Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus

Kuliah di Unesa Surabaya Itu Sangat Menyenangkan, asal Dosennya Betul-betul Ngajar, Bukan Ngebet Jurnal

Abdur Rohman oleh Abdur Rohman
20 Maret 2026
A A
BEM Unesa Gerombolan Mahasiswa Malas Kerja, Cuma Cari Muka (Ardhan Febriansyah via Wikimedia Commons)

BEM Unesa Gerombolan Mahasiswa Malas Kerja, Cuma Cari Muka (Ardhan Febriansyah via Wikimedia Commons)

Share on FacebookShare on Twitter

Hampir dua tahun saya lulus dari Unesa, sampai sekarang, jujur saya masih selalu rindu sama kampus tercinta saya ini. Bagi saya, hidup sebagai mahasiswa Unesa, tepatnya di kampus Ketintang, adalah kebahagiaan tiada tara. Banjir saat hujan, macet waktu jam pulang, ataupun cuaca panas pas siang-siang kini jadi hal yang kerap saya rindukan.

Nah, makanya, tidak perlu heran kalau sebulan sekali kadang saya keluyuran ke Unesa. Ya, itu untuk mengobati kerinduan saya pada kampus ini.

Tapi, menyenangkan bukan berarti kehidupan saya di Unesa benar-benar tenang. Di luar, saya dan teman-teman kelihatannya memang hanya haha-hihi, tapi asal kalian tahu, aslinya kehidupan akademik kita juga dikejar-kejar deadline. Bayangin, selama kuliah, saya dituntut menghasilkan satu matkul satu artikel jurnal.

Bayangin, kalau satu semester ada sepuluh matkul, ya bisa 10 artikel jurnal. Fyi, ini pun jadi salah satu jalan jika saya ingin dapat nilai A. Saya yakin, kondisi itu sampai sekarang tidak berubah, bahkan mungkin lebih parah.

Mahasiswa Unesa sekarang makin terlihat bahagia

Kalau dilihat-lihat, mahasiswa Unesa makin kesini terlihat makin bahagia. Dari gerbang kampusnya yang mentereng saja sudah menampakan betapa percaya dirinya mereka. Hehehe. Buktinya, kemarin sampai ada yang dilamar pasangannya di depan gerbang Unesa, seakan-akan kampus pendidikan ini menjadi saksi kisah cinta mereka.

Tapi, bukan masalah gerbang saja yang membuat warga kampus ini terlihat bahagia. Fasilitasnya pun kini mulai banyak mendukung kehidupan mahasiswa agar mereka lebih sejahtera. Pertama, banyak ruang terbuka, misalnya foodcourt yang diperlebar, kemudian taman kampus juga banyak direnovasi supaya ramah sebagai tempat kumpul. Lalu, Indomaret juga sudah dibuka di area kampus, ditambah Family Mart kini dibangun tepat di depan gerbang masuk Unesa.

Ya, itu hanya beberapa dari sekian pembaharuan di Unesa. Belum semuanya. Tapi, jangan senang dulu, agaknya makin bagus fasilitasnya, makin parah pula tuntutan akademiknya!

BACA JUGA: Nasib Alumni Unesa: Sering Disangka dari Kampus Ternama padahal Kami Cuma Pura-pura Bangga

Baca Juga:

Ironi Mahasiswa Madura di UNESA: Kena Roastingan Rasis Dosen Soal Suku, Malah Ditertawakan Mahasiswa Penjilat yang Cari Muka

5 Artikel Terpopuler Terminal Mojok 2025: Catatan Keluhan Orang Biasa tentang Hal-hal Biasa, tapi Ditulis dengan Luar Biasa

Tekanan akademik Unesa bikin mahasiswa nggak tenang

Seperti yang telah saya katakan di awal, mahasiswa Unesa hanya kelihatan haha-hihi di luar. Tuntutan akademik mereka itu di luar nalar, sama seperti kampus lainnya. Kalau saya mendengar keluh kesah adik kelas saya yang sedang kuliah disini, haduh jujur saya kasihan.

Pertama, mereka dituntut buat segera lulus. Lulus 4 tahun itu sepertinya bukan hal ideal di Unesa. Idealnya, 3,5 tahun saja. Bahkan kalau bisa, kalian lulus 2 tahun saja. Pokoknya, kudu lulus cepat. Banget.

Makanya, jangan disangka mahasiswa semester enam Unesa masih sibuk menikmati matkul. Tidak. Mereka sudah dituntut segera seminar proposal. Sembari nyiapin proposal, mereka juga lagi mondar-mandir ngelaksanain magang.

Oiya, juga tidak ketinggalan, pun mereka masih harus menjalani satu matkul satu jurnal. Bahkan, kata dosen saya, ada konsep satu dosen satu Scopus. Akhirnya, muncul tantangan pada mahasiswa bahwa mereka bisa lulus tanpa skripsi, ya asal terbit di Scopus!

Kemudian, dosen di Unesa itu the real sibuknya minta ampun. Kondisi gedung perkuliahan yang tidak memadai kadang menjadi alasan untuk mengubah kelasnya jadi online. Padahal aslinya, mereka sedang sibuk rapat ini-itu, seminar sana-sini, pokoknya sulit sekali untuk diajak bertemu.

Aneh kan, jarang ngajar tapi tugas mahasiswa diminta terbit jurnal. Tapi nggak usah kaget-kaget amat. Ya beginilah kondisi pendidikan di Indonesia, dimaklumi saja.

Kontradiktif

Kalau diminta mendeskripsikan kehidupan kuliah di Unesa, saya kira kata yang paling tepat adalah kontradiktif. Kuliah yang sebenarnya harusnya tidak seperti itu, tapi yang terjadi sebaliknya. Dosen harusnya tidak seperti itu, tapi yang terjadi sebaliknya. Mahasiswa harusnya tidak seperti itu, tapi yang terjadi sebaliknya. Kampus harusnya tidak seperti itu, tapi yang terjadi sebaliknya.

Ya, demikian kehidupan mahasiswa Unesa yang begitu seimbang, yakni antara menyenangkan dan menegangkan. Meski saya akui itu semua saya rindukan, saya harap Unesa bisa berubah. Tidak perlu lah sivitas akademikanya (dosen dan mahasiswa) dituntut jurnal, seperti kata Mas Hazel, jurnal itu harusnya pilihan, bukan paksaan!

Penulis: Abdur Rohman
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Unesa Adalah Kampus Paling Pick Me, Hobi Caper ke Pemerintah, padahal Kampusnya Masih Banyak Masalah

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 20 Maret 2026 oleh

Tags: Kampus UNESAkuliah di UnesaUnesa Surabaya
Abdur Rohman

Abdur Rohman

Seorang warga sipil Bangkalan dengan selera yang kontradiktif: mencintai segala jenis olahan mie, namun memiliki alergi akut terhadap mie-literisme.

ArtikelTerkait

Ironi Mahasiswa Madura di UNESA: Kena Roastingan Rasis Dosen Soal Suku, Malah Ditertawakan Mahasiswa Penjilat yang Cari Muka

Ironi Mahasiswa Madura di UNESA: Kena Roastingan Rasis Dosen Soal Suku, Malah Ditertawakan Mahasiswa Penjilat yang Cari Muka

6 Maret 2026
Gapura Segede Gaban Unesa Ketintang Berbanding Terbalik sama Fasilitasnya yang Serba Kekurangan

Gapura Segede Gaban Unesa Ketintang Berbanding Terbalik sama Fasilitasnya yang Serba Kekurangan

7 Desember 2025
Pengalaman Ikut Job Fair UNESA: Niat Cari Kerja, Berakhir Kecewa

Pengalaman Ikut Job Fair UNESA: Niat Cari Kerja, Berakhir Kecewa

28 Agustus 2024
Unesa Cocok Buat Mahasiswa yang Ingin Jadi Juara di Surabaya (Unsplash)

4 Tipe Mahasiswa yang Cocok Kuliah di Unesa, Kampusnya Para Juara di Surabaya

23 Mei 2024
UNESA Memang Problematik, tapi Bukan Berarti Layak untuk Disepelekan!

UNESA Memang Problematik, tapi Bukan Berarti Layak untuk Disepelekan!

13 Januari 2024
Sisi Gelap Kuliah di Unesa, Kampus Elite tapi Fasilitas Sulit

Sisi Gelap Kuliah di Unesa, Kampus Elite tapi Fasilitas Sulit

20 Oktober 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Culture Shock Anak Jombang Tinggal di Bogor: Makan Bubur Ayam Malam Hari Itu Aneh dan Nggak Kenyang!

Culture Shock Anak Jombang Tinggal di Bogor: Makan Bubur Ayam Malam Hari Itu Aneh dan Nggak Kenyang!

10 Juli 2026
Freelancer in this economy: nggak bisa pilih-pilih kerjaan, upah nggak seberapa dan cuma numpang lewat Mojok.co

Freelancer in this economy: nggak bisa pilih-pilih kerjaan, upah nggak seberapa dan cuma numpang lewat

10 Juli 2026
Culture Shock Warga Cepu Pindah ke Malang, Banyak Orang Ngomong Kebolak-balik dan “Kasar” Mojok.co Surabaya

Malang Memang Sekarang Panas, tapi Tetap Lebih Nyaman daripada Merantau di Surabaya 

8 Juli 2026
Nasib Stasiun Karawang: Terasing di Rel Sendiri, Kalah Mentereng dari Stasiun Cikarang

Nasib Stasiun Karawang: Terasing di Rel Sendiri, Kalah Mentereng dari Stasiun Cikarang

8 Juli 2026
7 kuliner Purwokerto yang menurut saya pantas dikenal lebih banyak orang, jangan jajan mendoan melulu Terminal

7 kuliner Purwokerto yang menurut saya pantas dikenal lebih banyak orang, jangan jajan mendoan melulu

7 Juli 2026
Lulusan S2 Jadi Beban, Kerap Dianggap Overqualified padahal Cuma Ingin Kerja demi Menyambung Hidup Terminal

Lulusan S2 Jadi Beban, Kerap Dianggap Overqualified padahal Cuma Ingin Kerja demi Menyambung Hidup 

4 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.