Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup

Lawson Nggak Layak Disebut Convenience Store, melainkan Hasil Kawin Silang Kafe dan Warkop

Arief Rahman Nur Fadhilah oleh Arief Rahman Nur Fadhilah
11 April 2024
A A
Lawson Nggak Layak Disebut Convenience Store, melainkan Hasil Kawin Silang Kafe dan Warkop

Lawson Nggak Layak Disebut Convenience Store, melainkan Hasil Kawin Silang Kafe dan Warkop (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Mirip kafe, tapi nongkrong di sini bisa diakali sehingga cuma keluar uang kayak di warkop

Lantai atas Lawson biasanya terdapat tempat nongkrong yang luas. Suasananya memang nggak bisa dibilang istimewa, meja dan kursi kayu ditambah hawa dinginnya sudah cukup buat ngobrol-ngobrol sambil makan odeng. Hadirnya Lawson Coffee memberikan kesan kalau tempat ini sebetulnya semi kafe. Interiornya pun sudah mirip kafe-kafe kekinian, bahkan bisa dibilang sedikit lebih baik dengan balutan cat putih. Melawan arus tren kafe bernuansa abu-abu semen atau merah bata yang sudah membosankan. 

Kalau dilihat hanya sebagai tempat nongkrong, Lawson mampu menarik perhatian semua golongan anak kuliahan. Mulai dari kaum anak kosan yang serba pas-pasan, hingga mahasiswa hedon penerima beasiswa KIP. Hal ini tentu karena lawson menawarkan banyak sekali variasi makanan dan minuman.

Kebanyakan harga yang ditawarkan memang bikin jiwa mendang-mending saya meronta-ronta. Tapi nggak perlu khawatir, ada juga opsi lainnya yang bisa kalian ambil kalau mau sedikit jeli mengecek satu per satu produk di etalasenya.

Opsi paling ekstremnya, kalian bisa cuma menghabiskan Rp6.500 untuk bisa nongkrong berjam-jam. Caranya dengan membeli kopi botol kecil, biasanya 200 ml, seharga Rp3.500 dan ice cup seharga Rp3.000. Kalau mau sambil ngemil, ada beberapa opsi jajanan di bawah Rp5.000 yang bisa kalian pilih.

Kapan lagi bisa nongkrong di tempat mirip kafe, tetapi dengan harga warkop? Saya sendiri sudah buktikan trik ini karena kebetulan bulan puasa kemarin, saya nggak pernah bolos mampir ke Lawson setelah salat tarawih hingga larut malam.

Nggak ada WiFi justru bikin Lawson jadi tempat favorit para introvert

Kalau kalian pikir saya ke sana untuk sekadar ngobrol, itu salah besar. Justru sebaliknya, saya ke sana selalu membawa laptop.

Walaupun sudah disediakan tempat yang luas, ternyata tempatnya nggak ramai-ramai amat. Mungkin nggak terlintas di benak banyak orang untuk tinggal berlama-lama di sana akibat nggak terpenuhinya salah satu kebutuhan primer mereka. Yups, Lawson nggak menyediakan WiFi.

Bagi orang introvert akut seperti saya, ini merupakan tempat yang pas untuk bersemedi mencari wangsit. Absennya WiFi justru menguntungkan saya karena mengurangi godaan buka YouTube kala mentok di depan laptop. Apabila mendadak ramai, tinggal pasang headphone saja. Simpel! 

Baca Juga:

Nekat Kuliah S3 di Taiwan Berujung Syok, tapi Saya Merasa Makin Kaya sebagai Manusia

Lawson X Jujutsu Kaisen: Bawa Kerusuhan Klenik Shibuya di Jajananmu

Intinya, saya mengamini review bagus para influencer atas tempat ini. Selain itu, saya rasa hadirnya Lawson mampu membawa angin segar di antara persaingan monoton antara Indomaret dan Alfamart. Apabila pada akhirnya Lawson nggak mampu menjadi yang teratas, setidaknya inovasi saat ini dapat memberikan tekanan kepada para pemuncak klasemen sekarang. Tinggal berharap saja semoga tren baik ini terus berlanjut dan tidak bernasib sama dengan 7-Eleven.

Penulis: Arief Rahman Nur Fadhilah
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA 9 Rekomendasi Menu Hacks Lawson yang Layak Dicoba Minimal Sekali Seumur Hidup.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 11 April 2024 oleh

Tags: convenience storefree wifikafeLawsonmenu Lawsonpilihan redaksiwarkopwifi
Arief Rahman Nur Fadhilah

Arief Rahman Nur Fadhilah

Sedang menempuh S2 Psikologi Unair sembari merantau di Medan. Penikmat sunyi yang diam-diam takut ditinggal sendiri

ArtikelTerkait

Menghitung Penghasilan Tok Dalang Upin Ipin yang Membuatnya Jadi Crazy Rich Kampung Durian Runtuh

Menghitung Penghasilan Tok Dalang Upin Ipin yang Membuatnya Jadi Crazy Rich Kampung Durian Runtuh

7 April 2024
Menghitung Waktu Ideal Nongkrong di Coffee Shop jika Memesan Es Teh Seharga 15 Ribu

Menghitung Waktu Ideal Nongkrong di Coffee Shop jika Memesan Es Teh Seharga 15 Ribu

18 Desember 2023
Jepang Bikin Standar Transportasi Umum Jadi Terlalu Tinggi

Jepang Bikin Standar Transportasi Umum Jadi Terlalu Tinggi

5 November 2022
Berlomba Mengutuk BPJS, Padahal yang Buruk Pelayanan Rumah Sakitnya

Berlomba Mengutuk BPJS, padahal yang Buruk Pelayanan Rumah Sakitnya

25 Oktober 2022
Pendakian Gunung Slamet dan Pengalaman Horor di Pos Samarantu terminal mojok.co

Pendakian Gunung Slamet dan Pengalaman Horor di Pos Samarantu

21 Desember 2021
5 Sisi Gelap Profesi Bankir Terminal Mojok

5 Sisi Gelap Profesi Bankir

24 Agustus 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Bahaya di Gamping Sleman- Ketika Anak Muda Pesimis Hidup (Unsplash)

Bahaya yang Saya Lihat di Gamping Sleman: Ketika Anak Muda Pesimis dengan Kondisi Ekonomi dan Lari ke Judol Sebagai Pelampiasan

1 Juni 2026
11 Istilah Penyakit dalam Bahasa Jawa yang Terdengar Lucu Mojok.co

11 Istilah Penyakit dalam Bahasa Jawa yang Terdengar Lucu

29 Mei 2026
Derita Mahasiswa Jurusan Manajemen, Kena Label Nggak Masuk Akal, Mulai dari Sultan hingga Dicap Murahan Mojok.co

Derita Mahasiswa Jurusan Manajemen, Kena Label Nggak Masuk Akal, Mulai dari Sultan hingga Dicap Murahan

4 Juni 2026
Orang Kampung yang Sekolah Tinggi Malah Paling Jarang Srawung Mojok.co

Orang Kampung yang Sekolah Tinggi Jarang Srawung karena Lingkungannya Toxic dan Pemikirannya Jalan di Tempat!

30 Mei 2026
Jembatan Ngancar Klaten Akhirnya Direnovasi, Hidup Warlok Tak Lagi Waswas, Bakal Lebih Waras Mojok.co

Jembatan Ngancar Klaten Akhirnya Direnovasi, Hidup Warlok Tak Lagi Waswas, Bakal Lebih Waras

3 Juni 2026
Kebumen Kecamatan Aneh, Kadang Sulit Dipahami Pendatang (Unsplash)

Pengakuan dari Saya, Warga Asli Kebumen yang Menyadari Bahwa Daerah Saya Memang Sulit Dipahami Khususnya Para Pendatang yang Sedang Beradaptasi

31 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.