Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Kuliah Jurusan Ilmu Komunikasi yang Disangka Belajar Ngomong Doang

Muhammad Afif oleh Muhammad Afif
18 Maret 2020
A A
jurusan ilmu komunikasi

jurusan ilmu komunikasi

Share on FacebookShare on Twitter

“Aku habis lulus ini pengin masuk jurusan komunikasi saja, biar bisa kerja di tv.”

“Ambil komunikasi deh, aku kan suka motret dan ngevlog daily.”

“Nah ini jurusan yang aku banget, aku suka ngomong.”

Seperti yang saya pelajari di kampus, ada banyak sekali definisi tentang komunikasi. Seperti halnya definisinya, begitu pula stereotipe yang dimiliki orang ketika ingin mengambil jurusan ilmu komunikasi. Katanya, jurusan ilmu komunikasi itu cuma untuk orang yang jago ngomong, dan punya penampilannya menarik (karena dianggap bakal kerja di TV). Makanya banyak yang bertanya-tanya kalau misalkan orang yang introvert, kentang, dan pendiem kira-kira bisa survive apa nggak di jurusan ini.

Padahal nih yaa, aslinya tidak seperti itu. Malahan, nggak jarang saya malah ketemu orang yang masuk jurusan ini hanya berbekal motivasi kalau kuliahnya nanti nggak akan ada hitung-hitungannya ckckck. Lhaa belum tahu aja mereka ~

Sebagai salah satu jurusan kuliah yang paling banyak peminatnya, saya pikir banyak yang kepo soal jurusan ini. Makanya saya mau sedikit menjelaskan apa itu studi ilmu komunikasi dari perspektif saya sebagai seorang mahasiswa ilmu komunikasi.

Jadi begini, sebenarnya studi ilmu komunikasi itu, adalah studi yang kompleks. Saya juga baru tahu kompleksitasnya pas di semester 4. Dosen saya bilang kalau studi komunikasi itu studi yang “gado-gado” karena banyak beririsan dengan bidang-bidang lain sepertii Komunikasi – Ekonomi (menjadi komunikasi pemasaran); Komunikasi – Politik (menjadi komunikasi politik); Komunikasi – Kedokteran (menjadi komunikasi kesehatan); Komunikasi – Psikologi (menjadi psikologi komunikasi); dst dst pokoknya banyak deh. 

Tapi karena stereotip di jurusan ini cuma nunjukin jago ngomong aja, jurusan ini jadi dianggap jurusan yang sederhana. Dikiranya anak komunikasi cuma belajar cara ngomong aja. Padahal, kami belajar banyak sekali teori komunikasi untuk bisa menyampaikan pesan dengan cara seefektif mungkin. Mungkin banyak juga yang belum tahu kalau belajar ilmu komunikasi tuh bukan cuma diajarin ngomong doang. Tapi juga belajar nulis yang baik, perencanaan iklan, kampanye, dan yang tidak kalah penting adalah belajar menjadikan komunikasi sebagai alat pemberdayaan.

Baca Juga:

Jurusan Ekonomi Menyelamatkan Saya dari Jurusan Kedokteran yang seperti Robot

Alasan Orang-Orang NTT Lebih Memilih Merantau Kuliah ke Jogja daripada Kota Besar Lainnya

Kalau kamu mau masuk jurusan komunikasi karena suka motret sama bikin vlog sebenarnya sah-sah saja, masuk komunikasi karena ingin mengasah keterampilan bacot kamu juga sabi-sabi aja sih. Cuman, kamu harus siap belajar banyak banget di jurusan ini karena komunikasi adalah jurusan yang kompleks. Dia menuntut kamu untuk bisa menguasai banyak hal karena nanti ketika bekerja, kamu akan banyak bersinggungan dengan disiplin ilmu yang lain. Makanya jurusan ilmu komunikasi selalu dicari di setiap lowongan pekerjaan jenis apa pun *sombong sedikit*.

Saran saya, kalau mau masuk jurusan ini, kalian harus lebih banyak riset dulu deh. Tanya-tanya sama senior yang kuliah di jurusan ini salah satunya. Biar nanti ekspektasimu sesuai dengan apa yang akan kamu dapatkan sehingga kamu nggak akan ngerasa salah jurusan. Tapi kalau pun kamu sudah terlanjur merasa salah jurusan, tetap tenang, kamu pasti akan tetap bisa bertahan dan kerasan di jurusan ini karena ilmu komunikasi adalah jurusan yang saya pikir sangat asyik. Buktinya, banyak kok orang yang pengin pindah jurusan ke sini.

Kalau kamu masuk jurusan ini, kamu akan sadar kalau banyak sekali hal baru yang bisa dipelajari dari “berkomunikasi”. Meskipun komunikasi adalah kegiatan sehari-hari yang selalu kita lakukan, kita akan mulai memahami kalau ada banyak sudut pandang ketika berkomunikasi. Inilah yang membuat jurusan ini begitu spesial. Dia menemukan kompleksitas dari sebuah skill yang dimiliki oleh manusia.

Oh iya di jurusan ini, selain nanti akan belajar banyak teori dan praktik yang seru dan menantang, departemen komunikasi punya banyak kegiatan mahasiswa yang bisa menjadi wadah kreatifitas seperti klub jurnalistik, film, foto, diskusi sampai penelitian. Saya jamin deh, kuliah kumunikasi itu kuliah yang asyik sekali!

BACA JUGA Perkenalkan Juga Jurusan Ilmu Perpustakaan, Jurusan yang Bikin Kamu Susah Kaya atau tulisan Muhammad Afif lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 18 Maret 2020 oleh

Tags: jurusan ilmu komunikasijurusan kuliahMahasiswa
Muhammad Afif

Muhammad Afif

ArtikelTerkait

Jadilah Senior Ormawa yang Tidak Berlebihan, Kampus dan Mahasiswa Sudah Berubah Mojok.co

Jadilah Senior Ormawa yang Tidak Berlebihan, Kampus dan Mahasiswa Sudah Berubah

27 November 2023
jurnal ilmiah kemendikbud mojok

Kok Bisa Kemendikbud Nggak Masukin Situs Jurnal Ilmiah dalam Daftar?

1 November 2020
5 Ide Usaha yang Cocok untuk Mahasiswa: Modal Minim, Nggak Ganggu Jadwal Kuliah, dan Cuan Lumayan Mojok.co

5 Ide Usaha yang Cocok untuk Mahasiswa: Modal Minim, Nggak Ganggu Jadwal Kuliah, Cuan Lumayan

8 Juni 2024
Kediri, Kota Paling Bahagia yang Kini Berubah Mulai Tak Aman bagi Mahasiswa Perantauan

Kediri, Kota Paling Bahagia yang Kini Berubah Tak Aman bagi Mahasiswa Perantauan

17 April 2024
Menjadi Sarjana dari Desa dengan Tuntutan Sukses Versi Tetangga terminal mojok.co

Dilema Lulusan Psikologi yang Sering Diarahkan Jadi HRD

4 September 2020
Kuliah S2 Tidak Ada Pertanyaan Receh dan Bodoh, Semuanya Berbobot! Mojok.co

Kuliah S2 Tidak Ada Pertanyaan Receh dan Bodoh, Semuanya Berbobot!

23 September 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

7 Kebiasaan Orang Kebumen yang Terlihat Aneh bagi Pendatang, tapi Normal bagi Warga Lokal Mojok.co

6 Mitos di Kebumen yang Nggak Bisa Dibilang Hoaks Begitu Saja

3 Februari 2026
Julukan “Blok M-nya Purwokerto” bagi Kebondalem Cuma Bikin Purwokerto Terlihat Minder dan Tunduk pada Jakarta

Purwokerto Memang Kota Wisata, tapi Wisatawan Tak Diberi Petunjuk dan Dibiarkan Bingung Mau ke Mana

5 Februari 2026
Honda CRF, Motor Sok Gagah dan Menyebalkan yang Semoga Saja Segera Lenyap dari Jalanan Mojok.co

Honda CRF, Motor Sok Gagah dan Menyebalkan yang Semoga Saja Segera Lenyap dari Jalanan

1 Februari 2026
Panduan Bertahan Hidup Warga Lokal Jogja agar Tetap Waras dari Invasi 7 Juta Wisatawan

Jogja Memang Santai, tapi Diam-diam Banyak Warganya yang Capek karena Dipaksa Santai meski Hampir Gila

2 Februari 2026
Purworejo Tak Butuh Kemewahan karena Hidup Aja Pas-pasan (Unsplash)

Purworejo Tidak Butuh Kemewahan, Apalagi soal Makanan dan Minuman karena Hidup Aja Pas-pasan

6 Februari 2026
Tiga Bulan yang Suram di Bangunjiwo Bantul, Bikin Pekerja Bantul-Sleman PP Menderita!

Tiga Bulan yang Suram di Bangunjiwo Bantul, Bikin Pekerja Bantul-Sleman PP Menderita!

1 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Ironi TKI di Rembang dan Pati: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Karena Harus Terus Kerja di Luar Negeri demi Gengsi
  • Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan
  • Gen Z Pilih Merantau dan Tinggalkan Ortu karena Rumah Cuma Menguras Mental dan Finansial
  • Lasem Lebih Terkenal daripada Rembang tapi Hanya Cocok untuk Wisata, Tidak sebagai Tempat Tinggal
  • Mahasiswa KIP Kuliah Pertama Kali Makan di AYCE: Mabuk Daging tapi Nelangsa, Kenyang Sesaat untuk Lapar Seterusnya
  • Ormas Islam Sepakat Soal Board of Peace: Hilangnya Suara Milenial dan Gen Z oleh Baby Boomers

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.