Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Kekeliruan pada Kartu Undangan Pernikahan yang Tak Kita Sadari

Rahadian oleh Rahadian
7 Februari 2020
A A
Hukum Poligami Sekaligus Tata Cara Melakukannya Seperti yang Viral di Medsos terminal mojok.co

Hukum Poligami Sekaligus Tata Cara Melakukannya Seperti yang Viral di Medsos terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Bila teman atau keluarga kita akan menikah, biasanya mereka akan mencetak lalu menyebar kartu undangan pernikahan. Bila kita akan menikah, biasanya akan juga melakukan hal yang sama. Tentunya, kita bakal sama-sama memilih kartu undangan pernikahan yang berdesain menarik. Bila teman atau keluarga kita berada di tempat yang sangat jauh, biasanya kita akan mengirim undangan dalam wujud pesan online supaya lebih mudah dan hemat.

Nah, pada kartu undangan pernikahan, baik undangan dalam wujud kartu ataupun dalam wujud pesan, biasanya kata “dan” akan selalu ada di antara nama kedua pengantin. Misalnya, “Akan Menikah Budi dan Rini”. Biasanya, agar kartu undangan menjadi lebih menarik, kata “dan” akan diganti dengan “&”. Begitu, bukan?

Dengan membaca kalimat “Akan Menikah Budi dan Rini”, kita mengerti bahwa Budi dan Rini akan menjadi sepasang suami istri. Namun, bila ditinjau dari aspek tata bahasa, penggunaan kata “dan” untuk hal tersebut sesungguhnya keliru. Seharusnya bukan menggunakan kata “dan” Tetapi menggunakan kata “dengan”. Oleh karenanya, kalimat menjadi “Akan Menikah Budi dengan Rini”. Lalu, mengapa demikian? Mari kita coba telaah.

Dalam tata bahasa Indonesia, kata “dan” termasuk konjungsi (kata sambung). Konjungsi ini digunakan untuk menyatakan beberapa hal yang setara. Kita tentunya sudah mempelajarinya saat masih duduk di bangku sekolah dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia. Apakah kita masih ingat?

Simak kembali kalimat, “Akan Menikah Budi dan Rini”. Bila ditinjau dari aspek tata bahasa, makna kalimat “Akan Menikah Budi dan Rini” yaitu Budi akan menikah dengan wanita yang bukan Rini. Sedangkan Rini pun akan menikah dengan pria yang bukan Budi. Dengan kata lain, keduanya akan menikah ‘sendiri-sendiri’.

Seperti yang sudah disebutkan, konjungsi “dan” digunakan untuk menyatakan beberapa hal yang setara. Budi dan Rini melakukan hal yang setara. Yaitu, menikah pada waktu yang sama sesuai dengan yang tertera pada kartu undangan. Keduanya akan menikah ‘sendiri-sendiri’.

Mari kita bahas penggunakan kata “dengan” yang merupakan kata konjungsi. Salah satu fungsi konjungsi “dengan” yaitu untuk menunjukkan hubungan keterikatan. Oleh karenanya, “Akan Menikah Budi dengan Budi” punya makna bahwa ada keterikatan antara Budi dengan Rini. Yaitu, keduanya akan menikah. Bila kita menon-formalkan kalimat “Akan menikah Budi dengan Rini”, akan menjadi “Akan nikah Budi sama Rini”.

Coba simak juga kalimat berikut. “Rini dan Susi telah menikah.” Nah, apakah Rini dan Susi melakukan pernikahan sesama jenis? Ataukah, baik Rini atau Susi telah menikah dengan seorang pria? Seperti yang sudah disebutkan, fungsi konjungsi “dan” yaitu untuk menunjukkan kesetaraan. Bukan untuk menunjukkan adanya keterikatan. Maka dari itu, makna dari kalimat “Rini dan Susi telah menikah,” yaitu baik Rini atau Susi telah menikah dengan seorang pria.

Baca Juga:

Pemuda Pati Takut Menikah karena Standar Mahar Nggak Masuk Akal seperti Duit Ratusan Juta, Motor, bahkan Mobil

Duka Menikah di KUA, Dikira Hamil Duluan padahal Cuma Pengin Hemat

Kesimpulannya, memang lebih baik menggunakan konjungsi “dengan” dibandingkan “dan” untuk diselipkan di antara nama calon pengantin. Nah, karena kartu undangan pernikahan adalah undangan formal, pemilihan kata-kata pada undangannya mesti tepat. Termasuk penggunakan kata konjungsi di antara nama kedua pengantin. Hanya saja, masyarakat umum sudah terbiasa menggunakan konjungsi “dan”.

Bagi masyarakat umum, menggunakan konjungsi “dengan” untuk menghubungkan nama pengantin pada kartu undangan menjadi hal yang aneh, tak lazim, dan tak umum. Meskipun sesuai dengan kaidah tata bahasa, masyarakat kebanyakan lebih menerima kalimat “Akan menikah Budi dan Rini” dibandingkan “Akan Menikah Budi dengan Rini.”

Lalu, bagaimana bila kita yang akan menikah? Mau tak mau, kita memang harus mengikuti budaya masyarakat. Sebagai alternatif, kartu undangan pernikahan dapat menampilkan nama kedua pengantin saja tanpa konjungsi “dan”. Nah, cara ini lebih bisa diterima masyarakat luas dibandingkan menggunakan konjungsi “dengan” sebagai kata yang ada di antara nama kedua pengantin.

Saya menyadari kekeliruan tersebut, saat saya sedang melihat kartu undangan pernikahan seorang teman saya. Pada kartu undangan tersebut, menggunakan konjungsi “dan” di antara namanya dan nama calon istrinya. Lalu, muncul dalam benak saya, apakah tepat bila menggunakan konjungsi “dan”. Setelah saya membaca berbagai referensi online, lebih tepat menggunakan konjungsi “dengan”.

Saya tertarik menyelidikinya, karena saya tertarik dengan seluk beluk dunia bahasa. Semoga tulisan ini bermanfaat dan semakin membuka wawasan kita tentang seluk beluk bahasa.

BACA JUGA Pernikahan Sebagai Persepsi Happy Ending Adalah Pemikiran yang Sesat! atau tulisan Rahadian lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 7 Februari 2020 oleh

Tags: Pernikahanundangan
Rahadian

Rahadian

Sarjana Hubungan Internasional yang gemar menulis, bermain musik, dan coding.

ArtikelTerkait

Culture Shock Resepsi Pernikahan di Sumenep: Nggak Dapat Hidangan, Cuma Diberi Berkat untuk Dibawa Pulang Mojok.co

Culture Shock Resepsi Pernikahan di Sumenep: Nggak Dapat Hidangan, Cuma Diberi Nasi Berkat untuk Dibawa Pulang

31 Oktober 2023
Bridesmaid di Pernikahan Nggak Wajib-wajib Amat, Kenapa Masih Drama Soal Seragam sih Terminal Mojok pager ayu

Bridesmaid di Pernikahan Nggak Wajib-wajib Amat, Kenapa Masih Drama Soal Seragam sih?

4 Januari 2023
5 Ide Suvenir Nikah Bermanfaat yang Nggak Bakal Dibuang Tamu Undangan Mojok.co

5 Ide Souvenir Pernikahan Bermanfaat yang Nggak Bakal Dibuang Tamu Undangan

8 Januari 2026
Pernikahan Saat Pandemi Mengatasi Malu dan Gengsi terminal mojok.co

Pernikahan Saat Pandemi Mengatasi Malu dan Gengsi

18 November 2020
Pantas Saja Warga Kediri Banyak yang Jomblo, Pantangan Pernikahannya Banyak dan Bikin Ribet!

Pantas Saja Warga Kediri Banyak yang Jomblo, Pantangan Pernikahannya Banyak dan Bikin Ribet!

22 Februari 2024
Tradisi Cari Jodoh Orang Wakatobi yang Lebih Tokcer dari Tinder terminal mojok.co

Film 500 Days of Summer Bikin Saya Percaya Nggak Ada yang Namanya Jodoh

11 Maret 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Sarjana Keguruan Pilih Jadi TKW di Taiwan, Merasa Lebih Dihargai daripada Jadi Guru Honorer dengan Gaji “Imut” selama Bertahun-tahun Mojok.co

Sarjana Keguruan Pilih Jadi TKW di Taiwan, Lebih Menjanjikan daripada Jadi Guru Honorer dengan Gaji “Imut” Selama Bertahun-tahun

9 April 2026
Toyota Kijang Kapsul: Mobil Legendaris yang Cuma Menang di Spare Part Murah, Sisanya Ampas Total dan Super Boros

Toyota Kijang Kapsul: Mobil Legendaris yang Cuma Menang di Spare Part Murah, Sisanya Ampas Total dan Super Boros

4 April 2026
Becak Motor Malioboro Jogja Memang Unik, tapi Ogah kalau Harus Naik Lagi Mojok.co

Becak Motor Malioboro Jogja Memang Unik, tapi Ogah kalau Harus Naik Lagi 

8 April 2026
Ciri Khas 3 Sate Ayam Ponorogo Dilihat dari Daerah Produksinya sate ayam madura

Sate Ponorogo, Sate Terbaik yang Pernah Ada. Sate Madura dan Sate Padang Minggir Dulu Sana ke Pojokan

9 April 2026
Mempertanyakan Efisiensi Syarat Administrasi Seleksi CPNS 2024 ASN penempatan cpns pns daerah cuti ASN

Wajar kalau Masyarakat Nggak Peduli PNS Dipecat atau Gajinya Turun, Sudah Muak sama Oknum PNS yang Korup!

7 April 2026
Dilema Lulusan D4: Gelar Sarjana Terapan, tapi Dianggap D3 yang “Magang” Kepanjangan dan Otomatis Ditolak HRD karena Bukan S1

Dilema Lulusan D4: Gelar Sarjana Terapan, tapi Dianggap D3 yang “Magang” Kepanjangan dan Otomatis Ditolak HRD karena Bukan S1

8 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • KKN Itu Menyenangkan, yang Bikin Muak adalah Teman yang Jadi Beban Kelompok dan Warga Desa yang “Toxic”
  • Antropologi Unair Diremehkan dan Dianggap “Gampangan”, padahal Kuliahnya Nggak Main-main dan Prospek Kerjanya Luas
  • Evolusi Kelelawar Malam di Album “Kesurupan”: Menertawakan Hantu, Melawan Dunia Nyata
  • Gagal Seleksi CPNS di Formasi Sepi Peminat Dihina Bodoh, Malah Dapat Kerjaan “di Atas” ASN Langsung Bungkam Penghina
  • Buka Bisnis di Desa Menggiurkan, Tapi Bukannya Slow Living Malah Dibayangi Sengsara karena Kebiasaan Warga
  • Slow Living di Perumahan Jauh Lebih Nyaman Ketimbang Desa yang Malah Bikin Stres, tapi Harus Rela Dicap Sombong dan Sok Eksklusif

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.