Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Pengendara dengan Refleks Terbaik Itu Ada di Malang, sebab Selalu Dilatih dengan Menghindari Jalanan Berlubang!

Farhan Madinanta Adyatma oleh Farhan Madinanta Adyatma
11 Januari 2026
A A
Pengendara dengan Refleks Terbaik Itu Ada di Malang, sebab Selalu Dilatih dengan Menghindari Jalanan Berlubang!

Pengendara dengan Refleks Terbaik Itu Ada di Malang, sebab Selalu Dilatih dengan Menghindari Jalanan Berlubang!

Share on FacebookShare on Twitter

Sebagai orang yang sering wira-wiri di Malang, berkendara melewati jalan berlubang adalah hal yang sangat biasa dan sudah menjadi bagian yang nggak terpisahkan dari kisah hidup saya. Semakin saya sering wira-wiri di Malang, semakin saya belajar berkendara dengan memiliki refleks yang bagus untuk bermanuver menghindari jalan berlubang.

Ditambah lagi, ketika berkendara di malam hari, refleks pengendara untuk bermanuver menghindari jalan berlubang benar-benar diuji. Sudahlah gelap, kadang jalan berlubang nggak kelihatan karena jalanan yang ramai pengendara. Sebab ketika jalanan ramai, lubang-lubang tertutup oleh mobil di depan kita. Otomatis, kita tidak punya waktu untuk menghindari lubang tersebut.

Hal itu juga yang membuat pengendara menghafal di jalan mana saja yang terdapat jalan berlubang. Tujuannya adalah ketika nantinya melewati jalan itu lagi, pengendara sudah siap dari jauh untuk menghindar dari jalan berlubang itu.

Refleks setara pembalap MotoGP

Tapi, menghafal jalan berlubang saja nggak cukup jika berkendara di malang. Karena seiring dengan seringnya hujan, kadang-kadang ada jalan yang biasa dilewati dan mulus-mulus saja, tiba-tiba ada jalan berlubangnya karena hujan.

Dan jalan menjadi berlubang tidak selalu karena hujan, kadang-kadang jalan bisa berlubang karena sering dilewati oleh truk-truk besar. Ini akan terasa ketika dari tengah Kota Malang lalu ke arah selatan ke Kabupaten Malang, jalanan ke arah sana seringnya berlubang karena truk-truk besar yang lewat karena di sana ada dua pabrik gula, yakni Kebonagung dan Krebet.

Jadi, refleks yang bagus untuk bermanuver menghindari jalan berlubang dalam hitungan milidetik tetap sangat-sangat diperlukan bagi pengendara di Malang. Pengalaman-pengalaman seperti ini yang membuat pengendara di Malang memiliki refleks yang setara dengan pembalap MotoGP dan layak mendapat predikat sebagai pengendara dengan refleks terbaik.

Perbaikan jalan adalah solusi sementara, solusi terbaik justru ada di diri kita sendiri

Perbaikan jalan berlubang sejauh ini hanya jadi solusi sementara. Karena setiap kali ada perbaikan jalan, dalam hitungan minggu jalan itu akan kembali berlubang lagi. Siklus ini akan selalu berulang yang entah akan berakhir kapan.

Oleh karena itu, solusi terbaik ada di diri kita sendiri sebagai pengendara di Malang. Memiliki refleks terbaik untuk bermanuver menghindari jalan berlubang adalah skill yang wajib dimiliki.

Baca Juga:

Kuliah di Jakarta: Sebuah Anomali di Tengah Pemujaan Berlebihan terhadap Jogja dan Malang

Biaya Hidup Murah, Denah Kampus Mudah Adalah Alasan Saya Masuk UIN Malang

Selain memiliki refleks terbaik, jalan berlubang di Malang ini mengajarkan pengendara untuk selalu menjaga ekspektasi ketika ada perbaikan jalan berlubang. Jaga ekspektasi ini dilakukan karena tahu bahwa dalam hitungan minggu saja, jalanan akan kembali berlubang lagi.

Sikap jaga ekspektasi ketika ada perbaikan jalan berlubang seperti ini membuat pengendara tidak berharap banyak dengan itu. Karena pengendara tahu bahwa dalam hitungan minggu, jalanan akan kembali berlubang lagi. Sikap seperti ini diperlukan dalam kehidupan.

Pendidikan informal sejati yang ada di Malang

Sebagai kota pendidikan, inilah pendidikan informal sejati yang ada di Malang. Skill refleks terbaik untuk bermanuver menghindari jalan berlubang dalam hitungan milidetik adalah skill yang sangat mahal dan berguna untuk hal-hal lain di luar berkendara. Misalnya refleks menangkap gelas minum yang mau jatuh ke lantai, itu membutuhkan refleks dalam hitungan milidetik.

Begitu juga dengan sikap jaga ekspektasi. Ini akan berguna untuk mendukung tim olahraga kesayangan kita di suatu pertandingan, kita harus selalu tetap jaga ekspektasi dan nggak boleh jumawa ketika tim olahraga kesayangan kita bagus di awal pertandingan.

Dan ya, jalan berlubang akan selalu menjadi kisah hidup yang nggak terpisahkan bagi pengendara di Malang. Jalan berlubang di Malang menjadi salah satu basis pendidikan informal yang sangat berguna di kehidupan sehari-hari.

Penulis: Farhan Madinanta Adyatma
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA 5 Jalan di Malang yang Lebih Pantas Disebut Rintangan Benteng Takeshi

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 11 Januari 2026 oleh

Tags: jalan rusak di malangkualitas jalan di malangMalangpabrik gula kebonagung
Farhan Madinanta Adyatma

Farhan Madinanta Adyatma

Pemuda asal Malang yang suka menulis dan bermalas-malasan. Tahu tek adalah makanan favoritnya.

ArtikelTerkait

Menyebalkannya Jalan Tirto Utomo Landungsari, Kawasan Kos-kosan Mahasiswa Malang yang Ruwet

Menyebalkannya Jalan Tirto Utomo Landungsari, Kawasan Kos-kosan Mahasiswa Malang yang Ruwet

9 Mei 2023
KA Tawang Alun, Penghubung Malang dan Banyuwangi (Unsplash)

KA Tawang Alun, Penghubung Malang dan Banyuwangi yang Sayangnya Cuma 1 Armada

19 Maret 2023
Pengalaman Mengunjungi Warung Kopi Cetol Malang, Warung Kopi yang "Mengerikan"

Pengalaman Mengunjungi Warung Kopi Cetol Malang, Warung Kopi yang “Mengerikan”

13 Februari 2025
5 Alasan yang Membuat Saya Nggak Menyesal Kuliah di Malang  Mojok.co wisata di malang surabaya

Malang Memang “Surga” bagi Warga Surabaya, tapi Jangan Kaget dengan Lalu Lintasnya

2 Desember 2024
Sleeper Bus Membius 2 Teman Saya, Bikin Lupa Kereta Eksekutif (Wikimedia Commons)

Sleeper Bus Mulai Menjadi Moda Transportasi Favorit, Membuat Anak Kereta Berpikir Ulang Naik Naik Kereta Eksekutif

23 Mei 2025
Jalan Terusan Ambarawa Malang, Jalanan Penuh Masalah yang Paling Sering Dilewati Mahasiswa UM

Jalan Terusan Ambarawa Malang, Jalanan Penuh Masalah yang Paling Sering Dilewati Mahasiswa UM

15 Januari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kuliah S2 Itu Wajib Caper kalau Tidak, Kalian Cuma Buang-buang Uang dan Melewatkan Banyak Kesempatan Mojok.co

Kuliah S2 Itu Ternyata Mahal: SPP-nya Bisa Jadi Murah, tapi Akan Ada Biaya Tambahan yang Menghantam!

23 April 2026
Menyalahkan Ortu yang Menitipkan Anaknya di Daycare Adalah Komentar Paling Jahat dan Tidak Perlu Mojok.co

Menyalahkan Ortu yang Menitipkan Anaknya di Daycare Itu Jahat dan Nirempati

26 April 2026
Cepu, Kecamatan di Blora yang Paling Pantas Dikasihani Mojok.co

Satu Dekade Merantau, Transportasi Umum di Blora Masih Gaib dan Jalanannya Bikin Cepat Menghadap Tuhan

24 April 2026
Suzuki Jimny Jangkrik hingga Toyota Yaris Bakpao, 6 Julukan Mobil Paling Unik karena Desainnya yang Aneh Mojok.co

Suzuki Jimny Jangkrik hingga Toyota Yaris Bakpao, 6 Julukan Mobil Paling Aneh Terinspirasi dari Bodi yang Unik

20 April 2026
3 Hal yang Membuat Warga Kabupaten Bandung, Iri kepada Kota Bandung Mojok.co

3 Hal yang Membuat Warga Kabupaten Bandung Iri pada Kota Bandung

27 April 2026
Sudah Selayaknya Tegal Masuk dalam 10 Besar Kota Paling Toleran, Bukan Jogja Mojok.co

Sudah Selayaknya Tegal Masuk dalam 10 Besar Kota Paling Toleran, Bukan Jogja

26 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Bagi Pelari Kalcer, Kesehatan Tak Penting: Gengsi dan Diterima Sirkel Elite Jadi Prioritas Mereka
  • 4 Jurusan Kuliah yang Kerap Disepelekan tapi Jangan Dihapus, Masih Relevan dan Dibutuhkan di Bisnis Rezim Manapun
  • UU PPRT Menyelamatkan Manusia dari Perbudakan Modern: Harus Kita Rayakan, Meski Jalan Kemenangan Masih Panjang
  • Anak Usia 30-an Tak Ingin FOMO Pakai FreshCare, Setia Pakai Minyak Angin Cap Lang meski Diejek “Bau Lansia”
  • Sweeping Daycare di Kota Yogyakarta, Langkah Emergency yang Harus Dilakukan agar Kasus Serupa Little Aresha Tak Terulang
  • Keresahan Ibu-Ibu Usai Terbongkarnya Kasus Daycare Little Aresha: Gaji Ortu Semungil itu Harus Berhadapan dengan Absennya Negara dan Sesama WNI Jahat

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.