Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Jember Begitu Unik: Warganya Poliglot, Daerahnya “Metropolitan”, Cuma Butuh Sounding dan Lebih Optimis

Ibrahim Rifat Adlan oleh Ibrahim Rifat Adlan
4 Desember 2024
A A
Rawon Pecel, Kuliner Khas Jember yang Membingungkan Lidah Mojok

Rawon Pecel, Kuliner Khas Jember yang Membingungkan Lidah (wikipedia.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Tidak ada yang bisa memilih untuk dilahirkan di mana, kapan, dan oleh siapa. Selain perkara takdir, alam semesta kerap kali menjalankan fungsi kejutannya secara acak dan tidak terduga. Ke-random-an semesta ini berlaku bagi semua jenis makhluk di jagat raya. Tidak terkecuali dengan saya, seorang lelaki bujang lapuk hampir berkepala 3 yang terlahir dari kawin silang orang Matraman dan Pandhalungan di Jember.

Pertemuan kedua orang tua saya saja sudah cukup menjadikan contoh betapa acaknya alam semesta ini bekerja. Dua orang yang mungkin memiliki perbedaan budaya, bahasa, dan adat istiadat yang cukup kentara sekonyong-konyong dipertemukan dalam ikatan pernikahan hingga menjalani mahligai rumah tangga hingga 3 dekade lamanya. 

Pertemuan kedua orang tua saya di kota Jember ini memberikan dampak yang cukup signifikan bagi saya dalam menjalani kehidupan. Dari “perkawinan silang” ini mereka kemudian melahirkan anak-anak yang hidup dalam percampuran budaya. Kalau boleh meminjam istilahnya Huntington sih kita menyebutnya sebagai Clash of Civilization dalam ruang lingkup yang paling sempit. Clash atau benturan yang dimaksud di sini bukan perkara permusuhan loh ya. Tapi lebih ke bagaimana jika dua kutub yang berbeda saling berinteraksi satu sama lain. 

Mungkin ini yang menjadi alasan mengapa Jember kerap dianggap tidak jelas “kelamin” budayanya. Merujuk dalam sejarahnya saja kita masih bingung mendefinisikan bagaimana asal-usul kota Jember ini seperti apa. Namun dari ketidakjelasan ini saya bisa menilai sebuah keunikan tersendiri dari kota Jember. Kalau Habib Jafar mengatakan bahwa Jember adalah bagian dari Madura Swasta, maka saya akan meminjam istilah Half-blood Prince ala Harry Potter untuk mendefinisikan bagaimana gambaran warga Jember saat ini. 

Jadi orang Jember artinya jadi polyglot

Menjadi orang Jember itu unik, setidaknya saya berani mendaku sebagai seorang polyglot versi lite. Dengan melihat Jember sebagai pusat daerah Tapal Kuda, maka dapat dimengerti bahwasanya minimal orang Jember itu setidaknya harus bisa berbicara dalam 3 bahasa; Indonesia, Jawa, dan Madura. Belum lagi jika kita bisa berbahasa Inggris, Mandarin, Arab atau menguasai dialek Osing. Lengkaplah sudah status kita sebagai penyandang gelar polyglot. Saya tidak akan menyematkan parselmouth sekalipun sudah meminjam istilah-istilah dari dunia Harry Potter. Sebab, seorang penutur parselmouth itu hanya Panji Sang Penakluk.

Keunikan orang Jember tidak hanya berhenti dalam hal berbahasa saja. Dalam ruang lingkup area Tapal Kuda (sebuah wilayah yang meliputi eks-Karesidenan Besuki dan Lumajang), Jember merupakan metropolitan. Hal ini terbukti dengan hadirnya beberapa perguruan tinggi, pusat perbelanjaan ternama, kompleks-kompleks pergudangan, kantor BI hingga pusat operasi DAOP IX KAI. Spot tersebut adalah bukti nyata bahwa kota ini dalam skalanya patut disebut sebagai “sesuatu”. 

Baca halaman selanjutnya

Kudu lebih optimis

Baca Juga:

Membayangkan Jalur KA Kalisat Jember-Bondowoso Aktif Kembali, Pasti Banyak Manfaatnya

Situbondo, Bondowoso, dan Jember, Tetangga Banyuwangi yang Berisik Nggak Pantas Diberi Respek

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 4 Desember 2024 oleh

Tags: jembermetropolitanpoliglot
Ibrahim Rifat Adlan

Ibrahim Rifat Adlan

Suka membagikan ulang hal-hal menarik dan merangkai remah-remah pengetahuan dari berbagai sumber.

ArtikelTerkait

Rawon Pecel, Kuliner Khas Jember yang Membingungkan Lidah Mojok

Rawon Pecel, Kuliner Khas Jember yang Membingungkan Lidah 

15 Desember 2023
Alasan KA Pandanwangi Harus Tambah Jadwal Perjalanan Banyuwangi-Jember PP

Alasan KA Pandanwangi Harus Menambah Jadwal Perjalanan Banyuwangi-Jember PP

6 Januari 2025
Wedang Cor, Seduhan Tapai Pelengkap Nongkimu di Jember terminal mojok

Wedang Cor, Seduhan Tapai Pelengkap Nongkimu di Jember

10 Oktober 2021
Cuma Haters yang Bilang Pemerintah Jember Nggak Paham Prioritas Mojok.co

Cuma Haters yang Bilang Pemerintah Jember Nggak Paham Prioritas

7 Desember 2024
Nonton Film Bioskop di Jember Tak Lagi Sama (Unsplash)

Nonton Film Bioskop di Jember Tak Lagi Sama

30 Juni 2023
Jawa Timur Semakin Berisik karena Fenomena Adu Sound Horeg (Unsplash)

Jawa Timur Makin Berisik karena Adu Sound Horeg: Dikritik dan Dibenci, tapi Punya Andil Meningkatkan Perekonomian Masyarakat

4 Agustus 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Honda CRF, Motor Sok Gagah dan Menyebalkan yang Semoga Saja Segera Lenyap dari Jalanan Mojok.co

Honda CRF, Motor Sok Gagah dan Menyebalkan yang Semoga Saja Segera Lenyap dari Jalanan

1 Februari 2026
Sidoarjo Mengajarkan Saya untuk Melambat dan Lebih Menikmati Hidup Mojok.co

Sidoarjo Mengajarkan Saya untuk Melambat dan Lebih Menikmati Hidup

28 Januari 2026
Gudeg Malang Nyatanya Bakal Lebih Nikmat ketimbang Milik Jogja (Unsplash)

Membayangkan Jika Gudeg Bukan Kuliner Khas Jogja tapi Malang: Rasa Nggak Mungkin Manis dan Jadi Makanan Biasa Saja

1 Februari 2026
Perlintasan Kereta Volvo Pasar Minggu Memakan Banyak Korban: Bukan Salah Setan!

Perlintasan Kereta Volvo Pasar Minggu Memakan Banyak Korban: Bukan Salah Setan!

27 Januari 2026
Kos LV di Jogja Isinya Maksiat, tapi Tetap Laku Diburu Mahasiswa (Unsplash) kos campur

Pindah dari Kos LV ke Kos Campur Ternyata Keputusan Buruk, Bukannya Tenang dari Desahan, Malah Tambah Sengsara

29 Januari 2026
Stasiun Cawang, Stasiun yang Bikin Saya Nangis Bawang Saking Ramenya yang Nggak Masuk Akal

Stasiun Cawang, Stasiun yang Bikin Saya Nangis Bawang Saking Ramenya yang Nggak Masuk Akal

26 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Misi Mulia Rumah Sakit Visindo di Jakarta: Tingkatkan Derajat Kesehatan Mata dengan Operasi Katarak Gratis
  • DLH Jakarta Khilaf usai Warga Rorotan Keluhkan Bau Sampah dan Bising Truk dari Proyek Strategis Sampah RDF
  • Fakta Pahit soal Stunting. Apabila Tidak Diatasi, 1 dari 5 Bayi di Indonesia Terancam “Bodoh”
  • Indonesia Hadapi Darurat Kualitas Guru dan “Krisis Talenta” STEM
  • Kisah Pelajar SMA di Bantul Melawan Trauma Pasca Gempa 2006, Tak Mau Kehilangan Orang Berharga Lagi
  • Ironi Jogja yang “Katanya” Murah: Ekonomi Tumbuh, tapi Masyarakatnya Malah Makin Susah

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.