Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Jasa WO di Desa Namanya Sinoman, Layanan Lebih Prima dan Ramah di Kantong

Wulan Maulina oleh Wulan Maulina
4 Maret 2024
A A
Jasa WO di Desa Namanya Sinoman, Layanan Lebih Prima dan Ramah di Kantong Mojok.co

Jasa WO di Desa Namanya Sinoman, Layanan Lebih Prima dan Ramah di Kantong (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Resepsi pernikahan di desa tidak mengenal jasa wedding organizer atau WO. Di desa terdapat tradisi sinoman yang berarti orang-orang gotong royong membantu hajatan seseorang. Biasanya sinoman melibatkan oleh tetangga sekitar atau keluarga besar yang mengadakan resepsi pernikahan. 

Saya tahu, kultur sinoman yang masih banyak ditemukan di desa-desa ini tidak bisa diterapkan di mana saja. Apalagi di perkotaan yang mayoritas penduduknya sudah individualistis. Namun, saya hanya ingin memaparkan, betapa mudah dan murahnya resepsi kalau kultur sinoman ini diterapkan di berbagai tempat. 

Sinoman lebih tulus daripada jasa WO. Nggak dibayar, tapi pelayanan tetap maksimal

Di perkotaan, jasa WO banyak digunakan untuk menggelar resepsi pernikahan. Harganya jelas nggak murah karena jasa ini terlibat mulai dari persiapan hingga resepsi pernikahan selesai. Itu mengapa biasa jasa WO kerap menjadi pertimbangan banyak pasangan sebelum menggelar resepsi pernikahan. 

Berbeda dengan sinoman di desa. Kultur ini menggerakkan tenaga tetangga dan keluarga besar, umumnya yang masih muda, untuk terlibat membantu dalam resepsi. Tidak tanggung-tanggung, mereka terlibat mulai dari persiapan hingga resepsi selesai tanpa dibayar. Benar-benar niatnya tulis untuk gotong royong dan membantu sesama. 

Walau nggak dibayar alias gratis, saya terkadang merasa jasa yang mereka tawarkan lebih maksimal. Mereka tidak mengeluh karena sudah terbiasa dan melayani tamu undangan dengan penuh senyum. Saking kentalnya tradisi ini di desa, nggak sedikit ungkapan-ungkapan lucu yang muncul di desa. Salah satunya, orang yang terlibat sinoman adalah pihak yang paling lelah ketika ada resepsi. Nggak heran jargon “sing kesel sing rewang!” kemudian menyebar. 

Sinoman nggak terbatas jam kerja 

Ini menjadi salah satu keunggulan lain dari sinoman, jam kerjanya tidak terbatas. Nggak seperti jasa WO yang hanya bekerja sesuai waktu yang sudah disepakati. 

Akan tetapi, jam kerja yang nggak terbatas ini bukan berarti sinoman melayani secara asal-asalan lho. Loyalitas dan layanan sinoman desa dapat diacungi jempol. Mereka bahkan kadang rela cuti agar tetap bisa srawung melalui sinoman. 

Selain itu, sinoman mengawal acara dari awal hingga akhir. Nggak cuma pas resepsi aja, bahkan sampai ikut mengembalikan perabotan yang biasanya dikembalikan H+3 resepsi selesai lho. Kalau WO, boro-boro mau cawe-cawe hal-hal terkait resepsi setelah 3 hari acara digelar. 

Baca Juga:

Menggugat Kesenjangan dan Ketidakadilan Perlakuan kepada Sinoman Putra dan Sinoman Putri

Nggak Ada Wedding Organizer di Madura karena Orang Madura Nggak Butuh

Mengutamakan keberlanjutan

Sinoman itu kompak dan tulus, tapi nggak cuman itu, mereka juga cinta dan memperhatikan lingkungan. Alias mengutamakan keberlanjutan banget. Buktinya kalau sinoman rela ikut mencuci piring dan gelas yang menggunung itu. 

Ini beda dengan jasa WO yang biasa saya saksikan di kota-kota. Kini banyak jasa WO yang menggunakan alat makan sekali pakai. Memang semua itu bikin lebih praktis, tapi sampahnya menumpuk dan belum tentu dikelola dengan baik.

Di atas beberapa layanan sinoman dan WO yang jelas beda banget. Walau tanpa uang, mereka tetap ikhlas dan maksimal membantu tetangga. Hal ini menunjukkan kerekatan dan kekeluargaan yang erat dalam struktur masyarakat desa. Namun, sinoman ini juga cukup kejam sebenarnya, kalau nggak pernah nimbrung atau ikut, mereka juga nggak bakal mau membantu di acaramu. Kasarannya sih ora srawung, rabimu suwung!

Penulis: Wulan Maulina
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA Saya Orang Desa yang Memilih Pakai Jasa WO daripada Sistem Rewang untuk Pesta Pernikahan

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 4 Maret 2024 oleh

Tags: jasa WOsinomanWedding OrganizerWO
Wulan Maulina

Wulan Maulina

Lulusan Bahasa Indonesia Universitas Tidar. Suka menulis tentang kearifan lokal dan punya minat besar terhadap Pengajaran BIPA (Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing). Beranggapan memelihara kata ternyata lebih aman daripada memelihara harapan.

ArtikelTerkait

Menjawab Pertanyaan Sejuta Umat: Kenapa Dekorasi Pengantin Mahal? terminal mojok.co

Serba Serbi Persiapan Sebelum Menikah

8 November 2019
Menggugat Ketidakadilan Perlakuan Sinoman Putra dan Putri (Unsplash)

Menggugat Kesenjangan dan Ketidakadilan Perlakuan kepada Sinoman Putra dan Sinoman Putri

17 Desember 2024
Pernikahan Saat Pandemi Mengatasi Malu dan Gengsi terminal mojok.co

Sinoman: Sekelompok Pemuda yang Jadi Kunci Sukses Resepsi Pernikahan

16 September 2020
Kebiasaan di Hajatan Pedesaan yang Nggak Masuk Akal kondangan jawa tengah

Kondangan di Desa Jawa Tengah adalah Kondangan Paling Perfect, Melayani Tamu Sepenuh Hati, Dilayani bak Raja!

13 Juli 2024
Wedding Organizer

Waspada Tipu Daya Wedding Organizer Abal-Abal!

9 Oktober 2019
Senjakala Tradisi Rewang Semua Bakal Pakai Jasa WO pada Waktunya Terminal Mojok

Senjakala Tradisi Rewang: Semua Bakal Pakai Jasa WO pada Waktunya

25 Agustus 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Nasi Godog, Makanan Magelang yang Nggak Ramah di Lidah Pendatang, Tampilan dan Rasanya Absurd Mojok.co

Nasi Godog Magelang, Makanan Aneh yang Nggak Ramah di Lidah Pendatang

28 Februari 2026
Menghadapi Kultur Lawan Arah di Lebak Bulus Raya: kalau Ditegur Galak, tapi kalau Kena Tilang Langsung Pasang Wajah Melas

Menghadapi Kultur Lawan Arah di Lebak Bulus Raya: kalau Ditegur Galak, tapi kalau Kena Tilang Langsung Pasang Wajah Melas

25 Februari 2026
Siluman Dapodik, Sebuah Upaya Curang agar Bisa Lolos PPG Guru Tertentu yang Muncul karena Sistem Pengawasan Lemah guru honorer ppg

Fakta tentang Guru yang Terjadi di Lapangan, tapi Tak Pernah Dibahas oleh Fakultas Pendidikan

27 Februari 2026
Bukber Berkedok Reuni Itu Scam- Arena Bunuh Teman (Unsplash)

Bukber Berkedok Reuni Itu Seperti “Scam”: Adu Outfit, Adu Gaji, Adu Kerjaan, Ujung-ujungnya Adu Nasib

1 Maret 2026
Bukan Buangan dari UNDIP: Kami Mahasiswa UNNES, Bukan Barang Retur! kampus di semarang

UNNES Semarang Rajin Menambah Mahasiswa, tapi Lupa Menyediakan Parkiran yang Cukup

24 Februari 2026
Rujak Cingur, Makanan Aneh Surabaya yang Paling Nggak Disarankan untuk Pendatang Mojok.co

Rujak Cingur, Makanan Aneh Surabaya yang Paling Nggak Disarankan untuk Pendatang

26 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.