Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Kuliah Online Bikin Jiwa Bandel Mahasiswa Tidak Terfasilitasi dengan Baik

Muhammad Iqbal Habiburrohim oleh Muhammad Iqbal Habiburrohim
7 Desember 2020
A A
Saya Mahasiswa Ushuluddin yang Masa Depannya Dipertaruhkan oleh Mulut Tetangga terminal mojok.co

Saya Mahasiswa Ushuluddin yang Masa Depannya Dipertaruhkan oleh Mulut Tetangga terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Kalau beberapa waktu lalu sempat viral video di Youtube dengan judul “2 jam nggak ngapa-ngapain”, mungkin penggambaran itu cukup akurat untuk saya saat ini tapi dengan judul berbeda yaitu “1 tahun nggak ngapa-ngapain”. Gimana nggak? Kuliah yang dulunya dilakuin secara tatap muka berubah menjadi full kuliah online selama satu tahun.

Beberapa bulan awal mungkin kita masih bisa ketawa-ketiwi karena jam tidur jadi lebih banyak dan setiap hari seakan kayak hari libur. Tapi, siapa juga yang nyangka bahwa pandemi bisa berlangsung terus menerus selama satu tahun dan bikin kuliah jadi full online. Awal-awal kuliah online dulu mungkin bisa dilewati dengan senang hati bahkan beberapa tugas bisa diselesaikan jauh-jauh hari sebelum deadline.

Tapi, sekarang boro-boro nyelesain tugas jauh sebelum deadline, bisa ngumpulin tugas aja rasanya udah bersyukur, Cuy!

Selain itu, nggak bisa dimungkiri bahwa pasti banyak dari kalian termasuk saya yang bener-bener kangen suasana kampus. Suasananya ya, bukan mata kuliah dan dosennya (bercanda woy). Banyak hal yang bikin kangen buat balik lagi kuliah offline termasuk hal-hal “bandel” yang sering dilakuin bareng temen-temen dan kalo kalian nggak pernah ngelakuin ini mungkin kalian termasuk mahasiswa yang “terlalu baik”. Keadaan ini bikin jiwa bandel mahasiswa tidak terfasilitasi dengan baik.

Beberapa hal bandel yang bakal saya sebutin ini memang cuma afdal kalo dilakuin pas kuliah offline. Padahal, beberapa hal ini bisa aja kita lakuin pas kuliah online, tapi kurang greget dan sensasinya beda.

Pertama, bolos kelas. Sebagai mahasiswa, kayaknya hampir semua pernah ngelakuin kebandelan yang satu ini. Kebetulan kalau di kampus saya sih ada ketentuan bahwa mahasiswa minimal mengikuti minimal 75% perkuliahan untuk bisa ikut UAS. Ketika sudah dikasih kesempatan begitu, rugi dong kalau nggak dimanfaatkan.

Tujuan utama saya saat bolos kuliah sih biasanya ke burjonan, kongkow. Walaupun makanan dan minuman yang ditawarkan di burjonan cukup sederhana, tapi satu hal yang nggak bisa tergantikan adalah obrolan dan suasananya. Satu demi satu topik nggak kerasa udah terlewati sampai-sampai kita nggak sadar juga udah ngambil berapa banyak gorengan.

Kalau nggak ada inisiator buat menyudahi obrolan di burjonan, bisa-bisa niat bolos satu matkul malah kebablasan jadi dua matkul. Apalagi kalau tipe teman pengompor mulai beraksi menebar “doktrin” biar bisa nambah jam bolos. Anehnya, “doktrin” tersebut nggak jarang berhasil membuat kami nurut sama dia.

Baca Juga:

Kuliah di UT Adalah Bentuk Bertahan Paling Tangguh, Kok Bisa?

Stop Mengira Kuliah Online UT Itu Main-main, Kenyataannya Lebih Serius dan Menantang Dibanding Kuliah Konvensional

Kedua, tidur di kelas. Sebagai mahasiswa yang cenderung menjadi tipe deadliner, tidur kurang dari jam 12 malam adalah suatu hal yang asing buat saya. Ditambah lagi kalau tugas yang harus dikumpulkan besok lebih dari satu, buat bisa merem selama sejam dua jam pun udah sangat bersyukur.

Dampak dari kurang tidur bakal dirasain pas udah di kelas. Semua yang diomongin dosen ke kita seakan kayak dongeng sebelum tidur apalagi ada tipe dosen yang punya suara lirih mendayu-dayu yang bikin suasana tenang dan syahdu buat tidur. Tidur jadi hal yang sulit dihindari seakan-akan ada magnet di kelopak mata buat saling menempel satu sama lain. Kebandelan macam ini kalau dilakukan saat kuliah online memang nggak greget. Tinggal matikan video, mute, lalu tidur.

Ketiga, ngomongin dosen di belakang mereka. Sebagai mahasiswa yang kurang taat aturan, udah pasti bakalan banyak dosen yang bakal jadiin kita sasaran kemarahan mereka. Setiap cerita dimarahin dosen pun pasti langsung jadi bahan obrolan yang nggak ada habisnya.

Dosen yang punya “keunikan” tersendiri pasti bakal langsung jadi bahan omongan. Walaupun kadang cenderung ke kurang ajar, tapi nggak bisa dimungkiri kalau ngomongin dosen punya daya tarik tersendiri apalagi kalau banyak dari teman yang relate sama apa yang kita rasain.

Tahap lanjutan dari ngomongin dosen adalah ngikutin gaya yang dilakuin sama dosen tersebut. Anehnya, hampir di semua kampus pasti ada minimal satu teman yang punya kemampuan “impersonate”. Hasil menirunya juga mirip banget sama dosen yang dibicarakan. Duh, lawakan begini ini yang bikin rindu.

Mungkin masih ada hal-hal bandel lain yang emang paling pas kalau dilakuin pas kuliah offline, tapi menurut saya beberapa hal tersebut sudah bisa mewakili rasa kangen saya terhadap kuliah offline. Beberapa hal yang saya sebutkan sebelumnya murni muncul dari jiwa bandel saya sendiri sehingga nggak bakal mengurangi rasa hormat saya ke dosen dan kampus saya.

BACA JUGA Sudut Pandang Anak Rumahan yang Lihat Teman-temannya Hobi Nongkrong dan tulisan Muhammad Iqbal Habiburrohim lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 6 Desember 2020 oleh

Tags: kuliah onlinepandemi corona
Muhammad Iqbal Habiburrohim

Muhammad Iqbal Habiburrohim

Seorang lokal Yogyakarta yang menjalani hidup dengan rute yang dinamis. Berpindah dari satu koordinat ke koordinat lain demi tuntutan profesi, sembari merawat kewarasan dengan menumpahkan segala keluh kesah ke dalam barisan kata.

ArtikelTerkait

Persahabatan Tom dan Jerry yang Sering Disalahartikan sebagai Pertikaian Abadi Menghitung Pendapatan Kucing Kampung di Tengah Pandemi Corona

Menghitung Pendapatan Kucing Kampung di Tengah Pandemi Corona

16 April 2020
karya fiksi UT kuliah ekonomi kuliah sastra kuliah online mahasiswa s-1 dan s-2 Sebagai Penulis, Saya Sering Disangka Romantis dan Bisa Menjadi Sekretaris kuliah online

Kuliah Online Dikeluhin Anak S-1? Mereka Belum Tahu Aja Jungkir Baliknya Kuliah Online S-2

27 Mei 2020
Dari Mbak Nora Kita Belajar, Kebebasan Ekspresi Bukan Tanggung Jawab Pasangan 5 Hal Yang Bisa Diteladani Kaum Muda dari Sosok Jerinx ilmu pengetahuan dan teori konspirasi

Dari Mbak Nora Kita Belajar, Kebebasan Ekspresi Bukan Tanggung Jawab Pasangan

7 Mei 2020

Menebak Alasan Orang yang Pakai Masker tapi Maskernya Dibuka

8 April 2020
Lebaran Tahun Ini: Meski Raga Tak Bersama, Silaturahmi Tetap Harus Terjaga Berlutut dan Pakai Bahasa Jawa Kromo Adalah The Real Sungkeman saat Lebaran Selain Hati, Alam Juga Harus Kembali Fitrah di Hari yang Fitri Nanti Starter Pack Kue dan Jajanan saat Lebaran di Meja Tamu Mengenang Keseruan Silaturahmi Lebaran demi Mendapat Selembar Uang Baru Pasta Gigi Siwak: Antara Sunnah Nabi Atau Komoditas Agama (Lagi) Dilema Perempuan Ketika Menentukan Target Khataman Alquran di Bulan Ramadan Suka Duka Menjalani Ramadan Tersepi yang Jatuh di Tahun Ini Melewati Ramadan dengan Jadi Anak Satu-satunya di Rumah Saat Pandemi Memang Berat Belajar Gaya Hidup Eco-Ramadan dan Menghitung Pengeluaran yang Dibutuhkan Anak-anak yang Rame di Masjid Saat Tarawih Itu Nggak Nakal, Cuma Lagi Perform Aja Fenomena Pindah-pindah Masjid Saat Buka Puasa dan Salat Tarawih Berjamaah 5 Aktivitas yang Bisa Jadi Ramadan Goals Kamu (Selain Tidur) Nanti Kita Cerita tentang Pesantren Kilat Hari Ini Sejak Kapan sih Istilah Ngabuburit Jadi Tren Ketika Ramadan? Kata Siapa Nggak Ada Pasar Ramadan Tahun Ini? Buat yang Ngotot Tarawih Rame-rame di Masjid, Apa Susahnya sih Salat di Rumah? Hukum Prank dalam Islam Sudah Sering Dijelaskan, Mungkin Mereka Lupa Buat Apa Sahur on the Road kalau Malah Nyusahin Orang? Bagi-bagi Takjil tapi Minim Plastik? Bisa Banget, kok! Nikah di Usia 12 Tahun demi Cegah Zina Itu Ramashok! Mending Puasa Aja! Mengenang Kembali Teror Komik Siksa Neraka yang Bikin Trauma Keluh Kesah Siklus Menstruasi “Buka Tutup” Ketika Ramadan Angsle: Menu Takjil yang Nggak Kalah Enak dari Kolak Nanjak Ambeng: Tradisi Buka Bersama ala Desa Pesisir Utara Lamongan

Melewati Ramadan dengan Jadi Anak Satu-satunya di Rumah Saat Pandemi Memang Berat

15 Mei 2020
Empati Warkop Pitulikur dan Fenomena Siswa Belajar Online di Warkop_ yang Prihatin Seharusnya Pemerintah MOJOK.CO

Empati Warkop Pitulikur dan Fenomena Siswa Belajar Online di Warkop, yang Prihatin Seharusnya Pemerintah

22 Juli 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Dosa Penjual Tongseng Kambing yang Merusak Rasa dan Mengecewakan Pembeli Mojok.co

Dosa Penjual Tongseng Kambing yang Merusak Rasa dan Mengecewakan Pembeli

28 Februari 2026
5 Takjil Red Flag yang Bisa Membahayakan Kesehatan Pembeli terminal

5 Takjil Red Flag yang Bisa Membahayakan Kesehatan Pembeli

24 Februari 2026
6 Dosa Penjual Jus Buah- Ancam Kesehatan Pembeli demi Cuan (Unsplash)

6 Dosa Penjual Jus Buah yang Sebetulnya Menipu dan Merugikan Kesehatan para Pembeli Semata demi Cuan

26 Februari 2026
Ironi Lumajang: Dekat dengan Laut, tapi Sulit Menemukan Seafood

Ironi Lumajang: Dekat dengan Laut, tapi Sulit Menemukan Seafood

25 Februari 2026
Rumah Dekat Lapangan Padel Adalah Lokasi Tempat Tinggal Paling Nggak Ideal Mojok.co

Rumah Dekat Lapangan Padel Adalah Lokasi Tempat Tinggal Paling Nggak Ideal

27 Februari 2026
Flyover Kalibanteng: Labirin Aspal yang Lebih Ruwet daripada Alasan Putus Mantan Saya

Flyover Kalibanteng: Labirin Aspal yang Lebih Ruwet daripada Alasan Putus Mantan Saya

25 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.