Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Kebanggaan Tersembunyi saat Punya Pacar atau Teman Orang Depok

Ayu Henidar Mulyara oleh Ayu Henidar Mulyara
14 April 2020
A A
Kota Depok Layak Disebut sebagai Kota Avatar Saat Musim Hujan terminal mojok.co

Kota Depok Layak Disebut sebagai Kota Avatar Saat Musim Hujan terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Kalau katanya Tuhan menciptakan Bandung saat sedang tersenyum, menciptakan Yogyakarta saat jatuh cinta, dan menciptakan Bogor saat sedang menangis, entah apa yang Tuhan lakukan saat menciptakan Depok.

Belakangan ini Kota Depok selalu menarik perhatian. Mungkin ini memang sudah waktunya, Kota Depok debut, setelah sebelumnya ada Kota Bekasi yang jadi bulan-bulanan warganet, hehe.

Kota ini belakangan terkenal karena punya wali kota yang selalu mencuri perhatian. Kebijakan-kebijakan uniknya jadi bahan meme di media sosial. Mulai dari keputusan memutar lagu yang ia nyanyikan di lampu merah, menerjunkan badan intelijen untuk menangani kasus ular, dan simpang siurnya informasi terkait rapid test virus corona.

Wali kotanya boleh terkenal akan absurditasnya, tapi tidak dengan warganya. Justru banyak alasan yang membuat kalian, warga non-Depok, harus bangga punya teman bahkan pacar orang sini.

Keunggulan Depok #1 Dari aspek geografis

Depok itu termasuk wilayah paling strategis. Nggak salah ketika ia dijadikan pilihan tempat untuk beli rumah. Dia termasuk kota yang dekat dengan Jakarta. Makanya, dia juga disebut sebagai kota penyangga Jakarta.

Kalo mau jalan-jalan, tinggal pilih dua rute. Dari Depok ke Bogor atau ke Jakarta, dua-duanya mudah dijangkau. Ditambah lagi sekarang Depok udah banyak pintu tol ke mana-mana. Diajak ke PIM hayok, ke GI Hayok, ke Kebun Raya Bogor juga hayok. Jadi jangan takut pacarana sama orang Depok dengan alasan rumahnya jauh. Bukan jauh, tapi strategis.

Keunggulan Depok #2 Anaknya pinter-pinter

Di Depok, sekolah negeri jadi prioritas. Apalagi jaman saya dulu, waktu sekolah masih dibatasi berdasarkan rayon dan masih menggunakan ranking NEM. Jumlah sekolah negeri, apalagi yang bagus, masih sedikit. Lulusan SD yang mau masuk SMP negeri harus bersaing ketat karena SMP negeri di Depok hanya 13 sekolah. Yang paling bagus, ya SMP 1, 2, dan 3. Kebayang kan dari banyaknya SD, negeri maupun swasta, akan berebutan masuk ke 13 SMP negeri yang kuotanya juga tidak banyak.

Lulusan SMP mau masuk SMA negeri makin rebutan lagi. SMA negeri waktu itu hanya ada 6. Yang paling bagus tetap 1, 2 dan 3. Makanya pas saya SMP belajarnya gila-gilaan biar dapet SMA negeri yang bagus. Kalo bisa ambil les, ambil di beberapa tempat. Udah les di tempat les, ada juga yang ditambah privat. Belum les bahasa atau les piano. Aih, susahnya dulu rebutan sekolah. Waktu sekolah udah mulai masuk selama seminggu pun, biasanya orang tua masih ada yang ngantre demi masukin anaknya di sekolah tersebut.

Baca Juga:

Derita Orang Pasar Rebo, Jauh dari Jakarta Bagian Mana pun, Malah Lebih Dekat ke Depok!

Warga Depok Habiskan Hampir 2 Juta Rupiah per Bulan Cuma buat Kerja di Kawasan Senayan, Dedikasinya Tinggi!

Masuk sekolah negeri itu jadi dambaan dan rebutan karena sekolah negeri bagus di Depok membantu kita untuk masuk universitas negeri yang bagus. Kalo di Depok, ada Universitas Indonesia. Biasanya kalau riwayat pendidikannya SMP negeri, SMA negeri, lanjutannya bakal masuk UI. Udah deh, rebutan calon mertua.

Kalau nggak masuk UI, ya ke World Class University Gunadarma lah. Bahkan banyak kejadian, di satu sekolah kalau dihitung total, muridnya bisa sekitar 3 kelas pindah ke Gunadarma. Kayanya emang sekolah-sekolah di Depok udah ada perjanjian deh sama Gunadarma, hehe.

Keunggulan Depok #3 Warganya tangguh

Selain pinter, orang Depok itu juga tangguh-tangguh. Warga Depok yang berangkat kerja ke Jakarta setiap pagi selalu siap sedia untuk desak-desakan naik KRL. Apalagi gerbong perempuan yang isinya banyak ibu-ibu. Betapa tangguhnya warga Depok yang harus bertahan dari Stasiun Citayam sampai Stasiun Sudirman.

Banyak juga teman-teman saya yang akhirnya memilih bawa motor dari Depok ke tempat kerja mereka yang di Jakarta. Dan nggak hanya laki-laki loh, banyak juga teman saya yang perempuan memilih naik motor berjam-jam di jalanan daripada naik KRL. Kurang tangguh apa nih?

Nggak hanya tangguh karena bisa bertahan desak-desakan di KRL, tapi juga soal nyebrang jalan raya. Ini emang udah banyak dibahas. Sebelum banyak warga Depok mendorong pemerintah untuk membuat jembatan penyeberangan, buat nyebrang di Margonda itu susahnya naudzubillah. Taruhannya antara selamat dan bisa makan enak di Warpas atau akhirnya memutuskan balik ke kampus buat makan di kantin. Bahkan banyak yang bilang, kalau kalian bisa nyebrang jalanan margonda dengan selamat sentosa niscaya kalian bisa nyebrang di jalan raya mana pun di dunia. Boleh tuh dicoba, tapi saya sarankan mending pakai JPO.

Selain nyebrang jalan Margonda, ada satu hal lagi yang juga cukup terkenal di kalangan anak Depok. Nyebrang dari Kober ke UI lewat Jembatan Aborsi. Banyak teman saya yang kuliah di UI ngekosnya di daerah Kober. Setiap pagi, untuk masuk ke kampus, harus lewatin Jembatan Aborsi. Saking tingginya dan sulitnya mencapai, makanya dinamain Jembatan Aborsi. Coba bayangkan kami ini kuliah masuk setiap pagi ke kampus dan lewatin Jembatan Aborsi, betis jadi besar dan kuat. Mungkin diajak mendaki gunung ke tempat yang lebih curam kita akan kuat.

Keunggulan Depok #4 Orangnya sabar

Terakhir, orang Depok itu sangat sabar. Meski akhirnya hanya bisa sambat kemudian. Banyak yang nggak nyadar, kalau orang Depok sebenarnya punya tingkat kesabaran yang cukup tinggi.

Depok terkenal dengan wali kotanya yang suka becanda dengan bikin kebijakan-kebijakan fantastis. Apalagi di tengah pandemi corona. kota ini jadi daerah pertama yang disorot karena pasien corona pertama adalah warga sini.

Belum lagi tata kota yang supersemrawut. Angkotan umum yang banyak dan ngetem sana sini. Buka tutup jalan raya yang katanya untuk mengurangi kemacetan, justru menambah titik kemacetan di tempat lain. Belum lagi jalanan berlubang yang kita tidak pernah tahu harus melapor ke mana. Setiap awal dan akhir tahun, di Margonda selalu ada aksi bongkar kabel di trotoarnya. Adanya kegiatan ini bikin jalanan makin macet dan menghilangkan jalur pejalan kaki.

Begitu banyak alasan yang membuat warga Depok sebenarnya patut dibanggakan. Apalagi buat teman-teman yang sedang berpacaran dengan orang Depok, harus makin disayang dan dijaga. Sekali-kali jangan ketemu di tengah-tengah. Cobalah datang ke sini untuk pacaran. Banyak kuliner menarik yang bisa dicoba, salah satunya ayam geprek. Hehehe.

Sumber gambar: Wikimedia Commons

BACA JUGA Betapa Pentingnya Ilmu Komunikasi buat Pejabat Negara Kita dan tulisan Ayu Henidar Mulyara lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 1 November 2021 oleh

Tags: bekasidepok
Ayu Henidar Mulyara

Ayu Henidar Mulyara

ArtikelTerkait

Xanh SM, Oase di Tengah Planet Bekasi yang Banyak Polusi dan Bikin Emosi

Xanh SM, Oase di Tengah Planet Bekasi yang Banyak Polusi dan Bikin Emosi

30 Maret 2025
Depok Nggak Cuma Margonda, Ada Juga Cinere yang Selama ini Dianaktirikan  Mojok.co

Depok Nggak Cuma Margonda, Ada Juga Cinere yang Selama ini Dianaktirikan 

17 Mei 2024
Bekasi Justru Daerah Paling Nggak Cocok Ditinggali di Sekitaran Jakarta, Banyak Pungli dan Banjir di Mana-mana

Bekasi Justru Daerah Paling Nggak Cocok Ditinggali di Sekitaran Jakarta, Banyak Pungli dan Banjir di Mana-mana

23 April 2025
Orang Cikarang Sering Mengaku dari Kota Bekasi, Lebih Populer dan Nggak Malu-maluin Mojok.co

Orang Cikarang Sering Mengaku dari Kota Bekasi, Lebih Populer dan Nggak Malu-maluin

2 Februari 2024
Senja Kala Warung Ucok, Toko Kelontong Masa Kecil yang Kalah Saing dengan Warung Madura (Mojok.co)

Perlahan tapi Pasti, Warung Madura Menggeser Warung Ucok

1 Mei 2024
Keruwetan Jalan Meruyung Raya Depok Bisa Mengubah Pengendara Sabar Jadi Barbar Mojok.co

Keruwetan Jalan Meruyung Raya Depok Bisa Mengubah Pengendara Sabar Jadi Barbar

20 Januari 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pengalaman Tinggal di Ngaglik Sleman Tak Melulu Enak seperti Kata Orang Mojok.co

Pengalaman Tinggal di Ngaglik Sleman Tak Melulu Enak seperti Kata Orang

29 April 2026
Aquascape Hobi Mahal yang Bikin Saya Semangat Cari Uang Mojok.co

Aquascape Hobi Mahal yang Bikin Saya Semangat Cari Uang

28 April 2026
Derita Jadi Lulusan Pesantren di Kampung: Ekspektasi Warga Ketinggian, Dikira Serbabisa Soal Agama Mojok.co

Derita Jadi Lulusan Pesantren di Kampung: Ekspektasi Warga Ketinggian, Dikira Serbabisa Soal Agama

29 April 2026
Bandung Setelah Lebaran Jadi Surga Wisatawan, tapi Mimpi Buruk Warlok Mojok.co semarang

4 Hal yang Lumrah di Bandung tapi Tampak Aneh di Mata Orang Semarang

30 April 2026
Orang Jawa Timur Kaget dengan Soto Bening di Jogja, tapi Lama-Lama Bisa Menerima dan Doyan Mojok.co

Orang Jawa Timur Kaget dengan Soto Bening di Jogja, tapi Lama-Lama Bisa Menerima dan Doyan

25 April 2026
Kebumen Itu Cantiknya Keterlaluan, tapi Nggak Bisa Jual Diri (Unsplash)

Kebumen, Kabupaten yang Cantiknya Keterlaluan tapi Nggak Bisa Menjual Dirinya Sendiri

27 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Dilema Pekerja Perempuan: Upah Murah “Dilegalkan”, Sementara Biaya Daycare Tak Terjangkau
  • Pelatihan SKill Digital IndonesiaNEXT Ubah Mahasiswa Insecure Jadi Skillfull, Bisnis Digital pun Tak Kalah Saing
  • Sisi Lain Lagu “Kicau Mania” Ndarboy Genk: Berbahaya dan Bukan Perkara Remeh 
  • Solusi atas Jeritan Hati Para Pelaku UMKM yang Menderita karena Kenaikan Ekstrem Harga Plastik
  • Nasib Gen Z: Sudah Susah, Malah Serbasalah hingga Dicap “Gila” padahal Hadapi Krisis dan Hanya Mencoba Bertahan Hidup
  • Nikah di Desa Meresahkan, Perkara Undangan Cetak atau Digital Saja Jadi Masalah tapi Kemudian Sadar Nggak Semua Orang Melek Teknologi

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.