Cara Antimainstream biar Nggak Males Pakai Skincare – Terminal Mojok

Cara Antimainstream biar Nggak Males Pakai Skincare

Artikel

Selain bentuk tubuh yang indah, semua orang pasti menginginkan kulitnya mulus bak landasan pesawat terbang. Baik kulit wajah maupun kulit tubuh. Namun, untuk memiliki itu semua pastinya ada yang perlu dilakukan, yaitu skincare-an. Katanya, sih. Skin artinya kulit dan care artinya peduli. Bisa dikatakan pakai skincare merupakan bentuk kepedulian kita kepada kulit kita.

Perbedaan jenis kulit memang terasa nggak adil. Gimana mau adil, lha wong ada orang yang skincare-nya cuma air wudu alias nggak pakai apa-apa tapi wajah mulus bin glowing. Ada juga yang sudah pakai beragam jenis produk skincare, tapi kulit nggak tambah glowing malah jadi polkadot. Memang, memakai beragam produk skincare bukan jaminan punya kulit mulus. Bagaimanapun skincare-an merupakan sesuatu yang sebaiknya dilakukan. Karena skincare dapat diibaratkan makanan untuk kulit kita.

Walau begitu, nyatanya masih banyak manusia-manusia yang malas skincare-an karena ke-mager-annya. Berikut saya berikan tips biar nggak males skincare-an yang insyaallah tokcer. Hehehe.

Pertama, ketahui dulu jenis kulit kalian. Kurangnya pengetahuan mengenai jenis dan kondisi kulit sendiri bisa dikatakan darurat. Hal-hal fatal seperti salah pakai skincare bisa melanda. Misalnya, seseorang memiliki kulit yang kering, namun blio menggunakan skincare yang seharusnya dipakai pada kulit berminyak. Dapat dipastikan wajahnya jadi tambah kering walau sudah skincare-an.

Ketidakcocokan menggunakan produk skincare membuat kita tambah malas skincare-an. Lagi pula, buat apa pakai skincare kalau wajah jadi tambah perih karena saking keringnya?

Baca Juga:  3 Tips Memanfaatkan Produk Skincare yang Nggak Cocok

Makanya mengetahui jenis dan kondisi kulit merupakan hal utama di dunia skincare-an. Dengan mengetahui jenis kulit, kalian dapat dengan mudah menentukan skincare apa yang harus digunakan. Toh sekarang di setiap kemasan ada keterangan “cocok untuk kulit blablabla”.

Jika sudah menemukan produk apa yang cocok dengan kulit dan sudah terlihat hasilnya, insyaallah ngggak ada lagi kata malas buat peduli sama kulit sendiri karena kapok.

Kedua, naksir sama orang yang hampir tiap harinya kita temui. Yak! Sedikit klise memang, tapi sesuai pengalaman saya, tips nggak males skincare-an satu ini manjur bin mujarab.

Menyukai seseorang membuat kita ingin terlihat maksimal ketika bertemu dengannya, termasuk pengin terlihat cakep. Apalagi kalau saingan sudah glow up, deuh, pasti ada rasa was-was. Ditambah lagi keinginan dipuji-puji doi.

Kenapa harus yang saban hari ketemu? Biar maksimal dan semangat terus, Mylov. Kalau ketemunya nggak tiap hari ada kemungkinan skincare-annya juga nggak tiap hari.

Ketiga, hidup di lingkungan toxic. Agak ngeri, sih, memang tips yang satu ini. Bisa-bisa bukannya tambah glowing, malah tambah burik karena mental down. Makanya untuk tips ketiga ini dianjurkan untuk nggak dilakukan, kecuali kalau kalian memang pengin gila, canda gila hahaha.

Kalau kalian punya mental sekuat baja, mungkin bisa dicoba masuk ke pergaulan yang “kalau nggak glowing selalu dibully”, semacam body shaming. Atau bisa juga hidup di keluarga yang menuntut kesempurnaan. Yang orang tua atau kerabat lainnya malu punya kalian yang burik bin jerawatan bin komedoan.

Baca Juga:  Mengenang Asyiknya Tarawih dari Satu Masjid ke Masjid Lainnya

Namun, jika kalian nekat melakukan tips ini, ingatlah, jika kalian itu berharga dan kalian adalah segalanya. Acuhkan omong kosong orang-orang yang bisa membuat kalian terpuruk.

Terakhir, balas dendam. Pasti ada di antara orang-orang yang kalian kenal mengkritik fisik kalian, walau sekadar candaan. Tapi, ya mana ada yang tahu di balik candaan itu ada cemooh yang tersurat. Jadi, sah-sah saja kalau mau balas dendam dengan menjadi lebih baik lagi.

Cara ini juga lumayan manjur di saya. Walaupun setelah orang itu bilang saya agak cakepan, cara terakhir ini sudah mulai nggak manjur dan bikin saya mood-mood-an lagi kalau mau skincare-an, sih.

Intinya, semua ada pada diri sendiri. Ketika dirasa membutuhkan skincare, pasti bakal dipakai terus. Tapi, kalau pas lagi bodo amat sama kulit, ya bakal males-malesan lagi buat pakai skincare. Jadi, anggapan pakai skincare adalah sebuah kewajiban, menurut saya, cara yang ampuh. Yuk, peduli sama kulit sendiri. Peduli dengan bagian tubuh juga berarti mencintai diri sendiri. Salam Glo-Up!

BACA JUGA Bakuchiol, Bahan Skincare Newbie Pengganti Retinol yang Minim Efek Samping dan tulisan Dita Amelia lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.



Komentar

Comments are closed.