Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Dompet Digital LinkAja Sungguh Berbahaya, Uang Saya Hilang dan Belum Kembali Hingga Kini

Adhimas Alifian Yuwono oleh Adhimas Alifian Yuwono
17 November 2023
A A
LinkAja Menghilangkan Uang Saya dan Mereka Tidak Peduli (Unsplash)

LinkAja Menghilangkan Uang Saya dan Mereka Tidak Peduli (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Saat ini, banyak masyarakat Indonesia yang masih menggunakan aplikasi dompet digital. Salah satunya, dan membuat saya resah, adalah LinkAja.

Pasalnya, LinkAja bertanggung jawab atas hilangnya uang saya. Padahal, saya akan menggunakan uang tersebut untuk membayar biaya pendaftaran kuliah. Kisahnya akan saya share di sini.

Status pembayaran pending

Saya adalah pedagang kecil-kecilan yang belum lama menetap di Jogja. Usaha tersebut menjadi salah satu cara saya menabung demi membiayai biaya studi S2. Setelah uang terkumpul, saya hendak mendaftar di salah satu kampus di Jogja.

Lantaran sangat sibuk jualan, saya jadi tidak punya waktu untuk pergi ke bank guna membayar biaya pendaftaran. Melihat pihak kampus mencantumkan aplikasi LinkAja sebagai salah satu cara pembayaran, alhasil saya memutuskan untuk menggunakan aplikasi tersebut.

Setelah mengisi saldo sebesar Rp500 ribu, saya membayar ke nomor rekening kampus. Namun, usaha saya selalu gagal. Setelah cukup banyak mencoba, akhirnya transaksi berhasil. Namun, transaksi tersebut berstatus pending, alias belum berhasil, dan nahasnya, saldo saya sudah lenyap.

Janji refund yang palsu dari “robot” LinkAja

Pada titik ini, saya masih berpikir positif. Mungkin karena banyak orang membayar dalam waktu bersamaan membuat sistem aplikasi LinkAja eror. Namun, setelah 2 hari menunggu, statusnya masih tetap pending. 

Akhirnya, saya memutuskan untuk menghubungi customer service. Anehnya, tidak ada nomor yang bisa dihubungi dan digantikan oleh jawaban dari sistem, alias robot. Robot pada aplikasi itu mengatakan bahwa jika transaksi berstatus pending lebih dari 3×24 jam, maka akan dilakukan pengembalian alias refund.

Saya tunggu hingga hari berikutnya, status transaksi masih saja pending, dan saldo belum kembali. Pada titik inilah jantung saya terasa mau copot. Mungkin itu bukan uang besar. Namun, buat pengusana kecil-kecilan seperti saya, nominal tersebut cukup lumayan. Apalagi itu uang hasil menabung demi kuliah S2. Saya jadi terbayang susahnya mengumpulkan uang seribu demi seribu. Begitulah suara hati saya yang mengiringi jatuhnya air mata di pipi.

Baca Juga:

Toko Masih Terima Pembayaran Tunai di Zaman Serba Scan Bukan karena Cuci Uang, tapi karena Alasan Ini

3 Fitur Keren dari GoPay yang Mempermudah Hidup Kita, Sini Saya Kasih Tau!

Banyak menelan korban

Ternyata, ketika saya menelusuri akun Instagram LinkAja, banyak sekali orang-orang yang bernasib sama seperti saya. Banyak dari mereka menuntut pengembalian uang melalui kolom komentar. 

Dan busuknya, LinkAja menutup kolom komentarnya. Ini bukan gesture yang baik. Seakan-akan mereka tidak mau tanggung jawab atas penderitaan users. Iya, banyak yang menderita karena kehilangan uang sampai jutaan rupiah.

Melihat itu, lambat laun saya berusaha untuk mengikhlaskannya. Biarlah LinkAja menanggung dosa jariyah. Setelah mengikhlaskan, saya berupaya untuk menceritakan pengalaman pahit saya ini ke berbagai orang dalam rangka melakukan pencegahan. 

Saya menghubungi pihak kampus untuk menginformasikan di akun resminya agar tidak melakukan pembayaran lewat aplikasi ini. Selain itu, saya juga bercerita ke teman-teman yang kiranya masih menggunakan dompet digital LinkAja. 

Termasuk, saya menulis di Terminal Mojok, dengan harapan tidak ada lagi korban kehilangan uang. Bagi Anda yang mengalami nasib seperti saya, sudahlah, ikhlaskan saja. “Sesuatu yang hilang dari kita akan berganti dalam wujud yang lain,” begitu kata Jalaluddin Rumi.

Penulis: Adhimas Alifian Yuwono

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA Bank Jago: Bank Digital Terbaik dengan 3 Kekurangan

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 17 November 2023 oleh

Tags: aplikasi linkajadompet digitalkasus linkajalinkajauang hilang di linkaja
Adhimas Alifian Yuwono

Adhimas Alifian Yuwono

Pribumi Kartasura, nguliah di UIN Raden Mas Said Surakarta. Percaya bahwa setiap perasaan layak mendapatkan narasinya sendiri.

ArtikelTerkait

3 Fitur Keren dari GoPay yang Mempermudah Hidup Kita, Sini Saya Kasih Tau!

3 Fitur Keren dari GoPay yang Mempermudah Hidup Kita, Sini Saya Kasih Tau!

26 November 2025
Penipu via Telepon Kalau Sudah Ketahuan kok Lebih Nyolot Dibanding yang Ditipu, sih?

Penipu via Telepon Kalau Sudah Ketahuan kok Lebih Nyolot Dibanding yang Ditipu, sih?

27 Februari 2020
Toko Masih Terima Pembayaran Tunai di Zaman Serba Scan Bukan karena Cuci Uang, tapi karena Alasan Ini

Toko Masih Terima Pembayaran Tunai di Zaman Serba Scan Bukan karena Cuci Uang, tapi karena Alasan Ini

25 Januari 2026
Sisi Gelap Dompet Digital DANA yang Bikin Pengguna Ragu

Sisi Gelap Dompet Digital DANA yang Bikin Pengguna Ragu

3 Juli 2024
Mahasiswa Masih Nungguin Uang Kiriman dari Orang Tua Aja Sok-sokan Punya Paylater, buat Apa?

Mahasiswa Masih Nungguin Uang Kiriman dari Orang Tua Aja Sok-sokan Punya Paylater, buat Apa?

24 Oktober 2023
Menciptakan Keribetan bagi Masyarakat Cashless

Menciptakan Keribetan bagi Masyarakat Cashless

3 Desember 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Dilema Lulusan D4: Gelar Sarjana Terapan, tapi Dianggap D3 yang “Magang” Kepanjangan dan Otomatis Ditolak HRD karena Bukan S1

Dilema Lulusan D4: Gelar Sarjana Terapan, tapi Dianggap D3 yang “Magang” Kepanjangan dan Otomatis Ditolak HRD karena Bukan S1

8 April 2026
Mempertanyakan Efisiensi Syarat Administrasi Seleksi CPNS 2024 ASN penempatan cpns pns daerah cuti ASN

Wajar kalau Masyarakat Nggak Peduli PNS Dipecat atau Gajinya Turun, Sudah Muak sama Oknum PNS yang Korup!

7 April 2026
Dear Produser Film “Aku Harus Mati”, Taktik Promosi Kalian Itu Ngawur Bikin Resah Pengguna Jalan Mojok.co

Dear Produser Film “Aku Harus Mati”, Taktik Promosi Kalian Itu Ngawur Bikin Resah Pengguna Jalan

5 April 2026
Mobil Honda Mobilio, Mobil Murah Underrated Melebihi Avanza (Unsplash)

Kaki-kaki Mobil Honda Tidak Ringkih, Jalanan Indonesia Saja yang Kelewat Kejam!

5 April 2026
Aturan Tidak Tertulis Punya Motor di Sidoarjo, Hindari Warna Putih kalau Tidak Mau Repot Mojok.co

Aturan Tidak Tertulis Punya Motor di Sidoarjo, Hindari Warna Putih kalau Tidak Mau Repot 

6 April 2026
Warung Makan Padang di Jawa Banyak yang Ngawur. Namanya Saja yang “Padang”, tapi Jualannya Lebih Mirip Warteg Mojok.co

Warung Makan Padang di Jawa Banyak yang Ngawur. Namanya Saja yang “Padang”, tapi Jualannya Lebih Mirip Warteg

5 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Kuliah Jurusan Sepi Peminat Unsoed Purwokerto, Jadi Jalan Wujudkan Mimpi Ortu karena Tak Sekadar Kuliah
  • Bangun Rumah Tingkat 2 di Desa demi Tiru Sinetron, Berujung Menyesal karena Ternyata Merepotkan
  • Resign Kerja di Jakarta untuk Rehat di Jogja, Menyesal karena Hidup Tak Sesuai Ekspektasi dan Malah Kena Mental
  • Nasi Padang Rp13 Ribu di Jogja Lebih Nikmat dan Otentik daripada Yang Menang Mahal, tapi Rasanya Manis
  • Tinggalkan Pekerjaan Gaji Puluhan Juta demi Merawat Ibu di Desa, Dihina Tetangga tapi Tetap Bahagia
  • #NgobroldiMeta: Upaya AMSI dan Meta Bekali Media untuk Produksi Jurnalisme Berkualitas di Era AI

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.