Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Kalau Mau Wisata dengan Sensasi Beda di Jakarta Coba deh Keliling Pasar ini Aja

Reni Soengkunie oleh Reni Soengkunie
24 Juni 2020
A A
wisata jakarta, Dear Mas Kevin, Benarkah Toko Buku Bisa Ciptakan Pasar?
Share on FacebookShare on Twitter

Saat masih sekolah dulu, melakukan study tour ke Jakarta itu adalah kebahagian yang hakiki. Maklum sajalah, bagi anak desa yang setiap harinya melihat sawah dan kebun, gemerlapnya ibu kota itu hanya bisa dinikmati lewat layar kaca saja. Sehingga acara wisata sekolah dengan tujuan Jakarta itu adalah sesuatu yang istimewa sekali. Walaupun tujuan pikniknya itu paling hanya Ancol, TMII, dan museum-museum.

Setelah dewasa dan sering bolak-balik ke Jakarta, menurut saya tempat-tempat wisata legendaris seperti itu sudah tak menarik lagi. Maksudnya sekali sudah ke sana, tentu mau balik lagi sudah tak semenarik seperti kali pertama karena setelah beberapa kali ke tempat itu lagi, tak ada banyak perubahan yang terjadi. Yah, gitu-gitu aja.

Jika kebetulan di Jakarta, biasanya saya lebih suka melakukan wisata dari pasar ke pasar. Entah kenapa setiap pasar di Jakarta itu memiliki sisi-sisi keunikan tersendiri. Jadi mau saya sudah ke sana puluhan kali pun, tetap ada sesuatu yang baru yang saya temukan di sana.

Berikut beberapa daftar pasar yang bisa dijadikan alternatif wisata jika kebetulan sedang main ke Jakarta dan bingung mau pergi ke mana:

1. Pasar Kenari

Bagi para pencinta buku, kalian jangan melewatkan kunjungan ke Pasar Kenari ini. Karena di sini kalian bisa menemukan begitu banyak pelapak buku yang menjual aneka macam jenis buku dengan harga yang bervariasi. Selain itu ada juga Jakbook, sebuah toko buku yang menjual buku dengan harga yang relatif murah.

Pasar ini bisa dibilang merupakan pasar buku yang ramah pengunjung. Tempatnya itu super nyaman dan bersih. Selain itu fasilitasnya juga sangat mumpuni. Bagi orang yang suka baca buku sambil ngopi, di sini tersedia kafe dong. Bagi yang suka kumpul-kumpul bareng komunitas sambil ghibahin buku, di sini juga tersedia tempat untuk kopdar. Yang suka baca buku sambil ngemil, di sini juga tersedia minimarket lengkap dengan jajanan serta minumannya. Ada ATM, foodcort, toilet, dll. Meski begitu, pasar ini masih terbilang sepi pengunjung.

Sebenarnya sebelum ada Pasar Kenari ini, saya selalu berbelanja buku di Pasar Senen. Katanya sih pedagang di pasar ini juga pindahan dari sana yang merupakan pedagang pindahan dari Pasar Kwitang. Saya sangat suka mencari buku lawas di sini, ini seperti sebuah misi mencari harta karun. Eh tapi hati-hati yah, buat yang mau beli buku di kios-kios sini, soalnya banyak buku bajakan. Pokoknya kita juga teliti dan harus pintar-pintar menawar.

2. Pasar Asemka

Bagi orang-orang yang sangat suka pernak-pernik yang uwu-uwu, datang ke Pasar Asemka merupakan langkah yang tepat untuk memanjakan mata. Di pasar ini kita bisa mendapatkan pernak-pernik yang imut-imut bin lucu-lucu. Dari mulai jepit rambut, ikat rambut, bandana, potongan kuku, sisir, dompet, mainan anak-anak, make up, souvenir pernikahan, dan lain-lain.

Baca Juga:

Kuliah di Jakarta: Sebuah Anomali di Tengah Pemujaan Berlebihan terhadap Jogja dan Malang

Jangan Mencari Peruntungan dengan Kerja di Jakarta, Saya Cari Magang di Sini Saja Susah, Sekalinya Dapat Tidak Digaji dan Dijadikan Tenaga Gratisan

Harga yang dijual di sana itu murah-murah sekali, sangat penting sekali jika datang ke sana kita bisa menjaga pandangan agar tidak khilaf dalam hal berbelanja.

3. Pasar Tanah Abang

Pasar Tanah Abang ini mungkin termasuk pasar legend kayaknya. Pamor tentang ‘kemurahan’ harga baju di pasar ini sudah terkenal di mana-mana. Yak, benar sekali. Bagi orang-orang yang suka berbelanja baju atau kain, Pasar Tanah Abang ini merupakan surganya berbelanja. Di sini kita bisa mendapatkan baju dengan harga miring dengan berbagai macam model.

Pasar ini tuh terdiri dari berbagai macam blok ya. Saya jamin seharian keliling pasar ini sudah berasa membakar beribu-ribu kalori. Saya pernah sekali masuk dan keliling tiga blok saja, tapi saya sudah hampir pingsan karena kelelahan. Setelah itu, jika saya ingin pergi ke sana, saya hanya berbelanja di kios-kios depan saja gak sampai masuk ke dalam. Makanya saya sangat salut pada emak-emak Pasar Senen yang terkenal suka ‘bar-bar’ saat di Commuter Line. Sudah keliling pasar, masih pulang membawa dagangan baju begitu banyaknya dan diangkut sendiri naik kereta lagi. Sungguh tenaga saya lemah di hadapan emak-emak ini.

4. Pasar Rawa Belong

Bagi orang-orang yang suka dengan bunga, jangan lewatkan mengunjungi Pasar Bunga Rawa Belong. Ada begitu banyak macam bunga yang bisa kita temukan di sana. Mulai dari bunga mawar, krisan, aster, anggrek, lili, tulip, dan bunga-bunga indah lainnya. Bunga-bunga ini didapatkan langsung dari para petani dari berbagai daerah, selain itu ada juga bunga-bunga impor. Yang pasti di pasar ini kita bisa mendapatkan bunga-bunga tersebut dengan harga miring.

5. Pasar Santa

Pasar biasanya diidentikan dengan sesuatu yang semrawut dan kotor, pokoknya gak benget deh. Tapi semua anggapan itu bakalan ditepis jika kalian berkunjung ke Pasar Santa. Di sini pasar yang super duper artistik banget menurut saya. Dari luar mungkin kelihatannya hampir sama dengan pasar-pasar lainnya, tapi setelah masuk dan berada di lantai atas, saya dibuat terbengong-bengong dengan design grafis yang berceceran di mana-mana. Konsepnya itu sangat anak muda banget.

Selain itu di sini juga terdapat toko buku Post Santa yang terkenal itu. Pantas saja sering ada temu penulis atau acara-acara gitu  di pasar ini, yah jelas lah, tempatnya aja kece banget kayak gini. Tempat nongkrongnya juga asyik banget di sini. Bagus buat poto-poto. Hehehe.

BACA JUGA 4 Kelebihan yang Membuat Jakarta Timur Tidak Bisa Dipandang Sebelah Mata dan tulisan Reni Soengkunie lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 23 Juni 2020 oleh

Tags: alternatif wisata di jakartaJakartapasar di jakarta
Reni Soengkunie

Reni Soengkunie

Bakul sembako yang hobi mendengar keluh kesah emak-emak di warung tentang tumbuh kembang dan pendidikan anak, kehidupan lansia setelah pensiun, serta kebijakan pemerintah yang mempengaruhi kenaikan harga sembako.

ArtikelTerkait

Tak Ada yang Lebih Tabah dari para Pejuang KRL Jakarta Tarif KRL berbasis NIK

Naik KRL Jakarta di Jam Kerja Adalah Neraka bagi Para Pemula

2 November 2023
7 Sisi Terang Jakarta yang Jarang Dibahas, tapi Nyata Adanya: Bikin Saya Betah dan Nggak Jadi Pulang Kampung kerja di jakarta

7 Sisi Terang Jakarta yang Jarang Dibahas, tapi Nyata Adanya: Bikin Saya Betah dan Nggak Jadi Pulang Kampung

6 November 2025
Jalan Tambak, Penghubung 3 Kota Administrasi Jakarta dengan Segudang Drama

Jalan Tambak, Penghubung Tiga Kota Administrasi Jakarta dengan Segudang Drama

9 Januari 2024
Cinere, Kecamatan di Depok yang Vibes-nya Lebih Jaksel ketimbang Depok kerja di jakarta

Cinere, Tempat Terbaik bagi Orang yang Bekerja di Jakarta, Akses Mudah, Harga Hunian Masih (Lumayan) Masuk Akal

10 Agustus 2024
Cara Bertahan Hidup di Jakarta Jika Gajimu di Bawah UMR Jakarta 2024 depok heru budi jogja

Bisa Sambat Pakai Bahasa Jawa Adalah Privilege, di Jakarta Nggak Mungkin Bisa!

16 Agustus 2024
4 Pertanyaan Ini Dibenci Orang Cikarang yang Bekerja di Jakarta Mojok.co 

4 Pertanyaan Ini Dibenci Orang Cikarang yang Bekerja di Jakarta 

30 Januari 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kebumen Itu Cantiknya Keterlaluan, tapi Nggak Bisa Jual Diri (Unsplash)

Kebumen, Kabupaten yang Cantiknya Keterlaluan tapi Nggak Bisa Menjual Dirinya Sendiri

27 April 2026
Tanda-tanda Rumah Jamet Madura, Pasti Bising dan Jadi Titik Kumpul Satria FU

Tanda-tanda Rumah Jamet Madura, Pasti Bising dan Jadi Titik Kumpul Satria FU

27 April 2026
Sukabumi Belum Pantas Jadi Peringkat 6 Kota Paling Toleran, Soal Salat Id Aja Masih Dipersulit Mojok.co

Sukabumi Belum Pantas Jadi Peringkat 6 Kota Paling Toleran, Soal Salat Id Aja Masih Dipersulit

27 April 2026
4 Alasan Samarinda Ideal untuk Bekerja, tapi Tidak untuk Menua

Curahan Mahasiswa Baru Samarinda: Harus Mencicil Motor karena Tak Ada Kendaraan Umum di Samarinda, padahal Bukan Orang Berduit

22 April 2026
Rasanya Jadi Orang Bangkalan Madura Belakangan Ini: Pilihan Toko Makin Banyak, tapi Tukang Parkir Ikut Merajalela Mojok.co

Rasanya Jadi Orang Bangkalan Madura Belakangan Ini: Pilihan Toko Makin Banyak, tapi Tukang Parkir Ikut Merajalela

23 April 2026
Cepu, Kecamatan di Blora yang Paling Pantas Dikasihani Mojok.co

Satu Dekade Merantau, Transportasi Umum di Blora Masih Gaib dan Jalanannya Bikin Cepat Menghadap Tuhan

24 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Merenungi Tragedi KRL Cikarang usai Peristiwa Daycare Jogja, Potret Nyata Perempuan yang Tetap Berjuang di Tengah Stigma
  • YUHU. Rilis Single Baru “Bertemu Di Sini”: Definisi Rindu Itu Bersifat Universal
  • Magang di Jakarta Terkesima Terima Gaji 2 Kali UMR saat Kerja di Jogja, Hidup Bisa Foya-foya dan Tak Menderita
  • Klaten International Cycling Festival 2026: Gowes Asyik Sepeda Klasik di Klaten bareng Pencinta Sepeda Mancanegara
  • Tidak Diakui, Harga yang Harus Saya Bayar karena Menolak Keinginan Orang Tua untuk Jadi PNS
  • Membiasakan Ngasih Tip Kurir ShopeeFood meski Kita Bukan Orang Mapan: Uang 5 Ribu Nggak Bikin Jatuh Miskin, Tapi Sangat Berarti buat Mereka

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.