Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Kartasura, Kecamatan di Kabupaten Sukoharjo yang Ketularan Problem Perkotaan

Alifia Putri Nur Rochmah oleh Alifia Putri Nur Rochmah
7 November 2025
A A
Kartasura, Kecamatan di Kabupaten Sukoharjo yang Ketularan Problem Perkotaan Mojok.co

Kartasura, Kecamatan di Kabupaten Sukoharjo yang Ketularan Problem Perkotaan (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Kecamatan Kartasura mungkin kecamatan terbaik di Kabupaten Sukoharjo. Daerah ini lebih “hidup” dibanding ibukota kabupatennya, Kecamatan Sukoharjo. Letak kecamatan yang strategis menjadi salah satu keunggulannya. Lokasi ini membuat Kartasura lebih ramai dan punya fasilitas memadai dibanding kecamatan-kecamatan lain di Kabupaten Sukoharjo. 

Bagi yang belum tahu, Kabupaten Sukoharjo adalah kabupaten yang berbatasan langsung dengan Solo di sisi utaranya. Sementara, di sisi timurnya berbatasan dengan Karanganyar. Untuk sisi selatan berbatasan dengan Wonogiri dan Gunungkidul, serta sisi barat berbatasan dengan Klaten dan Boyolali. 

Kabupaten Sukoharjo terdiri atas 12 kecamatan. Dan, di antara 12 daerah itu, Kecamatan Kartasura yang paling strategis. Di kecamatan ini terdapat persimpangan jalan negara Surabaya–Ngawi–Solo–Yogyakarta dan Solo–Semarang. Posisi yang strategis ini menjadikan Kecamatan Kartasura sebagai kota satelit bagi Solo. 

Kecipratan perkembangan Kota Solo

Di antara kecamatan lain, posisi Kecamatan Kartasura yang paling mepet dengan Kota Solo. Itu mengapa, kecamatan ini banyak “kecipratan” perkembangan dari Kota Batik itu. Kecamatan ini juga banyak jadi “pelarian” bagi orang-orang. Jadi, kebanyakan dari mereka yang nggak kuat dengan harga properti Solo yang kian melambung, lebih memilih pindah ke Kartasura. Lebih murah, lebih luas, tapi tetap dekat.

Kartasura pun punya segalanya bak kota besar. Ada kampus UMS yang mahasiswanya puluhan ribu. Kampus ini bukan kampus sembarangan lho. UMS sangat luas dan menjadi incaran mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia. 

Di sana juga ada Hartono Mall yang lebih besar dibanding mal-mal lain di sekitarnya. Di mal ini kamu bisa nonton bioskop, belanja baju branded, makan di restoran mewah, hingga beli perabotan rumah tangga yang lengkap. Tidak ketinggalan Solo Grand Mall yang dulu sempat jadi tempat nongkrong hits anak muda se-Soloraya sebelum akhirnya kalah pamor sama mal-mal baru yang lebih kekinian.

Belum lagi deretan hotel, rumah sakit, showroom mobil, sampai dealer motor yang berjejer sepanjang jalan protokol. Kartasura bahkan punya SPBU yang jumlahnya lebih banyak dari beberapa kecamatan lain digabung. Bank-bank besar juga pada buka cabang di sini, dari BCA, Mandiri, BRI, sampai bank syariah lengkap. Kalau mau bikin ATM tour, Kartasura tempatnya.

Restoran dan kafe juga menjamur kayak jamur di musim hujan. Mulai dari warteg pinggir jalan sampai restoran all you can eat yang harganya bikin dompet mahasiswa nangis. Mau makan apa aja ada. Soto, nasi goreng, ayam geprek, sushi, steak, Korean BBQ, sampai bubble tea yang lagi happening.

Baca Juga:

5 Sopan Santun Orang Solo yang Membingungkan dan Disalahpahami Pendatang 

Pandawa Water World Sempat Jadi Destinasi Wisata Primadona Sukoharjo sebelum Mangkrak seperti Sekarang

Kecamatan Kartasura mulai muncul persoalan khas kota 

Kedekatan dengan Kota Solo banyak berdampak positif. Namun, di sisi lain, Kartasura perlahan mulai mengidap penyakit-penyakit perkotaan. Ambil contoh, kepadatan penduduk dan kemacetan. 

Saya beri sedikit gambaran ya, setiap hari saat jam berangkat dan pulang kerja, jalan raya Kartasura berubah jadi arena parkir raksasa. Kendaraan berhimpitan dari Pabelan sampai pertigaan Makamhaji. Motor, mobil, bus, truk, angkot yang ugal-ugalan, semua bercampur jadi satu. Bahkan, ambulans pun harus bersabar dalam antrian panjang ini.

Yang bikin tambah stres, trotoar yang seharusnya buat pejalan kaki malah jadi tempat parkir motor dan lapak pedagang kaki lima. Jadinya pejalan kaki terpaksa jalan di pinggir aspal, bersaing sama motor dan mobil yang lagi ngejar waktu. Hidup memang penuh risiko.

Belum lagi soal infrastruktur. Jalan raya utama di Kartasura memang lebar dan diaspal mulus, ada marka jalan yang jelas. Tapi, begitu masuk gang-gang, kondisinya langsung berubah drastis jadi jalan desa yang sempit dan kadang berlubang. Bahkan ada beberapa gang yang masih berupa jalan tanah yang kalau hujan langsung jadi kolam lumpur.

Drainasenya juga masih amburadul di beberapa titik. Kalau hujan lebat dikit, langsung banjir dan genangan di mana-mana. Jalan protokol yang biasanya ramai kendaraan berubah jadi sungai dadakan. Motor-motor pada mogok, mobil-mobil nekat menerobos air sampai knalpotnya nyembur asap. Pemandangan yang sangat perkotaan kan? 

Mungkin suatu hari nanti Kartasura bakal meninggalkan status kecamatannya dan “naik kelas” jadi kota secara administratif. Semoga saja, proses apapun itu, warga lokal atau siapa saja yang tinggal di sana bisa menikmatinya. Tidak tersingkirkan oleh status “kota” atau “perkembangan” seperti yang bisa disaksikan di banyak daerah. 

Penulis: Alifia Putri Nur Rochmah
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA Solo, Kota yang Hanya Ramah ke Wisatawan, tapi Tidak ke Warga Lokal.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 7 November 2025 oleh

Tags: kabupaten sukoharjokartasuraKecamatan KartasuraKota Solosolosukoharjo
Alifia Putri Nur Rochmah

Alifia Putri Nur Rochmah

Penulis kelahiran Kebumen. Anak Ekonomi Pembangunan UNS yang lebih tertarik pada cerita di balik data. Berpengalaman sebagai content writer dan content creator, gemar berkelana ke tempat-tempat baru, dan menulis tentang apa saja dari yang serius sampai yang receh.

ArtikelTerkait

Rekomendasi 5 Ruang Publik di Solo yang Cocok buat Nongkrong dan Pacaran. Dijamin Lebih Irit Ngumpul di Sini

Rekomendasi 5 Ruang Publik di Solo yang Cocok buat Nongkrong dan Pacaran. Dijamin Lebih Irit Ngumpul di Sini

29 Agustus 2023
3 Sate Kambing Enak di Solo Menurut Warlok, Dijamin Menggoyang Lidah

3 Sate Kambing Enak di Solo Menurut Warlok, Dijamin Menggoyang Lidah

11 November 2025
Solo Safari Zoo, Alat Pencitraan Brilian dari Gibran Rakabuming Terminal Mojok

Solo Safari Zoo, Alat Pencitraan Brilian dari Gibran Rakabuming

31 Januari 2023
Solo Tidak Kalah dari Jakarta, Tidak Kalah Memprihatinkan Mojok.co

Solo Memang Tidak Kalah dari Jakarta, Tidak Kalah Memprihatinkan

18 Desember 2023
Dilema Warga Gondangrejo: Mengaku Orang Karanganyar, Jauhnya Kebangetan. Mengaku Orang Solo, KTP Nggak Setuju

Dilema Warga Gondangrejo: Mengaku Orang Karanganyar, Jauhnya Kebangetan. Mengaku Orang Solo, KTP Nggak Setuju

13 Desember 2025
Gudeg Solo Kalah Pamor dari Gudeg Jogja, padahal Rasanya Lebih Gurih dan Cocok di Lidah Banyak Orang Mojok

Gudeg Solo Kalah Pamor dari Gudeg Jogja, padahal Rasanya Lebih Gurih dan Cocok di Lidah Banyak Orang

30 Juli 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Ironi Pembangunan Banyuwangi: Sukses Meniru Bali dalam Pengelolaan Wisata, tapi Gagal Menangani Banjir di Pusat Kota

Ironi Pembangunan Banyuwangi: Sukses Meniru Bali dalam Pengelolaan Wisata, tapi Gagal Menangani Banjir di Pusat Kota

26 Februari 2026
Gak Usah Banyak Alasan: Menabung Itu Penting!

Gak Usah Banyak Alasan: Menabung Itu Penting!

23 Februari 2026
Tan Malaka: Keunikan, Kedaulatan Berpikir, dan Sederet Karya Cemerlang

Tan Malaka: Keunikan, Kedaulatan Berpikir, dan Sederet Karya Cemerlang

26 Februari 2026
Tiga Jalan Menuju Revolusi: Tan Malaka, Soekarno, dan D.N. Aidit

Tiga Jalan Menuju Revolusi: Tan Malaka, Soekarno, dan D.N. Aidit

27 Februari 2026
Mari Mengenal Salah Satu ‘Keajaiban’ dalam Hidup: Compounding

Mari Mengenal Salah Satu ‘Keajaiban’ dalam Hidup: Compounding

25 Februari 2026
Bukan Buangan dari UNDIP: Kami Mahasiswa UNNES, Bukan Barang Retur! kampus di semarang

UNNES Semarang Rajin Menambah Mahasiswa, tapi Lupa Menyediakan Parkiran yang Cukup

24 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.