Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Olahraga

Kutukan yang Membayangi Prancis di Piala Dunia 2022

Zubairi oleh Zubairi
15 November 2022
A A
Kutukan yang Membayangi Prancis di Piala Dunia 2022

Kutukan yang Membayangi Prancis di Piala Dunia 2022 (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Sebagai tim yang menyabet gelar juara Piala Dunia pada 2018, tentu saja bukan hal yang mudah bagi Prancis untuk mempertahankan gelarnya. Saya bahkan tak kaget kalau mereka terjerembab di fase awal.

Hal itu tak lepas dari apa yang Prancis perlihatkan sebelum mereka menatap Piala Dunia. Mereka melempem, semacam terkena kutukan, dan tak lagi beringas. Aktor-aktor penting di berbagai lininya, tampak kelimpungan. 

Memang, kalau berbicara tentang perjuangan Dembele dan kawan-kawannya di kualifikasi Piala Dunia, Prancis sangat digdaya, tak menelan kekalahan sama sekali. Tapi, saat main event, beda cerita. Tak sedikit contoh tim yang begitu digdaya saat kualifikasi justru jadi pesakitan ketika gelaran dimulai.

Kutukan untuk timnas Prancis tampaknya sudah mulai terlihat. Mulai dari absennya sang gelandang jangkar seperti Kante dan Pogba di Piala Dunia tahun ini, terseok-seok di ajang UEFA Nations League 2022, menurunnya kualitas dan performa penyerang mereka, sampai jumlah kebobolan lebih banyak ketimbang jumlah gol yang mereka kemas di Nations League itu sendiri. Padahal, Prancis adalah tim yang menyabet gelar di ajang ini. 

***

Hampir mirip dengan Liga Champions (sebelum dipatahkan dengan semena-mena oleh Real Madrid), tak ada negara yang berhasil mempertahankan gelar juara pada abad 21. Praktis hanya Italia yang berhasil mempertahankan gelar, itu pun pada gelaran 1934-1938.

Bahkan kini muncul kutukan baru: tim yang juara, akan gagal secara spektakuler pada gelaran selanjutnya.

Contoh, pada 1998 Prancis sebagai juara Piala Dunia, harus terjungkal di fase grup, setelah digulung Senegal. Pada 2006, Brazil juga gagal menembus babak final sebagai tim yang menyandang status juara pada edisi sebelumnya. Tim yang berjuluk Tim Samba ini keok di babak perempat final atas Prancis. Brazil, agak mendingan. Tapi, selanjutnya, lebih pedih.

Baca Juga:

Pengalaman Saya Mendapatkan Visa Schengen Tanpa Perlu “Berdarah-darah” Berkat Sponsor

5 Hal yang Lumrah di Spanyol, tapi Nggak Wajar di Indonesia

Pada 2010, Italia juga tak sanggup mempertahankan gelarnya. Italia malah kandas di babak fase grup. Pada gelaran tersebut, Spanyol merengkuh gelar juara, dan menahbiskan kedigdayaannya dengan menjuarai Euro 2012.

Tapi nyatanya, semua itu hanya jadi ilusi. Pada 2014, Spanyol menorehkan aib dengan menjadi juara bertahan yang dibantai di fase grup. Kita tentu tak lupa bagaimana Van Persie cs menggulung Spanyol 5-1. Sang juara dunia, pada hari itu, seperti tim amatir yang tak tahu harus ngapain.

Dan pada 2018, Jerman, harus mengakui dinginnya Rusia dan pulang lebih cepat. Kutukan ini, semacam mempertegas bahwa Jerman memang tak bisa menaklukkan Rusia. Yang pertama, tentu saja Operation Barbarossa.

*** 

Prancis harus berhati-hati dengan kutukan ini. Sebab, tanda-tandanya sudah terlihat. Mereka ternyata sudah tak semengerikan dahulu kala. Kita memang masih merinding melihat nama-nama yang dibawa, tapi tetap saja, rasa takut tak semengerikan dulu. 

Setidaknya, UEFA Nations League 2022 salah satu contoh konkretnya. Bagaimana tidak, mereka hampir saja turun kasta ke Nations League B. Saking ambyar dan buruknya performa Mbappe dan rekan-rekannya di ajang tersebut. Terseok-seok. Dengan skuat seganas itu, harusnya, mereka bisa menggilas siapa pun.

Di ajang Nations League 2022, Prancis dua kali tumbang atas Denmark. Dan di Piala Dunia ini, mereka sama-sama duduk di Grup C. Akankah Denmark bakal jadi kryptonite bagi mereka? 

Prancis punya beban berat di Piala Dunia 2022. Mereka tak hanya harus juara, tapi harus bermain impresif dan tak terpeleset sama sekali. Plus, mereka harus melawan kutukan yang sudah menelan banyak raksasa sepak bola dunia.

Dan sebisa mungkin, mereka jangan sampai jadi korban dua kali. 

Penulis: Zubairi
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Beri Karim Benzema Ballon d’Or Sekarang Juga!

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 15 November 2022 oleh

Tags: BraziljermankutukanPiala Dunia 2022Prancisspanyol
Zubairi

Zubairi

Pemuda asli Sumenep, Madura yang biasa makan nasi jagung dan gengan kelor.

ArtikelTerkait

Drawing Piala Dunia 2022 sepanas gurun pasir Terminal Mojok

Drawing Piala Dunia 2022: Grup Neraka, Menyengat Seperti Gurun Pasir di Timur Tengah

2 April 2022
3 Program Unggulan yang Bisa Mengantarmu Tinggal di Jerman. Bekerja dan Belajar di Negara Asing Bukan Hal Mustahil

Tidak Ada Sampah di Jerman: Tren Bagi-bagi Barang Bekas di Jerman, Upaya Paling Efektif untuk Sustainability

10 Oktober 2023
Pengalaman Saya Mendapatkan Visa Schengen Tanpa Perlu “Berdarah-darah” Berkat Sponsor Mojok.co

Pengalaman Saya Mendapatkan Visa Schengen Tanpa Perlu “Berdarah-darah” Berkat Sponsor

10 Maret 2025
Negara Ini Masih Bisa Ditolong, kok, Tenang, Tinggal Belajar sama Prancis

Negara Ini Masih Bisa Selamat, dan Kita Semua Tahu Caranya

22 Agustus 2024
memboikot produk prancis mojok

Alasan Memboikot Produk untuk Menyuarakan Ketidaksetujuan Itu Tidak Tepat

5 November 2020
Konspirasi One Piece: Shanks, Yonko Paling Misterius. Kawan atau Lawan? one piece live action

Kesuksesan One Piece, Manga Terlaris di Jerman dan Prancis

10 Februari 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Weleri Kendal Baik-baik Saja Tanpa Mie Gacoan, Waralaba Ini Lebih Baik Incar Daerah Lain Mojok.co

Membayangkan Kendal Maju dan Punya Mall Itu Sulit, sebab Mie Gacoan Aja Baru Ada Setahun

31 Maret 2026
Kata Siapa Tinggal di Gang Buntu Itu Aman dan Nyaman? Rasakan Sensasinya Ketika Gang Buntu itu Ditumbuhi Kos-kosan

Kata Siapa Tinggal di Gang Buntu Itu Aman dan Nyaman? Rasakan Sensasinya Ketika Gang Buntu itu Ditumbuhi Kos-kosan

1 April 2026
Jadi Dosen Setelah Lulus S2 Itu Banyak Menderitanya, tapi Saya Tidak Menyesal Mojok.co

Jadi Dosen Setelah Lulus S2 Itu Banyak Menderitanya, tapi Saya Tidak Menyesal

5 April 2026
Toyota Kijang Kapsul: Mobil Legendaris yang Cuma Menang di Spare Part Murah, Sisanya Ampas Total dan Super Boros

Toyota Kijang Kapsul: Mobil Legendaris yang Cuma Menang di Spare Part Murah, Sisanya Ampas Total dan Super Boros

4 April 2026
7 Indikator Purwokerto Salatiga Daerah Terbaik di Jawa Tengah (Unsplash)

Purwokerto Nyaman, tapi Salatiga yang lebih Menjanjikan Jika Kamu Ingin Menetap di Hari Tua

1 April 2026
Unpopular Opinion, Mojokerto Adalah Kota Paling Layak untuk Hidup Bahagia Sampai Tua Mojok.co

Mojokerto, Kota yang Tak Pernah Move On dari Masa Lalunya dan Tak Bisa Lepas dari Apa-apa yang Berbau Majapahit

2 April 2026

Youtube Terbaru

https://youtu.be/AXgoxBx-eb8?si=Oj6cw-dcHSgky7Ur

Liputan dan Esai

  • Putus Kuliah dari PTS Elite demi Masuk “Jurusan Buangan” di PTN: Menang di Gengsi, tapi Lulus Jadi “Gelandangan” Dunia Kerja
  • Penyesalan Lanjut S2 Cuma karena Pelarian dan FOMO: Nganggur dan Dicap Overqualified, Sudah Kerja pun Gaji Setara Lulusan SMA
  • Pekerja Gen Z Matikan Centang Biru WhatsApp demi Privasi, Malah Dicap Kepribadian dan Etos Kerja Buruk padahal Berusaha Profesional
  • Turun Stasiun Tugu Jogja Muak sama Orang Minta Donasi: Tidak Jujur Sejak Awal, Jual Kesedihan Endingnya Jebakan
  • Astrea Grand, Motor Honda yang Saking Iritnya, Sampai Memunculkan Mitos Tentangnya
  • Derita Jadi Anak PNS: Baru Bahagia Diterima PTN Top, Malah “Disiksa” Beban UKT Tertinggi Selama Kuliah padahal Total Penghasilan Orang Tua Tak Seberapa

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.