Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Keuntungan kala Menjadi Penjaga Toko Buku

Hendra Sinurat oleh Hendra Sinurat
13 Mei 2020
A A
penjaga toko buku mojok

penjaga toko buku mojok

Share on FacebookShare on Twitter

Menjadi penjaga toko buku selama 2 tahun lebih merupakan pengalaman paling berharga dalam perjalanan hidup saya. Profesi ini gak pernah ada dalam daftar perbendaharaan karier yang ingin saya tempuh dan tuju sewaktu lagi asyik berkhayal di bangku belakang kelas saat STM dulu. Saya ingat, selain pengen jadi tentara—yang merupakan cita-cita kolektif anak STM—target saya dulu setelah selesai STM ialah ingin merantau ke Batam dan bekerja di PT atau membuka usaha bengkel las dan bubut, selaras dengan jurusan saya, Teknik Pemesinan. Namun alam berkata lain. Tak satu pun target itu saya realisasikan. Pasca tamat, saya merantau ke Banten dan justru “terjebak” bekerja sebagai penjaga toko buku. Seiring waktu berjalan, menjadi penjaga toko buku ternyata justru saya nikmati dan syukuri, alih-alih dianggap kesialan. Ini profesi yang menguntungkan secara moril. Juga, ia menjadi profesi yang prospek yang membuka dan meluaskan wawasan.

Loh, kok bisa? Ya, saya serius. Berikut saya uraikan keuntungan yang akan kita dapat saat menjalani profesi penjaga toko buku ini.

ADVERTISEMENT

Keuntungan menjadi penjaga toko buku #1 Menjadi pribadi yang ramah dalam berkomunikasi

Perubahan pertama yang akan kita dapati saat menjadi penjaga toko buku ialah kita diajarkan untuk menjadi orang yang ramah dalam berkomunikasi. Pasalnya, dalam melayani pembeli kita dituntut untuk menjadi ramah dan murah senyum agar pelanggan tetap nyaman dan setia untuk membeli buku di toko kita. Ini penting. Mengingat pembeli, terlebih mahasiswa itu, adalah mitra ekonomi strategis kita dalam jangka panjang, setidaknya dalam rentang waktu 4 tahun. Memelihara kemitraan ini sudah menjadi hukum wajib.

Pengalaman saya soal keramahan ini juga cukup unik. Sebagai anak BTL (Batak Tembak Langsung; istilah populer bagi perantau Batak yang langsung dari kampung merantaunya), saya menemui kesulitan dalam hal memperhalus dialek Batak saya yang kental. Acap kali, ketika saya menyapa pembeli, terlebih orang Sunda, saya dikira sedang marah. Padahal bagi saya itu sudah halus dan ramah menyapanya. Untungnya, mereka segera maklum tatkala saya jelaskan memang dah dari sononya dialek kental saya. Tentu saja, saya juga jadi belajar memperhalus intonasi dan dialek daerah saya yang kental.

Selain itu, kesabaran kita juga akan semakin diasah dalam dinamika menghadapi berbagai macam jenis pembeli seperti yang saya tulis sebelumnya.

Keuntungan menjadi penjaga toko buku #2 Akses wawasan yang terbuka

Dengan menjadi penjaga toko buku, tentu saja mendapatkan akses membaca berbagai macam buku secara gratis akan terbuka. Tak pelak, kita dapat memboboti diri kita dengan pengetahuan. Sekalipun awalnya kita malas membaca buku-buku tersebut, namun seiring waktu kita akan tetap membacanya, kok. Misalnya, tatkala tidak ada pembeli. Salah satu cara menghibur diri dari kejenuhan adalah dengan membaca berbagai buku tersebut.

Belum lagi bila ada mahasiswa yang memintai tolong pada kita agar mencari bahan-bahan untuk referensi skripsinya. Alhasil, kita “dituntut” membaca berbagai buku agar buku kita turut jadi laku. Apabila sudah berhasil mendapatkan buku yang pas isinya dengan bahan skripsinya tersebut, itu adalah kebahagiaan dan kebanggaan tersendiri bagi kita selaku penjaga buku. Secara tidak langsung, kita telah turut berkontribusi dalam penyusunan karya ilmiah yang bersangkutan, sekalipun kita hanya tamatan STM, misalnya.

Keuntungan menjadi penjaga toko buku #3 Memiliki relasi dengan para intelektual

Ya, saya serius. Dengan menjadi penjaga toko buku, peluang “menjalin relasi” dengan para mahasiswa, dosen, bahkan rektor sekalipun itu sangat mungkin. Bahkan kontak nomor kita akan jadi primadona karena kerap diminta para intelektual ini. Bila biasanya di kampus yang kerap dicari-cari dan diminta adalah nomor dosen dan rektor, bagi penjaga toko buku itu berlaku sebaliknya, justru para dosen dan rektor yang meminta nomor penjaga toko buku. Bayangkan!

Baca Juga:

Pemilik kos nggak problematik, fasilitas yang seharusnya tercantum dalam brosur

Nasib apes mahasiswa tanggung, susah dapat beasiswa karena kebanyakan untuk mahasiswa kurang mampu

Selain itu, pengalaman saya, sebagai tamatan STM kala itu, menjadi penjaga toko buku juga “memaksa” saya untuk mengerti dan mengikuti taraf pembahasan mereka. Sering kali para intelektual ini mengajak saya diskusi lepas dan sharing-sharing. Tak ayal, saya mesti mengikuti ritme pembahasannya sekalipun tidak mengerti. Demi buku yang akan dibeli.

Keuntungan menjadi penjaga toko buku #4 Memunculkan niat untuk kuliah

Keuntungan ini memang terkesan subjektif. Tergantung pribadi masing-masing. Namun, dengan menjadi penjaga toko buku dan tiap hari melayani pembeli seperti mahasiswa membuat kita iri dan pengen kuliah seperti mereka, lho. Seperti saya, waktu STM dulu gak pernah ada niat untuk kuliah. Pengennya langsung kerja. Eh, setelah saya kerja jadi penjaga toko buku, malah punya niat besar ingin kuliah. Sampai saya nyoba SBMPTN—istilah yang asing bagi saya saat sekolah—meski akhirnya (pasti) gagal. Saya kemudian nyoba kuliah swasta dan tak terasa, saya sudah menyelesaikannya. Iya, meski sampai saat ini menganggur. Hiks.

Nah, demikianlah keuntungan yang kalian dapat saat menjalani profesi penjaga toko buku. Karenanya, saya ingin merekomendasikan profesi ini pada teman-teman, terlebih yang baru menyelesaikan SMA/SMK/STM-nya.

Gimana? Sudah siap meniti hidup dari profesi sini?

BACA JUGA Bisa Dapat IPK Cum Laude dan 3 Alasan Lain yang Bikin Kuliah di Kampus “B-aja” itu Enak dan tulisan Hendra Sinurat lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 13 Mei 2020 oleh

Tags: Mahasiswapenjaga tokotoko buku
Hendra Sinurat

Hendra Sinurat

Fans Arsenal yang hobi main bola. Saat ini sebagai Pengacara Publik di Perhimpunan Bantuan Hukum & Advokasi Rakyat Sumatera Utara (BAKUMSU).

ArtikelTerkait

Orang Demak Culture Shock ketika Merantau ke Jogja, Ternyata Jogja Nggak Sempurna Mojok.co

Orang Demak Culture Shock ketika Merantau ke Jogja, Ternyata Jogja Nggak Sesempurna Itu

2 Mei 2024
sastrawan

Beban Ganda Lulusan Sastra Indonesia Jika Ingin Jadi Sastrawan

10 Juli 2019
Pengalaman Publikasi Artikel di Jurnal Ilmiah: Ternyata Ada Sisi Gelapnya!

Pengalaman Publikasi Artikel di Jurnal Ilmiah: Ternyata Ada Sisi Gelapnya!

22 Desember 2023
Begini Rasanya Dapat Dosen Pembimbing Skripsi Seorang Dekan Fakultas Mojok.co

Begini Rasanya Dapat Dosen Pembimbing Skripsi Seorang Dekan Fakultas, Semuanya Jadi Lebih Lancar

7 Januari 2026
Dosen Munafik Berhenti Belajar, Tapi Sok Paling Tahu (Unsplash)

Dosen Munafik Maksa Mahasiswa Baca Jurnal Biar Skripsi Makin Canggih, tapi Dia Sendiri Nggak Pernah Baca Jurnal Lagi Sejak Lulus S2

18 Oktober 2025
4 Mekanisme Bertahan Hidup Anak Kos yang Bisa Dicoba Jika Harga Mi Instan Naik Beneran

4 Mekanisme Bertahan Hidup Anak Kos yang Bisa Dicoba Jika Harga Mi Instan Naik Beneran

10 Agustus 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Perumahan baru di Jogja terus bermunculan, tapi melihat harganya, sebenarnya perumahan ini dibangun untuk siapa?

Perumahan baru di Jogja terus bermunculan, tapi melihat harganya, sebenarnya perumahan ini dibangun untuk siapa?

7 Agustus 2026
Di kala ekonomi yang sulit ini, bisnis nasi bungkus 7 ribu malah cuan selangit

Di kala ekonomi yang sulit ini, bisnis nasi bungkus 7 ribu malah cuan selangit

10 Agustus 2026
Keliling naik motor malam hari, hiburan murah bagi kita yang dihajar hidup dari kanan-kiri

Keliling naik motor malam hari, hiburan murah bagi kita yang dihajar hidup dari kanan-kiri

8 Agustus 2026
Nasib perempuan usia 20 tahunan di desa, dianggap sudah tua dan dipaksa menikah  Mojok.co

Nasib perempuan usia 20 tahunan di desa, dianggap sudah tua dan dipaksa menikah 

7 Agustus 2026
Warung Tacibay adalah jawaban ketika mahasiswa Malang memasuki tanggal tua Mojok.co

Warung Tacibay adalah jawaban ketika mahasiswa Malang memasuki tanggal tua

7 Agustus 2026
Pemilik kos nggak problematik, fasilitas yang seharusnya tercantum dalam brosur Mojok.co

Pemilik kos nggak problematik, fasilitas yang seharusnya tercantum dalam brosur

8 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.