Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

Kecap Bango, ABC, Sedaap: Mana yang Bikin Olahan Daging Kurban Makin Mantap?

Dyan Arfiana Ayu Puspita oleh Dyan Arfiana Ayu Puspita
21 Juli 2021
A A
Kecap Bango, ABC, Sedaap: Mana yang Bikin Olahan Daging Kurban Makin Mantap? terminal mojok.co

Kecap Bango, ABC, Sedaap: Mana yang Bikin Olahan Daging Kurban Makin Mantap? terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Kecap adalah bahan pelengkap yang wajib ada saat mengolah daging hewan kurban. Itu sebabnya, olahan fermentasi kedelai ini jadi buruan tiap kali jelang Idul Adha. Tentu saja bersama dengan pritilan lain macam tusuk sate, arang, tomat, cabai, dkk. Ibarat kata, nasi goreng bolehlah tetap bisa jadi makanan enak meski tanpa kecap, tapi mengolah daging hewan kurban tanpa kecap? Oh, oh, saya sarankan jangan. Apalagi kalau kamu golongan orang yang makan daging cuma kalau Idul Adha, alias nggak terbiasa makan daging cuma dilumuri mentega dan minyak kelapa. Wis, lah, mending lari sebentar ke warung, beli kecap.

Di pasaran, kecap yang paling sering kita temukan adalah merek ABC, Bango, dan Sedaap. Okelah, mungkin kalau kamu belanjanya di supermarket besar, kamu bakal menemukan merek-merek lain. Namun, kalau yang banyak dikenal orang dan mudah ditemukan di warung mana pun, ya jelas tiga merek itu tadi.

Nah, di antara kecap Bango, ABC, dan Sedaap, manakah yang lebih direkomendasikan untuk jadi partner dalam pengolahan daging hewan kurban? Cekidot!

#1 Kecap ABC

Kecap ABC sudah berdiri sejak tahun 1975. Penetrasi pasar yang begitu agresif membuat kecap ABC bisa dengan mudah ditemukan di mana saja. Variannya juga banyak. Untuk kecap manisnya saja, ada yang kecap manis biasa, kecap manis rasa mantap, dan kecap manis black gold. Tapi, apa pun varian kecap manisnya, kalau untuk mengolah daging, kecap ABC tetap terasa biasa saja. Tidak ada yang istimewa. Daripada untuk mengolah daging kurban, kecap ABC lebih cocok untuk dijadikan cocolan atau sebagai kecap dapur yang sewaktu-waktu bisa dituang di makanan berkuah seperti soto ataupun yang lain. Namun, tidak untuk mengolah daging.

#2 Kecap Sedaap

Dilihat dari segi harga, kecap Sedaap ini lebih murah. Sedangkan secara tekstur, kecap Sedaap lebih kental dan memiliki warna yang lebih gelap dibanding kecap ABC dan Kecap Bango. Yang bikin males dari kecap Sedaap ini adalah penggunaannya yang cenderung tricky. Takarannya harus pas. Kurang sedikit, rasanya bakal kurang menggigit. Kelebihan menuang, walau cuma seuprit, bisa bikin rasa masakan jadi embuh.

Bukan hanya itu. Kalau sudah kejadian kelebihan tuang, bakal susah banget untuk disiasati. Mau ditambah air kek, dikasih ini lah, itu lah, nggak mempan. Kacau udah pokoknya. Itu sebabnya masak pakai kecap Sedaap nggak bisa disambi baca Mojok. Bener-bener harus fokus.

#3 Kecap Bango

Bermula pada tahun 1928, pasangan suami-istri Tjoa Pit Boen dan Tjoa Eng Nio mengawali cikal bakal lahirnya kecap Bango dari rumah mereka, di daerah Benteng, Tangerang. Kemudian, barulah pada 2001 Bango secara resmi diakuisisi oleh Unilever. Di tangan raksasa Unilever, Bango semakin terbang tinggi.

Meskipun harganya sedikit lebih mahal dibanding kecap ABC dan kecap Sedaap, tapi soal melezatkan masakan, Kecap Bango juaranya. Apalagi kalau urusannya dengan pengolahan daging hewan kurban. Beuh, mantap! Si Malika ini, punya semua syarat untuk disebut sebagai kecap yang enak. Teksturnya pas, warnanya tidak terlalu gelap, dan rasa yang dihasilkan plus tingkat resapan kecap Bango pada daging juga tidak perlu diragukan lagi. Membuat warna daging jadi lebih menggoda ketika matang, dan aroma yang keluar itu, loh! Haishh, ngiler aku jadinya. Pun ketika sampai ke ujung lidah. Cita rasanya yang tidak melulu manis tapi ada gurih-gurihnya, asli bikin sulit banget untuk ngelirik ke merek lain.

Baca Juga:

Adakah di Luar Sana, Perantau yang Sudah 7 Tahun Merayakan Iduladha di Tanah Asing Seperti Saya? Perantau yang Menimbun Rasa Kangen Keluarga

Bubuk Kopi, Penghilang Bau Tak Sedap Setelah Menyembelih Hewan Kurban

Jadi klir, ya? Idul Adha kali ini nggak bingung lagi kan pilih kecap yang mana untuk mengolah daging hewan kurbanmu? Namun, sebelum beli kecap Bango, pastikan dulu kamu bener-bener dapat jatah daging hewan kurban ya, MyLov~

BACA JUGA Kecap Manis yang Terdiskriminasi dan artikel Dyan Arfiana Ayu Puspita lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 28 September 2021 oleh

Tags: idul adhaKecap ABCKecap BangoKuliner Terminal
Dyan Arfiana Ayu Puspita

Dyan Arfiana Ayu Puspita

Alumnus Universitas Terbuka yang bekerja sebagai guru SMK di Tegal. Menulis, teater, dan public speaking adalah dunianya.

ArtikelTerkait

Meskipun Dianggap Jorok, Makan Makanan Berkuah Pakai Tangan Itu Menyenangkan terminal mojok

Meskipun Dianggap Jorok, Makan Makanan Berkuah Pakai Tangan Itu Menyenangkan

29 Juli 2021
Sujebi, Sup Mi tapi Bukan Mi dari Korea terminal mojok

Sujebi, Sup Mi tapi Bukan Mi dari Korea

25 Juni 2021

Alasan Makan di Sawah Terasa Lebih Nikmat daripada di Rumah

21 Juni 2021
Makan Indomie Tengah Malam Adalah Budaya yang Harus Dilestarikan terminal mojok

Makan Indomie Tengah Malam Adalah Budaya yang Harus Dilestarikan

9 Juli 2021
Keajaiban Mengonsumsi Mi Instan yang Sering Nggak Disadari Konsumennya terminal mojok

Keajaiban Mi Instan yang Sering Nggak Disadari Konsumennya

12 Juni 2021
Latah Topping Melimpah pada Khazanah Kuliner Kekinian_ Enak atau Enek_ terminal mojok

Latah Topping Melimpah pada Khazanah Kuliner Kekinian: Enak atau Enek?

21 Juli 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

5 Suguhan Lebaran Khas Jogja yang Mulai Sulit Ditemukan Terutama di Rumah-rumah Daerah Kota Mojok.co

5 Suguhan Lebaran Khas Jogja yang Mulai Langka, Terutama di Rumah-rumah Daerah Kota

20 Maret 2026
Bukan Buangan dari UNDIP: Kami Mahasiswa UNNES, Bukan Barang Retur! kampus di semarang

Ironi UNNES Semarang: Kampus Konservasi, tapi Kena Banjir Akibat Pembangunan yang Nggak Masuk Akal

18 Maret 2026
Kebumen Aneh, Maksa Merantau tapi Bikin Pengin Pulang (Wikimedia Commons)

Kebumen Itu Memang Aneh: Suka Memaksa Anak Muda untuk Segera Merantau, sekaligus Mengajak Kami untuk Segera Pulang

21 Maret 2026
BEM Unesa Gerombolan Mahasiswa Malas Kerja, Cuma Cari Muka (Ardhan Febriansyah via Wikimedia Commons)

Kuliah di Unesa Surabaya Itu Sangat Menyenangkan, asal Dosennya Betul-betul Ngajar, Bukan Ngebet Jurnal

20 Maret 2026
Saya Orang Asli Depok dan Tidak Bangga Tinggal di Daerah yang Aneh Ini Mojok.co

Saya Orang Asli Depok dan Tidak Bangga Tinggal di Daerah yang Aneh Ini

19 Maret 2026
Kebohongan Suzuki Ertiga yang Nggak Masuk dalam Brosur Promosi Mojok.co

Kebohongan Suzuki Ertiga yang Nggak Masuk dalam Brosur Promosi

21 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • Jadi Gembel di Perantauan tapi Berlagak Tajir saat Pulang, Bohongi Ortu biar Tak Kepikiran Anaknya Remuk-remukan
  • Rela Utang Bank buat Beli Mobil Ertiga demi Puaskan Ekspektasi Mertua, Malah Jadi Ribet dan Berujung Sia-sia
  • Ujian Pemudik Lajang: Jadi Sasaran Pinjam Uang karena Belum Nikah dan Dianggap Tak Ada Tanggungan, Giliran Nolak Dicap Pelit
  • Rasa Sanga (8): Lontong dan Kangkung dalam Khazanah Suluk Sunan Bonang, Jalan “Merasakan” Kehadiran Tuhan
  • Memelihara Kucing adalah Patah Hati yang Direncanakan, Tapi 1.000 Kali pun Diulang Saya Akan Tetap Melakukannya
  • Makna Pulang yang Saya Temukan Setelah Mudik Motoran dengan NMAX Tangerang–Magelang

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.