Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Satpol PP dan Polisi Gerebek Kontrakan Seribu Pintu Cikarang, Begitu Selesai Mendata 2.600 Pintu Langsung Pensiun

Ahmad Arief Widodo oleh Ahmad Arief Widodo
10 Februari 2024
A A
Kontrakan Seribu Pintu Cikarang Labirin yang Bikin Tersesat (Unsplash)

Kontrakan Seribu Pintu Cikarang Labirin yang Bikin Tersesat (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Sudah sejak dulu perantau “menyerbu” Cikarang. Maklum, ini kawasan industri terbesar di Asia Tenggara yang menawarkan mimpi-mimpi indah. Oleh sebab itu, wajar jika kebutuhan akan tempat tinggal meningkat. Dan, orang lokal menangkap peluang ini hingga lahir sebuah kawasan yang mendapatkan julukan Kontrakan Seribu Pintu Cikarang.

Kontrakan Seribu Pintu Cikarang berada di dekat area industri. Banyaknya pekerja pabrik membuat kontrakan di sana menjadi sangat laris. Saking banyaknya kontrakan yang muncul, lahir pula julukan “seribu pintu”. Namun, jika dihitung, jumlah kontrakan di sana sudah lebih dari seribu! Tepatnya 2.600 rumah kontrakan!

Sudah terbayang bagaimana padatnya, kan? Saking padatnya, saya jadi membayangkan hal-hal konyol yang mungkin terjadi di sana.

Mencari alamat di Kontrakan Seribu Pintu Cikarang bukan pekerjaan mudah

Andai jadi kurir yang mengantarkan paket ke Kontrakan Seribu Pintu Cikarang, saya lebih baik resign, deh. Sudah terbayang repotnya. Bukan hanya repot, kemungkinan salah alamatnya pun tinggi.

Lha gimana, wong bangunan kontrakan di sana itu serupa. Mulai dari ukuran sampai bentuknya. Yang membedakan hanya warnanya saja. Itu saja banyak sekali kos yang warnanya seragam.

Meskipun punya alamat lengkap penerima barang, saya yakin betul kalau si kurir bakal sulit mencari rumah kontrakannya. Apalagi kalau kurirnya belum pengalaman ke sana. Lebih baik angkat tangan ke kamera.

Ketua RT kewalahan dengan tugasnya

Ketua RT memang pekerjaan yang kerap dianggap sepele. Meski sepele, nggak ada yang mau jadi ketua RT. Dalam rembug pemilihan ketua RT, orang-orang bukan berebut jabatan. Malah saling lempar giliran menjabat.

Maksudnya, di rembug pemilihan ketua RT, para warga lempar-lemparan jabatan ketua RT. Setiap warga mengusulkan nama yang bukan dirinya. Tapi, orang lain yang sekiranya pantas jadi ketua RT.

Baca Juga:

3 Hal yang Membuat Warga Kabupaten Bandung Iri pada Kota Bandung

Jika Harus Menjalani Sepuluh Ribu Kehidupan, Saya Tetap Memilih Jadi Pekerja Cikarang ketimbang Kakak-kakak SCBD

Memang jadi ketua RT itu kerjanya nggak sering-sering banget. Mengingat, nggak setiap hari ada permasalahan warga. Apalagi kalau daerahnya nggak padat penduduk. Mesti ketua RT-nya nyantai banget.

Akan tetapi, beda urusan kalau jadi ketua RT di kawasan Kontrakan Seribu Pintu Cikarang. Kerjaannya pasti banyak. Bagaimana tidak, wong warga di kontrakan saja banyak. Ditambah yang di luar kontrakan, makin tambah banyak.

Di area Kontrakan, saya yakin nyaris setiap hari ada masalahnya. Jumlah warga berbanding lurus dengan jumlah masalahnya. Terlebih warga di kontrakan heterogen, memiliki latar belakang yang berbeda-beda.

Kemungkinan tersesat juga tinggi

Jika tinggal di Kontrakan Seribu Pintu Cikarang, saya yakin diri ini bakal tersesat. Paling tidak tersesatnya di awal saat tinggal di sana. Bukan tersesat dalam arti sesungguhnya ya. Kayak tersesat di tengah hutan atau gunung.

Tersesat di sini maksudnya adalah salah masuk gang atau lorong. Soalnya, semua gang dan lorong di sana isinya sama semua, yakni kontrakan. Hingga membuat orang yang belum terbiasa di sana, bakal kebingungan sampai tersesat.

Konon, banyak penyewa baru Kontrakan Seribu Pintu Cikarang yang salah masuk gang/lorong. Sempat dicariin Tim SAR Cikarang juga. Tapi, sampai hari ini belum ketemu juga. Hingga pencarian dihentikan sementara. Nggak ding, canda.

Tetangga nguping masalah rumah tangga orang lain

Pelanggan tukang sayur di kawasan Kontrakan Seribu Pintu Cikarang nggak bakal kehabisan bahan gosip. Selain banyak ibu-ibu, setiap masalah rumah tangga di sana mesti terdengar tetangganya. Wajar saja, kontrakan di kawasan itu satu dinding dan saling berhadapan. Maka, keributan kecil bisa terdengar tetangganya.

Lebih-lebih kalau ributnya besar. Bukan hanya tetangga sekitar rumah kontrakan yang dengar. Mungkin ratusan rumah tetangga lain juga. Bisa jadi ada yang nguping keributannya pula.

Petugas operasi yustisi nginep di kawasan Kontrakan Seribu Pintu Cikarang

Kawasan Kontrakan Seribu Pintu, biasanya, menjadi tempat tinggal pertama perantau di Cikarang. Oleh sebab itu, operasi yustisi kemungkinan besar kerap digelar di sana. Terutama selepas Lebaran.

Saya nggak bisa membayangkan capeknya petugas operasi yustisi, misalnya Satpol PP dan polisi, yang bertugas di kawasan itu. Jangan bayangkan seluruh rumah kontrakan di sana penuh. Cukup setengahnya saja.

Artinya, ada 1.300 rumah kontrakan yang wajib dicek petugas operasi yustisi. Taruhlah tiap rumah butuh waktu pengecekan selama 5 menit. Berarti butuh waktu lebih dari 100 jam untuk menyelesaikan tugas. Bisa-bisa para petugas operasi yustisi sudah pensiun ketika selesai mendata penduduk Kontrakan Seribu Pintu Cikarang.

Begitu sekiranya berbagai hal konyol yang mungkin terjadi di Kontrakan Seribu Pintu Cikarang. Kabar burung yang saya dapat mengatakan bahwa kawasan tersebut tak seramai dulu. Usut punya usut, banyak pabrik pindah dari Cikarang yang menjadi sebab. Sudah begitu, banyak pula pabrik yang sudah gulung tikar.

Penulis: Ahmad Arief Widodo

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA Cikarang dan Kota Bekasi, Dua Daerah dari Rahim yang Sama tapi Kesenjangan di Sana bagai Bumi dan Langit

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 10 Februari 2024 oleh

Tags: CikarangJawa Baratkontrakan di cikarangKontrakan Seribu PintuKontrakan Seribu Pintu Cikarangkos cikarangoperasi yustisipabrik di cikarangpolisisatpol pp
Ahmad Arief Widodo

Ahmad Arief Widodo

Penulis lepas yang fokus membahas kedaerahan, dunia pemerintahan dan ekonomi. Stand like a hero and die bravely.

ArtikelTerkait

5 Kesalahan Angkot di Bandung yang Bikin Penumpang Mengelus Dada

5 Kesalahan Angkot di Bandung yang Bikin Penumpang Mengelus Dada

25 Mei 2023
Jawa Barat tidak seindah postingan Ridwan Kamil

Kehidupan Rakyat Jawa Barat Tidak Seindah Postingan Ridwan Kamil

7 November 2021
Andika Kangen Band

Andika Kangen Band Nyamar Jadi Gelandangan: Contoh Artis Nggak Ada Kerjaan

28 Oktober 2019
Keluh Kesah Tinggal di Kecamatan Dramaga Bogor

Keluh Kesah Tinggal di Kecamatan Dramaga Bogor

30 Maret 2023
Ciumbuleuit Adalah Salah Satu Alasan Mengapa Bandung Harus Berhenti Diromantisasi Terminal Mojok

Ciumbuleuit Adalah Salah Satu Alasan Mengapa Bandung Harus Berhenti Diromantisasi

2 Juli 2022
5 Alasan Seblak Jawa Kurang Disukai di Pulau Sulawesi (Wikimedia Commons)

5 Alasan Seblak Kurang Disukai di Pulau Sulawesi

5 Maret 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

5 Barang Unik yang Saya Temukan di Facebook Marketplace, Surga yang Underrated

Facebook Marketplace, Titik Kumpul Barang Unik dan Berguna, sekaligus Surganya para Penipu

4 Juni 2026
Di Mana Kosan Dipijak, di Situ Ada Aturan yang Nggak Ngotak: Kompilasi Peraturan Kos yang Nggak Masuk Akal

Di Mana Kosan Dipijak, di Situ Ada Aturan yang Nggak Ngotak: Kompilasi Peraturan Kos yang Nggak Masuk Akal

4 Juni 2026
Derita Jadi WNI: Pelayanan Publik Tutup di Akhir Pekan, Saat Kebanyakan Warga Baru Punya Waktu Luang Mojok,co

Derita Jadi WNI: Pelayanan Publik Tutup di Akhir Pekan, Saat Kebanyakan Warga Baru Punya Waktu Luang

5 Juni 2026
4 Mitos Seputar Skripsi yang Bikin Mahasiswa Stres magang skripsi kuantitatif

Tips Cepat Lulus Skripsi Kuantitatif Tanpa Jadi Tumbal Statistik dari Dosen, Dijamin Waras!

4 Juni 2026
Sisi Gelap Sekretariat UKM Kampus: Ketika Ruang Kerja Bergeser Menjadi Ruang Pribadi

Sisi Gelap Sekretariat UKM Kampus: Ketika Ruang Kerja Bergeser Menjadi Ruang Pribadi

7 Juni 2026
Kopi Klotok Tidak Lagi Menarik, Warga Jogja Pilih Menghindar (Wikimedia Commons)

Kopi Klotok: Kuliner Wajib bagi Wisatawan, tapi Semakin Banyak Warga Lokal Jogja yang Memilih Menjauh dan Mencari Tempat Lain

6 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.