Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus

Kuliah Jurusan Bahasa Mandarin UNS Murah, tapi Kepala Ingin Meledak karena Harus Menghafal Ribuan Kosakata Susah

Imanuel Joseph Phanata oleh Imanuel Joseph Phanata
27 Mei 2025
A A
Kuliah Jurusan Bahasa Mandarin UNS Murah, tapi Kepala Ingin Meledak karena Harus Menghafal Ribuan Kosakata Susah Mojok.co

Kuliah Jurusan Bahasa Mandarin UNS Murah, tapi Kepala Ingin Meledak karena Harus Menghafal Ribuan Kosakata Susah (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Sudah kurang lebih dua tahun saya menjadi mahasiswa jurusan Bahasa Mandarin dan Kebudayaan Tiongkok di Universitas Sebelas Maret (UNS). Selama 4 semester bertahan di jurusan ini, kepala saya rasanya ingin meledak karena menghafal begitu banyak kosakata bahasa Mandarin yang rumit. Kalau saya hitung, setidaknya ada 1.200 kosakata yang kini melekat di kepala saya. Dan, jumlah itu akan terus bertambah ke depan

Melihat kenyataan ini, saya hanya bisa menghela nafas panjang. Dilihat dari mata kuliahnya, jurusan ini jauh dari kata mudah. Tapi, untung saja, UKT Prodi Sastra UNS (di mana jurusan Bahasa Mandarin dan Kebudayaan Tiongkok termasuk di dalamnya) tergolong murah dibanding prodi-prodi lain. Melansir data UNS, UKT paling tinggi dipatok sekitar Rp7 juta, berbeda dengan kebanyakan prodi yang bisa mencapai dua digit. 

Biaya yang harus dibayar mahasiswa jurusan bahasa Mandarin UNS bukan hanya dalam bentuk uang, tapi juga waktu, energi, dan ingatan ketika kuliah. Sebab, tanpa upaya yang keras, saya rasa tidak mungkin bisa lepas dari jurusan yang susah. Dalam artikel ini saya akan menceritakan seberapa sulit kuliah jurusan Bahasa Mandarin dan Kebudayaan Tiongkok UNS. 

Komponen bahasa Mandarin

Sebelumnya, Bahasa Mandarin memiliki tiga komponen utama yaitu Hanzi (汉字) huruf atau karakter yang digunakan dalam penulisan Bahasa Mandarin, contoh gampangnya adalah seperti aksara Jawa. Lalu ada Pinyin (拼音) sebagai huruf latin untuk membantu membaca Hanzi. Bersamaan dengan itu kegunaan Pinyin sebagai penunjuk cara pengucapan nadanya yang dikenal dengan Shēngdiào (声调).

Harus hafal Hanzi

Belajar bahasa Mandarin harus hafal banyak Hanzi. Kalau kalian tidak hafal, otomatis tidak bisa membaca dan menulis, ini menjadi tantangan yang sangat besar bagi orang yang pelupa karena walaupun Hanzi ada banyak, tetapi bentuknya juga banyak.

Bayangkan saja saya lulus dari jurusan ini harus memiliki sertifikat HSK 5, HSK yang kepanjangannya dari (Hànyǔ Shuǐpíng Kǎoshì / 汉语水平考试) ini adalah ujian kemampuan bahasa Mandarin resmi yang diakui secara internasional. HSK dibagi menjadi enam level, dari HSK 1 yang paling dasar sampai HSK 6 yang paling tinggi, dan HSK 5 harus menguasai kosakata sebanyak 2.500, itu harus hafal semua hanzinya.

Hafal Hanzi belum tentu hafal Pinyin

Iya, hafal Hanzi belum tentu bisa hafal pinyin, ini semua dikarenakan oleh banyak faktor. Salah satunya, satu Hanzi bisa punya beberapa Pinyin contohnya saja hanzi ini 乐 bisa dibaca lè (senang) atau yuè (musik). Jadi meskipun kalian tau hanzinya, kamu belum tentu tau cara bacanya dalam konteks tertentu dari suatu bacaan. Gimana udah mulai pusing? Lalu, apakah hafal Pinyin bisa hafal Hanzi? Tentu saja tidak, itu mengapa orang yang belajar bahasa Mandarin harus betul-betul hafal Hanzi dan Pinyin-nya.

Tidak hanya Hafal Hanzi dan Pinyin, harus hafal nada juga

Tantangannya tidak hanya berhenti sampai situ saja, seperti yang sudah saya singgung diawal, bahwa bahasa Mandarin memiliki nada. Oke, kalian hafal Hanzi dan Pinyin tetapi kalau tidak hafal nadanya artinya akan berbeda. Banyak orang yang sudah ngomong, ngoceh panjang lebar tetapi tidak bisa dipahami karena nadanya salah jadi pendengar akan mikir keras “Wong iki ngomong opo?”

Baca Juga:

5 Hal Lumrah di UNS yang Bikin Mahasiswa Kampus Lain Keheranan

7 Keunggulan yang Ditawarkan UNS, Kampus Lain Nggak Punya

Bahasa Mandarin harus jeli memerhatikan ejaan

Jika kalian sudah melewati step diatas tadi kalian juga harus memperhatikan yang Namanya ejaan karena dalam bahasa Mandarin ejaannya berbeda dengan Bahasa Indonesia, contohnya dalam bahasa Mandarin huruf B dibaca P, G dibaca K, dan masih banyak lagi, yang menurut saya menjadi sulit adalah ini “c”, “ch”, “z”, “zh”, “r”, dan “sh” lalu “z”, “c”, dan “s”. Semua itu perlu bermain lidah, bentuk bibir, dan bermain nafas. Ini keliatannya mudah, tetapi nyatanya susah. Banyak orang yang sudah belajar bahasa Mandarin 2-3 tahun saja masih salah.

Pada akhirnya, kuliah jurusan bahasa Mandarin dan Kebudayaan Tiongkok UNS itu “mahal”. Mungkin UKT-nya tidak seberapa, tapi tetap saja perlu mencurahkan banyak energi dan waktu untuk menguasainya. Itu mengapa, untuk kalian yang hendak ambil jurusan ini, lebih baik pikirkan baik-baik. Jangan hanya tergiur akan akan biaya kuliahnya yang cenderung ramah di kantong. 

Penulis: Imanuel Joseph Phanata
Edit: Kenia Intan

BACA JUGA Pengalaman Kuliah Jurusan Sosiologi Universitas Andalas, Tidak Menyesal karena Merasa Tersesat di Jalan yang Benar

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 27 Mei 2025 oleh

Tags: bahasa mandarinJurusan Bahasa MandarinmandarinUNS
Imanuel Joseph Phanata

Imanuel Joseph Phanata

Mahasiswa semester 5 jurusan Bahasa Mandarin dan Kebudayaan Tiongkok yang hobi menulis di Mojok

ArtikelTerkait

Surat Terbuka untuk Elite UNS yang Suka Berantem (Wikimedia Commons) pkkmb tempat ibadah

UNS, Kampus Pertama dengan 6 Tempat Ibadah

13 September 2023
Sisi Gelap Jalan Kabut UNS, Jalan yang Bikin Maba UNS Merinding dan Kena Plot Twist

Sisi Gelap Jalan Kabut, Jalan yang Bikin Maba UNS Merinding dan Kena Plot Twist

29 Agustus 2024
10 Istilah Unik yang Cuma Diketahui Mahasiswa UNS, Apa Saja Terminal Mojok

10 Istilah Unik yang Cuma Diketahui Mahasiswa UNS, Apa Saja?

19 November 2022
UNS, Kampus Terbaik di Solo yang Bikin Salah Paham (Unsplash) kampus di Solo

7 Keanehan Kampus di Solo: dari Logo yang Unik hingga Letak Kampus yang Nggak Sesuai Ekspektasi

9 Juli 2025
sastra cina jurusan kuliah mojok

Mematahkan Stereotip Mahasiswa Jurusan Sastra Cina

14 Mei 2021
Mengenal Pokwe, Sebutan untuk Warung Makan Prasmanan di Solo terminal mojok UNS

5 Warung Makan Pokwe Langganan Warga UNS yang Wajib Dicoba

4 September 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

4 Ciri Nasi Padang Redflag yang Bikin Nggak Nafsu Makan (Unsplash)

4 Ciri Nasi Padang Redflag yang Bikin Nggak Nafsu Makan

8 April 2026
Sebagai Buruh Pabrik, Saya Juga Ingin WFH Seperti ASN (Shutterstock)

Sebagai Buruh Pabrik, Saya Juga Ingin WFH Seperti ASN

3 April 2026

Di Jajaran Mobil Bekas, Kia Picanto Sebenarnya Lebih Mending daripada Suzuki Karimun yang Banyak Dipuja-Puja Orang

8 April 2026
Pilih Hyundai Avega Bekas Dibanding Mobil Jepang Entry-Level Baru Adalah Keputusan Finansial yang Cerdas Mojok.co

Pilih Hyundai Avega Bekas Dibanding Mobil Jepang Entry-Level Baru Adalah Keputusan Finansial Paling Cerdas

7 April 2026
Bus Jaya Utama Indo: Bus Patas Termahal di Jalur Pantura, Nyamannya Tak Seistimewa Harganya, tapi Tetap Layak Disyukuri

Bus Jaya Utama Indo: Bus Patas Termahal di Jalur Pantura, Nyamannya Tak Seistimewa Harganya, tapi Tetap Layak Disyukuri

8 April 2026
Hidup di Desa Nggak Selamanya Murah, Social Cost di Desa Bisa Lebih Mahal daripada Biaya Hidup Sehari-hari karena Orang Desa Gemar Bikin Hajatan

Pindah ke Desa Bukan Solusi Instan Saat Muak Hidup di Kota Besar, apalagi bagi Kaum Introvert, Bisa-bisa Kena Mental

5 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Gagal Seleksi CPNS di Formasi Sepi Peminat Dihina Bodoh, Malah Dapat Kerjaan “di Atas” ASN Langsung Bungkam Penghina
  • Buka Bisnis di Desa Menggiurkan, Tapi Bukannya Slow Living Malah Dibayangi Sengsara karena Kebiasaan Warga
  • Slow Living di Perumahan Jauh Lebih Nyaman Ketimbang Desa yang Malah Bikin Stres, tapi Harus Rela Dicap Sombong dan Sok Eksklusif
  • Sisi Gelap di Balik Naiknya Harga Gudeg Jogja Langganan yang Membuat Stigma Buruk Semua Gudeg Itu Mahal Makin Dihina Orang Tolol
  • Hari-hari Penuh Perjuangan Pedagang Es Teh Jumbo Menuju Kebangkrutan: Sudah Melarat karena Tipisnya Keuntungan Kini Terancam Mati karena Kenaikan Harga Plastik
  • PNS Lebih Pilih Tetap Pergi ke Kantor saat WFH, Takut Tergiur “Godaan” Kelayapan Malah Berujung Gagal Hemat BBM

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.