Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Jember Terlalu Sibuk Karnaval Sampai Lupa Angka Stunting di Daerahnya Tertinggi Se-Jawa Timur 

Adhitiya Prasta Pratama oleh Adhitiya Prasta Pratama
8 Februari 2024
A A
Jember Terlalu Sibuk Karnaval Sampai Lupa Angka Stunting di Daerahnya Tertinggi Se-Jawa Timur  Mojok.co

Jember Terlalu Sibuk Karnaval Sampai Lupa Angka Stunting di Daerahnya Tertinggi Se-Jawa Timur (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Debat Capres dan Cawapres menjelang Pemilu 2024 membuat beberapa isu hangat dibicarakan, salah satunya stunting. Pembahasan ini mengingatkan saya akan Jember, daerah kelahiran tercinta. Bagaimana tidak, di balik gemerlap karnaval yang gencar digelar, Jember menempati angka prevalensi stunting tertinggi se-Jawa Timur. 

Melansir laman resmi Kementerian Kesehatan (Kemenkes), stunting adalah gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang. Gangguan ini muncul karena malnutrisi pada ibu hamil atau selama masa pertumbuhan anak. 

Tidak sekadar berpengaruh pada kondisi fisik ketika anak-anak, stunting bisa berdampak pada gangguan metabolik di masa dewasanya sehingga lebih rentan terkena penyakit tidak menular. Itu mengapa pengentasan stunting digencarkan supaya beban ekonomi di masa mendatang tidak begitu besar. 

Angka stunting Jember tertinggi se-Jawa Timur

Hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) Kementerian Kesehatan 2022 mencatat, Kabupaten Jember menduduki posisi tertinggi prevalensi balita stunting di Jawa Timur. Prevalensi maksudnya, persentase jumlah balita di suatu populasi yang mengalami stunting dalam pertumbuhan fisiknya. Jember mencatatkan angka 34,9 persen atau sekitar 5.000 balita. Angka ini sangat tinggi mengingat angka stunting berdasar standar World Health Organization (WHO) adalah 20 persen. 

Jujur, informasi ini mengejutkan bagi saya. Di mata saya, Jember itu punya potensi yang sangat besar. Kota Tembakau ini punya sumber daya alam dan sumber daya manusia yang yang bisa menjadi modal sebagai kota yang maju. Sayangnya, potensi ini tampaknya tidak dinikmati oleh seluruh kalangan. Stunting adalah salah satu cermin kegagalan distribusi kesejahteraan di tengah masyarakat.

Perlu menetapkan prioritas

Saya rasa masalah ini perlu sesegera mungkin diatasi. Anak-anak adalah masa depan. Bukan tidak mungkin kualitas Jember semakin buruk karena kekurangan sumber daya manusia berkualitas akibat stunting yang tidak segera ditangani.

Asal tahu saja, anak-anak yang mengalami stunting cenderung memiliki performa akademik yang lebih rendah, kurang produktif di tempat kerja, dan rentan mengalami masalah kesehatan sepanjang hidupnya. Apabila angka stunting tidak segera ditekan, bukan tidak mungkin Jember akan menanggung banyak beban di masa depan. Berbagai potensi Jember jadi sia-sia dan tidak bisa dimaksimalkan. 

Ini masalah serius. Pemerintah setempat perlu segera menetapkan prioritas. Apakah mengentaskan stunting kalah penting dibanding beragam karnaval yang kerap digelar di Jember? Pemkab Jember perlu mengambil tindakan preventif dan intervensi. Misalnya, mengoptimalkan program-program gizi yang terintegrasi, peningkatan akses terhadap layanan kesehatan, serta edukasi bagi masyarakat tentang pentingnya gizi seimbang, dan pola makan yang sehat.

Baca Juga:

Di Balik Wajah Kota yang Modern: Kehidupan Kelam di Labirin Gang Sempit dan Hilangnya Estetika Kota Malang

Meski Keras dan Bisa Kejam, Faktanya Jakarta Bisa Bikin Rindu. Tapi Maaf, Saya Memilih Tidak Lagi Merantau dan Pulang ke Surabaya

Saya memahami karnaval merupakan salah satu kegiatan yang bisa memutar roda ekonomi Jember. Namun, saya harap pemerintah tidak melupakan PR besarnya, mengatasi stunting. Mungkin saat ini dampaknya belum terlihat ya, tapi kalau pemerintah hanya berpangku tangan, Jember bisa merana ke depannya. Ayo Jember jadi daerah yang mampu memberikan kualitas hidup yang baik bagi seluruh penduduknya, tanpa terkecuali!

Penulis: Adhitiya Prasta Pratama
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA Jember “Gagap” Jadi Kota Tujuan Belajar. Fasilitas Publik Alakadarnya dan Mengecewakan Mahasiswa

 Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 8 Februari 2024 oleh

Tags: debat capres cawapresjawa timurjemberkarnavalkarnaval jemberstunting
Adhitiya Prasta Pratama

Adhitiya Prasta Pratama

Seorang mahasiswa yang hobi baca apa aja di depannya.

ArtikelTerkait

Nyatanya, Beralih dari Kendaraan Konvensional ke Kendaraan Listrik Tak Semudah Itu mobil listrik jember

Kalian Orang Jember dan Tertarik Beli Mobil Listrik? Sebaiknya Jangan Gegabah, Tahan Dulu Keinginan Anda

7 September 2023
Kali Teyeng, Surga Tersembunyi di Lumajang yang Bikin Pengunjung Enggan Pulang

Kali Teyeng, Surga Tersembunyi di Lumajang yang Bikin Pengunjung Enggan Pulang

17 Juli 2024
Fakta Buruknya Kondisi Jalanan di Jogja dan Surabaya (Unsplash)

Jalanan Jogja Semakin Parah. Sama Parahnya seperti Kota Surabaya yang Menjadi Kota Paling Macet di Indonesia

11 Januari 2024
Rekomendasi 3 Warung Makan Rp5 Ribuan di Malang Terminal Mojok

Rekomendasi 3 Warung Makan Rp5 Ribuan di Malang

30 Januari 2023
4 Fakta Menarik tentang Surabaya yang Jarang Dibicarakan Terminal Mojok

4 Fakta Menarik tentang Surabaya yang Jarang Dibicarakan

19 Juli 2022
3 Kuliner Aneh tapi Enak yang Wajib Dicoba Saat ke Banyuwangi Terminal Mojok

3 Kuliner Aneh tapi Enak yang Wajib Dicoba Saat ke Banyuwangi

3 Mei 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Naik Bus Sinar Mandiri Mulya Rembang-Semarang Mengancam Nyawa, Armada Reyot dan Sopir Ugal-ugalan Mojok.co

Bus Sinar Mandiri Mulya Rembang-Semarang Mengancam Nyawa, Armada Reyot dan Sopir Ugal-ugalan

1 April 2026
5 Alasan yang Membuat Saya Ingin Balik ke Pantai Menganti Kebumen Lagi dan Lagi Mojok.co

Jalan-jalan ke Pantai saat Libur Panjang Adalah Pilihan yang Buruk, Hanya Dapat Capek Saja di Perjalanan

1 April 2026
Warga Pasar Minggu Jaksel Adabnya Nol Besar di Jalanan, Pantas Menyandang Gelar Paling Nggak Taat Aturan Lalu Lintas Mojok.co

Warga Pasar Minggu Jaksel Adabnya Nol Besar di Jalanan, Pantas Menyandang Gelar Paling Nggak Taat Aturan Lalu Lintas

6 April 2026
Kecamatan Antapani Bandung Menang Mewah, tapi Gak Terurus (Unsplash)

Kecamatan Antapani Bandung, Sebuah Tempat yang Indah sekaligus Rapuh, Nyaman sekaligus Macet, Niatnya Modern tapi Nggak Terurus

5 April 2026
Pilih Hyundai Avega Bekas Dibanding Mobil Jepang Entry-Level Baru Adalah Keputusan Finansial yang Cerdas Mojok.co

Pilih Hyundai Avega Bekas Dibanding Mobil Jepang Entry-Level Baru Adalah Keputusan Finansial Paling Cerdas

7 April 2026
Kata Siapa Tinggal di Gang Buntu Itu Aman dan Nyaman? Rasakan Sensasinya Ketika Gang Buntu itu Ditumbuhi Kos-kosan

Kata Siapa Tinggal di Gang Buntu Itu Aman dan Nyaman? Rasakan Sensasinya Ketika Gang Buntu itu Ditumbuhi Kos-kosan

1 April 2026

Youtube Terbaru

https://youtu.be/AXgoxBx-eb8?si=Oj6cw-dcHSgky7Ur

Liputan dan Esai

  • Jogja Ditinggalkan Wisatawan kalau Mengandalkan Jebakan Aji Mumpung 
  • Lulusan Farmasi PTS Jogja Bayar Mahal untuk Wisuda, tapi Gagal Foto Keluarga karena Ayah Harus Dirawat di Rumah Sakit Jiwa
  • Kuliah Kebidanan sampai “Berdarah-darah”, Lulus dari World Class University Masih Sulit Cari Kerja dan Diupah Nggak Layak
  • Makin Muak ke Ulah Pesilat: Perkara Tak Disapa Duluan dan Beda Perguruan Langsung Dihajar, Dikasih Fakta Terang Eh Denial
  • Terpaksa Kuliah di Jurusan yang Tak Diinginkan karena Tuntutan Beasiswa, 4 Tahun Penuh Derita tapi Mendapatkan Hikmah Setelah Lulus
  • Deles Indah, Bukti Klaten Punya Harga Diri yang Bisa Kalahkan Jogja dan Solo sebagai Tempat Wisata Populer

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.