Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Kemuning, Kecamatan Paling Strategis di Palembang tapi (Hampir) Tenggelam karena Rutin Kebanjiran

Ahmad Hafiizh Kudrawi oleh Ahmad Hafiizh Kudrawi
23 Juli 2025
A A
Kemuning, Kecamatan Paling Strategis di Palembang tapi (Hampir) Tenggelam karena Rutin Kebanjiran

Kemuning, Kecamatan Paling Strategis di Palembang tapi (Hampir) Tenggelam karena Rutin Kebanjiran (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Salah satu kecamatan paling strategis di Kota Palembang adalah Kemuning. Lokasinya nggak terlalu jauh dari pusat kota, kawasan wisata, maupun area perkantoran. Daerah ini dekat dengan kampus seperti UIN Raden Fatah Palembang dan Falkutas Kedokteran UNSRI (untuk mahasiswa jalur mandiri).

Akan tetapi di balik semua kenikmatan yang disuguhkan, ada sejumlah permasalahan yang tak kunjung terselesaikan di wilayah Kemuning. Dalam tulisan ini, saya akan mencoba menjelaskan betapa susahnya hidup di sini. Salah satu masalah yang muncul berulang di sini adalah banjir.

Banjir jadi tradisi rutin di Kecamatan Kemuning Palembang

Kota Palembang memang terkenal akan musibah banjirnya. Tetapi seingat saya cuma di Kecamatan Kemuning yang setiap hujan turun selalu kebanjiran. Sekalipun hujannya nggak deras, pasti kawasan ini kebanjiran.

Banjir sering terjadi di lorong kecil dan sempit, terutama yang nggak ada saluran airnya. Kedalaman airnya pun nggak bisa dianggap remeh. Kadang tinggi air mencapai lutut orang dewasa, lho. Maka nggak usah kaget kalau melihat kebanyakan rumah di kawasan ini dibangun lebih tinggi dari tanah. Soalnya untuk menghindari air masuk ke dalam rumah saat banjir.

Sebagai mahasiswa rantau yang tinggal di Kecamatan Kemuning Palembang, saya hanya bisa bersabar dengan kondisi ini. Kalau kebetulan ada jadwal kuliah saat banjir melanda, mau nggak mau saya jalan kaki sampai kampus. Soalnya kalau naik motor juga nggak bisa, apalagi kalau banjir cukup dalam.

Kawasan sesak dan kumuh

Saya menduga salah satu penyebab Kecamatan Kemuning Palembang ini kerap kebanjiran adalah tata ruangnya yang sempit dan sesak. Di sini rumah-rumah berdiri rapat, apalagi kebanyakan berada di dalam gang. Penduduknya pun padat. Belum lagi ditambah mahasiswa rantau yang rata-rata kos di daerah ini.

Mungkin kondisi padat dan sesak itu masih bisa dimaklumi. Tetapi yang bikin saya nggak habis pikir soal sampah. Entah mengapa masyarakat di sini seakan nggak peduli terhadap kebersihan lingkungan. Sampah terlihat berserakkan di mana-mana, di jalan bahkan di selokan. Kayaknya sampah yang dibuang sembarangan ini penyebab utama Kecamatan Kemuning kerap kebanjiran.

Selain banjir, Kemuning juga rawan curanmor

Selain masalah banjir, saya juga sering mendengar kasus pencurian di Kecamatan Kemuning Palembang ini. Apalagi pencurian motor. Mau siang hari atau sedang ramai orang sekalipun, kasus pencurian motor bisa terjadi di sini.

Baca Juga:

Tol Trans Sumatera Kayu Agung–Palembang Bikin Istigfar: Jalan Berlubang, Licin, Minim Penerangan padahal Tarif Mahal~

Palembang Bikin Pangling, Banyak Berubah padahal Baru Ditinggal Merantau Setahun

Saya pribadi kerap merasa gelisah saat memarkir motor di depan kos. Bahkan tiap malam, saya selalu memasukkan motor ke dalam kos. Biarin lantai kos kotor yang penting motor saya aman.

Sekitar dua bulan lalu, mengutip Akurat.co, terjadi aksi pencurian motor dalam semalam yang menggondol tiga unit motor sekaligus. Bahkan lima kunci kontak motor lain yang terparkir di lokasi kejadian dirusak pelaku. Kejadian ini terjadi di sebuah bedeng yang terletak di Jalan Letjen Simanjuntak, Lorong Bambung Kuning, Kecamatan Kemuning Palembang.

Itulah beberapa masalah yang kerap menghantui Kecamatan Kemuning Palembang ini. Tetapi dari ketiga masalah di atas, saya menyoroti masalah banjir berulang yang seolah tak ada solusinya. Saya berharap pemerintah daerah dan masyarakat bisa menyadari masalah di Kemuning ini dan menyelesaikannya bersama-sama. Jangan sampai banjir menjadi momok dan nantinya menenggelamkan kecamatan satu ini.

Penulis: Ahmad Hafiizh Kudrawi
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA 3 Masalah Besar yang Tidak Kunjung Terselesaikan dan Menggerogoti Palembang.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 23 Juli 2025 oleh

Tags: Kemuning Palembangpalembang
Ahmad Hafiizh Kudrawi

Ahmad Hafiizh Kudrawi

ArtikelTerkait

Menjawab Stigma Negatif yang Dilekatkan kepada Orang Palembang

Menjawab Stigma Negatif yang Dilekatkan kepada Orang Palembang

29 Juni 2022
Bukannya Memperlancar Lalu Lintas, Perempatan Radial Palembang Justru Bikin Pengendara Makin Was-was Mojok.co

Bukannya Memperlancar Lalu Lintas, Perempatan Radial Palembang Justru Bikin Pengendara Makin Was-was

17 Februari 2024
Kereta Api Bukit Serelo Palembang-Lubuklinggau Memang Tidak Sempurna, tapi Jadi Penyelamat Perantau Ngirit seperti Saya Mojok.co

Kereta Api Bukit Serelo Palembang-Lubuklinggau Memang Tidak Sempurna, tapi Jadi Penyelamat Perantau Ngirit seperti Saya

27 Januari 2025
Healing dari Palembang ke Lampung Penuh Perjuangan, tapi Sepadan dengan yang Didapat Mojok.co

Healing dari Palembang ke Lampung Penuh Perjuangan, tapi Sepadan dengan yang Didapat

5 Januari 2026
Kambang Iwak Destinasi Healing Terbaik di Palembang (Unsplash.com)

Kambang Iwak: Destinasi Healing Terbaik di Palembang

26 Juli 2022
Culture Shock Orang Palembang Saat Pertama Kali Datang ke Bogor

Culture Shock Orang Palembang Saat Pertama Kali Datang ke Bogor: Indomie Goreng kok Pakai Saos Sambal?

2 September 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Dear Produser Film “Aku Harus Mati”, Taktik Promosi Kalian Itu Ngawur Bikin Resah Pengguna Jalan Mojok.co

Dear Produser Film “Aku Harus Mati”, Taktik Promosi Kalian Itu Ngawur Bikin Resah Pengguna Jalan

5 April 2026
Warung Makan Padang di Jawa Banyak yang Ngawur. Namanya Saja yang “Padang”, tapi Jualannya Lebih Mirip Warteg Mojok.co

Warung Makan Padang di Jawa Banyak yang Ngawur. Namanya Saja yang “Padang”, tapi Jualannya Lebih Mirip Warteg

5 April 2026
7 Indikator Purwokerto Salatiga Daerah Terbaik di Jawa Tengah (Unsplash)

Purwokerto Nyaman, tapi Salatiga yang lebih Menjanjikan Jika Kamu Ingin Menetap di Hari Tua

1 April 2026
Jadi Dosen Setelah Lulus S2 Itu Banyak Menderitanya, tapi Saya Tidak Menyesal Mojok.co

Jadi Dosen Setelah Lulus S2 Itu Banyak Menderitanya, tapi Saya Tidak Menyesal

5 April 2026
Aturan Tidak Tertulis Punya Motor di Sidoarjo, Hindari Warna Putih kalau Tidak Mau Repot Mojok.co

Aturan Tidak Tertulis Punya Motor di Sidoarjo, Hindari Warna Putih kalau Tidak Mau Repot 

6 April 2026
Weleri Kendal Baik-baik Saja Tanpa Mie Gacoan, Waralaba Ini Lebih Baik Incar Daerah Lain Mojok.co

Membayangkan Kendal Maju dan Punya Mall Itu Sulit, sebab Mie Gacoan Aja Baru Ada Setahun

31 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://youtu.be/AXgoxBx-eb8?si=Oj6cw-dcHSgky7Ur

Liputan dan Esai

  • Kelas Menengah ke Bawah Harus Mawas Diri, Pemasukan Pas-pasan Gaya Hidup Jangan Pakai Standar dan Tren Media Sosial
  • WFH 1 Hari dalam Seminggu Cuma Bikin Pekerja Boncos dan Nggak Produktif, Lalu Di Mana Efisiensi Pemakaian Energinya?
  • Pekerja Jogja Pindah Kerja ke Purwokerto Nyari Slow Living, Tapi Dibuat Kaget sama Karakter Orang Banyumas karena di Luar Ekspektasi
  • Tinggalkan Mimpi Jadi Dokter karena Merasa Bodoh dan Miskin, Lulus dari Jurusan Kebidanan Unair Malah Bikin Hidup Lebih Bermakna
  • Nugas di Kafe Dianggap Buang-buat Duit, padahal Bikin Mahasiswa Jogja Lebih Tenang dan Produktif
  • Lulusan Soshum Merasa Gagal Jadi “Orang”, Kuliah di PTN Terbaik tapi Belum Bisa Penuhi Ekspektasi Orang Tua

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.