Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus

Menyesal Jadi Mahasiswa Jurusan Agribisnis, Jurusan Tanggung yang Nggak Jelas Prospek Kerjanya

Anggi Auliansyah oleh Anggi Auliansyah
25 Januari 2024
A A
Menyesal Jadi Mahasiswa Jurusan Agribisnis, Jurusan Tanggung yang Nggak Jelas Prospek Kerjanya Mojok.co

Menyesal Jadi Mahasiswa Jurusan Agribisnis, Jurusan Tanggung yang Nggak Jelas Prospek Kerjanya (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Saya mahasiswa jurusan Agribisnis. Sebagai mahasiswa yang sudah belajar selama 6 semester, saya lumayan mengenal seluk beluk jurusan Agribisnis. Setelah menjalaninya, saya punya beberapa penyesalan. 

Sekilas jurusan Agribisnis memang terdengar keren ya. Apalagi ketika membaca deskripsinya yang bertebaran di internet, jurusan yang memadukan dunia pertanian dan bisnis. Sejauh ini saya banyak diajarkan pada cara mengelola usaha di bidang pertanian dengan fokus pemasaran komoditas pertanian. Terdengar keren sih, tapi kenyataannya tidak semanis itu. 

Jurusan Agribisnis yang kurang dikenal

Awalnya saya tidak terlalu peduli suatu jurusan terkenal atau tidak. Namun, ketika awal saya masuk kuliah, banyak sekali teman dan tetangga yang mempertanyakan jurusan Agribisnis. Saking malas meladeni pertanyaan-pertanyaan, saya biasanya langsung mengaku belajar di jurusan Pertanian.  

Sayangnya, jalan pintas agar tidak meladeni pertanyaan aneh-aneh itu malah dikomentari, “Kuliah kok ambil pertanian, mending langsung ke sawah, kan ngga perlu repot-repot kuliah.” Benar-benar serba salah. Dijawab jurusan Agribisnis nggak ngerti, dijawab jurusan Pertanian malah kena nyinyir.

Jurusan yang tanggung

Menurut saya, jurusan Agribisnis itu benar-benar jurusan yang tanggung. Selama 6 semester kuliah, saya mendapat beragam ilmu seperti manajemen, komunikasi, ilmu komputer, ilmu tanah, dan masih banyak lagi. Setelah saya cermati lagi, kami memang mendapat beragam ilmu, tapi sebatas dasar-dasarnya saja, tidak terlalu dalam. Itu mengapa saya merasa jurusan ini sangat tanggung. 

Sebenarnya ada sedikit sisi positif dari ilmu yang serba tanggung. Mahasiswa jadi punya sedikit bekal dalam banyak hal. Saya sih berharapnya, sedikit bekal ini bisa memperluas jangkauan lapangan kerja kelak. Dengan kata lain, lulusan jurusan Agribisnis punya peluang bekerja di bidang lain. Namun, melihat kakak tingkat yang sudah lulus, sepertinya dunia kerja tak sesederhana bayangan saya.  

Karier yang bikin bingung

Saya banyak mendengar dari kakak tingkat yang sudah lulus justru kebingungan dengan gelar yang diperoleh. Ilmu-ilmu “tanggung” yang dipelajari selama kuliah memang membuka lebar peluang kerja. Lulusan agribisnis bisa menjadi apa saja, tapi lulusan jurusan ini juga harus bersaing dengan jurusan-jurusan lain. Beratnya, jurusan lain ini punya ilmu-ilmu yang lebih fokus alias nggak tanggung.  

Kejadian yang paling sering dijumpai, mahasiswa jurusan ini mendaftar posisi sebuah posisi yang ternyata dibuka untuk lulusan jurusan ilmu komunikasi, manajemen, administrasi bisnis, dan akuntansi. Jadi, lulusan Agribisnis punya saingan dari jurusan lain yang mungkin lebih linear dengan posisi yang diincar.

Baca Juga:

Jadi Dosen Setelah Lulus S2 Itu Banyak Menderitanya, tapi Saya Tidak Menyesal

Merantau ke Malang Menyadarkan Saya Betapa Payah Hidup di Bojonegoro

Mahasiswa jurusan Agribisnis memang pusing memikirkan karier setelah lulus. Memang sih, kebanyakan orang Indonesia nggak bekerja sesuai dengan jurusan kuliah mereka, tapi bukan berarti dunia kerja jadi lebih mudah bagi lulusan jurusan ini. Saya sih menyarankan kawan-kawan dari jurusan ini untuk benar-benar memikirkan karier setelah lulus dan membekali dengan penglaman serta ilmu di bidang tersebut. Hitung-hitung melengkapi ilmu-ilmu “tanggung” yang didapat selama ini.    

Penulis: Anggi Auliansyah
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA 7 Barang “Agak Lain” yang Sering Dibawa Mahasiswa Jurusan Arkeologi

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 25 Januari 2024 oleh

Tags: agribisnisjurusan agribisnisjurusan kuliahKampusMahasiswaprospek kerja
Anggi Auliansyah

Anggi Auliansyah

Suka mojok tapi nggak suka dipojokin.

ArtikelTerkait

4 Mitos Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis yang Perlu Diluruskan agar Calon Maba Tidak Tertipu Mojok

4 Mitos Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis yang Perlu Diluruskan agar Calon Maba Tidak Tertipu

14 Februari 2024
Guru (dan Dosen) Bukan Dewa yang Selalu Benar dan Murid Bukan Kerbau (Unsplash.com)

Guru (dan Dosen) Bukan Dewa yang Selalu Benar dan Murid Bukan Kerbau

3 Oktober 2022
Alasan Orang-Orang NTT Lebih Memilih Merantau Kuliah ke Jogja daripada Kota Besar Lainnya Mojok.co

Alasan Orang-Orang NTT Lebih Memilih Merantau Kuliah ke Jogja daripada Kota Besar Lainnya

29 Januari 2026
4 Hal Nggak Enaknya Jadi Mahasiswa Nglaju terminal mojok

4 Hal Nggak Enaknya Jadi Mahasiswa Nglaju

19 Desember 2021
Alumni Fakultas Peternakan Tidak Harus Jadi Peternak terminal mojok.co

Alumni Fakultas Peternakan Tidak Harus Jadi Peternak

15 Desember 2021
Jurusan Pertanian Bukan untuk Mahasiswa “Sultan” yang Alergi Kotor-kotoran Mojok.co

Jurusan Pertanian Bukan untuk Mahasiswa “Sultan” yang Alergi Kotor-kotoran 

1 Juni 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Membuka Kebohongan Purwokerto Lewat Kacamata Warlok (Unsplash)

Membuka Kebohongan Tentang Purwokerto dari Kacamata Orang Lokal yang Jarang Dibahas dalam Konten para Influencer

4 April 2026
Bus Jaya Utama Indo: Bus Patas Termahal di Jalur Pantura, Nyamannya Tak Seistimewa Harganya, tapi Tetap Layak Disyukuri

Bus Jaya Utama Indo: Bus Patas Termahal di Jalur Pantura, Nyamannya Tak Seistimewa Harganya, tapi Tetap Layak Disyukuri

8 April 2026
7 Indikator Purwokerto Salatiga Daerah Terbaik di Jawa Tengah (Unsplash)

Purwokerto Tidak Butuh Mall Kedua, Setidaknya untuk Sekarang

7 April 2026
Saya Kira Jadi PPPK Bikin Hidup Tenang, Ternyata Cuma Ganti Kecemasan yang Lain

Saya Kira Jadi PPPK Bikin Hidup Tenang, Ternyata Cuma Ganti Kecemasan yang Lain

2 April 2026
Warga Tangerang Orang Paling Sabar Se-Jabodetabek, Sehari-hari Terjebak di Tol Jakarta-Tangerang yang Absurd Mojok.co

Warga Tangerang Orang Paling Sabar Se-Jabodetabek, Sehari-hari Terjebak Tol Jakarta-Tangerang yang Absurd

5 April 2026
Toyota Kijang Kapsul: Mobil Legendaris yang Cuma Menang di Spare Part Murah, Sisanya Ampas Total dan Super Boros

Toyota Kijang Kapsul: Mobil Legendaris yang Cuma Menang di Spare Part Murah, Sisanya Ampas Total dan Super Boros

4 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • PNS Lebih Pilih Tetap Pergi ke Kantor saat WFH, Takut Tergiur “Godaan” Kelayapan Malah Berujung Gagal Hemat BBM
  • Sumbangan Pernikahan di Desa Menjebak dan Bikin Menderita: Maksa Utang demi Tak Dihina, Jika Tak Ikuti Dicap “Ora Njawani”
  • Mahasiswa Sudah Muak dengan KKN: Tak Dapat Faedah di Desa, Buang-buang Waktu untuk Impact Tak Sejelas kalau Magang
  • Ikut Seleksi CPNS di Formasi Sepi Peminat sampai 4 Kali, setelah Diterima Malah Menyesal karena Nggak Sesuai Ekspektasi
  • Kerja Tahunan Cuma Bisa Beli Honda Supra X 125 Kepala Geter di Umur 30, Dihina Anak Gagal tapi Jadi Motor Tangguh Simbol Keluarga Bahagia
  • Meninggalkan Hidup Makmur di Desa, Memilih Pindah ke Perumahan demi Ketenangan Jiwa: Sadar Tak Semua Desa Cocok Buat Slow Living

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.