Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Kecamatan Gedebage Bandung, Kecamatan Paling Mentereng di Seluruh Kota Bandung

Acep Saepulloh oleh Acep Saepulloh
30 Mei 2024
A A
Kecamatan Gedebage Bandung, Kecamatan Paling Mentereng (Unsplash)

Kecamatan Gedebage Bandung, Kecamatan Paling Mentereng (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Kota Bandung adalah pusat pemerintahan Jawa Barat. Dan, pembangunan di sini berjalan sangat pesat. Di tengah perkembangan itu, kita tidak bisa mengesampingkan perkembangan sebuah kecamatan yang begitu mentereng, yaitu Kecamatan Gedebage Bandung. Kecamatan ini berada di sebelah timur Kota Bandung. 

Dulunya, Kecamatan Gedebage merupakan lahan basah persawahan yang terhampar luas. Oleh sebab itu, kecamatan ini sempat menjadi pusat lumbung padi. Tapi itu dulu, sekitar 2 dekade yang lalu.

Sekarang, Gedebage tumbuh dan berkembang sangat pesat. Meski pembangunan tersebut harus mengorbankan lahan produktif persawahan menjadi bangunan cluster perumahan dan infrastruktur sebagai penunjang. Yah, setidaknya, sah kalau saya bilang bahwa Gedebage merupakan Kecamatan paling mentereng di Jawa Barat.

#1 Kecamatan Gedebage Bandung punya Stadion Gelora Bandung Lautan Api

Kecamatan Gedebage Bandung punya stadion terbesar, yaitu Stadion Gelora Bandung Lautan Api. Kapasitas stadion ini mencapai 38.000 penonton dengan luasnya mencapai 5,2 hektare. 

Stadion ini merupakan markas klub sepak bola kebanggaan rakyat Jawa Barat, yaitu Persib Bandung. Anggaran untuk pembangunan stadion ini menghabiskan total biaya sebesar Rp545 miliar.

Pemberian nama stadion ini melalui sistem polling. Usulan tentang nama stadion ini diantaranya Gelora Gedebage, Gelora Dada Rosada (Walikota Bandung saat itu yang menginisiasi pembangunan stadion), dan Gelora Bandung Lautan Api. Dan yang poling terbanyak hasil voting masyarakat adalah Gelora Bandung Lautan Api dan nama ini dipatenkan sampai sekarang.

#2 Punya Pasar Induk dan Pasar Cimol

Pasar induk adalah pasar inti di setiap daerah, sebelum didistribusikan ke pasar tradisional lain yang skalanya lebih kecil. Setahu saya, pasar induk di Kota Bandung itu ada 2, yaitu Pasar Induk Gedebage dan Pasar Induk Caringin di wilayah Kota Bandung sebelah Barat. 

Uniknya, di Pasar induk Gedebage ini ada pasar lagi, yaitu Pasar Cimol Gedebage yang khusus menjual aneka pakaian impor bekas dengan kualitas terbaik dan tentunya dengan harga terjangkau. Pasar Cimol Gedebage saat ini banyak digandrungi kaum muda dan menjadi destinasi lokasi wisata belanja thrifting favorit.

Baca Juga:

3 Tempat Makan di Bandung yang Wajib Dicoba Setidaknya Sekali Seumur Hidup 

7 Makanan Khas Sunda Paling Favorit dan Melegenda, Coba Aja Dulu Sekali karena Setelah Itu Kamu Pasti Jatuh Hati

#3 Punya Summarecon Mall dan Pasar Modern Sinpasa

Selain ada pasar induk, Kecamatan Gedebage Bandung juga memiliki Summarecon Mall atau yang disingkat Summaba. Mall ini berlokasi di Kelurahan Cisaranten Kidul. 

Mall yang berada di lahan seluas 10 hektare ini tergolong baru dan resmi dibuka untuk umum pada 18 Januari 2024 lalu. Pengunjung bisa mendapatkan pengalaman berbelanja dan hiburan keluarga yang menarik. 

Di sini juga tersedia berbagai kebutuhan masyarakat, mulai dari peralatan rumah tangga, kuliner, hingga hiburan. Kelebihan Mall ini mengusung konsep Bandung. Di antaranya ada Lobby Caang, Lobby Alus, Lobby Ageung, Atrium Ciunik, Atrium Cileutik, Atrium Cibadak, Pintu Geulis dan Pintu Bageur.

Selain itu, di dekat Summarecon Mall ada juga Pasar Modern Sinpasa. Ini merupakan pasar tradisional yang menjadi pasar percontohan. Berbelanja di pasar ini pastinya nyaman, bersih, tidak becek, dan tidak kumuh.

#4 Kecamatan Gedebage Bandung Punya Masjid Raya Al-Jabbar, masjid termahal Rp1 triliun

Terakhir, perkembangan pesat di Kecamatan Gedebage Bandung sebagai kecamatan paling mentereng adalah mempunyai Masjid Raya Al-Jabbar. Ini merupakan masjid termahal yang menghabiskan dana APBD Jawa Barat sebesar Rp1 triliun.

Masjid ini merupakan mahakarya dari seorang arsitek bernama Ridwan Kamil. Bangunan utama masjid dirancang dengan luas lantai 99×99 m² sesuai jumlah Asmaul Husna. Arsitektur Masjid Raya Al Jabbar berasal dari perpaduan arsitektur modern kontemporer dengan aksentuasi masjid Turki yang dihiasi seni dekoratif khas Jawa Barat. 

Bangunan utama masjid tidak memisahkan dinding, atap, dan kubah, melainkan hasil peleburan ketiganya menjadi 1 bentuk setengah bola raksasa. Ketiga sisi bangunan masjid dikelilingi sebuah danau besar yang, ibarat cermin, merefleksikan masjid menjadi berbentuk bulat utuh. 

Pada malam hari, kerlip tata cahaya menambah keindahan masjid. Selain keindahan, danau memiliki fungsi penting lain sebagai retensi banjir sekaligus penyimpan air.

Selain 4 alasan tadi, sebenarnya Kecamatan Gedebage Bandung bakal lebih mentereng lagi lebih dari sekarang. Dulu, sempat ada rencana membuat pantai buatan di sini. Selain itu, akan berdiri juga kebun binatang bertaraf Internasional. Bahkan sempat ada rencana pemindahan pusat pemerintahan ke Gedebage. 

Namun, entah kenapa, rencana di atas sampai sekarang belum terealisasi. Yah, apakah kepala daerahnya ingkar janji, lupa, atau sedang dalam proses?

Penulis: Acep Saepulloh

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA Kota Bandung dan Kabupaten Bandung: Namanya Mirip, Jaraknya Dekat, tapi Kondisinya Jauh Berbeda

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 30 Mei 2024 oleh

Tags: BandungGBLAgedebageGedebage BandungJawa BaratKecamatan GedebageKecamatan Gedebage Bandungkota bandungmasjid raya al-jabbarPasar Cimol GedebagePasar Modern SinpasaRidwan KamilStadion Gelora Bandung Lautan ApiSummarecon Mall
Acep Saepulloh

Acep Saepulloh

Seorang warga sipil Bandung yang ngojol membelah kemacetan kota di atas motor setiap pagi hari, berjibaku dengan debu sebagai petugas kebersihan di siang hari, hingga akhirnya melabuhkan lamunan menjadi sebuah tulisan di malam hari.

ArtikelTerkait

Alasan Warga Jakarta Menolak Ridwan Kamil Jadi Cagub (Unsplash)

4 Alasan Warga Jakarta Menolak Ridwan Kamil Menjadi Calon Gubernur

8 September 2024
Culture Shock Orang Bandung Saat Berkunjung ke Kalimantan: Harus Banget nih Naik Speed Boat di Sungai Barito?

Culture Shock Orang Bandung Saat Berkunjung ke Kalimantan: Harus Banget nih Naik Speed Boat di Sungai Barito?

28 Februari 2024
Aib Kota Karawang Titik Nadir Pertanian di Kota Lumbung Padi (Unsplash)

Aib Kota Karawang: Titik Nadir Pertanian di Kota Lumbung Padi

16 Maret 2023
Nasib Bandung dan Jogja, Kota Salah Urus yang Bersembunyi di Balik Romantisasi Mojok.co

Nasib Bandung dan Jogja, Kota Salah Urus yang Bersembunyi di Balik Romantisasi

25 November 2023
Flyover Ciroyom, Jalan Layang Paling Bermasalah di Bandung Saat Ini

Flyover Ciroyom, Jalan Layang Paling Bermasalah di Bandung Saat Ini

29 Juli 2024
orang bandung

Alasan Kenapa Warga Cimahi Suka Ngaku-Ngaku Orang Bandung

31 Maret 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Botok Tawon, Makanan Unik Jawa Timur yang Rasanya Enak, tapi Saya Tak Sudi kalau Disuruh Makan Lagi

Botok Tawon, Makanan Unik Jawa Timur yang Rasanya Enak, tapi Saya Tak Sudi kalau Disuruh Makan Lagi

26 Februari 2026
Sidoarjo dan Surabaya Isinya Salah Paham, Bikin Kecewa Saja (Unsplash)

Sidoarjo Nggak Perlu Capek-capek Saingan sama Surabaya, Cukup Perbaiki Jalan yang Lubangnya Bisa Buat Ternak Lele Saja Kami Sudah Bersyukur!

24 Februari 2026
Flyover Kalibanteng: Labirin Aspal yang Lebih Ruwet daripada Alasan Putus Mantan Saya

Flyover Kalibanteng: Labirin Aspal yang Lebih Ruwet daripada Alasan Putus Mantan Saya

25 Februari 2026
Perjalanan ke Pati Lewat Pantura Bikin Heran: Kudus Sudah Mulus, Demak Masih Penuh Lubang

Perjalanan ke Pati Lewat Pantura Bikin Heran: Kudus Sudah Mulus, Demak Masih Penuh Lubang

26 Februari 2026
Saya Menemukan Ketenangan Bersama Muhammadiyah (Wikimedia Commons)

Saya Menemukan Ketenangan Bersama Muhammadiyah

24 Februari 2026
Susahnya Jadi Warga Bondowoso, Banyak Jalan Rusak, Jembatan pun Baru Dibenahi kalau Sudah Ambles

Susahnya Jadi Warga Bondowoso, Banyak Jalan Rusak, Jembatan pun Baru Dibenahi kalau Sudah Ambles

26 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.