Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Klaten: Kabupaten 1001 Air Mata, eh Mata Air

Yasifiatun Nasrifah oleh Yasifiatun Nasrifah
20 Desember 2022
A A
Ilustrasi Klaten Kabupaten 1001 Air Mata, eh Mata Air (Unsplash)

Ilustrasi Klaten Kabupaten 1001 Air Mata, eh Mata Air (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Apa yang kalian pikirkan jika mendengar kata Klaten? Hanyalah kabupaten kecil atau tentang kesejukan alam dan kesegaran airnya? Klaten adalah salah satu kabupaten yang ada di Jawa Tengah, berada di antara Solo dan Jogja. Nama Klaten sendiri awalnya berasal dari kata Mlati alias ‘bunga melati’. Lambat laun kata tersebut berubah menjadi Klati kemudian Klaten. Klaten sendiri terkenal dengan kesegaran airnya. Banyak sumber mata air atau umbul ditemukan di sini. Oleh karena itu, tak heran jika daerah ini mendapat julukan “kabupaten 1001 mata air.”

Seribu umbul

Umbul atau sumber mata air tersebar di berbagai daerah. Ada yang sudah terkenal dan menjadi destinasi wisata. Ada juga yang belum diketahui oleh banyak orang dan hanya dimanfaatkan oleh warga sekitar.

Contoh sumber mata air yang sudah dijadikan destinasi wisata di Klaten adalah Umbul Ponggok, Umbul Besuki, Umbul Sigedang, Umbul Kapilaler, Umbul Nilo, Umbul Pelem, Umbul Manten, Umbul Susuhan, Umbul Jolotundo, Umbul Brintik dan masih banyak lagi. Umbul-umbul tersebut mempunyai daya tarik tersendiri bagi pengunjungnya.

Misalnya Umbul Kapilaler di Dukuh Umbulsari, Desa Ponggok. Lokasi Umbul Kapilaler bersebelahan dengan Umbul Sigedang. Umbul Kapilaler terkenal dengan keindahan alam dan airnya yang masih jernih serta segar. Pohon beringin yang rindang dan air yang jernih hingga ikan-ikan di dalamnya bisa terlihat menjadi spot foto utama para pengunjungnya.

Tak jarang banyak orang yang mengira Umbul Kapilaler adalah Umbul Sigedang. Padahalnya sebenarnya keduanya adalah umbul yang berbeda. Hanya lokasinya bersebelahan.

Umbul Sigedang terletak di sebelah utara Umbul Kapilaler. Air dari mata air Sigedang ini sudah dimanfaatkan oleh salah satu perusahaan air mineral yang terkenal di Indonesia sejak lama. Untuk membantu menjaga kelestarian alamnya, perusahaan tersebut telah menanam jutaan pohon di daerah resapan air.

Umbul Manten

Selanjutnya ada Umbul Manten. Umbul Manten sebenarnya ada dua dengan lokasi yang berbeda. Yang terkenal adalah Umbul yang berlokasi Desa Wunut, Kecamatan Tulung, Kabupaten Klaten. Di balik keindahan alamnya, Umbul Manten ini menyimpan kisah tersendiri.

Kata “manten” berarti ‘pengantin’. Konon katanya, terdapat sepasang pengantin yang hilang secara misterius di mata air ini pada malam hari setelah menikah. Pengantin tersebut menghilang di umbul yang berbeda. Oleh karena itu, mata air tersebut dinamakan Umbul Manten.

Baca Juga:

Pajak Naik dan UMR Mini Bikin Warga Jawa Tengah Bersyukur karena Diberi Kesempatan untuk Menderita Luar Biasa

Solo dan Jogja Nggak Cocok untuk Frugal Living, Mending ke Delanggu Aja! 

Umbul Pelem

Selain itu ada Umbul Pelem di Desa Wunut, Kecamatan Tulung, Kabupaten Klaten. Lokasinya tidak jauh dengan Umbul Manten. Di lokasi Umbul Pelem saat ini sudah dibangun kolam renang yang luas untuk anak-anak dan dewasa.

Sebelum ada kolam renang di sekitar Umbul Pelem, masyarakat masih bisa menikmati kesegaran airnya langsung dari sumber mata air. Namun saat ini, lokasi sumber mata air sudah dibatasi dengan pagar agar tidak ada yang berenang atau mandi sehingga kelestarian alamnya tetap terjaga dengan baik.

Umbul Besuki

Kemudian ada Umbul Besuki di Dukuh Kiringan, Ponggok, Polanharjo, Klaten. Ciri khas dari tempat ini adalah lokasinya yang berundak-undak dan banyak pepohonan. Di lokasi umbul ini juga terdapat kolam renang sebanyak tiga yang aman untuk anak-anak.

Di desa Ponggok juga terdapat umbul yang sudah lama terkenal yaitu Umbul Ponggok. Umbul ini berada di tepi jalan Delanggu-Polanharjo, Desa Ponggok, dan berbatasan langsung dengan Desa Jeblog, Karanganom.

Yang menarik di tempat ini adalah keindahan bawah airnya. Umbul ini menawarkan beberapa aktivitas bagi pengunjungnya. Pengunjung dapat melakukan snorkeling, menyelam bersama ikan-ikan, dan berfoto di bawah air. Banyak benda-benda yang sengaja dimasukkan ke dalam air untuk spot foto menarik.

Umbul Susuhan

Selanjutnya beralih ke Kecamatan Ngawen. Disana terdapat Umbul Susuhan. Umbul Susuhan terletak di Jl. Klaten-Jatinom, Desa Manjungan, Ngawen, Klaten.

Di lokasi Umbul Susuhan terdapat kolam renang untuk anak-anak maupun dewasa. Yang menarik, di lokasi ini juga terdapat kolam renang khusus untuk wanita. Jadi, untuk kaum hawa yang kurang nyaman berenang di tempat terbuka dapat berkunjung ke Umbul Susuhan.

Umbul Brintik

Kemudian di Kecamatan Kebonarum juga ada destinasi wisata sumber mata air. Di sana terdapat Umbul Brintik. Umbul ini terletak di Dusun Brintik, Malangjiwan, Kebonarum, Klaten. Tempat wisata ini berada tidak jauh dari pusat Kota Klaten, hanya sekitar lima kilometer.

Berbeda dari umbul lainnya, tempat ini terkenal sebagai lokasi untuk melakukan terapi pengobatan. Keasrian tempat ini juga masih terjaga dengan baik. Kolam utama di umbul ini sudah ada sejak zaman kolonial Belanda.

Selain tempat-tempat tadi, masih banyak umbul atau mata air yang bisa dieksplor ketika berkunjung ke Kabupaten Klaten. So, buat kalian yang bepergian ke Kota Solo atau Jogja jangan lupa singgah untuk menikmati kesejukan alamnya dan kesegaran airnya.

Penulis: Yasifi’atun Nasrifah

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA Water Gong di Klaten: Sungai Impian para Ikan

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 20 Desember 2022 oleh

Tags: jawa tengahklatenmata airumbul besukiumbul ponggokwisata klaten
Yasifiatun Nasrifah

Yasifiatun Nasrifah

Mahasiswa Pendidikan Matematika UNS.

ArtikelTerkait

4 Warung Makan di Semarang yang Buka Dini Hari Terminal Mojok

4 Warung Makan di Semarang yang Buka Dini Hari

19 Januari 2022
Menilik Sentra Industri Pengecoran Logam di Ceper Klaten yang Jadi Penyangga Ekonomi Warga Sekitar Mojok.co

Menilik Sentra Industri Pengecoran Logam di Ceper Klaten yang Jadi Penyangga Ekonomi Warga Sekitar

25 Oktober 2024
Orang Ungaran Pilih Mengaku Asli Semarang karena Malu Nggak Ada yang Bisa Dibanggakan

Orang Ungaran Pilih Mengaku Asli Semarang karena Malu Nggak Ada yang Bisa Dibanggakan

8 Maret 2024
7 Kosakata Bahasa Jawa Blora yang Wajib Dipahami Pendatang

7 Kosakata Bahasa Jawa Blora yang Wajib Dipahami Pendatang

8 Desember 2023
Jalur Wonosobo Parakan Mengancam Nyawa Pengendara Roda 2 (Unsplash)

Jalur Wonosobo Parakan, Jalur Berbahaya dan Nggak Cocok Buat Pengendara Roda 2 dengan Jantung yang Lemah!

3 Maret 2024
Tempat Tinggal Terbaik di Kabupaten Temanggung Adalah Kecamatan Ngadirejo Bukan Kedu

Tempat Tinggal Terbaik di Kabupaten Temanggung Adalah Kecamatan Ngadirejo, Bukan Kedu

20 Maret 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Gen Z Ogah Naik Jabatan, Mending Jadi Pekerja Biasa Aja, tapi Punya Hidup Lebih Tenang Mojok.co

Gen Z Ogah Naik Jabatan, Mending Jadi Pekerja Biasa Aja, tapi Punya Hidup Lebih Tenang

23 Februari 2026
6 Dosa Penjual Jus Buah- Ancam Kesehatan Pembeli demi Cuan (Unsplash)

6 Dosa Penjual Jus Buah yang Sebetulnya Menipu dan Merugikan Kesehatan para Pembeli Semata demi Cuan

26 Februari 2026
Wuling Confero 2019: Mobil Keluarga Terjangkau, Enak, tapi Harga Bekasnya Jatuh Bebas

Wuling Confero 2019: Mobil Keluarga Terjangkau, Enak, tapi Harga Bekasnya Jatuh Bebas

1 Maret 2026
Dosa Penjual Tongseng Kambing yang Merusak Rasa dan Mengecewakan Pembeli Mojok.co

Dosa Penjual Tongseng Kambing yang Merusak Rasa dan Mengecewakan Pembeli

28 Februari 2026
Vespa Matic, Motor Paling Tidak Layak untuk Dibeli (Unsplash)

Vespa Matic Adalah Motor yang Paling Tidak Layak untuk Dibeli karena Overpriced, Boros, dan Paling Dibenci Tukang Servis Motor

1 Maret 2026
Sidoarjo Bukan Sekadar "Kota Lumpur", Ia Adalah Tempat Pelarian Paling Masuk Akal bagi Warga Surabaya yang Mulai Nggak Waras

Lupakan Teori Kuliner PNS, di Sidoarjo Kasta Tertinggi Warung Makanan Enak Ditentukan oleh Orang-orang Waktu Bubaran Pabrik

27 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.