Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Otomotif

Kelebihan dan Kekurangan Bus Trans Jatim di Bangkalan Madura

Siti Halwah oleh Siti Halwah
24 Oktober 2024
A A
Kelebihan dan Kekurangan Bus Trans Jatim di Bangkalan Madura

Kelebihan dan Kekurangan Bus Trans Jatim di Bangkalan Madura (Mujionomaruf via Wikimedia Commons)

Share on FacebookShare on Twitter

Beberapa waktu lalu, Pemprov Jawa Timur meluncurkan armada bus Trans Jatim yang beroperasi dan melayani area Gerbangkertosusila. Sejak diluncurkan, sebenarnya saya sudah ingin naik dan merasakan bus tersebut. Sayangnya, waktunya belum tepat. Saya baru kesampaian menaikinya ketika berkunjung ke pusat Kabupaten Bangkalan Madura kemarin.

Awalnya saya agak ragu karena dalam benak saya—dan mungkin sebagian besar orang-orang Bangkalan desa lainnya—hanya orang-orang yang akan ke Surabaya yang boleh naik bus Trans Jatim. Tapi ternyata semua orang boleh naik dan turunnya nggak harus di pulau seberang.

Setelah mencoba sendiri naik bus ini di sekitaran Bangkalan Madura. Ada beberapa kelebihan dan kekurangan yang saya temukan.

Kelebihan bus Trans Jatim

#1 Tarifnya murah dan nggak bergantung pada jauh-dekatnya tujuan. Pembayarannya juga mudah

Terbiasa naik angkot yang ongkosnya bergantung pada jauh-dekatnya tujuan, saya tentu agak kaget saat naik bus Trans Jatim. Ongkosnya ternyata murah banget dan flat. Saya hanya perlu mengeluarkan uang Rp5.000 untuk sekali jalan, sementara untuk pelajar atau mahasiswa ongkosnya Rp2.500 saja.

Seperti yang saya bilang, ongkos Trans Jatim ini flat, nggak peduli sejauh apa pun tujuan kita, ongkosnya tetap segitu. Tapi hanyaa berlaku dua jam, ya. Jadi kalau kota tujuan kita lumayan jauh dan estimasi waktu tempuhnya lebih dari dua jam, kita perlu membayar ongkos lagi sebesar Rp5.000. Masih murah, ya?

Pembayarannya juga mudah, bisa cash atau transfer melalui dompet digital seperti GoPay, Shopeepay,, dll. Bisa juga pakai kartu uang elektronik seperti TapCash, E-Money, dll., atau langsung bayar di aplikasinya melalui AstraPay. Pokoknya gampang banget, deh.

#2 AC-nya dingin, bebas asap rokok dan bau Stella jeruk. Tersedia kotak P3K juga di dalam bus

Kelebihan lainnya dari bus Trans Jatim ini adalah busnya ber-AC. Selain itu, di dalam bus juga bebas dari asap rokok. Penumpang juga dilarang makan selama perjalanan di dalam bus.

Wewangian di bus ini juga nggak menyengat, tentunya nggak pakai Stella jeruk seperti yang biasanya ada di angkot dan bikin mabuk penumpang. Selain itu, masing-masing armada bus ini juga sudah dilengkapi dengan kotak P3K. Perjalanan saya berkeliling Bangkalan Madura terasa aman, nyaman, dan adem.

Baca Juga:

Ternyata Bus Trans Jatim Nggak Ada Bedanya dengan Angkot, Ngebut dan Ugal-ugalan!

Sopir Trans Jatim yang Ngebut Ini Ngapain Sih, Mau Cari Apa? Kan Sistemnya Bukan Kejar Setoran!

Bus Trans Jatim nggak ngetem lama buat menunggu penumpang

Kelebihan paling utama yang saya suka dari bus Trans Jatim ini adalah busnya nggak ngetem lama menunggu penumpang. Kalau biasanya naik angkot saya harus menahan sabar karena sopirnya ngetem mencari penumpang, bus Trans Jatim nggak begitu. Para penumpang yang tertib menunggu kedatangan bus di tempat yang disediakan.

Di pusat Kabupaten Bangkalan Madura sudah tersedia beberapa titik bus stop/halte yang dapat digunakan sebagai tempat untuk naik atau turun penumpang. Nantinya bus Trans Jatim akan berhenti di titik-titik ini. Beneran cuma berhenti sebentar, hanya sampai penumpang turun dari bus atau naik ke dalam bus. Jadi nggak ada istilahnya bus ngetem. Perjalanan saya tentu jadi efisien dan cepat.

Kekurangan bus Trans Jatim

Rutenya banyak di pusat kabupaten, kurang menjangkau area lain khususnya area timur Bangkalan

Berhubung di daerah saya nggak ada area bus stop/halte bus Trans Jatim ini, saat pulang saya harus berhenti di halte terdekat dengan daerah saya. Lalu saya terpaksa melanjutkan perjalanan naik angkot untuk bisa sampai ke rumah.

Lho, kok gitu? Tentu saja karena area operasional bus Trans Jatim ini lebih terpusat di Kota Bangkalan saja, sementara di area Bangkalan bagian timur masih belum tersedia haltenya. Padahal sepengamatan saya justru orang-orang dari area Bangkalan bagian timur inilah yang memiliki mobilitas lebih tinggi. Akhirnya orang-orang dari Bangkalan timur terpaksa naik angkot dan berhenti di halte paling dekat, yakni halte Tangkel.

Saya berharap setelah ini di tiap-tiap desa di Bangkalan Madura bakal ada bus stop atau halte bus Trans Jatim. Soalnya sayang banget kalau fasilitas keren kayak bus ini nggak bisa dinikmati semua kalangan. Minimal ada bus stop di masing-masing kecamatan gitu.

Estimasi waktu di aplikasi belum akurat

Sebelum memutuskan naik bus Trans Jatim berkeliling Bangkalan Madura, saya mencoba mendownload aplikasinya dulu. Di sana, saya mendapatkan banyak informasi seputar operasional bus ini. Mulai dari info rute, bus terdekat, memesan tiket, AR Halte yang bisa mendeteksi sejauh mana halte/bus stop terdekat dari tempat kita berada, dll.

Sayangnya, di bagian fitur Bus Terdekat, estimasi waktu yang ditampilkan tentang kedatangan bus seringkali meleset. Estimasi waktunya terus menerus berganti dan tiap saya lihat bisa selisih sekitar 2-3 menit. Akhirnya, saya harus jongkok (karena nggak disediakan kursi di halte), berdiri, jongkok lagi, sambil melihat estimasi kedatangan bus yang terus berubah-ubah. Akan tetapi menurut saya sebagai penumpang, aplikasi ini tetap layak untuk didownload demi mengetahui berbagai informasi terkini seputar bus Trans Jatim ini.

Semoga setelah ini Pemprov dan Pemda Bangkalan Madura terus melakukan perbaikan mengembangkan bus Trans Jatim. Agar moda transportasi umum satu ini mampu menjangkau lebih banyak daerah dan bisa dinikmati lebih banyak kalangan.

Penulis: Siti Halwah
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Trans Jatim, Satu-Satunya Proker Gubernur Jawa Timur yang Patut Diapresiasi.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 24 Oktober 2024 oleh

Tags: Bus Trans Jatim Bangkalan-Maduratrans jatimtransportasi umum
Siti Halwah

Siti Halwah

menulis untuk eksis

ArtikelTerkait

6 Tempat Berburu Takjil di Kota Makassar. Takjil Hunter, Merapat!

PR Transportasi Publik Makassar: Pete-Pete Smart Gagal, Co’mo Antara Ada dan Tiada, Selanjutnya Apa Lagi?

29 Mei 2023
Posisi Duduk di Angkot yang Paling Keren di Tingkat Kecamatan terminal mojok.co

Posisi Duduk di Angkot yang Paling Keren di Tingkat Kecamatan

24 November 2020
Kabupaten Jember Harusnya Belajar dari Surabaya Soal Transportasi Umum, Bisa Jadi Solusi Kemacetan dan Promosi Pariwisata

Kabupaten Jember Harusnya Belajar dari Surabaya Soal Transportasi Umum, Bisa Jadi Solusi Kemacetan dan Promosi Pariwisata

17 Desember 2023
Membandingkan Kabupaten Ponorogo dan Trenggalek. Mana yang Lebih Maju?

Ponorogo Butuh Transportasi Publik yang Mumpuni, karena Transportasi yang Terintegrasi Bukan Hanya Milik Kota Besar!

27 Agustus 2023
Surabaya Bukan Venesia, Nggak Butuh Taksi Air, Benahi Saja Transportasi Daratnya!

Surabaya Bukan Venesia, Nggak Butuh Taksi Air, Benahi Saja Transportasi Daratnya!

27 September 2024
Pengguna Angkot Bandung Perlu Lebih Proaktif, Jangan Acuh Tak Acuh, dong! terminal mojok.co

Daftar Playlist Musik Angkot Bandar Lampung yang Selalu Terngiang

4 November 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

11 Istilah Penyakit dalam Bahasa Jawa yang Terdengar Lucu Mojok.co

11 Istilah Penyakit dalam Bahasa Jawa yang Terdengar Lucu

29 Mei 2026
4 Pasar Kalcer Jogja yang Bisa Dikunjungi Selain Pasar Ngasem Mojok.co

4 Pasar “Kalcer” yang Bisa Dikunjungi kalau Bosan ke Pasar Ngasem Jogja

29 Mei 2026
Kebiasaan Buruk Mahasiswa Saat Menghubungi Dosen, Tolong Jangan Dilakukan Mojok.co

Chat Aneh Mahasiswa ke Dosen Muda, Tolong Jangan Dibiasakan

30 Mei 2026
PMII Bangkalan Aneh, Paling Getol Mengkritik Pemkab, tapi Prokernya Selalu Bermanis-manis sama Pejabat

PMII Bangkalan Aneh, Paling Getol Mengkritik Pemkab, tapi Prokernya Selalu Bermanis-manis sama Pejabat

28 Mei 2026
Orang Kampung yang Sekolah Tinggi Malah Paling Jarang Srawung Mojok.co

Orang Kampung yang Sekolah Tinggi Jarang Srawung karena Lingkungannya Toxic dan Pemikirannya Jalan di Tempat!

30 Mei 2026
Banjarbaru, Ibu Kota Provinsi Rasa Kabupaten Gara-gara Keliatan Medioker (Kota Banjarbaru via Wikimedia Commons)

Banjarbaru, Ibu Kota Provinsi Rasa Kabupaten Gara-gara Keliatan Medioker

26 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.