Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Otomotif

Pengalaman Merawat Kawasaki Athlete 2010, Repot dan Biayanya Lebih Mahal daripada Harga Beli

Rachmat Satya Nurhidayat oleh Rachmat Satya Nurhidayat
10 Oktober 2024
A A
Pengalaman Merawat Kawasaki Athlete 2010, Biayanya Lebih Mahal daripada Harga Beli Mojok.co

Pengalaman Merawat Kawasaki Athlete 2010, Biayanya Lebih Mahal daripada Harga Beli (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Kawasaki Athlete, motor underbone ala ayam jago ini baru saya miliki selama lima bulan terakhir. Pertemuan saya dengan Kawasaki Athlete ini diawali dengan keinginan mendapat motor murah dengan surat-surat lengkap. Akhirnya, saya memutuskan memboyong Kawasaki Athlete keluaran 2010 dengan harga Rp2,75 juta.

Walau surat-suratnya mati total, tidak seperti rencana awal, saya tetap membelinya. Saya tergoda dengan harganya yang ramah di kantong. Di pasaran, motor ini dipatok dengan harga antara Rp2-3 jutaan saja. Saya pikir, harga yang ditawarkan penjual masih masuk akal. Saya pun tergoda mendapatkan motor ala racing (Satria FU) dengan budget yang sangat minim itu. 

Harga sparepart Kawasaki Athlete selangit

Setelah 5 bulan mengaspal bersama Kawasaki Athlete 2010, saya menyadari kenapa harga motor ini bisa murah. Awalnya, saya merasakan tarikan yang agak loyo dan pergantian perseneling yang agak selip. Dua hal itu membuat perjalanan saya sehari-hari dari Bekasi ke Depok menjadi nggak nyaman. 

Akhirnya, saya putuskan untuk membawa kendaraan ini ke Bengkel Aink Sech, sebuah bengkel komunitas Kawasaki Athlete terlengkap yang ada di Cibinong. Saya benar-benar takjub, sparepart motor Kawasaki yang tersedia bengkel itu sangatlah lengkap. 

Saya berkonsultasi soal kampas kopling motor yang membandel. Betapa kaget kantong saya ketika mengetahui harga kampas kopling original Kawasaki Athlete benar-benar selangit! Hampir 2-3 kali lipat kampas kopling motor bebek. 

Kampas kopling original dihargai Rp300.000. Itu belum perintilan-perintilan yang lain. Belum lagi saya mesti ganti kabel gas karena sudah sobek, harganya mencapai Rp200.000. Saya juga di-spill harga dudukan spion sebelah kiri bisa sampai Rp250.000. 

Sejenak saya merenung. Motor ini memang murah harganya, tapi biaya perawatannya benar-benar menguras kantong.

Sebenarnya punya banyak keunggulan

Sebenarnya, motor ini punya kestabilan handling di jalan dan bobot cukup berat yang menurut saya nyaman. Riding positionnya pun tidak terlalu nunduk. Kaki-kaki motor terasa kokoh ketika motor digeber dengan kecepatan yang agak tinggi. Selain itu, untuk ukuran motor karburator, Kawasaki Athlete terhitung irit banget.

Baca Juga:

5 Alasan Beli Motor Bekas Lebih Cerdas daripada Motor Baru

Motor Honda Supra, Motor Terbaik untuk Menggapai Kebebasan Finansial

Penampakan fisiknya sebenarnya apik dan seksi. Bahan rangka dan swing armnya sangat kokoh, pengereman cakram depan belakang. Sayang seribu saya, mesinnya pelan. 

Jadi untuk para pencari motor bekas, sebaiknya pikir-pikir kembali kalau mau berburu kendaraan. Pasti ada konsekuensi di balik harga yang murah, entah motor agak rewel atau sparepart yang mahal itu. Saran saya, kalian benar-benar ngulik sebelum membawanya pulang. Misal, sebelum membeli Kawasaki Athlete 2010, sebaiknya masuk grupnya di Facebook terlebih dahulu atau main ke bengkel komunitas sekalian. 

Ini beneran penting lho, apalagi motor lawas seperti Kawasaki Athlete punya penyakit-penyakit klasik seperti starter elektrik yang suka mati dan penyakit kabel body yang getas kemakan umur. Intinya, kalau kalian nggak siap repot, lebih baik jangan koleksi motor bekaslah. 

Penulis: Rachmat Satya Nurhidayat
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA  Motor Bebek Jauh Lebih Bakoh dan Bisa Diandalkan daripada Motor Matic

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 10 Oktober 2024 oleh

Tags: kawasakikawasaki athleteKawasaki Athlete 2010motor bekas
Rachmat Satya Nurhidayat

Rachmat Satya Nurhidayat

Warga lokal Bekasi yang fobia warna hijau.

ArtikelTerkait

5 Rekomendasi Motor Bekas yang Bisa Kalian Lirik, dari yang Paling Murah hingga yang Sanggup Jebol Tabungan

4 Hal yang Harus Dilakukan sebelum Beli Motor Bekas, biar Nggak Rugi setelah Beli

28 November 2024
5 Hal yang Harus Diperhatikan Orang yang Awam Dunia Otomotif sebelum Beli Motor Bekas  Mojok.co

5 Hal yang Harus Diperhatikan Orang yang Awam Dunia Otomotif sebelum Beli Motor Bekas 

17 Agustus 2024
Kawasaki Athlete 125, Motor Ayam Jago Jadi-jadian kawasaki ninja 150 r kawasaki klx150 kawasaki w175

Fitur Kawasaki KLX150 Boleh Jadul, tapi Perkara Kualitas, Mantap Betul!

14 September 2023
Honda Supra X 125, Vega, Shogun 110 R_ 3 Legenda Jalanan Indonesia supra fit MOJOK.CO

Harga Jual Honda Supra X 125 Itu Memang Bagus, tapi Tidak Berlaku di Semua Tempat

3 Agustus 2020
Yamaha V80, Motor Bekas Tua Bangka yang Hampir Bikin Celaka (Unsplash)

Derita Motor Bekas: Niatnya biar Irit, Malah Bikin Dompet Makin Menjerit

3 Agustus 2023
4 Kelemahan Honda Vario 125 yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Membeli Bekasnya Terminal Mojok

4 Kelemahan Honda Vario 125 yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Membeli Bekasnya

24 April 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Rindu Kota Batu Zaman Dahulu yang Jauh Lebih Nyaman dan Damai daripada Sekarang Mojok.co apel batu

Senjakala Apel Batu, Ikon Kota yang Perlahan Tersisihkan. Lalu Masih Pantaskah Apel Jadi Ikon Kota Batu?  

10 April 2026
Ciri Khas 3 Sate Ayam Ponorogo Dilihat dari Daerah Produksinya sate ayam madura

Sate Ponorogo, Sate Terbaik yang Pernah Ada. Sate Madura dan Sate Padang Minggir Dulu Sana ke Pojokan

9 April 2026
UMK Cikarang Memang Tinggi, tapi Biaya Hidup di Cikarang Tetap Murah, Jogja Can't Relate! scbd

Jika Harus Menjalani Sepuluh Ribu Kehidupan, Saya Tetap Memilih Jadi Pekerja Cikarang ketimbang Kakak-kakak SCBD

5 April 2026
Kebumen Perlahan “Naik Kelas” dari Kabupaten Termiskin Jadi Daerah Wisata, Warlok yang Tadinya Malu Berubah Bangga Mojok.co

Kebumen Perlahan “Naik Kelas” dari Kabupaten Termiskin Jadi Daerah Wisata, Warlok yang Tadinya Malu Berubah Bangga

9 April 2026
8 Tipe Mahasiswa KKN yang Menjadi Beban Kelompoknya (Wikimedia Commons)

8 Tipe Mahasiswa KKN yang Menjadi Beban Kelompoknya

10 April 2026
4 Ciri Nasi Padang Redflag yang Bikin Nggak Nafsu Makan (Unsplash)

4 Ciri Nasi Padang Redflag yang Bikin Nggak Nafsu Makan

8 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Bangun Rumah Tingkat 2 di Desa demi Tiru Sinetron, Berujung Menyesal karena Ternyata Merepotkan
  • Resign Kerja di Jakarta untuk Rehat di Jogja, Menyesal karena Hidup Tak Sesuai Ekspektasi dan Malah Kena Mental
  • Nasi Padang Rp13 Ribu di Jogja Lebih Nikmat dan Otentik daripada Yang Menang Mahal, tapi Rasanya Manis
  • Tinggalkan Pekerjaan Gaji Puluhan Juta demi Merawat Ibu di Desa, Dihina Tetangga tapi Tetap Bahagia
  • #NgobroldiMeta: Upaya AMSI dan Meta Bekali Media untuk Produksi Jurnalisme Berkualitas di Era AI
  • Meminta Dosen-Mahasiswa Jalan Kaki ke Kampus ala Eropa: Antara Visi Elite dan Realitas yang Sulit

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.