Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus

Joki Skripsi Merebak karena Banyak Dosen Pembimbing Nggak Becus Membimbing Mahasiswa

Nurul Fauziah oleh Nurul Fauziah
14 Januari 2024
A A
Joki Skripsi Merebak karena Banyak Dosen Pembimbing Nggak Becus Membimbing Mahasiswa Mojok.co

Joki Skripsi Merebak karena Banyak Dosen Pembimbing Nggak Becus Membimbing Mahasiswa (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Joki skripsi lebih solutif dan responsif daripada dosen pembimbing. 

Menyusun skripsi menjadi tahap akhir dalam perjalanan akademik seorang mahasiswa. Pengetahuan dan kemampuan mereka diuji dalam bentuk penelitian. Tahapan ini kerap menjadi momok bagi mahasiswa karena sulit. Tidak hanya mengandalkan ilmu-ilmu yang dipelajari selama duduk di bangku kuliah, penyelesaian skripsi juga perlu ketekunan dan sedikit keberuntungan.

Iya, skripsi perlu sedikit keberuntungan. Mahasiswa dikatakan beruntung kalau faktor-faktor di luar kendalinya serba mendukung. Salah satunya, mendapat dosen pembimbing yang responsif dan solutif. Selama punya dosen pembimbing yang mendukung seperti itu, sesulit apapun topik skripsi mahasiswa pasti akan selesai juga.  

Sayangnya, tidak semua mahasiswa beruntung mendapat dosen pembimbing seperti itu. Banyak mahasiswa yang merasa buntu dengan skripsinya dan tidak bisa berkonsultasi dengan dosen pembimbing. Ujung-ujungnya proses pengerjaan skripsi terhambat, berlarut-larut dan lulus kuliah jadi semakin lama. 

Di tengah kekalutan itu, tidak sedikit mahasiswa yang akhirnya menggunakan jasa ketiga untuk mengerjakan skripsi alis joki skripsi. Ini jelas menjadi momok dunia pendidikan. Apalagi, selidik punya selidik, mahasiswa yang menggunakan jasa joki skripsi tidaklah sedikit.  

Joki skripsi muncul karena kebutuhan

Saya tidak bisa sepenuhnya menyalahkan mahasiswa yang menggunakan jasa joki skripsi. Apalagi, kalau mereka sudah memasuki tahun ke-7 kuliah dan dosen pembimbingnya ilang-ilangan. Waktu terus berputar, mahasiswa perlu mencari jalan keluar agar tidak dikeluarkan kampus.  

Saya juga tidak bisa menyalahkan joki skripsi sepenuhnya. Penawaran ada kalau ada permintaan. Joki skripsi muncul karena banyak mahasiswa  membutuhkan jasanya. Kebutuhan akan joki skripsi timbul salah satunya karena dosen pembimbing tidak bisa memenuhi keinginan mahasiswa skripsi. 

Sekarang boleh survei kecil-kecilan, berapa banyak mahasiswa yang tidak mendapat umpan balik yang baik dari dosen pembimbingnya. Jangankan umpan balik, banyak mahasiswa yang kesulitan menghubungi dosennya hanya demi bimbingan skripsi. Malah banyak mahasiswa kena gaslight ketika menanyakan jadwal bimbingan. 

Baca Juga:

Nasib apes mahasiswa tanggung, susah dapat beasiswa karena kebanyakan untuk mahasiswa kurang mampu

Melawan serbuan semut di kamar, drama anak kos yang tampak sepele, tapi cukup bikin puyeng

Hal lain yang mendorong mahasiswa mencari joki skripsi adalah dosen pembimbing tidak mampu memberikan arahan yang tepat. Hal ini menciptakan kebingungan dan kecemasan di kepala mahasiswa. Salah satu teman saya yang pernah jadi joki bercerita, dia sering mendapatkan pelanggan yang kebinguan karena dosen pembimbing memberikan revisi yang tidak detail. 

Mengandalkan pihak ketiga untuk mengerjakan skripsi memang menimbulkan rasa tenang. Joki skripsi lebih responsif dan solutif daripada dosen pembimbing. Kepastian-kepastian semacam inilah yang terkadang dibutuhkan mahasiswa, apalagi mahasiswa tingkat akhir yang sudah kalut. Kepastian yang tidak pernah mereka dapat dari dosen pembimbing yang tidak bertanggung jawab. 

Baca halaman selanjutnya: Tugas dosen …

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 19 Januari 2024 oleh

Tags: dosbingDosen Pembimbingjoki skripsiMahasiswaSkripsitugas akhir
Nurul Fauziah

Nurul Fauziah

Anak rumahan yang suka dengan isu sosial.

ArtikelTerkait

Culture Shock Mahasiswa Solo yang Merantau ke Jogja, Ternyata Biaya Hidupnya Lebih Mahal  Mojok.co politik jogja

Culture Shock Mahasiswa Solo yang Merantau ke Jogja, Ternyata Biaya Hidup Lebih Mahal 

27 Oktober 2023
5 Drama Korea yang Bisa Jadi Topik Skripsi buat Mahasiswa Jurusan Sosiologi Terminal Mojok

5 Drama Korea yang Bisa Jadi Topik Skripsi buat Mahasiswa Jurusan Sosiologi

30 Juli 2022
Jam Kuliah Kosong Adalah Bencana bagi Mahasiswa, Jangan Senang Dulu

Jam Kuliah Kosong Adalah Bencana bagi Mahasiswa, Jangan Senang Dulu

26 September 2025
Jasa Laundry Kiloan Bikin Frustrasi: Saya Kehilangan Baju Bermerek hingga Dapat Pakaian Dalam Orang Lain Mojok.co

Jasa Laundry Kiloan Bikin Frustrasi: Saya Kehilangan Baju Bermerek hingga Dapat Pakaian Dalam Orang Lain

7 Juli 2025
divisi danus

Divisi Danus Memang Harus Pelit

20 Agustus 2019
Adu Jotos Gara-gara Politik Kampus, Ketololan Tanpa Batas yang Baiknya Memang Dihujat

Adu Jotos Gara-gara Politik Kampus, Ketololan Tanpa Batas yang Baiknya Memang Dihujat

17 Desember 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Cikarang Menyimpan Salah Paham yang Bikin Iri sama Jakarta (Unsplash)

Di balik gaji besar operator industri di Kawasan Industri Cikarang, ada harga mahal yang harus dibayar

4 Agustus 2026
Penebang pohon keliling, profesi yang kerap dianggap sepele, dibayar murah, padahal taruhannya nyawa

Penebang pohon keliling, profesi yang kerap dianggap sepele, dibayar murah, padahal taruhannya nyawa

2 Agustus 2026
Culture shock anak pesisir pantura lihat pantai di Maluku: ternyata pantai bisa bersih, putih, dan tanpa bau amis

Culture shock anak pesisir pantura lihat pantai di Maluku: ternyata pantai bisa bersih, putih, dan tanpa bau amis

5 Agustus 2026
5 Peringatan untuk wargi Jakarta yang nafsu pindah ke Salatiga (Unsplash)

5 Peringatan untuk wargi Jakarta yang nafsu banget mau pindah ke Salatiga

2 Agustus 2026
Anak terakhir perempuan sering dikira manja, padahal diam-diam menyimpan keresahan yang tak kalah besar tentang keluarga Mojok.co

Anak terakhir perempuan sering dikira manja, padahal diam-diam punya keresahan yang tak kalah besar tentang keluarga

5 Agustus 2026
Stadion karapan sapi di Bangkalan terlalu bapuk, orang sulit percaya ini ikon budaya Madura Mojok.co

Stadion karapan sapi di Bangkalan terlalu bapuk, orang sulit percaya ini ikon budaya Madura

3 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.