Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

Kenapa Sarapan Nasi Goreng Dipercaya Bikin Ngantuk?

Erma Kumala Dewi oleh Erma Kumala Dewi
18 Desember 2022
A A
Kenapa ya Nasi Jadi Makanan Pokok Orang Indonesia?

Kenapa ya Nasi Jadi Makanan Pokok Orang Indonesia? (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Beberapa waktu lalu, ada artikel di Terminal Mojok tentang kuliner makan malam yang seharusnya jadi menu sarapan. Dalam artikel tersebut, nasi goreng menjadi salah satunya. Kalau diingat lagi memang benar bahwa pedagang nasi goreng paling banyak ditemui di sore hari.

Padahal nasi goreng kerap menjadi menu sarapan idaman di level rumah tangga, terutama dari sudut pandang anak. Sebab, makanan ini adalah comfort food yang gampang diterima segala usia. Ditambah penyajiannya di pagi hari tergolong jarang. Sehingga nasi goreng dianggap sebagai menu sarapan yang istimewa.

Saya adalah penggemar berat kuliner ini. Sejujurnya saya nggak mau terikat pada aturan waktu tertentu untuk menikmati makanan favorit saya ini. Mau pagi, siang, sore, malam, kalau menunya nasi goreng ya gas hajar aja. Sayangnya orang tua saya adalah tipikal orang yang percaya kalau sarapan nasi goreng bisa bikin badan lemas dan ngantuk. Pokoknya alamat nggak semangat menjalani hari yang berimbas pada terganggunya aktivitas di hari itu. Bahkan di rumah saya, menjadikan nasi goreng sebagai menu sahur hukumnya makruh. Kalau bisa dihindari, tapi kalau kepepet ya diperbolehkan sekali-sekali.

Barang kali saya bukan satu-satunya anak yang dibesarkan dengan kepercayaan semacam itu. Saya yakin banyak pembaca yang bisa relate. Kenapa sih kepercayaan itu bisa muncul? Apakah benar sarapan nasi goreng bisa bikin lesu dan cepat ngantuk? Atau jangan-jangan cuma mitos aja? Duh, saya jadi over thinking.

Sebagai menu sarapan, nasi goreng tergolong makanan berat yang berkalori tinggi. Udah bahan utamanya nasi, digoreng pula. Padahal nasi putihnya sendiri sudah ditakdirkan memiliki kadar glikemik yang tinggi sehingga terjadi lonjakan gula darah dalam tubuh. Kondisi ini direspons pankreas dengan mengaktifkan insulin. Masalahnya, aktivitas insulin diikuti dengan peningkatan triptofan di otak yang merangsang peningkatan hormon melatonin dan serotonin. Kedua hormon inilah yang menciptakan perasaan nyaman dan butuh bersantai (baca:tidur).

Kalau begitu ceritanya, berarti makan semua turunan nasi putih juga bikin ngantuk dong? Karbohidrat di nasi kuning malah lebih parah tuh. Udah pakai nasi, lauknya masih perkedel, sambal goreng kentang, belum lagi ada mi juga. Terus kenapa cuma sarapan nasi goreng yang dibilang bikin ngantuk?

Sabar, mari kita gali lagi. Semua turunan nasi punya peluang bikin kita cepet ngantuk. Tapi ada satu kondisi khusus yang berbeda. Yap betul, digoreng. Dibandingkan menu nasi lainnya, nasi goreng adalah yang paling kering. Apalagi kadar natrium yang berasal dari bumbu-bumbunya cukup tinggi.

Akibatnya kita jadi mudah haus. Kalau kita malas minum air, tubuh akan lebih cepat dehidrasi. Akibatnya kita akan merasa lesu, bahkan susah konsentrasi. Ingat, hampir 80 persen otak manusia tersusun oleh air maka memastikan tubuh tetap terhidrasi sangatlah penting. Mulanya susah konsentrasi, lanjut ke klangopan, suwe-suwe iso bablas turu.

Baca Juga:

4 Hal Sepele tapi Sukses Membuat Penjual Nasi Goreng Sedih

4 Ciri Bubur Ayam yang Pasti Enak, Cocok Jadi Penyelamat Perut di Pagi Hari

Entah sugesti atau bukan, bagi saya makan nasi goreng perlu porsi lebih banyak untuk bisa kenyang. Padahal kalau makan nasi biasa, dengan porsi yang lebih sedikit saya sudah kenyang. Ada yang gitu juga nggak?

Saya menduga hal ini berkaitan dengan nutrisi di nasi goreng yang tidak lengkap. Kurang atau bahkan nihil serat. Jarang banget orang yang mau dengan sadar menambahkan sayuran dalam masakannya. Kalaupun ada, jumlah sayurnya juga sekedarnya aja yang penting ada. Padahal serat bikin kita cepat kenyang meskipun kalori yang kita konsumsi lebih rendah.

Apalagi cita rasa gurih asin itu memang nagih banget. Bikin kita pengin makan lebih banyak daripada porsi biasanya saat kita makan nasi putih dengan lauk dan sayur. Cara kerjanya mungkin serupa dengan mengemil keripik dan camilan asin. Nyandu aja gitu, tau-tau udah habis banyak. Porsi yang lebih besar ini turut memperparah jumlah kalori yang kita asup termasuk bikin lonjakan gula darah makin tinggi.

Nah, itu dia analisis amatir saya soal sarapan nasi goreng yang dianggap bikin ngantuk. Kenapa amatir ya karena saya bukan ahli gizi. Jadi jangan dianggap terlalu serius ya. Hehehe

Kalau Anda sepakat bahwa kuliner ini memang bikin ngantuk, barangkali pemaparan di atas bisa membantu menjawab rasa penasaran Anda. Tapi kalau kalian nggak sepakat, barangkali mitos tersebut sengaja diciptakan orang tua biar anak-anaknya mau sarapan dengan menu yang lebih sehat dan bernutrisi lengkap. Tau sendiri kan, kenikmatan nasi goreng memang susah banget ditolak. Ditambah anak kecil suka kepala batu kalau menginginkan dan menyukai sesuatu. Barang kali orang tua jaman dulu merasa perlu menempuh jalan doktrin untuk mengubah keinginan anak-anaknya. Suka-suka mau dianggap mitos maupun fakta, yang jelas jangan sarapan nasi goreng keseringan ya. Ingat, segala hal yang berlebihan itu nggak baik.

Penulis: Erma Kumala Dewi
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA 4 Dosa Saat Masak Nasi Goreng yang Nggak Disadari Banyak Orang

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 18 Desember 2022 oleh

Tags: bikin ngantukglikemiknasi gorengnatriumsarapan
Erma Kumala Dewi

Erma Kumala Dewi

Penggemar berat film kartun walaupun sudah berumur. Suka kulineran dan kekunoan.

ArtikelTerkait

Jember, Surganya Pencinta Nasi Goreng Kaki Lima

Jember, Surganya Pencinta Nasi Goreng Kaki Lima

8 Juni 2023
4 Jenis Nasi Goreng yang Laris di Surabaya, Bukan Nasi Goreng Biasa!

4 Jenis Nasi Goreng yang Laris di Surabaya, Bukan Nasi Goreng Biasa!

12 Mei 2023
bandros sarapan ala sunda mojok

Bandros, Surabi, dan Ulen: Mana yang Paling Lezat buat Sarapan?

15 Desember 2020
5 Tips Membuat Nasi Goreng Rumahan Selezat Nasi Goreng Pinggir Jalan

5 Tips Membuat Nasi Goreng Rumahan Selezat Nasi Goreng Pinggir Jalan

23 Maret 2023
4 Cara Mudah Menikmati Mie Ayam untuk Sarapan ala Warga Lokal Jakarta Mojok.co

4 Cara Mudah Menikmati Mie Ayam untuk Sarapan ala Warga Lokal Jakarta

27 Oktober 2025
4 Ciri Bubur Ayam yang Pasti Enak, Cocok Jadi Penyelamat Perut di Pagi Hari

4 Ciri Bubur Ayam yang Pasti Enak, Cocok Jadi Penyelamat Perut di Pagi Hari

15 November 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jalan Dayeuhkolot Bandung- Wujud Ruwetnya Jalanan Bandung (Unsplash)

Jalan Dayeuhkolot Bandung: Jalan Raya Paling Menyebalkan di Bandung. Kalau Hujan Banjir, kalau Kemarau Panas dan Macet

17 Januari 2026
8 Istilah Bahasa Jawa yang Orang Jawa Sendiri Salah Paham (Unsplash)

8 Istilah Bahasa Jawa yang Masih Bikin Sesama Orang Jawa Salah Paham

18 Januari 2026
Kapok Naik KA Bengawan, Sudah Booking Tiket Jauh Hari Malah Duduk Nggak Sesuai Kursi

Kapok Naik KA Bengawan, Sudah Booking Tiket Jauh Hari Malah Duduk Nggak Sesuai Kursi

16 Januari 2026
5 Istilah di Solo yang Biking Orang Jogja seperti Saya Plonga-plongo Mojok.co

5 Istilah di Solo yang Biking Orang Jogja seperti Saya Plonga-plongo

15 Januari 2026
Kelurahan Batununggal dan Kecamatan Batununggal: Nama Mirip dan Sama-sama di Bandung, tapi Takdirnya Berbeda Mojok.co

Kelurahan Batununggal dan Kecamatan Batununggal: Nama Mirip dan Sama-sama di Bandung, tapi Takdirnya Berbeda

15 Januari 2026
Mengaku dari Purwokerto Lebih Praktis Dibanding dari Kabupaten Banyumas Mojok.co

Mengaku dari Purwokerto Lebih Praktis Dibanding dari Kabupaten Banyumas

14 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Istora Senayan Jadi Titik Sakral Menaruh Mimpi, Cerita Bocah Madura Rela Jauh dari Rumah Sejak SD untuk Kebanggaan dan Kebahagiaan
  • Indonesia Masters 2026 Berupaya Mengembalikan Gemuruh Istora Lewat “Pesta Rakyat” dan Tiket Terjangkau Mulai Rp40 Ribu
  • Nasib Tinggal di Jogja dan Jakarta Ternyata Sama Saja, Baru Sadar Cara Ini Jadi Kunci Finansial di Tahun 2026
  • Mahasiswa di Jogja Melawan Kesepian dan Siksaan Kemiskinan dengan Ratusan Mangkuk Mie Ayam
  • Beasiswa LPDP 80 Persen ke STEM: Negara Ingin Membuat Robot Tanpa Jiwa?
  • Air dari Perut Bumi: Goa Jomblang dan Perubahan Hidup Warga Gendayaan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.