Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Keluar dari Jebakan Fall in Love with People We Can’t Have Kayak Jo Yi Seo di Drakor “Itaewon Class”

Fauziannisa Latief oleh Fauziannisa Latief
3 April 2020
A A
fall in love with people we can't have

Keluar dari Jebakan Fall in Love with People We Can’t Have Kayak Jo Yi Seo di Drakor "Itaewon Class"

Share on FacebookShare on Twitter

Banyak orang merasakan cinta pada orang yang nggak bisa mereka miliki atau yang bahasa kerennya fall in love with people we can’t have. Konon seberapa besar pun usaha yang kita lakukan untuk bikin orang yang kita cinta menyukai kita, akan berakhir sia-sia. Saya sempat mengamini hal tersebut sampai akhirnya saya menonton drama korea berjudul “Itaewon Class”.

Drakor ini bisa dibilang menyita banyak perhatian orang karena ceritanya yang anti mainstream. Drama yang diangkat dari Webtoon ini menceritakan kisah romantis antara Jo Yi Seo dan Park Saeroyi yang sejak awal terlihat mustahil akrena Park Saeroyi mengatakan dia mencitai perempuan lain  yang bernama Oh Soo Ah, yang tidak lain cinta pertamanya.

Saeroyi bahkan menyukai Soo Ah selama 15 tahun. Dan tidak ada tanda-tanda akan berpaling ke lain hati. Tapi berkat kegigihan dan ketulusan Jo Yi Seo, Saeroyi akhirnya berubah dan mulai menyukai Yi Seo. Untuk pertama kalinya saya memahami perkataan orang soal “Petrus Jakandor” alias pepet terus jangan kasih kendor yang ternyata bisa betul-betul mengubah seseorang menjadi cinta kepada kita meskipun sebelumnya hal itu tampak begitu mustahil.

Dari apa yang dilakukan Yi Seo, saya jadi belajar banyak hal khususnya menyoal bagaimana caranya keluar dari jebakan fall in love with people we can’t have.

Mencintai Orang yang Tepat

Drakor Itaewon Class ini mengajarkan kita untuk terus memerjuangkan orang yang kita pikir adalah orang yang tepat. Emang kayak apa sih orang yang tepat itu? Ya kayak Park Saeroyi lah. Ganteng, punya prinsip, pekerja keras, jujur, dan sangat menghargai orang lain. Orang yang tepat layak diperjuangkan karena mereka menginspirasi kita untuk berbuat hal yang sama. Kekaguman kita pada orang itu secara tidak langsung akan membuat kita ingin bisa menjadi baik seperti dia.

Jangan malah jatuh cinta sama fuckboi. Yang kayak gini sih nggak pantes diperjuangin. Yang ada, nanti kita malah dimanfaatin doang. Hiii.

Tunjukan Kemampuan

Jo Yi Seo yang mengetahui ambisi dan masa lalu Park Saeroyi memutuskan untuk membantu Saeroyi mengurus kedai. Padahal ia diterima oleh semua universitas yang ia pilih. Namun, Ia memutuskan untuk menjadi manajer di kedai tersebut dan membuat beberapa perubahan. Yang tadinya kedai tersebut sepi pengunjung, menjadi membludak pengunjung karena promosi yang dilakukan oleh Jo Yi Seo.

Karakternya yang agak sosiopat menjadikan ia sosok yang tegas. Ia akan bilang suka bila suka, dan tidak bila tidak. Hal itulah yang membuat kedai tersebut berkembang. Ia mulai membenahi interior kedai, penyajian makanan, pelayanan kedai, sampai melatih koki di kedai tersebut sehingga bisa menyajikan makanan yang lezat. Kemampuan manajerialnya pun patut diacungi jempol.

Baca Juga:

Magelang, Kota Paling Ideal untuk Orang yang Sedang Jatuh Cinta

Saya Meninggalkan Drakor Sejak Kenal Dracin yang Ceritanya Lebih Seru

Sekarang, bandingkan dengan kamu sendiri. Jangan sampai mengejar seseorang tanpa taktik apa pun. Asahlah kemampuan dirimu sebaik mungkin. Dan jangan ragu untuk tunjukan itu semua di hadapan si doi. Yhaa nggak harus secara langsung sih, bisalah caper-caper di medsos. Lantunkan nyanyian jika gemar bernyanyi, tunjukan tulisan jika gemar menulis, raihlah prestasi dan buat ia sadar dengan keberadaanmu.

Menjadi Orang yang Dibutuhkan

“Dia takkan menjadi orang yang biasa. Aku akan membuatnya menjadi pria yang luar biasa”

Itulah yang diucapkan Jo Yi Seo dengan penuh keyakinan. Ia ingin menjadikan dirinya sebagai orang yang dibutuhkan oleh Park Seoroyi. Ia sudah melakukan segala upaya, sehingga, Park Seoroyi bukan hanya mengetahuui keberadaannya tapi juga tidak bisa jauh darinya.

Upayamu ngedektin dia udah sampai sini belum? Kalo cuma dibutuhkan sebagai tukang anter-anter doang, ojek online juga bisa heuheuehu.

Pengertian

Jo Yi Seo yang realistis sangat berlainan dengan Park Saeroyi yang idealis. Namun, pada perbedaan tersebutlah ia menunjukan pengertiannya. Ia tetap menemani Park Saeroyi untuk mengejar mimpi dan cita-citanya. Sehingga, yang awalnya mereka hanya berada di kedai yang kecil sehingga memiliki perusahaan makanan besar.

Jujur

Hahh kata siapa cewe gak boleh mengungkapkan cinta duluan? Keterbatasan gender tentang cinta itu masih saja melekat hingga sekarang. Padahal terkait mengungkapkan, berhak dilakukan siapa saja, baik itu laki-laki maupun perempuan. Perempuan dapat menjadi apa pun dalam hidup mereka.

Begitupun dengan Jo Yi Seo, ia memberanikan diri untuk mengatakan cinta kepada Park Saeroyi yang berbeda umur 10 tahun!

Tentu saja hal tersebut dilakukan setelah semua upaya ia kerahkan. Ia tetap jujur terhadap apa yang ia rasakan. Walaupun, di pertengahan cerita ia mendapatkan penolakan. Tapi, ia mengucapkan itu berkali-kali, sampai Park Saeroyi menyadari, bahwa Jo Yi Seo ialah satu-satunya wanita yang selalu ada di hati.

Kira-kira begitulah cara Jo Yi Seo bisa keluar dari jebakan fall in love with people we can’t have. Ingatlah kalau nggak ada yang nggak mungkin di dunia ini, segala sesuatu selalu berubah. Begitu pun dengan perasaan seseorang. Yang paling penting, kamu tahu siapa yang berhak menerima perjuangan cinta kamu.

Tapi kalau misalkan kamu udah coba kelima cara yang dilakukan Jo Yi Seo tapi orang yang kamu cinta tetep nggak suka sama kamu, tolong harap maklum, hidup kita kenyataannya nggak bisa seindah drama korea hehehe.

BACA JUGA “Gangnam Beauty” Drama Korea yang Ngasih Tahu kalo Cewek Pengin Cantik Bukan Buat Cowok atau tulisan Fauziannisa Latief lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 3 April 2020 oleh

Tags: drakordrama koreafall in love with people we can't havePacaran
Fauziannisa Latief

Fauziannisa Latief

Minim atribusi, tapi senang menulis esai dan puisi.

ArtikelTerkait

3 Alasan Drakor Netflix When Life Gives You Tangerines Sayang Dilewatkan

3 Alasan Drakor Netflix When Life Gives You Tangerines Sayang Dilewatkan

14 Maret 2025
perilaku bucin yang tidak masuk akal mojok.co

3 Perilaku Bucin yang Sulit Dipahami Akal Sehat

9 Agustus 2020
ditolak

Jika Belum Ditolak, Jangan Pernah Mengatakan Dia Tidak Mencintaimu

1 Oktober 2019
Tradisi Kupatan sebagai Tanda Berakhirnya Hari Lebaran Masa Lalu Kelam Takbir Keliling di Desa Saya Sunah Idul Fitri Itu Nggak Cuma Pakai Baju Baru, loh! Hal-hal yang Dapat Kita Pelajari dari Langgengnya Serial “Para Pencari Tuhan” Dilema Mudik Tahun Ini yang Nggak Cuma Urusan Tradisi Sepi Job Akibat Pandemi, Pemuka Agama Disantuni Beragama di Tengah Pandemi: Jangan Egois Kita Mudah Tersinggung, karena Kita Mayoritas Ramadan Tahun Ini, Kita Sudah Belajar Apa? Sulitnya Memilih Mode Jilbab yang Bebas Stigma Kenapa Saf Tarawih Makin Maju Jelang Akhir Ramadan? Kenapa Kita Sulit Menerima Perbedaan di Media Sosial? Masjid Nabawi: Contoh Masjid yang Ramah Perempuan Surat Cinta untuk Masjid yang Tidak Ramah Perempuan Campaign #WeShouldAlwaysBeKind di Instagram dan Adab Silaturahmi yang Nggak Bikin GR Tarawih di Rumah: Ibadah Sekaligus Muamalah Ramadan dan Pandemi = Peningkatan Kriminalitas? Memetik Pesan Kemanusiaan dari Serial Drama: The World of the Married Mungkinkah Ramadan Menjadi Momen yang Inklusif? Beratnya Menjalani Puasa Saat Istihadhah Menghitung Pengeluaran Kita Kalau Buka Puasa “Sederhana” di Mekkah Apakah Menutup Warung Makan Akan Meningkatkan Kualitas Puasa Kita? Kenapa Saf Tarawih Makin Maju Jelang Akhir Ramadan? Apakah Menutup Warung Makan Akan Meningkatkan Kualitas Puasa Kita? Mengenang Serunya Mengisi Buku Catatan Ramadan Saat SD Belajar Berpuasa dari Pandemi Corona Perlu Diingat: Yang Lebih Arab, Bukan Berarti Lebih Alim Nonton Mukbang Saat Puasa, Bolehkah? Semoga Iklan Bumbu Dapur Edisi Ramadan Tahun Ini yang Masak Nggak Cuma Ibu

Memetik Pesan Kemanusiaan dari Serial Drama: The World of the Married

6 Mei 2020
10 Drama Korea Heartwarming yang Ampuh Redakan Bad Mood Terminal Mojok

10 Drama Korea Heartwarming yang Ampuh Redakan Bad Mood

17 Februari 2022
5 Cameo Drama Korea yang Bikin Emosi Penonton Terminal Mojok

5 Cameo Drama Korea yang Bikin Emosi Penonton

15 September 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Profesi Quality Control: Salah Sedikit Dimaki, Benar Terus Dianggap Nggak Kerja

Profesi Quality Control: Salah Sedikit Dimaki, Benar Terus Dianggap Nggak Kerja

3 Juni 2026
Indomaret Tutup, Orang Dewasa Depresi Bakal Makin Stres (Unsplash)

Membayangkan Semua Gerai Indomaret Tutup: Ibu-Ibu Merana Kehilangan Promo Minyak Goreng, Orang Dewasa Stres Makin Depresi Kehilangan Kursi Besi Andalan

1 Juni 2026
Bekas Pasar Burung dan Hal-hal Lain yang Jarang Dibicarakan Soal Pasar Ngasem, Tempat Sarapan Paling Kalcer di Jogja Mojok.co

Bekas Pasar Burung dan Hal-hal Lain yang Jarang Dibicarakan Soal Pasar Ngasem, Tempat Sarapan Paling Kalcer di Jogja

7 Juni 2026
Tegal, Kota Militer yang Kalah Pamor dari Magelang

Tegal, Kota Militer yang Kalah Pamor dari Magelang

2 Juni 2026
4 Mitos Seputar Skripsi yang Bikin Mahasiswa Stres magang skripsi kuantitatif

Tips Cepat Lulus Skripsi Kuantitatif Tanpa Jadi Tumbal Statistik dari Dosen, Dijamin Waras!

4 Juni 2026
5 Ekspektasi Orang Saat Pindah ke Solo yang Ujung-ujungnya Salah Total Mojok.co

5 Ekspektasi Orang Saat Pindah ke Solo yang Ujung-ujungnya Salah Total

3 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.