Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus Loker

Kasus Holywings dan 3 Tips Menghadapi Atasan yang Cuci Tangan

Seto Wicaksono oleh Seto Wicaksono
27 Juni 2022
A A
Kasus Holywings dan 3 Tips Menghadapi Atasan yang Cuci Tangan

Kasus Holywings dan 3 Tips Menghadapi Atasan yang Cuci Tangan (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Kasus Holywings baru-baru ini memang ngeri-ngeri sedap. Sejumlah karyawan tersandung kasus, dipolisikan, dan pihak manajemen malah terkesan “cuci tangan”—nggak pasang badan atau belum ada pergerakan untuk membela sedikit pun karyawannya. Paling nggak, itu yang sejauh ini terlihat di permukaan internet.

Wajar saja jika khalayak di media sosial mencak sekaligus misuh melihat bagaimana kasus Holywings ini ditangani. Banyak yang menganggap bahwa, perkara yang dihadapi oleh karyawan Holywings yang berkaitan dengan promo, design grafis, dan unggahan di media sosial yang dianggap melakukan penistaan agama, sebetulnya bisa dicegah sejak dini jika tidak ada persetujuan dari atasan atau pihak manajemen—terkait promo tersebut.

Di sisi lain, karyawan mana yang mau memungkiri bahwa, bekerja di bawah pihak manajemen atau atasan yang ketika ada masalah di tim malah cuci tangan itu memang menyebalkan. Ungkapan, “Nggak semua atasan bisa bersikap layaknya pemimpin. Sebagian di antaranya hanya berlagak sebagai bos,” dalam persoalan Holywings, rasanya memang cukup relate dan nggak berlebihan.

Namun, realitasnya, dalam ruang lingkup yang lebih kecil dan lain persoalan, atasan yang sering kali “cuci tangan” kerap kali ditemui di sebagian kantor lainnya. Bahkan, sulit dihindari. Giliran pencapaian tim dinilai baik dan dapat respons positif dari pihak manajemen, malah membanggakan diri sendiri tanpa mention kinerja tim. 

Berbanding terbalik saat ada masalah. Keseluruhan anggota tim yang paling pertama disalahkan. Menunjuk bawahan dengan serampangan. Sedangkan atasan yang dimaksud malah “cuci tangan” dan menyelamatkan diri sendiri. 

Gimana rekan-rekan pekerja? Semakin familiar dengan realitas tersebut?

Memang, punya atasan ideal akan selalu menjadi rezeki tersendiri bagi para pekerja. Kriteria seperti: selalu hadir dan bertanggungjawab setiap ada masalah yang harus ditangani, merangkul tim yang butuh bantuan, sampai dengan menyadari bahwa cuti adalah hak setiap pekerja. Menjadi contoh dari atasan yang setidaknya layak diperjuangkan oleh para pekerja.

Atasan yang kerap kali “cuci tangan” saat masalah melanda tim memang sulit dihindari. Jadi, bisa dibilang kasus Holywings ini sebenarnya concern bersama. Namun, tentu saja ada cara yang bisa dilakukan oleh para karyawan agar bisa meminimalisir disalahkan secara serampangan oleh satu atau berbagai pihak—soal tanggung jawab dunia kerja. Konteksnya, karyawan bekerja sesuai dengan SOP perusahaan dan apa yang dikerjakan, melalui approval dari atasan.

Baca Juga:

Sisi Gelap Kerja di Perusahaan Konstruksi yang Katanya Bergaji Besar

5 Hal yang Mungkin Terjadi Andai Saya Jadi Karyawan MR DIY

Cara pertama dan yang paling utama, jika perintah diajukan secara verbal, dianggap menyimpang, apalagi di luar SOP dan/atau tanggung jawab, pastikan ada email atau pesan tertulis yang bisa dijadikan sebagai bukti—bahwa sebagai karyawan, kita menerima perintah tesebut dari atasan. Termasuk soal persetujuan. FYI, email tersebut bisa dijadikan sebagai bukti bahwa, sebagai karyawan, kita nggak bergerak sendiri tanpa persetujuan. Dan jika sewaktu-waktu ada audit atau penyidikan di perusahaan.

Cara tersebut juga bisa dilakukan dalam menghadapi atasan yang sering kali berlagak lupa atau lepas tanggung jawab saat memberi perintah ini dan itu kepada tim.

Kedua, lakukan kroscek dengan cara bertanya kepada HRD, apakah yang diperintahkan melanggar aturan atau SOP perusahaan? Apakah ada pasal di perusahaan atau UU Ketenagakerjaan yang mengatur tugas tersebut, dan seterusnya, dan seterusnya. Dengan sharing sekaligus kroscek kepada HRD, pekerja bisa punya wawasan tambahan soal apa yang sebaiknya dilakukan sekaligus dihindari di ruang lingkup pekerjaan.

Ketiga, punya kesadaran diri untuk tidak melakukan hal-hal yang dirasa sensitif, bertentangan dengan norma perusahaan dan/atau sosial. Lantas, bagaimana jika atasan mendesak untuk melakukan hal/tugas yang nyeleneh? Kembali kepada poin pertama dan kedua. Setidaknya, ada usaha yang tetap dilakukan jika sewaktu-waktu terjadi hal yang kurang menyenangkan.

Perlu digarisbawahi, ketiga poin tersebut sangat mungkin dilakukan agar sebagai pekerja, bisa mawas diri jika ada hal yang bertentangan dengan norma di sekitar. Biar nggak kecolongan atau disalahkan secara serampangan tanpa bukti yang jelas. Juga, sebagai bentuk pertahanan diri dan usaha yang dilakukan sebaik-baiknya, sehormat-hormatnya, sebagai pekerja.

Memang, tidak ada atasan yang sempurna, sebagaimana tidak ada karyawan yang sempurna. Sebaik-baiknya hubungan antara atasan dan bawahan adalah mutualisme. Bisa saling melengkapi, saling memperjuangkan, dan memberi keuntungan satu sama lain, sebagai sebuah tim. Ya, biar sama-sama bisa berkembang dan tumbuh—baik secara personal maupun profesional.

Sebagai penutup, saya hanya mau bilang, Holywings ra mashoook!

Penulis: Seto Wicaksono
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA 4 Hal Tidak Menyenangkan Jadi Warga Kabupaten Lamongan

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 27 Juni 2022 oleh

Tags: atasancuci tanganHolywingsKaryawan
Seto Wicaksono

Seto Wicaksono

Kelahiran 20 Juli. Fans Liverpool FC. Lulusan Psikologi Universitas Gunadarma. Seorang Suami, Ayah, dan Recruiter di suatu perusahaan.

ArtikelTerkait

Status Karyawan Tetap Nggak Istimewa di Mata Gen Z. Buat Mereka yang Penting Kerja dan Dapat Benefit Tinggi

Status Karyawan Tetap Nggak Istimewa di Mata Gen Z. Buat Mereka yang Penting Kerja dan Dapat Benefit Tinggi

29 November 2023
Quiet Quitting: Seni Bekerja Seperlunya dengan Istilah yang Lebih Ribet Aja

Quiet Quitting: Seni Bekerja Seperlunya dengan Istilah yang Lebih Ribet Aja

3 September 2022
Sisi Gelap Kerja di Perusahaan Konstruksi yang Katanya Bergaji Besar Mojok.co

Sisi Gelap Kerja di Perusahaan Konstruksi yang Katanya Bergaji Besar

12 Februari 2026
Perusahaan Shuttle Kendaraan Asal Bandung Culas, Rekrut Karyawan dengan Kedok Internship Supaya Murah Mojok.co

Perusahaan Shuttle Kendaraan Asal Bandung Culas, Rekrut Karyawan dengan Kedok Internship Supaya Murah

17 April 2024
hobi resign dari tempat kerja alasan ragu cara memutuskan menyesal mojok.co

Yang Harus Kamu Pertimbangkan Saat Kebelet Resign Sebelum Dapat Kerjaan

26 Agustus 2021
resign

Bagi Para Karyawan, Semua Akan Resign Pada Waktunya

19 Juni 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Tragedi Nasi Rames Sancaka Utara- Beli Mahal, dapatnya Bangkai (Wikimedia Commons)

Tragedi Nasi Rames Sancaka Utara: Membayar Tiket Eksekutif demi Uji Nyali Makan Nasi yang Sudah Almarhum

29 Maret 2026
Trauma Naik PO Handoyo Kelas Eksekutif, Niat Cari Kenyamanan dengan Bayar Mahal Malah Berakhir Menderita Mojok.co

Kapok Naik PO Handoyo Kelas Eksekutif, Niat Cari Kenyamanan dengan Bayar Mahal Malah Berakhir Trauma dan Menderita

31 Maret 2026
Toyota Kijang Super, Mobil Tua Bangka yang Menolak Mati Mojok.co

Toyota Kijang Super, Mobil Tua Bangka yang Menolak Mati

31 Maret 2026
Kata Siapa Tinggal di Gang Buntu Itu Aman dan Nyaman? Rasakan Sensasinya Ketika Gang Buntu itu Ditumbuhi Kos-kosan

Kata Siapa Tinggal di Gang Buntu Itu Aman dan Nyaman? Rasakan Sensasinya Ketika Gang Buntu itu Ditumbuhi Kos-kosan

1 April 2026
Suzuki Katana Adalah Mobil yang Menyalahi Logika, Banyak Orang Menyukainya walau Jadul dan Kerap Bikin Sakit Pinggang Mojok.co

Suzuki Katana Adalah Mobil yang Menyalahi Logika, Banyak Orang Menyukainya walau Jadul dan Kerap Bikin Sakit Pinggang

1 April 2026
4 Hal yang Wajar di Tegal, tapi Nggak Lazim dan Bikin Bingung Pendatang Mojok.co

Mewakili Warga Tegal, Saya Ingin Menyampaikan Permintaan Maaf kepada Pemudik

28 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://youtu.be/AXgoxBx-eb8?si=Oj6cw-dcHSgky7Ur

Liputan dan Esai

  • Mencintai Musik Underground di Madura: Merayakan Distorsi di Tengah Kepungan Dangdut
  • Ambisi Beli Mobil Keluarga sebelum Usia 30, Setelah Kebeli Tetap Gagal Senangkan Ortu dan Jadi Pembelian Sia-sia
  • Gelar Siswa Terpintar Tak Berarti buat Kuliah UB, Terdampar di UIN Malah Jadi Mahasiswa Goblok, Nyaris DO dan Lulus Tak Laku Kerja
  • Vario 160 Adalah Motor Buruk Rupa yang Menyalahi Kodrat Motor Honda, tapi Sejauh Ini Menjadi Matik Terbaik yang Tahan Siksaan
  • Resign dari Perusahaan Bergaji 3 Digit di Luar Negeri karena Tak Merasa Puas, Kini Memilih Kerja “Sesuai Passion” di Kampung Halaman
  • Punya Rumah Besar di Desa: Simbol Kaya tapi Percuma, Terasa Hampa dan Malah Iri sama Kehidupan di Rumah Kecil-Sekadarnya

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.