Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

Kawasaki W175: Opsi Terbaik untuk yang Pengin Nostalgia dengan Motor Tua, tapi Takut Mogok

Budi oleh Budi
24 September 2024
A A
Kawasaki Athlete 125, Motor Ayam Jago Jadi-jadian kawasaki ninja 150 r kawasaki klx150 kawasaki w175

Kawasaki Athlete, Motor Ayam Jago Jadi-jadian (Jonathan Weiss via Shutterstock.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Kawasaki W175 ini, gimana ya, motor yang menurut saya agak “aneh”.

Kenapa? Oke saya jelaskan. Pertama, tak ada yang istimewa dari Kawasaki W175. Seakan Kawasaki hanya ingin menonjolkan, bahwa rasa tempo (dulu hanya) bisa dirasakan kembali dengan teknologi yang juga sederhana. Nggak perlu ada fitur-fitur canggih yang hanya memunculkan sisi modernitas dan kemudahan. Tapi di saat yang sama, Kawasaki W175 (terlihat) tidak mau menjual tampang klasik dan fitur terlewat canggih.

Kalian mumet? Sama. Saya nggak paham sama motor ini, sampai saya bingung nulisnya gimana.

Kawasaki seakan-seakan enggan masuk ke ruang bermain yang ramai oleh kompetitor. Ia – Kawasaki serasa punya tempat bermain sendiri. Kalau pabrikan lain berlomba-lomba meluncurkan varian motor matik, Kawasaki acuh dan tak ikut-ikutan.

Alih-alih FOMO dan menelurkan varian matik, Kawasaki masih saja bangga akan motor laki yang diberi nama W175. Motor ini adalah versi mini dari MOGE Kawasaki bernama W800.

Sekilas tentang Kawasaki W175

Semburat visualnya bernuansa motor jadul. Bentuknya selayaknya motor berkonsep retro kebanyakan, tradisional dan simpel. Bahan bodi hampir keseluruhan terbuat dari plat besi. Hanya ada beberapa bagian yang memakai plastik. Fitur-fitur yang disematkan juga nggak menonjolkan kecanggihan.

Jangan harap menemukan port USB yang bisa digunakan men-charge hape. Atau berharap ada pengereman yang sudah dilengkapi ABS. Nggak ada hal kayak gitu. Rem yang digunakan Kawasaki W175 biasa saja. Rem belakang masih drum brake, sementara pengereman depan meski memakai kaliper dua piston tapi diameter disc-nya lumayan kecil untuk motor bermesin 177 cc.

Sementara di bagian suspensi juga gitu-gitu saja. Kenyaman berkendara hanya dipasrahkan pada suspensi teleskopik berdiameter 30 mm di depan, dan suspensi ganda di belakang.

Baca Juga:

Pengalaman Merawat Kawasaki Athlete 2010, Repot dan Biayanya Lebih Mahal daripada Harga Beli

Fitur Kawasaki KLX150 Boleh Jadul, tapi Perkara Kualitas, Mantap Betul!

Selain itu, untuk perlampuan baik headlamp, lampu stop dan sein Kawasaki W175 masih mempergunakan bohlam biasa, belum tipe LED. Dan saat menaikinya, semakin terlihat nuansa klasik dari area speedometer. Kawasaki W175 serasa mau mengajak nostalgia dengan speedometer, ampere bensin analog dengan jarum naik turun alih-alih mempergunakan speedometer digital yang bisa diakses lewat smartphone yang marak digunakan seperti sekarang.

Baca halaman: Riding position nggak bikin gampang pegal…

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 30 September 2024 oleh

Tags: kawasakikawasaki w175motor tua
Budi

Budi

Seorang montir tinggal di Kudus yang juga menekuni dunia kepenulisan sejak 2019, khususnya esai dan fiksi. Paling suka nulis soal otomotif.

ArtikelTerkait

Kawasaki Ninja 250RR Mono: Motor Underrated yang Harganya Setara Honda BeAT! kawasaki

Kawasaki Ninja 250RR Mono: Motor Underrated yang Harganya Setara Honda BeAT!

13 Juni 2023
Kawasaki Athlete 125, Motor Ayam Jago Jadi-jadian kawasaki ninja 150 r kawasaki klx150 kawasaki w175

Kawasaki Athlete, Motor Ayam Jago Jadi-jadian

19 April 2022
Memilih Setia sama Motor Tua daripada Selingkuh dengan Motor Baru terminal mojok.co

Memilih Setia sama Motor Tua daripada Selingkuh dengan Motor Baru

22 Oktober 2020
honda

Honda CB150 Verza Meningkatkan Ketakwaan Saya

1 Agustus 2019
klx kawasaki mojok

Saya Pengguna KLX dan Saya Bukan Fuckboy

6 April 2021
honda astrea grand

3 Keunggulan dan 3 Penyakit Honda Astrea Grand

10 Oktober 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

7 Kebiasaan Orang Kebumen yang Terlihat Aneh bagi Pendatang, tapi Normal bagi Warga Lokal Mojok.co

6 Mitos di Kebumen yang Nggak Bisa Dibilang Hoaks Begitu Saja

3 Februari 2026
Julukan “Blok M-nya Purwokerto” bagi Kebondalem Cuma Bikin Purwokerto Terlihat Minder dan Tunduk pada Jakarta

Purwokerto Memang Kota Wisata, tapi Wisatawan Tak Diberi Petunjuk dan Dibiarkan Bingung Mau ke Mana

5 Februari 2026
Andai Jadi Warga Tangerang Selatan, Saya Pasti Sudah Pusing Tujuh Keliling. Mending Resign Jadi Warga Tangsel!

Jangan Nilai Buku dari Sampulnya, dan Jangan Menilai Tangerang Selatan Hanya dari Bintaro, Alam Sutera dan BSD Saja

4 Februari 2026
Di Sumenep, Tidak Terjadi Invasi Barbershop, Diinjak-injak Sama Pangkas Rambut Tradisional

Di Sumenep Tidak Terjadi Invasi Barbershop, Diinjak-injak Sama Pangkas Rambut Tradisional

4 Februari 2026
Jatiwaringin Bekasi, Daerah Seribu Galian yang Nggak Tahu Kapan Kelarnya. Warga di Sini Punya Kesabaran Tingkat Tinggi bekasi jogja

Setahun Hidup di Jogja Bikin Saya Rindu Jalan Berlubang di Bekasi

6 Februari 2026
4 Kebohongan Tentang Indomaret yang Perlu Diluruskan (Unsplash)

4 Kebohongan Tentang Indomaret yang Perlu Diluruskan

4 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Ironi TKI di Rembang dan Pati: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Karena Harus Terus Kerja di Luar Negeri demi Gengsi
  • Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan
  • Gen Z Pilih Merantau dan Tinggalkan Ortu karena Rumah Cuma Menguras Mental dan Finansial
  • Lasem Lebih Terkenal daripada Rembang tapi Hanya Cocok untuk Wisata, Tidak sebagai Tempat Tinggal
  • Mahasiswa KIP Kuliah Pertama Kali Makan di AYCE: Mabuk Daging tapi Nelangsa, Kenyang Sesaat untuk Lapar Seterusnya
  • Ormas Islam Sepakat Soal Board of Peace: Hilangnya Suara Milenial dan Gen Z oleh Baby Boomers

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.