Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Lampard Layak Menjadi Pelatih Muda Terbaik di Liga Inggris Musim Ini

Erfransdo oleh Erfransdo
27 Juli 2020
A A
frank lampard chelsea liga inggris MOJOK.CO

frank lampard chelsea liga inggris MOJOK.CO

Share on FacebookShare on Twitter

Liga Inggris sudah usai. Liverpool mengunci gelar juara Premier League sebelum liga resmi berakhir. Berbicara Chelsea musim ini, tidak akan afdal kalau tidak menyinggung sang arsitek baru, Frank Lampard. Dia bukan wajah baru bagi publik Stamford Bridge. Dia legenda!

Setelah pensiun sebagai pesepak bola, pada musim 2018/2019, Lampard menjalani debutnya sebagai pelatih saat menahkodai Derby County. Sepeninggal Maurizio Sarri yang memilih Juventus sebagai pijakan selanjutnya, manajemen Chelsea pun memperkenalkan Lampard sebagai juru arsitek baru.

Sebuah keputusan yang “mengejutkan”. Banyak pihak meragukan kemampuannya menangani Chelsea. Lampard dianggap minim pengalaman karena hanya baru satu musim menjadi pelatih.

Debutnya di Liga Inggris tidak semulus pipi Jennie Blackpink. Lampard harus menelan kekalahan 0-4 dari Manchester United di laga perdananya. Sudah jatuh tertimpa tangga pula, Super Frank Lampard harus menerima kenyataan timnya tumbang lagi dari Liverpool, di ajang Piala Super Eropa, lewat babak tos-tosan.

Sudah diragukan, Chelsea juga terseok-seok di awal musim, pun mereka tidak bisa beli pemain baru karena hukuman larangan transfer. Namun, legenda satu ini memang bermental juara. Perlahan, Lampard justru hadir sebagai juru gedor yang mampu membuat para pemain Chelsea semakin percaya diri.

Musim 2019/2020 ini, Chelsea memanfaatkan banyak potensi pemain muda dari akademi. Beberapa pemain yang sebelumnya dipinjamkan juga dipanggil pulang. Performa mereka di tangan Lampard jauh membaik.

Sebut saja Tammy Abraham, Ruben Loftus-Cheek, Callum Hudson-Odoi, hingga Mason Mount yang menjadi tumpuan. Larangan transfer, malah menjadi “berkah” untuk pemain muda dan mereka yang sebelumnya tersingkir di era Sarri. Untung saja, sebelum larangan transfer dijatuhkan, Chelsea sudah menyelesaikan pembelian Christian Pulisic dari Borussia Dortmund.

Lampard hanya bisa mengandalkan Olivier Giroud di lini depan sebagai pemain senior. Meskipun begitu, Lampard tetap percaya pada pemain mudanya dengan memasang Tammy Abraham di lini depan, Mason Mount di lini tengah, Reece James di lini belakang, dan beberapa pemain lainnya di posisi yang berbeda.

Baca Juga:

Sejak MU Menang Terus, Dunia Jadi Penuh Setan, Lebih Kejam, dan Sangat Suram bagi Fans Liverpool

Persamaan Kontroversi Feodalisme Pondok Pesantren dan Liverpool yang Dibantu Wasit ketika Menjadi Juara Liga Inggris

Terbukti, menggunakan pemain muda dengan semangat tinggi sempat membuat Chelsea bercokol di posisi 3 klasemen Liga Inggris. Di akhir musim, dengan skuat seadanya, The Blues mengunci 1 posisi di zona Liga Champions. Skuat “seadanya” yang terbukti mampu bersaing dengan skuat mahal City, Manchester United, dan Liverpool.

Membawa Chelsea ke Liga Champions di debutnya sebagai pelatih dan berhasil mengunci tiket final Piala FA melawan Arsenal membuat Frank Lampard layak disebut sebagai pelatih terbaik. Setidaknya pelatih muda terbaik saat ini.

Lampard, setidaknya menciptakan rekor sebagai pelatih kedua asal Inggris yang berhasil finish di 4 besar pada musim perdananya. Pemain pertama yang melakukannya adalah Frank Clark bersama Nottingham Forest pada musim 1994/1995.

Kini Lampard akan fokus menangani timnya untuk memburu gelar Piala FA di final melawan Arsenal. Selain itu, Chelsea masih ada kesempatan untuk berbicara lebih banyak di Liga Champions musim ini ketika melawan Bayern Muenchen Agustus mendatang meski kansnya cukup kecil.

Atas kerjanya, di tengah tekanan ekspektasi dan skuat seadanya, Lampard menunjukkan potensi besar sebagai pelatih. Musim depan, ketika Chelsea bisa berbelanja lagi, bukan tidak mustahil, Lampard bisa mendobrak dominasi Jurgen Klopp dan Pep Guardiola.

BACA JUGA Barang Hilang Tiba-Tiba, lalu Muncul Kembali: Fenomena Apa Ini? dan tulisan Erfransdo lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 28 Juli 2020 oleh

Tags: chelsealampardliga inggris
Erfransdo

Erfransdo

Lulusan pertanian yang terjun ke dunia media. Peduli isu-isu budaya dan lingkungan. Gemar baca buku dan nonton bola.

ArtikelTerkait

Anthony Taylor: Wasit Premier League, Kualitas Liga Indonesia chelsea wasit liga inggris VAR

Anthony Taylor: Wasit Premier League, Kualitas Liga Indonesia

15 Agustus 2022
Manchester United dan Guru Olahraga Sempurnakan Duet Rashford x Martial MOJOK.CO

Manchester United dan Guru Olahraga Sempurnakan Duet Rashford x Martial

17 Juli 2020
Thomas Tuchel Memang Pantas untuk Dipecat dan Sekarang Adalah Waktu yang Tepat

Thomas Tuchel Memang Pantas untuk Dipecat dan Sekarang Adalah Waktu yang Tepat

8 September 2022
LOA mati listrik negara bekas jajahan inggris brexit kerajaan inggris london jerman mojok

Dampak Brexit pada Liga Inggris yang Tak Main-Main

17 Januari 2021
Hal-Hal Baik yang Harusnya Dapat Kita Petik dari Liga Inggris

Hal-Hal Baik yang Harusnya Dapat Kita Petik dari Liga Inggris

29 Januari 2020
mikel arteta strategi 2020/2021 football manager Arsenal Tak Lagi Pakai Taktik Insyaallah, Mendikte City dari Kedalaman Piala FA Liga Inggris MOJOK.CO

Arsenal Tak Lagi Pakai Taktik Insyaallah, Mendikte City dari Kedalaman

19 Juli 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jalan Godean Konsisten Menguji Kesabaran Warga Sleman Sisi Barat Mojok

Jalan Godean yang Ruwet Konsisten Menguji Kesabaran Warga Sleman Sisi Barat

8 April 2026
Suzuki Access 125 Motor Paling Kasihan: Tampilan Retro Elegan dan Fitur Lengkap, tapi Masih Aja Kalah Saing dari Skuter Matic Lain Mojok.co

Suzuki Access 125 Motor Paling Kasihan: Tampilan Retro Elegan dan Fitur Lengkap, tapi Masih Aja Kalah Saing dari Skuter Matic Lain

6 April 2026
Jadi PNS di Desa Tidak Bisa Hidup Tenang, Tuntutan Sosialnya Tinggi karena Dikira Mapan dan Serba Bisa Mojok.co

Jadi PNS di Desa Tidak Bisa Hidup Tenang, Tuntutan Sosialnya Tinggi karena Dikira Mapan dan Serba Bisa

9 April 2026
Warga Tangerang Orang Paling Sabar Se-Jabodetabek, Sehari-hari Terjebak di Tol Jakarta-Tangerang yang Absurd Mojok.co

Warga Tangerang Orang Paling Sabar Se-Jabodetabek, Sehari-hari Terjebak Tol Jakarta-Tangerang yang Absurd

5 April 2026
Ringroad Jogja Butuh JPO, sebab Pejalan Kaki Juga Butuh Rasa Aman dan Berhak untuk Merasa Aman

Ringroad Jogja Butuh JPO, sebab Pejalan Kaki Juga Butuh Rasa Aman dan Berhak untuk Merasa Aman

7 April 2026
7 Indikator Purwokerto Salatiga Daerah Terbaik di Jawa Tengah (Unsplash)

Purwokerto Tidak Butuh Mall Kedua, Setidaknya untuk Sekarang

7 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Kuliah Jurusan Sepi Peminat Unsoed Purwokerto, Jadi Jalan Wujudkan Mimpi Ortu karena Tak Sekadar Kuliah
  • Bangun Rumah Tingkat 2 di Desa demi Tiru Sinetron, Berujung Menyesal karena Ternyata Merepotkan
  • Resign Kerja di Jakarta untuk Rehat di Jogja, Menyesal karena Hidup Tak Sesuai Ekspektasi dan Malah Kena Mental
  • Nasi Padang Rp13 Ribu di Jogja Lebih Nikmat dan Otentik daripada Yang Menang Mahal, tapi Rasanya Manis
  • Tinggalkan Pekerjaan Gaji Puluhan Juta demi Merawat Ibu di Desa, Dihina Tetangga tapi Tetap Bahagia
  • #NgobroldiMeta: Upaya AMSI dan Meta Bekali Media untuk Produksi Jurnalisme Berkualitas di Era AI

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.