Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Jerome Polin Youtuber Sombong. Eh, Si Pintar Kena Hujat Lagi karena Kuasai Channel Nihongo Mantappu

Nasrulloh Alif Suherman oleh Nasrulloh Alif Suherman
6 Januari 2024
A A
Jerome Polin Youtuber Sombong dan Saran untuk Si Pintar (Unsplash)

Jerome Polin Youtuber Sombong dan Saran untuk Si Pintar (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Jerome Polin kena lagi. Seperti biasa, fitnah orang itu spektakuler dan amat pedas. Saya jadi ingat kalau dulu banget dia pernah kena sledding netizen berkat cuitan soal capybara yang lucu dan menggemaskan. Nah, aneh kan. Gara-gara posting itu hewan doang, jadi ke mana-mana! 

Saya bukan Jerome Polin mania. Saya nonton, cuman nggak setiap hari juga dan mendaulat diri sebagai yang mengidolakan. Tapi, for real? Gara-gara cuitan soal capybara deserve segitunya? Awalnya masih soal capybara tuh, tapi lama-lama jadi ke mana-mana. Dari yang masih soal capybara, sampai perkara cara makan dan Menantea juga disinggung. Sekarang, dia dianggap Youtuber sombong dan menguasai channel Nihongo Mantappu.

Seorang netizen menuduh Mas Jerome menguasai channel Nihongo Mantappu. Padahal, Mas Jerome dan salah seorang founder sudah pisah “dengan baik-baik” sejak 2018. “Channel Nihongo Mantappu saya buat 22 Desember 2017 bersama seorang teman saya orang Indonesia, namanya Kevin. Tapi kami berpisah baik-baik 8 Agustus 2018 dan sepakat saya melanjutkan channel ini sendiri,” kata Mas Jerome, seperti dikutip Suara.

Well, Mas Jerome Polin. Begitulah netizen. Nah, di sini, saya mau kasih saran aja buat kamu, Mas. Saran biar Mas Jerome nggak kena rujak terus. Pokoknya ampuh, saya jamin. Kenapa saya bisa jamin, soalnya ada hasilnya yang bisa mas Jerome cari sendiri via internet.

Mas Jerome Polin jangan terlalu pintar

Pertama, Mas Jerome Polin jangan pintar-pintar amat, lah. Asli, nggak bagus itu buat iklim netizen di Indonesia. Di negara ini, orang-orang yang pintar banyak musuhnya, Mas. Banyak yang nggak suka. Mas Jerome ngerasain sendiri, kan? Kalau jadi orang pintar itu nggak dihargai. 

Hal-hal kayak gini tuh udah struktural, Mas. Mulai dari paling atas sampai bawah. Contohnya, orang-orang yang menang lomba atau ajang bergengsi mana ada beritanya? Nggak ada, kan. Mas Jerome yang sekarang ini menunjukan diri sebagai orang pintar pun juga salah, salah di mata netizen. Netizen kita nggak siap melihat orang pinter, Mas. 

Jadilah orang dengan personality goblok, Mas. Asli, orang-orang pada suka. Sudah berapa banyak orang-orang yang suka dengan orang dengan persona goblok, you name it lah. Orang-orang kita tuh kebanyakan sukanya yang begitu. Makanya, mas yang biasa aja masih dibilang sombong, kan.

Jadi bad boy yang suka nantangin berantem

Kedua, kalau merasa goblok nggak sanggup, jadi yang bad boy atau nakal. Demen banget tuh netizen yang begituan. Pokoknya yang berkedok tidak munafik, melanggar norma, dan moral. Wah, laku keras! 

Baca Juga:

Pulang dari Jepang Bikin Sadar Betapa Bobrok Daerah Asal Saya

Mencoba Memahami Alasan Orang-orang Kabur dari Magang di Jepang

Coba diubah, misalnya Mas Jerome Polin buat konten ngajak ribut netizen di atas ring tinju. Widih, pasti banyak yang senang banget. Selain bisa buat kicep akun anonim, Mas Jerome juga puas buat nampolin mereka. Tentu, di atas ring tinju, ya. 

Pemersatu bangsa

Ketiga, jadi orang mesum. Konten mesum tuh pemersatu bangsa, Mas. Pasti tahu dong? Coba kalau konten-konten Mas Jerome Polin ini bahas perkara mesum, halahhhh nggak bakal itu ada yang hujat. Paling pada minta link sama nambah yang aneh-aneh, Mas. Apalah arti sebuah harga diri dan moral di Indonesia ini, Mas.

Bikin giveaway gitu bisa bikin netizen lupa

Keempat, kalau merasa masih nggak bisa melakukan hal-hal yang saya sarankan di atas, tenang. Saya masih ada satu lagi: bagi-bagi duit atau giveaway. Orang-orang yang menghujat Mas Jerome Polin tuh saya yakin nggak lebih sukses dan kaya. Coba weh tanya, mau nggak dikasih duit. Pasti mau, Mas! 

Contohnya Kiky Saputri pernah kasih uang ke orang-orang yang hina dia. Ampuh banget itu, Mas Jerome. Mas Jerome dapat keuntungan dari hal tersebut. Mas Jerome bisa buat diam haters, dapat pahala plus banyak pemuja lagi. Walaupun gara-gara duit doang sih, ya~

Tapi, ya, terserah Mas Jerome Polin aja sih. Balik lagi ke Mas Jerome sendiri ya. Kalau kuat, dibiarkan dan kacangin saja, Mas. Oh iya, ada satu lagi sih sebenarnya. Hapus akun medsos, Mas. Itu udah paling bener, wqwqwq. 

Penulis: Nasrulloh Alif Suherman

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA Bisnis Kuliner Jerome Polin Berkembang Pesat, Ini 5 Menu Menantea yang Wajib Kamu Cobain

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 6 Januari 2024 oleh

Tags: bahasa jepangfitnah Nihongo Mantappujepangjerome polinJerome Polin SombongJerome Polin Youtuber Sombongnihongo mantappu
Nasrulloh Alif Suherman

Nasrulloh Alif Suherman

Alumni S1 Sejarah Peradaban Islam UIN Jakarta. Penulis partikelir di selang waktu. Sangat menyukai sejarah, dan anime. Kadang-kadang membuat konten di TikTok @waktuselang.

ArtikelTerkait

Suzuki Avenis 125 Nggak Belajar dari Pengalaman. Apakah Suzuki Sengaja Memproduksi Sepeda Motor yang Nyeleneh biar Dibilang Rare di Masa Depan?

Suzuki Avenis 125 1999, “Nenek Moyang” Yamaha NMAX, Bukti bahwa Suzuki Sebenarnya Peramal Ulung!

17 Juli 2024
Menyiksa Diri dari Bali ke Jepang Bersama AirAsia, Maskapai LCC Terbaik di Dunia

Menyiksa Diri dari Bali ke Jepang Bersama AirAsia, Maskapai LCC Terbaik di Dunia

15 Maret 2024
Yamet Kudashi, Jerome Polin, dan Pembelajaran Bahasa Jepang di Indonesia terminal mojok.co

Yamet Kudashi, Jerome Polin, dan Pembelajaran Bahasa Jepang di Indonesia

3 November 2021
Sensasi Menikmati Film di Bioskop Jepang, Beda Banget dengan Indonesia

Sensasi Menikmati Film di Bioskop Jepang, Beda Banget dengan Indonesia

17 April 2022
Perbedaan Starbucks di Jepang dan Indonesia Terminal Mojok

Perbedaan Starbucks di Jepang dan Indonesia

17 Mei 2022
Perfect Blue

Perfect Blue: Film tentang Gelapnya Industri Hiburan yang Wajib Kalian Tonton

28 September 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Satria FU Sudah Tak Pantas Disebut Motor Jamet, Yamaha Aerox lah Motor Jamet yang Sebenarnya

Alasan Mengapa Satria FU Masih Digandrungi ABG di Madura, Membuat Pria Lebih Tampan dan Bikin Langgeng dalam Pacaran

23 April 2026
Gaji ke-13 PNS: Tradisi Musiman yang Dirayakan dengan Sepatu Baru dan Kecemasan Baru

4 Tempat Ngutang Favorit PNS untuk Kebutuhan Hidup dan Membuat Diri Mereka Terlihat Kaya

25 April 2026
Menyalahkan Ortu yang Menitipkan Anaknya di Daycare Adalah Komentar Paling Jahat dan Tidak Perlu Mojok.co

Menyalahkan Ortu yang Menitipkan Anaknya di Daycare Itu Jahat dan Nirempati

26 April 2026
Dear Pemerintah Banyuwangi, Membatasi Jam Operasional Ritel Modern Itu Justru Mematikan Wisata Banyuwangi

Dear Pemerintah Banyuwangi, Membatasi Jam Operasional Ritel Modern Itu Justru Mematikan Wisata Banyuwangi

22 April 2026
4 Menu Janji Jiwa yang Perlu Dihindari biar Nggak Rugi, Saya Aja Kapok Pesan Lagi

Kopi Janji Jiwa Mungkin Sudah Bukan di Posisi Teratas Kopi Kekinian, tapi Menyebutnya Air Comberan Jelas Adalah Penghinaan

24 April 2026
4 Hal Menjengkelkan yang Saya Alami Saat Kuliah di UPN Veteran Jakarta Kampus Pondok Labu

Kuliah di Jakarta: Sebuah Anomali di Tengah Pemujaan Berlebihan terhadap Jogja dan Malang

26 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Tidak Diakui, Harga yang Harus Saya Bayar karena Menolak Keinginan Orang Tua untuk Jadi PNS
  • Membiasakan Ngasih Tip Kurir ShopeeFood meski Kita Bukan Orang Mapan: Uang 5 Ribu Nggak Bikin Jatuh Miskin, Tapi Sangat Berarti buat Mereka
  • Kasih Tip Rp5 Ribu ke Driver Ojol Tak Bikin Rugi tapi Bikin Hidup Lebih Bermakna di Tengah Situasi Hidup yang Kacau
  • Tahlilan Ibu-ibu di Desa: Kegiatan Positif tapi Sialnya Jadi Kesempatan buat Flexing Perhiasan, Mengorek Aib, hingga Saling Paido
  • Merawat Nilai Luhur di Dalam Candi Plaosan agar Tak Memudar Seiring Zaman
  • Bagi Pelari Kalcer, Kesehatan Tak Penting: Gengsi dan Diterima Sirkel Elite Jadi Prioritas Mereka

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.