Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Featured

Kelas Menengah Ngehe Tak Usah Bimbang Pilih Brio Baru Atau BMW Seken

sadad oleh sadad
31 Oktober 2019
A A
Honda Brio Boros? Bukannya Paling Irit, ya? Kelas Menengah Ngehe Tak Usah Bimbang Pilih Brio Baru Atau BMW Seken
Share on FacebookShare on Twitter

Keputusan untuk membeli mobil biasanya jadi dilema tersendiri bagi kalangan masyarakat kelas sosial menengah ngehe. Dengan modal tabungan hasil menyisihkan gaji bulanan, kalangan masyarakat kelas sosial menengah ngehe sebenarnya paling cocok dengan segmen city car. Ambil contoh salah satu tipe yang paling laris Brio RS, harganya berkisar Rp 170-190 juta.

Tapi namanya mobil laris pasti bakal jadi mobil yang pasaran. Jadi, kalau lagi berhenti di lampu merah, mobil “kayak gini” dijamin nggak akan ada yang menoleh. Mohon maaf, kelihatan biasa aja, Bro. Di sinilah kalangan masyarakat kelas sosial menengah ngehe mulai bimbang. Apakah memilih membeli mobil baru dengan kualitas B aja bisa cukup membanggakan batin?

Pasalnya, dengan jumlah uang yang sama, mereka juga bisa membeli sedan dari merek mentereng, misal BMW 320i. Tapi pastinya yang seken. Harga BMW 320i seken tahun “tua” yang sudah berumur lebih 10 tahun, biasanya kisaran harganya nyaris beda-beda tipis dengan city car baru sekelas Brio RS.

Sebenarnya nggak dosa juga lebih milih BMW tua ketimbang Brio baru. Selain menghindarkan mobil dicap pasaran, cara ini juga bisa meningkatkan status sosial pemiliknya, di mata orang yang awam tentunya.

Tapi ada satu hal yang kerap dilupakan kalangan masyarakat kelas sosial menengah ngehe yang milih BMW seken tadi. Bahwa semakin tua mobil (apalagi kilometer tinggi), maka akan semakin rewel dan banyak juga “jajannya”. Apalagi kalau kamu bukan tipe orang yang rajin ngecek kondisi mobil, kapan harus ganti oli, misalnya.

Jika mobil yang dipilih ini akan jadi mobil satu-satunya alias mobil tempur yang kamu pakai untuk banyak keperluan, sayang rasanya jika harus milih mobil tua. Karena ada potensi mobil kamu ini bakal sering masuk bengkel, Bro.

Itulah sebabnya asuransi mobil nggak mau nerima mobil tua. Layanan taksi online sekarang juga sama. Mereka nggak mau mobil mitranya pakai tahun tua. Tentu sayang kan, jika kelebihan gaji bulanan lebih sering habis untuk ngebenerin mobil. Mending untuk keperluan yang lain, misal angsuran rumah, biaya hura-hura pas weekend, atau aktivitas hedon lainnya.

Jadi, selama kita masih berstatus sosial menengah ngehe, pilihan beli mobil baru tapi pasaran adalah hal yang bijak.
Karena yang namanya mobil baru, kamu telat ganti oli aja dia masih kuat digeber. Yang penting, jangan sampai telat-telat amat.

Baca Juga:

Ketika Honda Pelit, Tidak Ada Pilihan Lain Selain Upgrade Sendiri karena Honda Brio Memang Layak Diperjuangkan Jadi Lebih Nyaman

Kelas Menengah Indonesia Sedang OTW Menjadi Orang Miskin Baru: Gaji Habis Dipalak Pajak, Bansos Nggak Dapat, Hidup Cuma Jadi Tumbal Defisit Negara.

Plis, janganlah mencontoh hobi om-om kaya yang melihara mobil tua. Sebab, mereka melihara mobil tua cuma untuk sekadar hobi. Namanya mobil hobi, ya dipakainya cuma sekali-kali. Fyi aja, om-om kaya juga pasti udah punya mobil harian. Dan pastinya, mereka punya alokasi dana yang lebih dari cukup untuk merawat mobil-mobil tua itu, tanpa takut anggarannya bakal mengganggu kegiatan hura-hura dan aktivitas hedon lainnya.

BACA JUGA: Chevrolet Bangkrut, Susah Memang Mobil Bagus Hidup di Republik Toyota Ini atau tulisan Sadad lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 31 Oktober 2019 oleh

Tags: BMWBriokelas menengah
sadad

sadad

ArtikelTerkait

Kelas Menengah, Pemegang Nasib Paling Sial di Indonesia (Unsplash)

Kelas Menengah Indonesia Sedang OTW Menjadi Orang Miskin Baru: Gaji Habis Dipalak Pajak, Bansos Nggak Dapat, Hidup Cuma Jadi Tumbal Defisit Negara.

2 Februari 2026
7 Siasat Kelas Menengah agar Bisa Bertahan di 2025 Mojok.co

7 Siasat Kelas Menengah agar Bisa Bertahan di 2025

6 November 2024
5 Rekomendasi Mobil Irit BBM, Dijamin Nggak Bikin Kantong Meringis!

5 Rekomendasi Mobil Irit BBM, Dijamin Nggak Bikin Kantong Meringis!

29 Desember 2022
Honda Brio, Korban Pabrikan Honda yang Agak Pelit (Unsplash)

Ketika Honda Pelit, Tidak Ada Pilihan Lain Selain Upgrade Sendiri karena Honda Brio Memang Layak Diperjuangkan Jadi Lebih Nyaman

16 Februari 2026
Hidup dengan Gaji UMR Itu Indah, tapi Bo’ong (Pixabay)

Hidup dengan Gaji UMR Itu Indah, tapi Bo’ong

24 September 2025
5 Pekerjaan yang Menghasilkan Banyak Cuan dalam Hitungan Jam selain Tukang Parkir dan Pak Ogah

Yang Fana Itu Waktu, yang Abadi Adalah Tukang Parkir ATM yang Tetap Minta 2 Ribu sekalipun Mereka Tak Berguna

1 Oktober 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Mari Mengenal Salah Satu ‘Keajaiban’ dalam Hidup: Compounding

Mari Mengenal Salah Satu ‘Keajaiban’ dalam Hidup: Compounding

25 Februari 2026
Jalan Kertek Wonosobo, Jadi Pusat Ekonomi tapi Bikin Sengsara (Unsplash)

Jalur Tengkorak Kertek Wonosobo Mematikan, tapi Pemerintah, Warga, hingga Ahli Klenik Saja Bingung Cari Solusinya

24 Februari 2026
Gak Usah Banyak Alasan: Menabung Itu Penting!

Gak Usah Banyak Alasan: Menabung Itu Penting!

23 Februari 2026
Flyover Kalibanteng: Labirin Aspal yang Lebih Ruwet daripada Alasan Putus Mantan Saya

Flyover Kalibanteng: Labirin Aspal yang Lebih Ruwet daripada Alasan Putus Mantan Saya

25 Februari 2026
Sidoarjo Bukan Sekadar "Kota Lumpur", Ia Adalah Tempat Pelarian Paling Masuk Akal bagi Warga Surabaya yang Mulai Nggak Waras

Lupakan Teori Kuliner PNS, di Sidoarjo Kasta Tertinggi Warung Makanan Enak Ditentukan oleh Orang-orang Waktu Bubaran Pabrik

27 Februari 2026
Jika Mall Berdiri di Purworejo, Akankah Kota yang Terlelap Selepas Isya Ini Terjaga dan Jadi Ramai?

Jika Mall Berdiri di Purworejo, Akankah Kota yang Terlelap Selepas Isya Ini Terjaga dan Jadi Ramai?

27 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.