Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

3 Hal yang Perlu Diketahui Sebelum Berlibur ke Kayutangan Malang yang Katanya Indah

Iqbal AR oleh Iqbal AR
13 Desember 2024
A A
3 Hal yang Perlu Diketahui sebelum Berlibur ke Kayutangan Malang yang Katanya Indah Mojok.co

3 Hal yang Perlu Diketahui sebelum Berlibur ke Kayutangan Malang yang Katanya Indah (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Terlepas dari berbagai persoalan yang membayangi, harus diakui Kayutangan Malang masih menjadi ikon andalan sekaligus tempat wisata ikonik di Malang saat ini. Sejarah panjang, hingga masih terawatnya beberapa bangunan peninggalan Belanda menjadi daya tarik tersendiri bagi Kayutangan. Terlebih lagi setelah Kayutangan direnovasi, dipercantik (meskipun jadinya nggak terlalu cantik), yang makin menjadikan Kayutangan semacam destinasi andalan di Malang.

Kayutangan, kawasan yang berada di Jalan Jenderal Basuki Rahmat Kota Malang ini menyediakan banyak hal untuk dinikmati. Wisatawan bisa menikmati suasana pagi, sore, atau malam hari hanya dengan menyusuri sepanjang jalan di Kayutangan, atau sambil duduk-duduk di bangku yang tersedia. Wisatawan juga bisa nongkrong di kedai kopi atau tempat makan yang ada di sana. Kalau mau lebih asyik, yang lebih bernuansa klasik, para wisatawan juga bisa menelusuri “Kampoeng Heritage Kajoetangan”.

Banyaknya hal yang ditawarkan itu menjadikan Kayutangan tujuan utama para wisatawan ketika berlibur ke Malang, setidaknya dalam setahun terakhir.  menjadi tujuan utama para wisatawan ketika berlibur ke Malang. Di akhir pekan, atau di musim liburan, Kayutangan nyaris tak pernah sepi wisatawan. Padahal Kayutangan ya gitu-gitu aja—meskipun banyak yang ditawarkan—tapi kok ya masih ramai aja. Entah apa yang wisatawan cari di sana.

Itu mengapa, saya akan coba kasih tahu beberapa hal yang perlu kalian—para wisatawan—ketahui sebelum memutuskan untuk berlibur ke Malang dan mengunjungi Kayutangan.

Kayutangan Malang macet dan masalah parkir

Sejak renovasi Kayutangan selesai, salah satu permasalahan yang sampai sekarang belum kunjung beres adalah masalah macet. Kemacetan di Kayutangan ini benar-benar bikin pusing kepala, terlebih di akhir pekan. Entah sudah berapa kali dilakukan rekayasa lalu lintas, tapi kemacetannya belum juga terselesaikan. Nggak tahu niat atau nggak pemerintah mengatasi kemacetan ini. Makanya, wisatawan yang mau datang ke Kayutangan—di akhir pekan atau di musim liburan—perlu waswas soal kemacetan ini. Apalagi kalian yang datang pakai kendaraan pribadi.

Selain macet, urusan parkir juga masih jadi masalah. Ada dua setidaknya masalah parkir yang ada di Kayutangan. Pertama, tempat parkir di Kayutangan itu susah. Nggak banyak tempat parkir yang tersedia. Bahkan ada tempat parkir yang di pinggir jalan kawasan Kayutangan (ini juga yang bikin macet). Kalaupun ada tempat parkir, kejadian digetok tarif parkir Rp50.000 (seperti kejadian beberapa hari lalu) bisa jadi terjadi lagi.

Intinya, kalau mau ke Kayutangan dan terhindar dari urusan macet dan parkir, mending naik angkutan umum atau naik ojek/taksi online aja.

Banyak pengamen, jadi siapkan uang receh lebih

Sebagaimana tempat wisata kota yang terbuka, salah satu hal yang kalian temui kalau kalian pergi ke Kayutangan adalah pengamen. Situasinya mirip kayak Malioboro di Jogja. Kalian akan menemui pengamen yang stay di satu spot (pengamen perkusi atau semacam itu), dan pengamen yang keliling. Dan, pengamen keliling ini yang banyak dan beberapa kali menghampiri apalagi kalau kalian nongkrong di Kayutangan.

Baca Juga:

8 Istilah Bahasa Jawa yang Masih Bikin Sesama Orang Jawa Salah Paham

Nasib Warga Dau Malang: Terjepit di Antara Kemacetan Kota Wisata dan Hiruk Pikuk Kota Pelajar

Kalau kalian nongkrong di beberapa kedai kopi di Kayutangan dan duduk di bagian luar (di trotoar jalan), kalian bakal didatangi beberapa pengamen keliling. Kadang, satu pengamen datang tidak lama setelah satu pengamen sebelumnya pergi. Kalau kalian terganggu, pikir-pikir lagi sebelum nongkrong di sana. Kalau kalian oke-oke aja, ya siapkan recehan lebih banyak, karena kalian akan didatangi banyak pengamen kalau nongkrong di tepi pedestrian.

Tidak terlalu indah, lebih baik turunkan ekspektasi

Iya, meskipun Kayutangan punya banyak hal yang ditawarkan—mulai dari wisata kota hingga wisata sejarah—tempat ini bukan destinasi wisata yang indah banget. Kayutangan bukan tempat yang bisa membuat kita terkagum-kagum hingga ingin kembali lagi. Bagus, tapi ya biasa aja. 

Kayutangan itu, apalagi setelah fase renovasi, kelihatan sekali ingin meniru Malioboro di Jogja. Tengok saja konsep trotoar hingga ornamen lampu jalan, mirip banget dengan apa yang ada di Malioboro. Selain itu, lalu lintasnya masih berantakan, macetnya nggak karuan, parkirnya susah dan kerap bermasalah. Masih banyak banget hal-hal yang belum beres di Kayutangan, yang mana itu bikin Kayutangan biasa aja.

Jadi, kalau kalian berencana liburan ke Malang dan pergi ke Kayutangan, tolong turunkan ekspektasi kalian. Apalagi kalau kalian belum pernah ke Kayutangan sebelumnya dan masih menganggap Kayutangan ini wah dan keren banget. Turunkan ekspektasi kalian kalau kalian tidak mau kecewa.

Itulah setidaknya beberapa hal yang perlu kalian ketahui sebelum memutuskan untuk pergi ke Malang dan mengunjungi Kawasan Heritage Kayutangan. Selain hal-hal di atas, kalian juga harus tahu beberapa hal mendasar ketika liburan ke tempat orang: hati-hati dengan barang bawaan, jangan lupa beli dagangan warga lokal, dan bersikap baik kepada mereka. 

Penulis: Iqbal AR
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA Apel Strudel, Oleh-Oleh (Katanya) Khas Malang yang Sebaiknya Dipikir Ulang sebelum Dibeli

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 12 Desember 2024 oleh

Tags: kayutangankayutangan malangMalang
Iqbal AR

Iqbal AR

Penulis lepas lulusan Sastra Indonesia UM. Menulis apa saja, dan masih tinggal di Kota Batu.

ArtikelTerkait

Bukan Jogja, Bukan Surabaya, apalagi Jember, Sebenar-benarnya Kota Pelajar Adalah Malang!

Bukan Jogja, Bukan Surabaya, apalagi Jember, Sebenar-benarnya Kota Pelajar Adalah Malang!

6 Maret 2024
Alasan Orang Surabaya Lebih Sering Healing Kilat ke Mojokerto daripada ke Malang Mojok.co

Alasan Orang Surabaya Lebih Sering Healing Kilat ke Mojokerto daripada ke Malang

5 Desember 2025
Jalur Alas Pujon, Jalur Favorit Mahasiswa Plat S dan Plat AG yang Kuliah di Malang

Jalur Alas Pujon, Jalur Favorit Mahasiswa Plat S dan Plat AG yang Kuliah di Malang

14 Juni 2023
5 Dosa Wali Kota Malang yang Tidak Akan Dilupakan Warga

5 Dosa Wali Kota Malang yang Tidak Akan Dilupakan Warga

3 Oktober 2024
Pasar Splendid Malang Tidak Hanya untuk Pecinta Hewan dan Tumbuhan, Mahasiswa yang Butuh Hiburan Coba deh ke Sana Mojok.co

Pasar Splendid Malang Tidak Hanya untuk Pecinta Hewan dan Tumbuhan, Mahasiswa yang Butuh Hiburan Coba deh ke Sana

8 November 2023
Malang Plaza Memang Dilalap Api, tapi Kenangannya Takkan Pernah Mati

Malang Plaza Memang Dilalap Api, tapi Kenangannya Tak Akan Pernah Mati

4 Mei 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Terlahir sebagai Orang Tangerang Adalah Anugerah, sebab Saya Bisa Wisata Murah Tanpa Banyak Drama

Terlahir sebagai Orang Tangerang Adalah Anugerah, sebab Saya Bisa Wisata Murah Tanpa Banyak Drama

14 Januari 2026
Bakmi Krinjing, Kuliner Kulon Progo yang Kalah Pamor dari Bakmi Jawa tapi Sayang Dilewatkan Begitu Saja

Bakmi Krinjing, Kuliner Kulon Progo yang Kalah Pamor dari Bakmi Jawa tapi Sayang Dilewatkan Begitu Saja

14 Januari 2026
Honda PCX 160 Dibuat Ceper, Modifikasi Motor yang Saya Harap Lenyap dari Jalanan Mojok.co

Honda PCX 160 Dibuat Ceper, Modifikasi Motor yang Saya Harap Lenyap dari Jalanan

19 Januari 2026
Hal yang Biasa Dijumpai di Temanggung, Daerah Lain Nggak Punya. Salah Satunya Pemandangan Jaran Kepang di Jalan

Hal yang Biasa Dijumpai di Temanggung, Daerah Lain Nggak Punya. Salah Satunya Pemandangan Jaran Kepang di Jalan

19 Januari 2026
Kelurahan Batununggal dan Kecamatan Batununggal: Nama Mirip dan Sama-sama di Bandung, tapi Takdirnya Berbeda Mojok.co

Kelurahan Batununggal dan Kecamatan Batununggal: Nama Mirip dan Sama-sama di Bandung, tapi Takdirnya Berbeda

15 Januari 2026
Kebohongan Pengguna iPhone Bikin Android Jadi Murahan (Pixabay)

Kebohongan Pengguna iPhone yang Membuat Android Dianggap Murahan

18 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Sumbangan Pernikahan di Desa Tak Meringankan tapi Mencekik: Dituntut Mengembalikan karena Tradisi, Sampai Nangis-nangis Utang Tetangga demi Tak Dihina
  • Menurut Keyakinan Saya, Sate Taichan di Senayan adalah Makanan Paling Nanggung: Tidak Begitu Buruk, tapi Juga Jauh dari Kesan Enak
  • Saat Warga Muria Raya Harus Kembali Akrab dengan Lumpur dan Janji Manis Awal Tahun 2026
  • Lupakan Alphard yang Manja, Mobil Terbaik Emak-Emak Petarung Adalah Daihatsu Sigra: Muat Sekampung, Iritnya Nggak Ngotak, dan Barokah Dunia Akhirat
  • Istora Senayan Jadi Titik Sakral Menaruh Mimpi, Cerita Bocah Madura Rela Jauh dari Rumah Sejak SD untuk Kebanggaan dan Kebahagiaan
  • Indonesia Masters 2026 Berupaya Mengembalikan Gemuruh Istora Lewat “Pesta Rakyat” dan Tiket Terjangkau Mulai Rp40 Ribu

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.