Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Profesi

Kerja Freelance Dibilang Nggak Punya Masa Depan, padahal yang Gaji Tetap Juga Masih Ngutang

Naufal Daffa Guswani oleh Naufal Daffa Guswani
31 Juli 2025
A A
5 Sisi Gelap Kerja Freelance di Situs Penyedia Kerja Mojok.co

5 Sisi Gelap Kerja Freelance di Situs Penyedia Kerja (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Beberapa tahun belakangan, pekerjaan freelance makin naik daun. Entah karena pandemi yang bikin banyak orang kehilangan kerja kantoran, atau karena anak-anak muda mulai sadar bahwa “kantor” itu bukan satu-satunya jalan menuju keberhasilan. Tapi lucunya, sampai hari ini, kerja freelance masih sering dipandang sebelah mata.

Kalau kamu ngaku freelancer, siap-siap saja denger kalimat pamungkas dari tante atau tetangga:

“Kerja kok nggak tetap, kapan mapannya?”

Mapan? Pertanyaan macam ini sering keluar dari orang yang kadang sendiri pun masih kembang-kempis bayar cicilan motor tiap bulan. Ironisnya, kadang yang ngomong begitu juga kerja di kantor yang suka telat bayar gaji. Tapi karena ada meja, AC, dan absensi pagi-sore, seolah-olah mereka udah pasti “lebih mapan”.

Padahal kenyataannya, banyak juga freelancer yang penghasilannya lebih besar dari karyawan kantoran. Bahkan ada yang gaji bulanannya dari freelance bisa setara atau melebihi manager level menengah. Bedanya, mereka nggak pamer ID card perusahaan doang.

“Kerja tetap” yang nggak selalu tetap

Label “kerja tetap” sekarang makin absurd. Banyak perusahaan kontrak 6 bulan, habis itu dicampakkan kayak mantan yang udah nggak menarik. Gaji UMR, bonus nggak jelas, lembur nggak dibayar. Tapi tetap aja dianggap lebih “aman” dibanding freelance yang fleksibel.

Kenapa? Karena masih banyak orang yang mengira kerja itu soal duduk di meja dan nurut sama sistem. Bukan soal hasil kerja, kualitas hidup, atau bahkan kebahagiaan.

Nggak heran kalau sebagian orang tua lebih bangga anaknya jadi staf admin tetap di kantor ketimbang desainer grafis freelance yang kerja dari Bali dengan penghasilan 3 kali lipat.

Baca Juga:

Dear Penipu Lowongan Freelance, yang Kami Butuhkan Itu Bayaran Nyata, Bukan Iming-iming Honor Besar dari Top-Up Biaya Deposit!

5 Pekerjaan Sampingan Karyawan yang Bisa Dikerjakan dari Kasur, Modalnya Receh tapi Hasilnya Bikin Senyum

Ya, biar bisa cerita di arisan:

“Anak saya kerja di perusahaan kok, bukan nganggur di rumah.”

Padahal yang mereka sebut “nganggur” itu sedang handle proyek luar negeri, pitching klien startup, atau revisi konten brand besar.

Utang, cicilan, dan ilusi mapan yang nggak akan dirasain kalau kerja freelance

Ada yang bilang kerja kantoran itu lebih stabil karena ada slip gaji. Tapi slip gaji itu juga yang kadang jadi tiket masuk ke dunia cicilan: kredit motor, KPR, kartu kredit, paylater. Gajian hari ini, lima menit kemudian udah masuk ke pembayaran utang.

Stabil? Yang ada pas tanggal tua malah ngemis di grup WhatsApp kantor, “Eh guys, tahu nggak tempat makan yang masih bisa utang dulu?”

Sementara freelancer yang dianggap “nggak punya masa depan” itu justru belajar budgeting, nabung untuk bayar BPJS sendiri, ngatur waktu kerja, dan hidup dengan disiplin tinggi. Mereka sadar, masa depan itu bukan cuma soal gaji bulanan, tapi juga soal kendali atas hidup sendiri.

“Kapan Nikah?” dan Ekspektasi Mapan Lainnya

Belum lagi ekspektasi masyarakat tentang mapan yang satu ini: nikah.

“Kerja nggak jelas gini, kamu yakin bisa kasih makan anak orang?”

Pertanyaan ini sering dilempar ke freelancer, seolah-olah karyawan tetap itu otomatis bisa kasih makan anak orang tanpa utang. Padahal, yang kerja tetap juga kadang minta subsidi dari orang tua buat resepsi.

Kenapa kita masih percaya bahwa mapan itu soal seragam kerja dan status perusahaan, bukan soal keberdayaan, ketenangan, dan kemampuan bertahan hidup?

Nggak semua bisa memahami kerja freelance

Memang nggak semua orang akan paham. Dan itu nggak apa-apa. Yang penting, kamu sendiri paham: kamu bekerja, kamu produktif, kamu bisa hidup dari hasil kerja kerasmu, entah dari rumah, dari kafe, atau bahkan dari kamar kos yang sempit.

Kerja freelance bukan berarti nggak punya masa depan. Justru banyak orang yang kerja kantoran tapi nggak tahu mau ke mana dalam hidup, stuck di zona nyaman, dan cuma menunggu gajian datang tiap bulan tanpa gairah.

Sementara freelancer? Mereka belajar banyak hal sekaligus: manajemen waktu, manajemen klien, mental tahan revisi, sampai personal branding. Dan itu semua tanpa ada yang ngajarin secara formal.

Jadi, buat kalian yang masih meremehkan kerja freelance, coba pikir dua kali. Karena masa depan itu bukan ditentukan di meja kantor, tapi ditentukan oleh keberanian memilih jalan sendiri dan bertahan di atasnya.

Dan buat kamu, freelancer yang sering disepelekan, tetap semangat. Kamu bukan “nggak punya masa depan”. Kamu sedang membangunnya dengan cara yang orang lain belum tentu berani coba.

Penulis: Naufal Daffa Guswani
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Freelance Memang Menggiurkan, tapi Tidak Semua Orang Cocok Menjalaninya

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 31 Juli 2025 oleh

Tags: freelancefreelancerkerja freelance
Naufal Daffa Guswani

Naufal Daffa Guswani

Manusia serba-serbi.

ArtikelTerkait

Sistem Kerja Remote, Bakal Bikin PNS Setara Freelancer

Sistem Kerja Remote, Bakal Bikin PNS Setara Freelancer

23 Desember 2019
3 Pekerjaan yang Bisa Bikin Kamu Kaya di Jogja Tanpa Jadi Budak Freelance pak ogah

3 Pekerjaan yang Bisa Bikin Kamu Kaya di Jogja Tanpa Jadi Budak Freelance

18 Agustus 2025
Pakai Connects di Upwork: Berbayar padahal Belum Tentu Dapat Proyek, Bikin Rugi Freelancer

Pakai Connects di Upwork Berbayar padahal Belum Tentu Dapat Proyek, Bikin Rugi Freelancer

15 Mei 2024
Penonton Bayaran Live Shopee, Pekerjaan Freelance Aneh yang Cuannya Bener-bener Gede, Kerja Dikit Gaji Elit!

Penonton Bayaran Live Shopee, Pekerjaan Aneh yang Cuannya Bener-bener Gede, Kerja Dikit Gaji Elit!

24 Februari 2024
5 Pekerjaan Sampingan Karyawan yang Bisa Dikerjakan dari Kasur, Modalnya Receh tapi Hasilnya Bikin Senyum

5 Pekerjaan Sampingan Karyawan yang Bisa Dikerjakan dari Kasur, Modalnya Receh tapi Hasilnya Bikin Senyum

8 November 2025
Pengalaman (Hampir) Ditipu Lowongan Kerja Freelance di Upwork: Serem!

Pengalaman (Hampir) Ditipu Lowongan Kerja Freelance di Upwork: Serem!

28 Januari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

UMK Cikarang Memang Tinggi, tapi Biaya Hidup di Cikarang Tetap Murah, Jogja Can't Relate! scbd

Jika Harus Menjalani Sepuluh Ribu Kehidupan, Saya Tetap Memilih Jadi Pekerja Cikarang ketimbang Kakak-kakak SCBD

5 April 2026
Terima kasih Gresik Sudah Menyadarkan Saya kalau Jogja Memang Bukan Tempat Sempurna untuk Bekerja Mojok.co

Terima kasih Gresik Sudah Menyadarkan Saya kalau Jogja Memang Bukan Tempat Sempurna untuk Bekerja

3 April 2026
Aturan Tidak Tertulis Punya Motor di Sidoarjo, Hindari Warna Putih kalau Tidak Mau Repot Mojok.co

Aturan Tidak Tertulis Punya Motor di Sidoarjo, Hindari Warna Putih kalau Tidak Mau Repot 

6 April 2026
7 Indikator Purwokerto Salatiga Daerah Terbaik di Jawa Tengah (Unsplash)

Purwokerto Nyaman, tapi Salatiga yang lebih Menjanjikan Jika Kamu Ingin Menetap di Hari Tua

1 April 2026
4 Ciri Nasi Padang Redflag yang Bikin Nggak Nafsu Makan (Unsplash)

4 Ciri Nasi Padang Redflag yang Bikin Nggak Nafsu Makan

8 April 2026
Sebagai Buruh Pabrik, Saya Juga Ingin WFH Seperti ASN (Shutterstock)

Sebagai Buruh Pabrik, Saya Juga Ingin WFH Seperti ASN

3 April 2026

Youtube Terbaru

https://youtu.be/AXgoxBx-eb8?si=Oj6cw-dcHSgky7Ur

Liputan dan Esai

  • Meninggalkan Hidup Makmur di Desa, Memilih Pindah ke Perumahan demi Ketenangan Jiwa: Sadar Tak Semua Desa Cocok Buat Slow Living
  • Slow Living Cuma Mitos, Gen Z dengan Gaji “Imut” Terpaksa Harus Hustle Hingga 59 Tahun demi Bertahan Hidup
  • Jogja Ditinggalkan Wisatawan kalau Mengandalkan Jebakan Aji Mumpung 
  • Lulusan Farmasi PTS Jogja Bayar Mahal untuk Wisuda, tapi Gagal Foto Keluarga karena Ayah Harus Dirawat di Rumah Sakit Jiwa
  • Kuliah Kebidanan sampai “Berdarah-darah”, Lulus dari World Class University Masih Sulit Cari Kerja dan Diupah Nggak Layak
  • Makin Muak ke Ulah Pesilat: Perkara Tak Disapa Duluan dan Beda Perguruan Langsung Dihajar, Dikasih Fakta Terang Eh Denial

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.