Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup

Mencari Kos Pria yang Layak Huni Begitu Sulit, Nggak seperti Mencari Kos Perempuan

Muhammad Iqbal Habiburrohim oleh Muhammad Iqbal Habiburrohim
19 Mei 2024
A A
Mencari Kos Pria yang Layak Huni Begitu Sulit, Nggak seperti Mencari Kos Perempuan Mojok.co

Mencari Kos Pria yang Layak Huni Begitu Sulit, Nggak seperti Mencari Kos Perempuan (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Mencari kos pria sebenarnya mudah. Tapi, kalau yang dicari kosan layak huni seperti kos perempuan, perlu waktu, energi, dan dana lebih. 

Kebiasaan nomaden akibat urusan pekerjaan membuat saya berpindah-pindah dari satu lokasi ke lokasi lain. Saya pun semakin terbiasa mencari tempat tinggal berupa kos untuk bertahan hidup di tempat baru. Seperti kebanyakan orang, saya mencari kos dengan kondisi nyaman dan apik dengan harga bersaing. Jujur, saya tipe orang yang lebih memilih kos nyaman dengan harga yang sedikit mahal dibandingkan kos murah dengan kualitas seadanya.

ADVERTISEMENT

Entah mengapa, berdasarkan beberapa pengalaman singgah di banyak kota mulai dari daerah Jawa Timur sampai Jakarta, saya cenderung sulit menemukan kos khusus pria dengan kualitas yang memadai. Saya yakin betul bahwa budget yang saya siapkan nggak kemurahan, kok, untuk bisa mendapatkan kos dengan kualitas baik. Terlebih saya pasti juga mempertimbangkan bahwa setiap daerah punya pasaran harga kos yang berbeda.

Berdasarkan pencarian yang saya temukan, saya lebih mudah menemukan kos khusus perempuan dengan kualitas yang lebih baik. Dengan harga yang mirip-mirip, saya bisa mendapatkan lebih dari dua opsi kos perempuan yang lebih memadai dibandingkan dengan kos pria. Saya merasa perlu effort lebih untuk mencari kos pria entah secara online maupun offline.

Pria terlalu barbar

Pergolakan mencari kos-kosan membuat saya sadar. Selama kuliah dahulu, kos teman-teman pria saya nggak ada yang berkualitas. Selain faktor ekonomi, saya melihat teman-teman saya lebih bodo amat terkait urusan tempat tinggal. “Ngapain kos bagus-bagus, toh cuma buat numpang tidur tok,” begitu katanya. Teman-teman saya memang jarang menetap di kos karena lebih banyak menghabiskan waktu di kampus atau nongkrong. 

Kos teman-teman saya ini biasanya bangunan lama dan nggak punya desain menarik, alias alakadarnya. Sekalipun ruangannya menggunakan AC dan kamar mandi dalam, ruangan kosnya agak remang-remang atau cat temboknya terkelupas. Belum lagi, kondisi barang-barang yang berserakan membuat kondisi kamar menjadi terkesan kurang lega.

Kondisi tersebut berbeda jauh dengan kos perempuan. Kebetulan saya dulu pernah punya usaha pindahan kos, sehingga punya banyak bayangan kondisi kos perempuan. Nah, kondisi kos perempuan yang saya datangi pasti punya interior yang lebih modern, ruangan terang, sampai kondisi kos yang bersih kinclong. Setelah saya cari tahu harganya, perbandingan harga antar kos pria alakadarnya dan kos perempuan ternyata nggak beda begitu jauh kok. Kondisi dalam ruangan pun lebih rapi dan tertata, berbeda dengan kos teman-teman laki-laki saya sekadar masih bisa dipakai tidur.

Mungkin hal tersebut juga yang mendasari para pemilik kos lebih senang menyewakan kos untuk perempuan karena cenderung lebih bersih dan rapi. Ngapain memilih membuat kos pria dengan risiko kondisi kamar cepat rusak dan lebih sering nombok.

Baca Juga:

Pemilik kos nggak problematik, fasilitas yang seharusnya tercantum dalam brosur

Jemuran, hal sepele yang bisa jadi sumber konflik penghuni kos

Mencari kos pria yang berkualitas perlu energi lebih

Kesulitan utama mencari kos pria adalah menemukan kos dengan harga tengah-tengah, tapi kualitasnya masih oke. Kebanyakan kos dengan harga menengah kualitasnya nggak jauh beda dengan kos harga murah. Jadi, saya harus lebih effort tanya sana-sini dan survei ke beberapa lokasi sampai mendapatkan fasilitas yang menurut saya benar-benar sebanding dengan harga. 

Kondisinya sangat berbeda ketika saya coba mencari perbandingan kos perempuan. Ada banyak sekali pilihan kamar dengan range serupa. Semua itu terpampang jelas melalui foto dan deskripsi penjelasan dari pemilik kos. 

Berkali-kali mengalami hal serupa, saya yakin terdapat missing link pada kos pria. Kalau ada kos yang murah ya murah banget dengan kualitas seadanya, tapi kalau ada yang harganya mahal ya mahal banget. Sepertinya kos menengah dengan fasilitas yang bisa dikompromikan masih menjadi hidden gem.

Sekarang, saya baru merasakan bagaimana effort-nya menemukan kos yang sesuai dengan keinginan. Ada kemungkinan juga saya masih belum mahir mencari kos hidden gem, tapi kalau bisa nggak usah hidden segala, lah. Ayo para pemilik kos pria jangan malu-malu mempromosikan usaha kalian melalui media sosial atau platform informasi kos. Apalagi kos kalian harganya ramah di kantong dan fasilitas lengkap, hehehe. 

Penulis: Muhammad Iqbal Habiburrohim
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA Jalan Pandega Marta Jogja Pembelah Labirin “Kasultanan Pogung”. Kawasan Mewah, Sayang Jalannya Memprihatinkan

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 19 Mei 2024 oleh

Tags: koskos perempuankos prianomadenTempat Tinggal
Muhammad Iqbal Habiburrohim

Muhammad Iqbal Habiburrohim

Seorang lokal Yogyakarta yang menjalani hidup dengan rute yang dinamis. Berpindah dari satu koordinat ke koordinat lain demi tuntutan profesi, sembari merawat kewarasan dengan menumpahkan segala keluh kesah ke dalam barisan kata.

ArtikelTerkait

Rumah Dekat Pengusaha Sound Horeg Nggak Melulu Menderita, Banyak Juga Untungnya Mojok.co

Kenyataan Tinggal di Dekat Pengusaha Sound Horeg Gunungkidul yang Tidak Pernah Kita Bahas Secara Tuntas

8 Mei 2025
Kalau Kamu Tinggal di Karawaci Tangerang dan Kerja di Jakar, ta PusatKamu Harus Segera Ngekos Jika Ingin Sehat Jiwa Raga

Kalau Kamu Tinggal di Karawaci Tangerang dan Kerja di Jakarta Pusat, Kamu Harus Segera Ngekos Jika Ingin Sehat Jiwa Raga

6 Februari 2025
Review Jujur HAN RIVER Rice Cooker Mini setelah 2 Bulan Pemakaian Anak Kos

Review Jujur HAN RIVER Rice Cooker Mini setelah 2 Bulan Pemakaian Anak Kos

16 November 2023
4 Kelemahan Tinggal di Apartemen yang Nggak Tertera dalam Brosur Mojok.co

4 Kelemahan Tinggal di Apartemen yang Nggak Tertera dalam Brosur

2 Mei 2026
5 Keunggulan Tinggal di Apartemen, yang Jelas No Gibah!

5 Keunggulan Tinggal di Apartemen, yang Jelas No Gibah!

7 Mei 2022
Jalan Nias Sumber Alam Jember Bikin Saya Betah, Daerah Kos Terbaik bagi Mahasiswa UNEJ

Jalan Nias Sumber Alam Jember Bikin Saya Betah, Daerah Kos Terbaik bagi Mahasiswa UNEJ

1 Juli 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Bendungan Rowo Jombor Klaten Membahayakan Pengunjung (Unsplash)

Stigma orang yang nongkrong di Rowo Jombor adalah jamet itu konyol, tapi dampaknya luar biasa

6 Agustus 2026
Jalan Nasional Purworejo vs Kulon Progo Ketimpangannya Begitu Terasa: Dalam Hitungan Meter, Dunia Begitu Berbeda

Purworejo, kota yang menyambutmu bukan dengan gapura selamat datang, tapi dengan jalan berlubang

5 Agustus 2026
Keliling naik motor malam hari, hiburan murah bagi kita yang dihajar hidup dari kanan-kiri

Keliling naik motor malam hari, hiburan murah bagi kita yang dihajar hidup dari kanan-kiri

8 Agustus 2026
Nelangsa Penderita Buta Warna di Dunia Kerja : Nggak Dilirik HRD sampai Dapat Persepsi Buruk Kolega buta warna parsial

Gara-gara buta warna parsial, saya tidak bisa jadi apa-apa karena syarat administrasi yang mendiskriminasi

9 Agustus 2026
Culture shock anak pesisir pantura lihat pantai di Maluku: ternyata pantai bisa bersih, putih, dan tanpa bau amis

Culture shock anak pesisir pantura lihat pantai di Maluku: ternyata pantai bisa bersih, putih, dan tanpa bau amis

5 Agustus 2026
Takut ke Puskesmas karena malas hadepin antrean panjang (Unsplash)

Pergi ke Puskesmas itu tidak menakutkan, yang menakutkan menghadapi antrean panjang dan tidak tahu harus bertanya kepada siapa

10 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.