Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus

Buket Balon, Hadiah Sidang Skripsi Paling Nggak Bermanfaat

Nurul Fauziah oleh Nurul Fauziah
2 Agustus 2023
A A
Kado Sidang Skripsi: Tradisi atau Sekadar Gengsi?

Kado Sidang Skripsi: Tradisi atau Sekadar Gengsi? (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Lumrah rasanya mahasiswa merayakan sidang skripsi atau seminar dengan gegap gempita. Setelah dibantai dosen penguji, mereka berhak bahagia, berhak melepaskan perasaan tak mengenakkan yang mengendap sekian lama. Tak perlu kaget jika ada yang memberikan hadiah bagi mahasiswa yang barusan berperang. Bisa dalam bentuk apa saja, tapi, yang lagi marak, adalah buket balon.

Dan menurut saya, buket balon adalah jenis hadiah paling tidak bermanfaat. Sabar, boleh marah, tapi setidaknya dengerin saya dulu.

ADVERTISEMENT

Sebagai mahasiswa, menurut saya, sudah paham dengan isu-isu lingkungan. Tak menerapkannya bagi saya tak masalah, tapi memperparah itu hal lain. Dan buket balon ini, bagi saya masuk dalam kategori memperparah.

Balon biasanya terbuat dari bahan-bahan non-biodegradable seperti lateks atau foil, yang berarti mereka membutuhkan waktu yang sangat lama untuk terurai di alam. Balon yang dilepaskan ke udara juga dapat menyebabkan polusi udara. Bahkan menjadi sampah laut, jika sampai ke laut, meski ini agak kecil kemungkinannya. Kecuali situ merayakannya di pinggir pantai. Tapi, abis sidang skripsi mah bagusnya langsung kerjain revisi.

Proses pembuatan buket balon melibatkan penggunaan sumber daya alam, seperti energi, air, dan bahan baku. Saat merayakan momen dengan buket balon, sebenarnya ikut berpartisipasi dalam pemborosan sumber daya yang tak tergantikan. Ya sebenarnya sama sih kek buket lain, tapi kan ada buket lain yang lebih tahan lama dan berguna gitu lho.

Nah, tahan lama inilah yang jadi alasan kedua.

Ngapain kasih kado sidang skripsi yang nggak tahan lama?

Hal yang paling menyebalkan dari buket balon adalah mudah kempes dan tidak bisa bertahan lama. Bentuk buket balon memang lucu dan tak mampu terhindarkan. Tapi, bentuk buket balon yang lucu itu paling lama bertahan satu hari. Kecuali situ hobi sidang skripsi, dan kawan situ punya duit tak terbatas buat ngado.

Selain mudah kempes dan mengubah bentuk balon, balon juga mudah meletus di cuaca panas seperti ini. Apalagi jika memberikan buket balon di acara wisuda atau sidang skripsi teman di saat siang hari. Terkadang belum sampai tempatnya tapi sudah keburu meletus duluan. Remuk bakule rambak.

Baca Juga:

Jamuan untuk dosen saat sidang akhir itu suka rela atau paksaan yang dibalut tradisi?

Sidang Skripsi Itu Hal yang Gampang, yang Lebih Susah Itu Mengurus Berkas Penjajakan dan Yudisium

Nah, yang terakhir, adalah manfaat.

Dari sekian banyak buket yang ada, buket balon ini menurut saya mahal tapi manfaatnya tidak ada. Sudah tidak ramah lingkungan, nggak tahan lama, manfaatnya di mana?

Kalau mungkin yang dicari adalah kesan. Truly, kalian bisa bantuin dia revisi, beliin dia makanan seminggu, atau apalah asal nggak nyampah.

Sidang skripsi, seminar, dan wisuda, memang penuh kegembiraan. Tapi ingat, euforia itu jangan sampai bikin kita lupa bahwa itu hanya sesaat, dan tak bikin sesuatu yang tak bermanfaat. Cocok?

Penulis: Nurul Fauziah
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA 4 Kiat Hadapi Sidang Skripsi Langsung dari Dosennya!

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 2 Agustus 2023 oleh

Tags: balonbuketkadoSidang Skripsi
Nurul Fauziah

Nurul Fauziah

Anak rumahan yang suka dengan isu sosial.

ArtikelTerkait

4 Kiat Hadapi Sidang Skripsi Langsung dari Dosennya! terminal mojok.co

4 Kiat Hadapi Sidang Skripsi Langsung dari Dosennya!

8 April 2021
Merayakan Sidang Skripsi Itu Nggak Masalah, Semua Memang Pantas untuk Dirayakan!

Merayakan Sidang Skripsi Itu Nggak Masalah, Semua Memang Pantas untuk Dirayakan!

11 Januari 2024
Sidang Skripsi Nggak Perlu Dirayakan Berlebihan, Ingat Ada Revisi Mojok.co

Jangan Bangga Skripsi Nggak Banyak Revisi, Bisa Jadi Itu Pertanda Salah Arah yang Bikin Repot Saat Sidang Nanti  

20 Juni 2026
4 Ulah Menyebalkan Dosen Penguji Skripsi. Tidak Killer, tapi Bikin Mahasiswanya Repot Mojok.co

4 Ulah Menyebalkan Dosen Penguji Skripsi. Tidak Killer, tapi Bikin Mahasiswanya Repot

1 Mei 2026
Kok Bisa Kalian Jadi Mahasiswa Semester 14 tapi Nggak Punya Teman? Kok Bisa Kalian Nyinyirin Selebrasi Sidang Skripsi, Iri ya?

Kok Bisa Kalian Jadi Mahasiswa Semester 14 tapi Nggak Punya Teman? Kok Bisa Kalian Nyinyirin Selebrasi Sidang Skripsi, Iri ya?

18 Maret 2024

Juragan99 dan Tas Hermes: Standar Romantis kok Harus Mahal?

11 Oktober 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Iuran wajib Hari Kemerdekaan Indonesia itu penjajahan gaya baru (Unsplash)

Tradisi iuran wajib untuk perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia di kampung itu nggak masuk akal karena nggak semua warga punya uang sisa cuma buat panggung hiburan yang bikin berisik

9 Agustus 2026
Akal-akalan loker isi survei dan nonton iklan online, menyedot banyak kuota, tapi hasilnya cuma cukup buat beli es teh Mojok.co

Akal-akalan loker isi survei dan nonton iklan online, menyedot banyak kuota, tapi hasilnya cuma cukup buat beli es teh

6 Agustus 2026
Takut ke Puskesmas karena malas hadepin antrean panjang (Unsplash)

Pergi ke Puskesmas itu tidak menakutkan, yang menakutkan menghadapi antrean panjang dan tidak tahu harus bertanya kepada siapa

10 Agustus 2026
GTM pada anak, drama paling menguji kesabaran dan kreativitas orang tua Mojok.co

GTM pada anak, drama paling menguji kesabaran dan kreativitas orang tua

9 Agustus 2026
Bridesmaid dan groomsmen nggak guna di nikahan desa, tetap saja sinoman dan ibu-ibu dapur yang kerja Mojok.co

Bridesmaid dan groomsmen nggak guna di hajatan desa, tetap saja muda-mudi sinoman dan ibu-ibu dapur yang kerja

5 Agustus 2026
Nakes vs pasien BPJS sama-sama korban sistem kesehatan (Unsplash)

Nakes vs pasien BPJS terjadi karena sistem kesehatan yang busuk

9 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.