Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus

Cari Kos Lewat Grup Facebook Tidak Cocok untuk Mereka yang Kesabarannya Setipis Tisu

Afifah Fitri Wahyuningtyas oleh Afifah Fitri Wahyuningtyas
5 April 2025
A A
Cari Kos Lewat Grup Facebook Tidak Cocok untuk Mereka yang Kesabarannya Setipis Tisu Mojok.co

Cari Kos Lewat Grup Facebook Tidak Cocok untuk Mereka yang Kesabarannya Setipis Tisu (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Kalian yang tidak sabaran jangan sekali-kali mencoba mencari kos lewat grup Facebook. 

Banyak hal yang harus dihadapi seseorang yang baru pertama kali merantau. Salah satu yang paling menantang adalah mencari tempat tinggal yang cocok di hati dan di kantong. Tantangan ini saya alami sendiri ketika pertama kali merantau untuk melanjutkan studi ke perguruan tinggi. 

Awalnya saya mencari tempat tinggal melalui aplikasi penyedia kos. Sayangnya, harga hunian yang ditawarkan di sana kebanyakan tidak cocok dengan budget saya. Ada sih beberapa yang lumayan cocok, tapi kontak yang terpasang sulit dihubungi. Akhirnya seorang teman menyarankan saya untuk mencari kosan di grup Facebook. Hampir putus asa, saya hanya menurut saja. 

Grup Facebook menawarkan lebih banyak ragam tempat tinggal daripada aplikasi. Hampir semua jenis kos  ada, mulai dari yang low-budget, premium, pasutri, apartemen, bahkan kos LV. Pencari kos cukup membuat postingan di grup tersebut tentang kriteria tempat tinggal yang diharapkan. Nanti, pemilik atau pengelola kos yang sesuai kriteria bisa langsung menawarkan kos-kosannya. Nah, di sini persoalan yang menguji kesabaran bermula. 

Banyak penawaran tidak sesuai dengan kriteria

Pengelola atau pemilik kosan sepertinya asal sambar postingan yang ada di grup, tidak membaca dengan teliti kriteria yang dipasang pencari. Mungkin juga mereka sudah membacanya, hanya saja tetap merespon demi memanfaatkan peluang sekecil apapun itu. 

Saya ingat betul, saya pernah mencari kos putri, tapi malah ditawari kos LV. Saya juga dengan jelas sudah menuliskan budget Rp600.000 di postingan di grup Facebook, tetapi ada saja pemilik atau pengelola yang menawarkan kos miliknya yang harganya lebih dari budget yang sudah saya pasang. 

Tidak hanya asal sambar, pemilik atau pengelola kadang juga judging. Saya pernah mencari kos harian di grup Facebook untuk saudara saya yang hendak masuk tes masuk perguruan tinggi. Berbagai tawaran muncul, tetapi saya mencoba mencari yang paling dekat. Beberapa kontak sempat saya hubungi dan ada satu yang saya survei. 

Saat survei langsung, awalnya tidak ada yang aneh. Saya disambut dengan sopan oleh pemilik. Tapi, saat  mengecek kamar tiba-tiba saya ditanya, “Mau sama pasangan ya, Mbak?” Kalimat pertanyaan yang pendek itu mengobrak-abrik mood saya. Akhirnya saya mengurungkan niat mencari kos untuk saudara saya tadi. 

Baca Juga:

6 Alasan Jatinangor Selalu Berhasil Bikin Kangen walau Punya Banyak Kekurangan 

Demi Hemat Ratusan Ribu, Rela Tinggal di Kos Murah yang Ternyata Bekas Aborsi

Jarak kos adalah topik sensitif bagi para pejalan kaki

Tidak hanya soal jenis kos-kosan yang ditawarkan, pemilik atau pengelola yang tergabung di grup Facebook kadang tidak jujur soal jarak dan akses. Padahal, hal tersebut jadi pertimbangan serius sebagai pejalan kaki atau mereka yang tidak memiliki kendaraan pribadi.

Saya pernah  dengan jelas dan gamblang menuliskan radius kos-kosan dari suatu titik. Harapannya, saya bisa mengira-ngira waktu dan energi yang digunakan kalau menempuh jarak itu dengan jalan kaki. Namun, masih saja ada pemilik yang menawarkan kos-kosannya yang berjarak berkilo-kilo meter, bahkan hingga beda kabupaten.

Sebenarnya, di grup Facebook tidak hanya pemilik dan pengelola yang menyebalkan, pencari kos kadang juga tidak tahu diri. Ada beberapa postingan di grup yang menginginkan sederet fasilitas, tapi budgetnya sangat kecil. Namun, daripada postingan tidak tahu diri seperti itu, lebih banyak postingan yang  benar-benar serius mencari tempat tinggal kok, saya salah satunya. 

Itu mengapa, tolonglah para penghuni grup Facebook, respon postingan kami yang serius mencari tempat tinggal ini dengan penawaran yang sesuai. Lama-lama capek juga kalau harus menyisir satu per satu komentar. Eh sudah ketemu komentar penawaran yang sesuai kriteria, setelah dicek ternyata nggak jujur atau malah kena judge pemilik/pengelola. Mencari kos di grup Facebook itu memang penuh lika-liku, benar-benar harus panjang sabar. 

Penulis: Afifah Fitri Wahyuningtyas
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA 5 Kelemahan Tinggal di Kos Putri yang Jarang Disadari Banyak Orang

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 5 April 2025 oleh

Tags: Facebookgrup facebookkoskos-kosan
Afifah Fitri Wahyuningtyas

Afifah Fitri Wahyuningtyas

ArtikelTerkait

Mahasiswa UPI Bandung Menolak Kosan, Ngeri Pergaulan Bebas (Unsplash)

Mahasiswa UPI Memilih Tinggal di Pondok Pesantren demi Menghindari Pergaulan Bebas khas Kosan dan Kontrakan

4 Juni 2024
jualan di facebook terminal mojok

Orang yang Jualan di Facebook Kasih Harga Rp123456789 Itu Kenapa, sih?

27 September 2021
5 Rekomendasi Mobil Murah Bekas buat Kamu yang Sadar kalau Gengsi Nggak Bisa Dimakan mobil bekas

6 Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Membeli Mobil Bekas bagi Orang Awam, Pokoknya Teliti!

5 September 2024
Surabaya memang Cocok Jadi Kota Tujuan Belajar, tapi Pikir-piki Dulu kalau Mau Kuliah di Surabaya! biaya hidup di surabaya

Biaya Hidup di Surabaya Benar-benar Tinggi, Uang 100 Ribu Seakan Nggak Ada Harganya

12 Agustus 2024
Pengalaman Saya sebagai “Anak Baik-baik” Tinggal di Kos LV Jogja yang Penuh Drama Mojok.co

Pengalaman Saya sebagai “Anak Baik-baik” Tinggal di Kos LV Jogja yang Penuh Drama

23 Maret 2025
4 Kelemahan Tinggal di Kos Syariah: Dari Luar Tampak Nyaman, tapi Aslinya Bikin Nggak Betah Mojok.co

4 Kelemahan Tinggal di Kos Syariah: Dari Luar Tampak Nyaman, tapi Aslinya Bikin Nggak Betah

10 September 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Di Sumenep, Tidak Terjadi Invasi Barbershop, Diinjak-injak Sama Pangkas Rambut Tradisional

Di Sumenep Tidak Terjadi Invasi Barbershop, Diinjak-injak Sama Pangkas Rambut Tradisional

4 Februari 2026
Duka Menikah di KUA, Dikira Hamil Duluan padahal Cuma Pengin Hemat Mojok.co

Duka Menikah di KUA, Dikira Hamil Duluan padahal Cuma Pengin Hemat

5 Februari 2026
8 Kasta Saus Indomaret dari yang Pedas hingga yang Biasa Aja Mojok.co

8 Kasta Saus Indomaret dari yang Pedas hingga yang Biasa Aja

4 Februari 2026
3 Skill yang Wajib Dimiliki Laki-laki kalau Ingin Memperistri Orang Madura Mojok.co

3 Skill yang Wajib Dimiliki Laki-laki kalau Ingin Memperistri Orang Madura

4 Februari 2026
Petaka Terbesar Kampus- Dosen Menjadi Joki Skripsi (Pixabay)

Normalisasi Joki Skripsi Adalah Bukti Bahwa Pendidikan Kita Memang Transaksional: Kampus Jual Gelar, Mahasiswa Beli Kelulusan

4 Februari 2026
Ponorogo Cuma Reognya Aja yang Terkenal, Kotanya sih Nggak Terkenal Sama Sekali

Ponorogo Cuma Reognya Aja yang Terkenal, Kotanya sih Nggak Terkenal Sama Sekali

2 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Pengangguran Mati-matian Cari Kerja, Selebritas Jadikan #OpenToWork Ajang Coba-coba
  • Orang Nggak Mau Dijuluki “Sinefil” karena Tahu Itu Ejekan, tapi Tetap Banyak yang Mengaku “Si Paling Film”
  • “Sekolah Bukan Ring Tinju”: Ortu Pukuli Guru Madrasah di Madura adalah Alarm Darurat Pendidikan Indonesia
  • Bagi Pekerja Bergaji Dua Digit “Nanggung” di Jakarta, Menyewa Apartemen di Tengah Kota Lebih Baik Ketimbang Ambil KPR di Pinggiran
  • Wisuda TK Rasa Resepsi Pernikahan: Hentikan Normalisasi Pungutan Jutaan Rupiah Demi Foto Toga, Padahal Anak Masih Sering Ngompol di Celana
  • Salah Kaprah soal Pasar Jangkang yang Katanya Buka Setiap Wage dan Cuma Jual Hewan Ternak

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.