Keuntungan Tinggal di Seturan: Nggak Pusing Ngasih Rekomendasi Kuliner Dekat Rumah!

Keuntungan Tinggal di Seturan: Nggak Pusing Ngasih Rekomendasi Kuliner Dekat Rumah! (Hammam Izzuddin/Mojok.co)

Keuntungan Tinggal di Seturan: Nggak Pusing Ngasih Rekomendasi Kuliner Dekat Rumah! (Hammam Izzuddin/Mojok.co)

Pembangunan besar-besaran di Seturan bikin variasi makanan yang terus hadir nggak ada abisnya.

Sebagai orang yang cukup beruntung punya rumah di Jogja (tentu saja warisan orang tua, milenial kayak aku mana mungkin punya kemampuan beli properti), aku sering banget ditumpangi menginap oleh tamu dari luar kota. Mau teman yang sedang kunjungan kerja atau keluarga jauh yang sekadar berwisata, semuanya aku terima dengan tangan terbuka. Selain karena memang ada kamar kosong, aku toh kerap melakukan hal yang sama ketika menyambangi kota lain.

Nah, sebagai tuan rumah berpengalaman, aku amati para tamuku ini selalu punya satu pertanyaan template khas turis yang selalu diutarakan: “Di dekat sini ada makanan apa, ya?”

Mendengar pertanyaan itu, banyak orang sering bingung menjawab. Biasanya karena memang tidak ada pilihan atau terlalu banyak pilihan sampai tak tahu harus merekomendasikan apa. Untungnya, aku tinggal hanya lima menit saja dari Seturan, kawasan raya metropolitan yang menawarkan sejuta opsi pangan. Pembangunan besar-besaran setidaknya satu dekade terakhir bikin aku kenal sama beragam jenis bisnis makanan yang datang sendiri.

Biasanya sih, untuk mengerucutkan pilihan, aku selalu tanya balik kepada para tamuku: mau mengambil “peran” sebagai apa? Seturan punya semuanya.

Begini maksudku. Seturan memberikan banyak banget pilihan pangan untuk berbagai kelompok masyarakat sesuai selera dan kemampuannya masing-masing.

#1 Para perantau atau mahasiswa

Bagi perantau atau mahasiswa yang ngekos dan akrab dengan tindak-tanduk pengiritan, ada bubur ayam pinggir jalan untuk sarapan dan gerobak-gerobak pecel lele berjejeran sepanjang jalan di kala malam. Tempat favoritku pribadi untuk berhemat adalah Angkringan Kang Sronto, Lontong Sayur dan Soto Padang Uda Apit, dan Mister Burger. Di area Babarsari, tetangganya Seturan, juga banyak banget aneka sarapan seperti ketoprak dan soto.

#2 Buat yang pengin menikmati sensasi nongkrong di warmindo

Warmindo (Hammam Izzuddin/Mojok.co)

Kalau tamuku ingin merasakan sensasi kuliner khas Yogyakarta bernama “burjo” alias warmindo, aku kerap mengarahkan mereka ke Burjo Borneo, Burjo Andeska, atau Warmindo Kabita. Ketiganya buka sampai dinihari, Andeska dan Kabita bahkan beroperasi 24 jam. Ketiga tempat ini kerap jadi tempat nongkrongku sama teman-teman kuliah dulu untuk ngobrol sampai lewat tengah malam. Cukup memesan mie dok-dok dan segelas Coffemix panas, ditemani hisapan rokok dan kendaraan lalu lalang, tamuku langsung tenggelam dalam authentic experience khas Kota Pelajar.

#3 Buat yang duitnya nggak bisa abis

Sekali-sekali, jenis tamuku yang datang berkunjung punya kemampuan finansial setara Bank Indonesia (BI); banyak banget uangnya sampai aku curiga mereka emang punya lisensi untuk cetak uang sendiri. Demi mengakomodasi keinginan mereka, aku punya daftar rekomendasi sendiri soal makanan sekitar Seturan. KFC, Pizza Up, Hot Dog Traffic Bun, Parsley Bakery dan Resto, AUCE Kongkow, Pizza Hut Delivery, atau Suki Shabu and Grill; nama-nama ini biasanya sudah cukup untuk membuat mereka memilih makanan dengan cepat. Alhamdulillah, aku biasanya dibayarin.

#4 Kaum Work From Anywhere

Bagi kaum-kaum Work From Anywhere (WFA), jejeran kopi berkualitas Seturan siap menemani waktu bekerja. Kalau pengin laptopan dari kafe, aku biasa mengantarkan tamu ke Couvee Seturan, No. 28 Coffee, atau Thon’s Coffee. Ketiga tempat ini punya suasana kerja yang pas bagi kebanyakan eksekutif muda memutar roda kapitalisme. Kita bisa nge-GoFood kopi dari ketiga tempat itu kalau emang pengin kerja dari rumah saja. Kalau nggak doyan kopi, biasanya aku ketawain saranin beberapa minuman kekinian franchise macam Menantea, HAUS!, atau Mixue.

#5 Buat yang nggak bisa hidup tanpa camilan

Penghobi camilan juga diberkahi pilihan yang nggak kalah variatif. Mulai dari TAHU GO!, Kebab House, Bolu Kukus Tugu Jogja, Mister Donut, Takoyaki Pekoo Pekoo, Es Krim Salad Bang Jack, sampai Salad Nyoo, semua bisa dicobain untuk bikin perut terganjal dengan sempurna sampai waktu makan berat tiba. Beberapa tamuku yang datang ke Jogja untuk kepentingan bucin macam mengunjungi pacar biasanya kuarahkan ke AMORE Gelato Seturan sebagai tempat kencan.

Kabar baiknya, beberapa hari ini aku sumringah. Untuk menyempurnakan keberuntunganku terkait betapa variatifnya kuliner di Seturan, Gojek dan Pemerintah Kabupaten Sleman merilis program Seturan Great Sale (SGS). Parade potongan harga di 600 tenant sepanjang Seturan Raya siap menyertai kita mulai 1 Oktober hingga 6 November 2022. Aku dapet diskon saat menggunakan GoRide dan GoCar di area rumah, cashback kalau bayar pakai GoPay, dan potongan ongkos kirim kalau pesan makan via GoFood. Dengan begini, aku jadi lebih percaya diri buat ngasih rekomendasi tempat makan di Seturan kepada para tamuku yang datang setidaknya sampai sebulan ke depan.

Sebagai anak Seturan hobi jajan, SGS membuatku semakin menerima kodrat sebagai pemutar roda ekonomi sektor pangan.

Penulis: Muhammad Ikhwan Hastanto
Editor: Audian Laili

BACA JUGA Sempat jadi Kota Mati Saat Pandemi, Seturan Great Sale Pulihkan Perekonomian

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.
Exit mobile version