Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Featured

Kuasa Kapitalis Melalui Industri Kosmetik

Rian Andini oleh Rian Andini
17 November 2019
A A
Kuasa Kapitalis Melalui Industri Kosmetik
Share on FacebookShare on Twitter

Jadi wanita itu emang susah-susah gampang. Susahnya dua kali, gampangnya sekali-kali. Sudah jadi stigma kalau wanita diwajibkan untuk memiliki fisik yang oke, bahkan kalau bisa sih sampai jadi nenek-nenek.

Gegara stigma itu pula, saya jadi gelagapan ketika melihat kerutan di bawah mata mulai muncul satu per satu. Tiap malam, saya hitung pertumbuhan kerutan tersebut pakai penggaris untuk mengetahui variabel pertumbuhannya setiap hari.

ADVERTISEMENT

Kekhawatiran wanita soal fisik diperparah dengan adanya Instagram. Gimana nggak gerah, kalau tiap hari di newsfeed lihat foto mbak Song Hye Kyo yang aslinya sudah tua tapi punya muka ibarat gadis tujuh belas tahun. Lah, kita yang baru 20-an nyerempet 30 malahan punya tampang yang terlihat nggak jauh beda sama Oma Titiek Puspa. Kan, KZL.

Iya sih, yang namanya kecantikan itu bisa dibilang punya hubungan yang berbanding lurus sama uang dan kebahagiaan. Tentunya, uang adalah faktor yang pertama.

Industri kosmetik dan produk kecantikan memang nggak bisa dipandang sebelah mata di zaman sekarang. Di mana, semua wanita punya Instagram dan bangun tidur aja mesti banget posting foto agar netizen di seluruh jagad raya tahu kecantikan alami kita.

Nah loh, soal kecantikan alami ini ada lagi solusinya. Bagi Anda-Anda semua yang sialnya tak punya wajah cetar macam Raisa, yang bangun tidur aja tetap kelihatan cantik, mesti banget tahu tren makeup no makeup.

Ini adalah sebutan untuk tren makeup natural yang emang lagi nge-hits. Istilah makeup no makeup emang lagi digandrungi banget untuk menunjukan seolah-olah kita emang cantik dari sononya. Jadi kan, kalau misalnya ada pertanyaan begini, “Duh kok mbak cantik banget sih? Pake skincare apa?” jawabnya bisa sedikit sombong pakai kalimat, “Nggak pakai apa-apa kok, cuma pakai air wudhu aja.” 

Perihal makeup no makeup ini sendiri butuh biaya yang nggak sedikit. Soalnya, untuk menyulap wajah agar terlihat sempurna seperti tidak pakai makeup (padahal aslinya pakai makeup), butuh produk kosmetik yang cukup berkualitas. Baiklah, mari kita hitung berapa biayanya yang dibutuhkan untuk membuat tampilan ala makeup no makeup.

Baca Juga:

Trik Menghapus Maskara Waterproof supaya Nggak Berujung Sengsara

Anak SD Zaman Sekarang Sudah Punya Skincare Routine Lengkap dan Tampilan Layak Selebgram: Padahal Saya Pas Bocah Bangga Punya Kaos Sablon dari Pasar Malam

Sesuai tren Korea, sekarang itu lagi hits banget pakai cushion ketimbang foundation. Harga cushion sekitar 150 ribu. Sedangkan, untuk merek yang levelnya lebih tinggi lagi harganya bisa sampai 300 ribu untuk satu produk. Lanjut. 

Setelah pakai cushion, tentunya harus pakai bedak. Loose powder alias bedak tabur harganya sekitar 50 ribu. Lipstik warna nude yang membuat bibir kelihatan segar secara alami, harganya sekitar 70 ribu. Eyebrow pencil sekitar 20 ribu. Kalau dijumlahkan semua nominalnya, maka akan didapat jumlah sekitar 300 ribu. Itu baru makeup minimal. 

Kalau mau tampilan naturalnya maksimal ya mesti banget pakai produk skincare seperti facial foam, milk cleanser, krim malam, krim pagi, essence, serum, toner, eye cream, sunscreen, dan masker wajah. Kalau dijumlahkan semua produk tersebut harganya berkisar enam ratus ribu. Itu pun estimasi harga untuk merek yang memang harganya cocok buat kaum gaji minimalis macam kita-kita ini.

So, butuh sekitar 900 ribu untuk bisa sekadar posting foto dengan hashtag “ootd” macam influencer.

Parahnya, saking dewanya kekuatan kapitalis produk kosmetik, varian skincare terus bertambah. Sebut saja face oil dan ampoule yang saya sendiri sudah tidak lagi paham apa perbedaan fungsinya dengan produk yang sudah ada.

Sebenarnya, saya sedang tidak menyepelekan produk perawatan wajah. Justru saya sedang mengiklankan bahwa produk skincare cukup penting, untuk tidak dibilang berbahaya, dalam meningkatkan kualitas hidup khususnya para wanita. 

Produk skincare seperti krim moisturizer dan toner memang punya fungsi untuk merawat kelembapan wajah. Sunscreen memiliki fungsi melindungi kulit wajah dari sinar ultraviolet. Milk cleanser dan facial foam punya fungsi untuk membersihkan wajah dari polusi, kotoran, dan bekas makeup. Essence, serum, dan ampoule memiliki fungsi yang sama yakni menutrisi kulit wajah hingga ke dalam.

Himbauan saya hanya satu, yakni jangan terjebak dengan kuasa kapitalis produk kosmetik. Sungguh, candu seperti ini rasanya lebih berbahaya ketimbang candu politik atau candu Mobile Legend. 

Apalagi, kalau emak-emak sudah kumpul dan membahas produk kosmetik, biasanya para suami yang bakalan kena dampaknya. Emak-emak yang biasa pakai makeup harga standar kaum menengah ke bawah, bisa mendadak merasa jelek cuma gegara teman-temannya pakai produk merek mahal.

Yah, semangat cari uangnya ya, para suami di seluruh dunia. Karena kaum kapitalis tidak akan pernah berhenti berinovasi.

BACA JUGA Pakai Kosmetik: Aturannya Banyak Bener Ya? atau tulisan Rian Andini lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 17 November 2019 oleh

Tags: cantikKosmetikmakeupskincare
Rian Andini

Rian Andini

ArtikelTerkait

Studi Analisis Customer Perempuan vs Mbak-Mbak Guardian

6 April 2020
Skincare Hacks 5 Produk Serbaguna yang Wajib Kamu Miliki Terminal Mojok

Skincare Hacks: 5 Produk Serbaguna yang Wajib Kamu Miliki

28 September 2022
Brand Skincare Jualan Masker Medis? Yakin Kamu Mau Beli? terminal mojok.co

Brand Skincare Jualan Masker Medis? Yakin Kamu Mau Beli?

11 September 2021
Makeup Pernikahan Maudy Ayunda dan Eva Celia Memang Bukan untuk Semua Orang Terminal Mojok

Makeup Pernikahan Maudy Ayunda dan Eva Celia Memang Bukan untuk Semua Orang

12 Juni 2022
5 Rekomendasi Eye Serum Terbaik yang Ampuh Atasi Mata Panda hingga Kerutan

5 Rekomendasi Eye Serum Terbaik yang Ampuh Atasi Mata Panda hingga Kerutan Halus

12 Oktober 2023
5 Kesalahan Membuat Alis yang Sering Dilakukan Perempuan Terminal Mojok

5 Kesalahan Membuat Alis yang Sering Dilakukan Perempuan

26 Juli 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Di Mata Kurir, Metode Pembayaran COD Lebih Baik Dihapuskan Mojok.co kurir paket

Lika-liku kurir saat mengantar paket COD ke desa, kadang jadi pahlawan, seringnya jadi pesakitan

16 Juli 2026
Membayangkan Jatinangor Tanpa Unpad, ITB, IPDN, dan Ikopin: Nggak Terkenal, Nggak Berkembang, Pokoknya Menyedihkan sumedang, bandung

Berhentilah menyebut Jatinangor sebagai Bandung coret, tolong hormati Sumedang

15 Juli 2026
4 alasan Alun-alun Tegal jadi tempat jogging favorit warga Mojok.co

4 alasan Alun-alun Tegal jadi tempat jogging favorit warga

21 Juli 2026
Orang desa paham prioritas, nggak tergoda beli mobil murah seharga motor, lebih pilih motor mahal dan bagus karena kebutuhan Terminal

Orang desa paham prioritas, nggak tergoda beli mobil murah seharga motor, lebih pilih motor mahal dan bagus karena kebutuhan

15 Juli 2026
Rezeki memang tak melulu soal uang, tapi senang juga rasanya kalau dapat duit bertubi-tubi Mojok.co

Rezeki memang tak melulu soal uang, tapi senang juga rasanya kalau dapat duit bertubi-tubi

18 Juli 2026
Review Mie Gacoan Bangkalan Madura, Cabang yang Anomali karena Tidak Perlu Antre Mojok.co

Mie Gacoan Bangkalan Madura bisa tutup kalau 3 hal ini tidak diperbaiki

18 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.