Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Juragan99 dan Tas Hermes: Standar Romantis kok Harus Mahal?

Dyan Arfiana Ayu Puspita oleh Dyan Arfiana Ayu Puspita
11 Oktober 2021
A A
Share on FacebookShare on Twitter

Kalian tahu grup band Jamrud? Dalam salah satu lagunya yang berjudul Selamat Ulang Tahun, Jamrud mendefinisikan hadiah buat kekasih di hari ulang tahun dengan kado berupa jam, cincin, seikat bunga, puisi, dan kalung hati.

Andai lagu itu dibuat pada masa sekarang ini, mungkin Jamrud tidak perlu repot-repot menyebutkan 5 benda tadi. Cukup satu saja: Tas Hermes. Biar apa? Biar dibilang romantis.

Iya, bener. Ternyata, masih ada saja loh orang yang mengukur keromantisan seseorang lewat nominal harga suatu benda. Postingan @areajulid di Twitter, misalnya. Itu, loh, postingan yang menanggapi soal kado tas Hermes termahal di Indonesia yang diberikan Juragan99 ke istrinya. Dibilang romantis banget nggak ada obat pula.

Aih-aih… Siapa pun admin yang menulis postingan tersebut, pasti kalau dikasih kado dompet “cuma” seharga 60-ribuan bakal bilang, “Nggak romantis amat. Ini nggak sekalian sama isinya?” Duh.

Memang, sih, tidak ada ukuran baku untuk mengukur romantisme seseorang. Tapi, kalau melihat romantisme dari harga suatu barang, ngasih tas branded dibilang romantis, giliran ngasih dompet Rp60 ribu dibilang nggak modal, yaaa… nggak mashook juga!

Padahal, bisa saja kado tas hermes termahal di Indonesia yang diberikan oleh Juragan99 itu, terasa biasa banget buat si nyonya. Nggak ada romantis-romantisnya, blas. Lha wong dari ujung kaki sampai ujung kepala dia sudah biasa pakai yang branded-branded, og. Emangnya kita? Yang kalau dapat tas besek unyu dari selametan aja udah bahagia banget?

Balik lagi soal mengukur romantisme yang kerap diidentikkan dengan harga suatu benda. Kalian, terutama yang masih mengukur romantisme dari segi materi, masih ingat tidak dengan salah satu adegan di film Dilan? Tepatnya saat Dilan memberi kado TTS yang telah terjawab untuk Milea.

Kata Dilan, dia sengaja menjawab semua pertanyaan yang ada di TTS karena dia tidak mau Milea sampai pusing memikirkan jawaban. Nah, sekarang, coba flashback. Bagaimana perasaan kalian saat menyaksikan adegan tersebut? Senyum-senyum sendiri, kan? Seketika merasa, ya ampun, mau dong cowok kek Dilan! Romantis beutt~
Hahaha…

Baca Juga:

Normalisasi Tanya Kebutuhan Pengantin sebelum Memberi Kado Pernikahan daripada Mubazir

4 Dosa yang Diam-diam Dilakukan Orang Saat Tukar Kado

Dibandingkan tas Hermes, harga TTS tentu jauh di bawahnya. Seharusnya, memberikan TTS sebagai hadiah tidak masuk kriteria romantis, jika patokan romantisme itu adalah nilai suatu barang. Tapi buktinya, kita tetap merasa bahwa adegan TTS di film Dilan adalah sesuatu yang romantis, kan? See?

Jadi, kenapa Dilan yang memberi TTS murahan ke Milea bisa disebut romantis, sedangkan pasangan kita yang “cuma” membelikan dompet 60 ribuan dibilang nggak modal?

Barangkali, hatilah jawabannya. Ketika si pemberi memberi dengan hati, kemudian si penerima menerimanya dengan hati pula, tak peduli sesederhana apa pun hadiah tersebut, tetap akan terasa romantis. Begitu pula sebaliknya. Hadiah semahal apa pun kalau nggak pakai hati, semata-mata demi tujuan konten (misalnya), ya nggak bakal terasa romantis oleh si penerima. Palingan, ya, akun @areajulid dan beberapa netizen doang yang puja-puji romantis.

Sementara si penerima? Bisa saja enek. Konten lagi, Bang? Gitu. Lalu si penerima hadiah auto teringat dengan pemandangan yang kala itu tak sengaja terlihat dari balik jendela mobil mewahnya. Dua sejoli berboncengan sepeda, yang meski tidak bisa menghindar dari sorot panas matahari, tapi entah kenapa, senyum keduanya terasa begitu bahagia. Romantis.

Eh, tapi jangan langsung narik kesimpulan kalau saya nuduh Juragan99 ini ngasih tas Hermes demi konten, loh, ya… Itu kan, misalnya. Aslinya, ya… Nggak. Nggak tau, maksudnya. Kan, hati orang siapa yang tau~

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 11 Oktober 2021 oleh

Tags: Juragan99kadoTas HermesTas Mahal
Dyan Arfiana Ayu Puspita

Dyan Arfiana Ayu Puspita

Alumnus Universitas Terbuka yang bekerja sebagai guru SMK di Tegal. Menulis, teater, dan public speaking adalah dunianya.

ArtikelTerkait

Kado Sidang Skripsi: Tradisi atau Sekadar Gengsi?

Kado Sidang Skripsi: Tradisi atau Sekadar Gengsi?

16 Desember 2022
Kado Sidang Skripsi: Tradisi atau Sekadar Gengsi?

Buket Balon, Hadiah Sidang Skripsi Paling Nggak Bermanfaat

2 Agustus 2023
Hari Ibu, Perayaan Penuh Cinta yang Harusnya Jadi Ajang Introspeksi Seorang Anak

Hari Ibu, Perayaan Penuh Cinta yang Harusnya Jadi Ajang Introspeksi Seorang Anak

22 Desember 2023
Sleeper Bus Juragan 99 Trayek Malang Jakarta, Bus "Angkuh" yang Bikin KA Eksekutif Jadi Nggak Worth It bus malang-jakarta kereta api eksekutif

6 Rekomendasi PO Bus Rute Malang-Jakarta, dari Anti Lapar sampai Super Nyaman!

9 Agustus 2024
Berkenalan Lebih Dekat dengan Seni Vektor, Kado Unik yang Lagi Naik Daun Terminal Mojok

Berkenalan Lebih Dekat dengan Seni Vektor, Kado Unik yang Lagi Naik Daun

7 Januari 2021
Tips Anti Baper Saat Hari Ulang Tahun Tiba terminal mojok.co

Tips Anti Baper Saat Hari Ulang Tahun Tiba

14 November 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

4 Alasan Samarinda Ideal untuk Bekerja, tapi Tidak untuk Menua

Curahan Mahasiswa Baru Samarinda: Harus Mencicil Motor karena Tak Ada Kendaraan Umum di Samarinda, padahal Bukan Orang Berduit

22 April 2026
4 Hal Menjengkelkan yang Saya Alami Saat Kuliah di UPN Veteran Jakarta Kampus Pondok Labu

Kuliah di Jakarta: Sebuah Anomali di Tengah Pemujaan Berlebihan terhadap Jogja dan Malang

26 April 2026
Dibanding Surabaya dan Semarang, Jogja Masih Jadi Pilihan Terbaik untuk Kuliah Mojok.co

Dibanding Surabaya dan Semarang, Jogja Masih Jadi Pilihan Terbaik untuk Kuliah

28 April 2026
Cepu, Kecamatan di Blora yang Paling Pantas Dikasihani Mojok.co

Satu Dekade Merantau, Transportasi Umum di Blora Masih Gaib dan Jalanannya Bikin Cepat Menghadap Tuhan

24 April 2026
Outfit Kabupaten, Hinaan Orang Kota pada Pemuda Kabupaten yang Nggak Adil, Mereka Juga Berhak Berekspresi!

Outfit Kabupaten, Hinaan Orang Kota pada Pemuda Kabupaten yang Nggak Adil, Mereka Juga Berhak Berekspresi!

25 April 2026
Orang Jawa Timur Kaget dengan Soto Bening di Jogja, tapi Lama-Lama Bisa Menerima dan Doyan Mojok.co

Orang Jawa Timur Kaget dengan Soto Bening di Jogja, tapi Lama-Lama Bisa Menerima dan Doyan

25 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Merenungi Tragedi KRL Cikarang usai Peristiwa Daycare Jogja, Potret Nyata Perempuan yang Tetap Berjuang di Tengah Stigma
  • YUHU. Rilis Single Baru “Bertemu Di Sini”: Definisi Rindu Itu Bersifat Universal
  • Magang di Jakarta Terkesima Terima Gaji 2 Kali UMR saat Kerja di Jogja, Hidup Bisa Foya-foya dan Tak Menderita
  • Klaten International Cycling Festival 2026: Gowes Asyik Sepeda Klasik di Klaten bareng Pencinta Sepeda Mancanegara
  • Tidak Diakui, Harga yang Harus Saya Bayar karena Menolak Keinginan Orang Tua untuk Jadi PNS
  • Membiasakan Ngasih Tip Kurir ShopeeFood meski Kita Bukan Orang Mapan: Uang 5 Ribu Nggak Bikin Jatuh Miskin, Tapi Sangat Berarti buat Mereka

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.