Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Kebun Binatang Surabaya Tidak Sempurna, tapi Selalu Berbenah

Rahadi Siswoyo oleh Rahadi Siswoyo
26 Februari 2025
A A
Kebun Binatang Surabaya Tidak Sempurna, tapi Selalu Berbenah (Unsplash)

Kebun Binatang Surabaya Tidak Sempurna, tapi Selalu Berbenah (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Surabaya memang tak ahli dalam urusan pariwisata. Tapi bukan berarti tak ada wisata yang ramai dan banyak diminati orang. Salah satunya Kebun Binatang Surabaya (KBS). 

Ya, kebun binatang yang sudah berdiri sejak tahun 1916 itu adalah salah satu wisata yang tak pernah sepi pengunjung. Ya kecuali kalau malam karena sudah tutup.

Saya lupa, kapan terakhir kali saya mengunjungi Kebun Binatang Surabaya. Kalau tidak salah, sewaktu saya masih SD. Tak banyak ingatan tentang kondisi tempat itu sewaktu dulu. Pastinya, ada banyak hewan di sana. Tapi ada satu hal tentang Kebun Binatang Surabaya yang selalu melekat pada diri saya. Tempat itu selalu ramai pengunjung dan membuat macet jalanan, lebih lagi saat libur dan akhir pekan.

Apa yang istimewa dari Kebun Binatang Surabaya?

Saya bertanya-tanya, apa yang istimewa dari Kebun Binatang Surabaya? Apakah di situ ada gajah baru atau gajah duduk? Atau mungkin, di situ ada orang sedang bagi-bagi sembako? 

Ah, perasaan, tempat wisata satu ini biasa-biasa saja. Menurut saya, tempat ini juga tak lebih baik dari Taman Safari Prigen atau Batu Secret Zoo. Tapi tidak mungkin, dong! Tidak mungkin tempat ini sangat ramai dan kerap menyebabkan kemacetan tanpa ada alasannya.

Atas dasar penasaran itulah, saya memutuskan untuk mencari tahu alasannya. Ternyata eh ternyata, ini dia alasan yang membuat KBS selalu ramai pengunjung.

Ada patung Surabaya yang ikonik

Saya rasa, salah satu nilai jual Kebun Binatang Surabaya selain pada wisata satwa juga terletak pada keberadaan patung Sura dan Baya yang ikonik. Patung tersebut menceritakan pertarungan antara ikan hiu (sura) dan buaya (baya) yang menjadi asal-usul kota ini. 

Patung tersebut juga menjadi simbol dari Kota Surabaya dan sering menjadi objek berfoto. Memang, di Surabaya, ada cukup banyak patung sura dan baya. Tapi, salah satu yang terbaik ada di depan loket masuk Kebun Binatang Surabaya. Menurut saya, keberadaan patung tersebut bisa menjadi salah satu penyebab ramainya wisata satu ini. 

Baca Juga:

Tunjungan Plaza Surabaya Lebih Cocok Disebut Labirin daripada Mal, Membingungkan dan Rawan Tersesat

Jalan Mayjen Jonosewojo Surabaya Kawasan Elite, Kualitas Jalan Sulit: Daerah Mahal kok Aspalnya Rusak!

Opsi liburan murah untuk keluarga

Jika ada orang yang bilang, “Liburan gak perlu mahal, asal ada rasa kebersamaan,” Kebun Binatang Surabaya adalah buktinya. Ya, salah satu faktor yang membuat  tempat wisata ini selalu ramai adalah harga tiketnya yang terbilang murah untuk tempat wisata yang ada di kota besar. 

Sebagai pengunjung, kita hanya cukup merogoh kocek sebesar Rp15 ribu saja. Tentu, itu adalah harga yang cukup terjangkau untuk liburan keluarga.

Dengan membayar Rp15 ribu saja, kita bisa mengajak keluarga berlibur dan mengedukasi anak-anak tentang satwa. Ohya, harga itu hanya untuk tiket masuk saja. Kalau ingin mencoba masuk wahana atau hiburan-hiburan lainnya, tentu ada harga yang harus dibayar lebih. Tapi tenang saja, saya pikir sekadar jalan-jalan dan melihat satwa yang ada sudah cukup menyenangkan, kok. 

Kebun Binatang Surabaya selalu berbenah

Ramainya Kebun Binatang Surabaya tentu tidak lepas dari kabar-kabar kurang sedap. Mulai dari kabar manajemen yang belum sempurna hingga parkir liar yang mematok harga luar biasa turut menyertai perjalanan tempat wisata ini. 

Untungnya, Pemerintah Kota Surabaya dan pengelola sangat serius membenahi semuanya. Sadar kalau tempat ini punya potensi, mereka terus berbenah untuk menjadi lebih baik.

Kebun Binatang Surabaya perlahan menjadi tempat wisata yang menarik, edukatif, asri, dan nyaman di tengah banyaknya persoalan. Meskipun pesonanya tak bisa mengalahkan Taman Safari atau Batu Secret Zoo, nilai-nilai tersendiri yang dimiliki kebun binatang ini. 

Kebun Binatang Surabaya memang tak sempurna. Namun, ia punya cara untuk membuat banyak orang selalu ingin mengunjunginya.

Penulis: Rahadi Siswoyo

Editor: Yamadipati Seno

ACA JUGA 5 Tempat Wisata Anak di Surabaya

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 27 Februari 2025 oleh

Tags: KBSKebun Binatang Surabayapatung sura dan bayaSurabayawisata keluarga surabayawisata surabaya
Rahadi Siswoyo

Rahadi Siswoyo

Penganut efisiensi energi yang meledak pada waktunya.. Gemar menghibur teman tongkrongan.

ArtikelTerkait

5 Tempat yang Sebaiknya Tidak Dikunjungi di Surabaya terminal mojok (1)

5 Tempat yang Sebaiknya Tidak Dikunjungi di Surabaya

1 Desember 2021
Derita Mahasiswa ITS, Harus Berkali-kali Menjelaskan Kampusnya Bukan Institut Teknologi Surabaya! Mojok.co

Derita Mahasiswa ITS, Harus Berkali-kali Menjelaskan Kampusnya Bukan “Institut Teknologi Surabaya”!

8 Juli 2025
Dari Dolly hingga Sidokumpul: Simbol Prostitusi di Surabaya Ditutup, Aktivitas Esek-eseknya Enggan Kukut

Dari Dolly hingga Sidokumpul: Simbol Prostitusi di Surabaya Ditutup, Aktivitas Esek-eseknya Enggan Kukut

24 Juli 2023
ranggalawe bendera majapahit berdiri tahun 1293 M bonek bondho nekat mentalitas asal-usul surabaya sejarah madura menakjingga mojok

Mentalitas Bonek Sudah Ada Sejak Awal Berdirinya Majapahit

22 April 2020
Konsep Alun-Alun Surabaya Itu Menyalahi Kodrat, tapi Justru Paling Relevan di Zaman Sekarang

Konsep Alun-Alun Surabaya Itu Menyalahi Kodrat, tapi Justru Paling Relevan di Zaman Sekarang

20 Oktober 2024
5 Alasan yang Membuat Saya Nggak Menyesal Kuliah di Malang  Mojok.co wisata di malang surabaya

Malang Memang “Surga” bagi Warga Surabaya, tapi Jangan Kaget dengan Lalu Lintasnya

2 Desember 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

4 Kebohongan Tentang Indomaret yang Perlu Diluruskan (Unsplash)

4 Kebohongan Tentang Indomaret yang Perlu Diluruskan

4 Februari 2026
Di Sumenep, Tidak Terjadi Invasi Barbershop, Diinjak-injak Sama Pangkas Rambut Tradisional

Di Sumenep Tidak Terjadi Invasi Barbershop, Diinjak-injak Sama Pangkas Rambut Tradisional

4 Februari 2026
Banting Setir dari Jurusan Manajemen Jadi Guru PAUD, Dianggap Aneh dan Nggak Punya Masa Depan Mojok.co jurusan pgpaud

Jurusan PGPAUD, Jurusan yang Sering Dikira Tidak Punya Masa Depan

5 Februari 2026
Sudah Saatnya Soreang Punya Mal supaya Nggak Bergantung sama Mal di Kota Bandung

Sudah Saatnya Soreang Punya Mal supaya Nggak Bergantung sama Mal di Kota Bandung

30 Januari 2026
Jurusan Ekonomi Menyelamatkan Saya dari Jurusan Kedokteran yang seperti Robot Mojok.co

Jurusan Ekonomi Menyelamatkan Saya dari Jurusan Kedokteran yang seperti Robot

30 Januari 2026
Di Lidah Orang Jawa, Kuliner Madura Enak Kecuali yang dari Sumenep MOjok.co

Di Lidah Orang Jawa, Kuliner Madura Enak Kecuali yang dari Sumenep

30 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Kemensos “Bersih-Bersih Data” Bikin Nyawa Pasien Cuci Darah Terancam, Tak Bisa Berobat karena Status PBI BPJS Mendadak Nonaktif
  • Blok M, Tempat Pelarian Pekerja Jakarta Gaji Pas-pasan, Tapi Bisa Bantu Menahan Diri dari Resign
  • Derita Punya Pasangan Hidup Sandwich Generation sekaligus Mertua Toxic, Rumah Tangga bak Neraka Dunia
  • Film “Surat untuk Masa Mudaku”: Realitas Kehidupan Anak Panti dan Lansia yang Kesepian tapi Saling Mengasihi
  • Lulusan Sarjana Nekat Jadi Pengasuh Anak karena Susah Dapat Kerja, Kini Malah Dapat Upah 450 Ribu per Jam
  • Krian Sidoarjo Dicap Bobrok Padahal Nyaman Ditinggali: Ijazah SMK Berguna, Hidup Seimbang di Desa, Banyak Sisi Jarang Dilihat

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.