. Namanya Saja yang “Padang”, tapi Jualannya Lebih Mirip Warteg Mojok.co

Warung Makan Padang di Jawa Banyak yang Ngawur. Namanya Saja yang “Padang”, tapi Jualannya Lebih Mirip Warteg

5 April 2026
Ringroad Jogja Butuh JPO, sebab Pejalan Kaki Juga Butuh Rasa Aman dan Berhak untuk Merasa Aman

Ringroad Jogja Butuh JPO, sebab Pejalan Kaki Juga Butuh Rasa Aman dan Berhak untuk Merasa Aman

7 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Resign Kerja di Jakarta untuk Rehat di Jogja, Menyesal karena Hidup Tak Sesuai Ekspektasi dan Malah Kena Mental
  • Nasi Padang Rp13 Ribu di Jogja Lebih Nikmat dan Otentik daripada Yang Menang Mahal, tapi Rasanya Manis
  • Tinggalkan Pekerjaan Gaji Puluhan Juta demi Merawat Ibu di Desa, Dihina Tetangga tapi Tetap Bahagia
  • #NgobroldiMeta: Upaya AMSI dan Meta Bekali Media untuk Produksi Jurnalisme Berkualitas di Era AI
  • Bangun Rumah Istana di Grobogan Gara-gara Sinetron, Berujung Menyesal karena Keadaan Aneh dan Merepotkan
  • Meminta Dosen-Mahasiswa Jalan Kaki ke Kampus ala Eropa: Antara Visi Elite dan Realitas yang Sulit

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.