Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Kota Malang Itu Bukan Kota Slow Living, tapi Slow Motion

Muhammad Labib Bara Ramadhan oleh Muhammad Labib Bara Ramadhan
4 Januari 2025
A A
Kota Malang Itu Bukan Kota Slow Living, tapi Slow Motion (Unslash)

Kota Malang Itu Bukan Kota Slow Living, tapi Slow Motion (Unslash)

Share on FacebookShare on Twitter

Kota Malang yang sesungguhnya

Sebelumnya saya perlu menegaskan di sini. Bahwa tulisan ini adalah subjektivitas saya sendiri. Jadi mungkin berbeda dengan pendapat pembaca. Oya, saya sudah tinggal di Kota Malang selama 10 tahun. 

Mungkin, manusia seperti saya ini adalah bagian dari “oknum” yang turut serta menambah tingkat kepadatan penduduk Malang setiap tahunnya. Yah, pada titik tertentu, Malang memang bisa memberi kenyamanan. Hal ini tidak bisa kita tampik.

ADVERTISEMENT

Namun, jika kamu mau membuka mata akan kondisi sebenarnya, banyak warga asli yang merasa resah akan perkembangan kota mereka. Misalnya, masalah kemacetan rasanya makin parah setiap tahunnya. Lalu ada soal banjir, kumuh, hingga kekurangan Ruang Terbuka Hijau (RTH).

Bagaimana mau slow living kalau kota yang kamu tuju tidak bisa memberikan rasa santai? Menurut saya, banyak hal yang membuat Kota Malang belum bisa masuk daftar tujuan kota untuk slow living.

Lebih cocok disebut kota slow motion

Ya, banyak hal yang membuat Kota Malang belum bisa masuk daftar tujuan kota untuk slow living. Mau jalan, langsung ketemu macet. Perjalanan yang seharusnya membutuhkan 10 sampai 15 menit, kini jadi 30 menit lebih. Makanya, bagi saya, status yang lebih pas untuk Kota Malang saat ini adalah kota slow motion. 

Nggak cuma karena meningkatnya jumlah kendaraan yang bikin macet. Masalah parkir juga jadi penyakit menahun tanpa solusi konkret. Bergerak saja sudah lambat, banyak hal bikin nggak nyaman, makanya Kota Malang butuh perubahan yang nyata.

Masih banyak kota, mungkin lebih tepatnya desa, yang cocok jadi tujuan slow living. Yang masih asri, dukungan sosial bagus, hingga terbuka dengan pendatang. Jadi tolong jangan FOMO tentang slow living di Kota Malang. Bagi saya, itu tidak sesuai fakta.

Penulis: Muhammad Labib Bara Ramadhan

Baca Juga:

Orang Jombang Malas Liburan ke Wonosalam, Lebih Memilih Plesir ke Malang

Alasan Kenapa Saya Tidak Betah Tinggal di Demak

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA 7 Tempat Wisata yang Overrated di Malang. Memangnya Masih Ada yang Spesial?

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 4 Januari 2025 oleh

Tags: jawa timurkota malangMalangmalang slow livingslow living
Muhammad Labib Bara Ramadhan

Muhammad Labib Bara Ramadhan

Budak corporate yg ingin terus belajar dan menambah kepekaan terhadap isu sosial dan politik. Berusaha idealis tanpa mengesampingkan realita.

ArtikelTerkait

Nyatanya, Malang Benar-benar Indah tangerang UM

Enak Mana, Tinggal di Tangerang atau Malang? Ya Jelas Malang, lah! (Syarat dan Ketentuan Berlaku)

18 Desember 2023
Slow Living di Gamping Itu Nyata, Asal Kamu Tidak Jadi Warga Lokal Mojok.co

Slow Living di Gamping Itu Nyata, Asal Kamu Tidak Jadi Warga Lokalnya

11 Mei 2026
Indomaret Point Songgokerto, Indomaret Terbaik di Kota Batu (Unsplash)

Indomaret Point Songgokerto, Indomaret Terbaik di Kota Batu yang paling Berhasil Memberi Rasa Nyaman

9 November 2025
Pengendara dengan Refleks Terbaik Itu Ada di Malang, sebab Selalu Dilatih dengan Menghindari Jalanan Berlubang!

Pengendara dengan Refleks Terbaik Itu Ada di Malang, sebab Selalu Dilatih dengan Menghindari Jalanan Berlubang!

11 Januari 2026
Jalan Mastrip: Jalan Paling Problematik di Jember, Hanya Orang Sabar yang Sanggup Melewatinya

Jalan Mastrip: Jalan Paling Problematik di Jember, Hanya Orang Sabar yang Sanggup Melewatinya

6 November 2023
Pengalaman Mengunjungi Warung Kopi Cetol Malang, Warung Kopi yang "Mengerikan"

Pengalaman Mengunjungi Warung Kopi Cetol Malang, Warung Kopi yang “Mengerikan”

13 Februari 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kandang Ayam Datang Belakangan, Rusak Kenyamanan (Unsplash)

Rumah Saya Perlahan Kehilangan Rasa Nyaman Akibat Kandang Ayam yang Datang Belakangan

21 Juni 2026
5 UMKM Klaten yang Sukses Berdampak dan Menginspirasi Anak Muda

5 UMKM Klaten yang Sukses Berdampak dan Menginspirasi Anak Muda

24 Juni 2026
Kecamatan Purwokerto Lebih Populer daripada Kabupatennya, Banyumas, Bikin Banyak Orang Salah Paham Mojok.co

Kecamatan Purwokerto Lebih Populer daripada Kabupatennya, Banyumas, Bikin Banyak Orang Salah Paham

21 Juni 2026
Bukannya Ogah Berbagi Ilmu, Para Karyawan Cuma Nggak Punya Cukup Waktu untuk Membimbing PKL Mojok.co

Bukannya Ogah Berbagi Ilmu, Para Karyawan Cuma Nggak Punya Cukup Waktu untuk Membimbing PKL

21 Juni 2026
Hidup di Desa Nggak Seindah Bayangan, Banyak Iuran yang Harus Dibayarkan kalau Nggak Mau Jadi Bahan Omongan

Hidup di Desa Itu Murah, yang Mahal Adalah Ongkos Sosialnya, dan Ini Rinciannya

21 Juni 2026
Sebagai Warga Lokal, Saya Mengaku Iri dengan Anak Rantau yang Kuliah di Unila Lampung

Sebagai Warga Lokal, Saya Mengaku Iri dengan Anak Rantau yang Kuliah di Unila Lampung

23 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.